TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Jadi kau terpaksa?


__ADS_3

"Biar Aku saja yg pergi mencari makanan yg kamu mau, kamu diam di rumah angin malam tidak baik untuk mu dan junior, "Ujar Davin memberi pengertian pada Diana..


"Aku mau ikut, aku mau makan pasta yg baru di buat oleh chefnya, "Jawa Diana Seperti biasa memaksa dan merengek,


"Sayang mengertilah aku tidak mau kamu dan junior kenapa - napa, angin malam tidak baik untuk kalian berdua, "Ujar Davin kembali memberi pengertian..


"Memangnya aku di luar lari - lari, aku pergi kesana menggunakan mobil, terus turun langsung masuk restoran, jadi angin di luarnya cuman nerpa aku dikit doang, boleh ya boleh ya,? "Paksa Diana dan kembali merengek..


"Tidak sayang, kamu terlalu sering keluar malam, kamu sudah berjanji kemaren sama aku, kalau kamu tidak akan keluar malam - malam lagi, jadi diam di rumah aku yg akan belikannya untuk mu, "Ujar Davin tak mau kalah dengan wajah memelas Diana..


"Yasudah kalau begitu aku tidak mau makan, biarkan saja anak mu kelaparan dan ileran, "jawab Diana lalu pergi meninggalkan Davin dengan berjalan menghentakan - hentakan kakinya..


"Loh, loh...Mantu mama kenapa sedih begitu, "Ujar Nyonya jasmine mengejutkan Diana dan Davin..


"Mama...Papa...."Ujar Diana senang..


"Mama, kenapa mama gak bilang - bilang pulang sekarang. Davin kangen sama Mama, "Ujar Davin ingin memeluk Mamanya,


"Ush, mama mau peluk mantu sama calon cucu mama dulu, "jawab Nyonya jasmine meninggalkan Davin yg sudah bersiap hendak memeluk dirinya..


"Ish. sebenarnya yg anak mama itu siapa? kenapa mama menolak pelukan Davin, Davin kangen banget sama mama, memang mama tidak kangen sama Davin? "Ujarnya kesal..


Tuan Gunawan yg melihat istri menantu dan putranya sedang berdebat hanya tersenyum


Nyonya jasmine yg tak menghiraukan ucapan putra semata wayangnya tersebut berlalu meninggalkan Davin , Nyonya Jasmine lebih memilih menanyakan menantunya yg sedang merajuk..


"Kamu kenapa sayang? kenapa kamu sedih begini? apa Davin menyakiti Kamu dan cucu mama,? "Tanya Nyonya jasmine serius..


"Iya mah, Davin begitu pelit mah, aku dan junior hanya ingin makan pasta tapi Davin tak mau memberinya, padahal ini kemauan junior, tapi Davin tidak mau memberinya.."Jawab Diana bicara sedramatis mungkin..


"Vin, kamu keterlaluan bagaimana bisa kamu melakukan ini pada mantu dan cucu mama,? "Ujar nyonya jasmine melihat tajam kepada putranya...


"Bukan seperti itu mah, hanya saja Diana bande-


"Tuh kan mah, Davin memang tidak pernah sayang pada Dian dan junior.."Timpal Diana menyela ucapan Davin..


"Kamu keterlaluan ya. Vin, Ayo Sayang biar mama yg antar kamu mencari makanan keinginan kamu, "Ajak Nyonya jasmine, Diana yg mendapat dukungan dari mertuanya menjulurkan lidah pada suaminya karna merasa menang..


"Ish dasar wanita, "Ujar Davin kesal lalu mengikuti Istri dan mamanya dari belakang..


"Ayo pah, Papa juga belum makan, kita makan di luar bersama, agar cucu dan mantu kita tidak merasa sedih lagi karna sikap Davin yg pelit itu, "Ujar Nyonya Jasmine melirik kearah Davin menyinggungnya..


"Mah, Davin bukannya pelit, Davin hanya tidak ingin Diana dan junior terkena angin malam, yg akan membuat Diana dan junior kenapa - napa "tutur Davin membela diri..


