TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Pertemuan Davin dan Diana


__ADS_3

Beberapa hari kemudian"


"Halo Diana, "Nyonya Jasmine menghubungi Diana melalui sambungan telphone.


"Iya halo Nyonya, apa kabar?


ada apa Nyonya pagi_ pagi sudah menghubungi saya?


"Hari ini saya ingin mengenalkan putra ku padamu...


"Deg"


"Apa putra ? apa Tuan muda sudah kembali ke tanah air? tapi kenapa sudah sampai?bukan kah Nyonya Jasmine bilang masih beberapa hari lagi? "gumam Diana..


"Halo Diana ? " kamu masih mendengar kan saya? "Nyonya Jasmine kembali memanggil Diana karna tidak mendapat jawaban dari sebrang sana...


"Ah i-.i iya Nyonya saya mendengar ...


"Nanti jam dua belas siang, saya akan menjemput kamu..kita akan makan siang bersama Davin, hari ini, dan setelah itu kamu lanjut ke butik untuk memilih gaun ok..


"A- apa Tuan Davin sudah sampai jakarta Nyonya? bukannya, Nyonya bilang masih beberapa hari lagi ya?


"Oh tidak jadi, Davin pulang lebih cepat.. Davin sampai dua hari yang lalu..


"Baiklah Nyonya kalau begitu saya akan bersiap_siap.. terlebih dulu.


"Baiklah...


Aambuangan telphone pun berakhir..


"Ya tuhan..aku benar _benar gugup.ini pertama kalinya aku akan berjumpa dengan Tuan Davin.."Gumam Diana.


Waktu sudah menunjukan pukul dua belas siang..Nyonya Jasmine pun sampai di kediaman Diana, Nyonya Jasmin pun keluar dari kendaraannya..yang sudah dibukakan pintu kendaraan terlebih dahulu oleh sang sopir...


Tak lama Diana menghampiri Nyonya Jasmine.."Nyonya sudah sampai..silahkan masuk Nyonya.. "Diana mempersilahkan Nyonya Jasmine untuk masuk kedalam rumahnya ..


"Tidak Diana, kita langsung saja..


kemana Ibu dan Ayah mu?


"Ibu dan Ayah sedang ke Rumah sakit, untuk melakukan chek up..


"Oh baiklah kita langsung saja, "ajak Nyonya Jasmine..


.


.


.


.


.


........Restoran.......


Tak lama Nyonya Jasmine dan Diana sampai di sebuah Restoran mewah yang sudah di Reservation oleh Nyonya Jasmine..


sambil menunggu Davin sampai Nyonya Jasmine mengobrol ringan dengan Diana..karna Davin setelah sampai dari singapore, langsung menyibukan diri di perusahaan sang Papa..


Setelah menunggu lima belas menit Davin pun sampai..dengan senyuman mengembang menghampiri sang mama..


"Mah..."Davin menyapa sang mama..

__ADS_1


"Hai.. sayang akhirnya kamu datang juga..


kenalin sayang ini Diana..Davin langsung mengalihkan padangannya pada Diana,


"*D**eg*"


"Y*a tuhan ini yang namanya Tuan Davin?


Dia tampan sekali.. ini namanya mahluk tuhan yang paling sempurna..beruntungnya aku bisa jadi istrinya kelak. "sambil senyum sedikit bahkan nyaris tak terlihat Diana melihat ke arah Davin...


SEMPURNA..hanya kata itu yang pantas untuk laki_laki yang sekarang ada di hadapannya tersebut..dia dewa tanpa cela kik_kik Diana tertawa dalam diam..kenapa dia tampan sekali sampai _sampai aku tidak bisa berkedip.Diana terus bersenandung gurau dengan pikiran yang bahagia melihat Dewa tanpa cela tersebut*..


"Diana..kenalin ini Davin putra saya. calon suami kamu, "Nyonya Jasmine membuyarkan lamunan Diana. Nyonya jasmine mengenalkan Davin ke pada Diana.


Dengan gelagapan Diana menjawab. "Ah i, iya..sa _saya Diana. Diana mengulurkan tangannya, kepada Davin.


Davin pun membalas uluran tangan Diana,.dan menjawab, "Saya Davin..


Tak lama makanan yg Nyonya Jasmine pesan tiba, Nyonya Jasmine Davin,dan Diana langsung menyantapnya. setelah selesai menyantap makanannya. Nyonya Jasmine berpamitan terlebih dahulu karna masih ada urusan..sebelum pamit Nyonya jasmine berpesan kepada Davin dan Diana untuk pergi ke butik...


"Vin hari ini kamu datang ke butik tante mauren ya dengan Diana, mama sudah menguhubungi tante mauren, Diana saya pergi duluan ya... mama duluan ya byee, "sambil melambaikan tangan Nyonya Jasmine pergi meninggalkan Davin dan Diana..


Selepas kepergian Nyonya Jasmine, Davin langsung memandang tajam ke arah Diana..dengan tatapan mengejek Davin lalu berkata,


" Apa kau tidak memiliki pakaian yang lebih layak untuk di pakai? "Davin melihat yang di pakai Diana dari atas sampai bawah. "bener_ benar memalukan "kata kata itu terlontar begitu saja dari mulut Davin..


"Berjalanlah menjauh jangan terlalu dekat denganku, aku tidak ingin orang lain berkata aku membawa pembantu di dalam mall..."Ujarnya lalu pergi meninggalkan Diana,


Diana kaget dengan kata_kata yg keluar dari mulut Davin, Diana diam tak bersuara Diana tak menyangka jika Tuan Davin, yg baru saja Dia puji_puji mempunyai sifat yang berbanding balik dengan orang tuanya.


"Apa? kenapa dengan pakaian ku? tidak ada yang salah dengan yang aku pakai.? dasar laki_laki menyebalkan. pantesan saja dia di jodohkan dengan ku .pasti tidak ada yang ingin menjadi istrinya.karna sikapanya yang dingin..untuk kata_kata ku yang tadi, aku ralat kembali, dia bukan laki_laki tampan, tapi dia laki_laki berwajah dingin. dia juga bukan laki_laki sempurna, dia laki_laki yang menyebalkan yang pernah aku temui,mana ada dewa menyebalkal, yang pantas menjadi julukannya itu dewa iblis "gerutu Diana kesal.


Setelah sampai di palkiran, Davin langsung masuk dan duduk di bangku pengemudi.di susul oleh Diana dari belakang..Diana langsung membuka pintu belakang pengemudi. belum kakinya beranjak suara dari depan pengemudi ngagetkannya..


duduk di depan. aku bukan sopir yang ingin menantar majikannya.."Ucapnya dingin


Dengan malas Diana membuka pintu depan dan masuk, tak sengaja Diana menyentuh barang Davin, hingga terjatuh.


Brakk..


"Kau gadis yang ceroboh, aku tidak mengerti. kenapa mama mau menjodohkan orang seperti mu dengan ku?..duduk diam tidak menyentuh barang_barang ku, karna aku tidak ingin barang_barangku menjadi rusak dan kotor, karna tersentuh oleh mu.."Bentaknya.


"Apa.?..Apa maksudnya ? dia bilang takut kotor?dia pikir aku kuman...uuhhh rasanya aku ingin menjambak rambutnya .dan mencakar_cakar wajahnya biar wajahnya mirip dewa iblis yang nyata ..kenapa aku harus bertemu dan harus menikah dengan laki_laki menyebalkan seperti dia..Diana membuang nafas kasar huuh..bahkan Diana sangat kesal karna harus berbagi udara dengan laki_laki seperti Davin..


Keduanya diam, tak ada yg bersuara, hanya ada suara musik yg Davin putar tadi sebelum pergi.


.


.


.


.


.


 


.........**Butik mauren**........


 


Davin dan Diana langsung di sambut oleh pramuniaga yang ada di sana...

__ADS_1


"Selamat siang Tuan,Nyonya ada yang bisa saya bantu? "Sapa kariawan tante Mauren


"Iya, saya ingin bertemu dengan tante mauren;


"Maaf dengan siapa saya bicara.? "pegawai butik itu bertanya dengan sopan.


"Davin...


"Baik tunggu sebentar, Tuan. saya akan memanggil Nyonya Mauren, "Ucap pegawai tersebut


Tak lama pramuniaga itu datang bersama tante mauren...


"Halo Davin..."tante mauren menyapa.


"Halo tante apa kabar?


"Baik sayang, ya ampun setelah lama tidak bertemu kamu terlihat semakin tampan,dan tentunya makin sukses.tante bangga sama kamu..


"Tante berlebihan, "ucap Davin merendah


"O iya ini calon istri mu Vin? "Tanya tante Mauren.


"Khmm. "hanya gumaman jawaban Davin..


Tante mauren pun mengajak Davin dan Diana masuk ke sebuah ruangan, yang sudah berjejer koleksi gaun_gaun indah dan tentunya mahal..


tante mauren langsung menyuruh Diana dan Davin memilih gaun yang mereka inginkan..


Diana pun langsung melihat_lihat gaun tersebut, Saat Diana melihat_lihat betapa kagetnya Diana melihat bandrol yang ada di gaun tersebut dengan reflek Diana menjauhkan tangannya dari gaun_gaun tersebut...Diana syok saat melihat harga gaun tersebut..


"Astaga ini harga satu gaun? ini gila bagimana mungkin aku bisa memakai gaun_gaun ini,untuk menyentuhnya saja aku takut..harga satu gaun ini. bisa beli baju satu toko di toko pak ruslan di pasar.tempat langganan ku kalau beli baju.."gumam Diana


"Apa kau akan terus memandangi gaun_gaun itu sampai butik ini bener_bener tutup..kau pikir aku tidak punya urusan lain selain menemai mu memilih gaun ini hah.."Ucap Davin dingin.


"Ah i-iya,yang mana yang harus saya pilih? "Tanya Diana ragu_ragu.


"Kau ini benar_benar bodoh atuh memang kau sengaja ingin membuat ku kesal hah..kalau aku tau, tidak mungkin aku pergi kesini dengan mu,lebih baik aku jalan sendri dari pada harus di temani orang seperti mu..


"Huh kenapa dia hanya bisa marah_marah, dan berkata pedas pada ku, aku kan hanya bertanya..dengan kesal Diana bergumam..


"Jangan pernah mengumpat ku di belakang. "suara Davin membuat Diana langsung mendongkakkan kepalanya melihat kearah nya..


"Kenapa Tuan Davin sama persis dengan Nyonya Jasmine dapat menebak isi kepalaku Oh sial_sial..kenapa aku harus terjebak dengan keluarga ini. "gerutu Diana..


.


.


.


.


.


..


.


.


BERSAMBUNG*..


Jangan lupa like komen dan votenya

__ADS_1


terimakasih🤗🤗***


__ADS_2