"Kamu itu harusnya mengerti disaat hamil seperti ini wajar saja jika istrimu banyak minta ini minta itu, karna di perutnya ada anak kamu, kamu sebagai suami harusnya lebih mengerti keinginannya, kamu malah buat mantu mama sedih begini, "Ujar Nyonya jasmine masih terlihat kesal pada putranya karna membiarkan mantu dan calon cucunya bersedih hanya karna ingin makan pasta.


"Baiklah mah, kalian para wanita memang selalu benar, dan aku sebagai pria selalu salah. "Jawab Davin mengalah


"Itu kau tau, mulai dari sekarang awas saja jika kau berani membuat mantu mama sedih. "Ancam Nyonya jasmine.


.

__ADS_1


.


.


.


 


......Restoran Italia......


 


"Heemmm ini sepertinya sangat lezattt.."Ujar Diana yg tak sabar ingin segera melahapnya,


"Sayang tapi pasta ini banyak Creamnya, bukankah kau tidak menyukai Cream dan Susu yg ada di pasta." Ujar Davin mengingatkan Diana..


"Sekarang aku menyukainya, karna ini junior yg menginginkannya, "Jawab Diana..


"Kau memang hebat junior, belum lahir saja kau sudah membuat papa kelimpungan karna mu, bagaimana kalau kamu sudah lahir, mama mu pasti akan mengasingkan papa, "batin Davin..


"Perempuan hamil memang seperti itu Vin, yg tidak di sukainya sebelum hamil bisa di sukai disaat hamil, kamu tidak perlu khawatir, kau masih beruntuh memilik istri hamil tidak banyak menuntut keinginan, biasanya kaum wanita hamil selalu minta yg aneh - aneh, "ujar Nyonya jasmine bangga dengan kehamilan Diana..


"Mama tidak tahu saja setiap malam Diana selalu minta makananan yg aneh - aneh terus, bahkan mulutnya tak henti mengunyah, dan lebih paraahnya lagi Diana minta sate lilit yg di beli langsung dari bali, untung saja Vino dan Radit waktu itu berada disana jadi Davin bisa menyuruh mereka untuk membelikannya.."Keluh Davin..


"Jadi kau terpaksa? "Sela Diana sudah bekaca - kaca..


"Sa-sayang Tidak, tidak bukan seperti itu, aku hanya- "Davin bingung harus menjelaskannya seperti apa, melihat Diana menahan cairan bening di pelupuk matanya membuat Davin merasa bersalah, karna sudah mengeluh akan permintaan - permintaan Diana,


"Sayang bukan maksud aku seperti itu, aku hanya ingin mengatakan pada mama bahwa di kehamilan kamu ini tidak susah untuk makan, dan berat badan mu juga semakin bertambah itu karna kau sehat, "Ujar Davin mencari alasan.


"Aish salah lagi kan, Tidak bukan itu maksudku, "Ujar Davin frustasi melihat istrinya yg sensitiv..


"Sudah jangan menangis lagi, apa kamu tidak malu banyak yg melihat ke arah kita, aku minta maaf jika menyinggung perasaan mu " Ujar Davin merasa bersalah,


"Sudah sayang, jangan menangis lagi lebih baik kamu makan pasta ini, nanti makanan mu keburu dingin, jika makanan sudah dingin tidak enak untuk di makan, "Bujuk Nyonya Jasmine..


"Tapi makanan ini sudah dingin, dan rasanya sudah tak enak lagi, aku mau ganti yg panas, "Pinta Diana yg mendapat helaan nafas kasar dari Davin..


"Vin pesan kan kembali pasta untuk istrimu, jangan membuat istrimu kesal atau tersinggung jika Istrimu kesal nafsu makannya akan hilang, itu akan berdampak tidak baik untuk kandungannya "perintah Nyonya jasmine..


"Baik mah, "jawab Davin pasrah.


"Sabar Dav, ini hanya sementara, hanya menunggu enam bulan lagi semua drama ini akan berakhir, "Gumam Davin..


"Mah Dian ke toilet dulu ya sebentar "


"Iya sayang pergilah, "Jawab Nyonya jasmine.


"Aku antar ya Sayang.."Tawar Davin ingin mengantar Istrinya,


"Tidak perlu aku bisa sendiri "tolak Diana.

__ADS_1


Setelah Diana pergi Davin bercerita pada mamanya periahal kehamilan Diana,


"Mah, setelah Diana hamil, Diana selalu meminta yg aneh di tenangah malam, Diana juga lebih sensitiv akhir - akhir ini, kadang - kadang Davin bingung menghadapinya, "Curhat Davin pada mamanya..


"Apa kamu bilang Vin,? minta makan di tengah malam aneh,? kau bisa tanyakan pada mama mu, di waktu kehamilan mu seribu kali lebih merepotkan, tapi papa selalu senang melayani keinginan mama, dulu sewaktu mama mengandung mu, mama mu selalu minta yg tak terduga,


"Kau tau jam dua pagi mama mu menangis, meminta sarapan Rosti-Rosti dan Risotto saffron, itu jam nyenyak papa tidur, tapi papa selalu bersemangat jika itu permintaan kamu dan mama dulu..


"Namun kau tau pas papa bangun hendak berganti pakaian mama mu, memasukan barang - barangnya ke dalam koper, waktu itu papa bingung, pas papa tanya mama mau kemana, dengan santainya mama mu bilang, mau sarapan di swiss.


"Whatt?


"Apa Papa menuruti keinginan mama waktu itu "Tanya Davin penasaran.


"Tentu saja, Papa selalu memenuhi keinginan mama mu, bagi Papa kamu dan mama adalah segalanya, "Ujar Tuan Gunawan bangga..


"Apa Papa tidak memiliki pekerjaan hingga kemana pun mama pergi Papa selalu meluangkan waktu untuk mememani mama? "Tanya Davin penasaran..


"Pekerjaan banyak, namun mama mu yg terpenting karna momen menemani mama mu sedang hamil tidak bisa di gantikan oleh apapun, jika dulu papa mengabaikan mama mu, mungkin sekarang papa akan menyesal karna tidak bisa berbagi momen bersama mama dan kamu di waktu masih dalam kandungan.."Tutur Tuan Gunawan menceritakan pengalaman dirinya menemani Nyonya jasmine saat mengandung Davin..


"Dan ingat satu hal, wanita hamil sangat sensitiv. iya kan saja apapun keinginan istri mu, kalau tidak itu akan berdampak buruk untuk anak mu nanti "Nasehat Tuan Gunawan.


"Tapi pah, Diana selalu meminta apa pun di waktu yg tidak tepat, dia akan meminta apa saja pas Davin akan berangkat kerja atau pas Davin tertidur nyenyak, "Ucap Davin frustasi..


"jika kau ingin berangkat kerja, tingggalkan saja pekerjaan mu, kau bisa berikan tugas mu pada Bobby, itulah gunanya memiliki asisten, jika kau sedang tidur, kau tinggal bangun mencuci wajah mu, setelah mencuci wajahmu kau akan segar kembali, "tutur Tuan Gunawan santai..


"Cih tidak mungkin papa sesantai itu saat menjalankannya, aku yakin saat ada mama saja papa menceritakan dengan manis, aku akan bertanya saat nanti berdua saja dengan papa, "Gumam Davin..


"Dav, Ayo pulang, "Ajak Diana setelah kembali dari toilet,


"Pulang? Sayang kamu saja belum makan, ayo makan dulu, setelah itu kita pulang, "bujuk Davin..


"Aku sudah tak mau lagi, aku mau orange juce buatan Bik Sum sekarang, "jawab Diana tak merasa berdosa..


"Tapi sayang, kamu pesan pasta baru lagi tadi, nih baru di antar oleh pramusaji barusan, ayo makan dulu sedikit saja, "bujuk Davin kembali.


"Ah, Aku lupa, tapi kamu bantuin aku menghabiskannya ya, "Ujar Diana..


"Aku,? yg benar saja sayang, aku baru menghabiskan satu porsi steak. dan makanan penutup pancake, perutku sudah tidak dapat menampung makanan lagi, "Ucap Davin memelas..


"Yasudah ak-"


"Ok, Ok..aku akan membantu mu untuk menghabiskannya sekarang kamu makan terlebih dahulu, "Sela Davin mengalah


"Mmmm..kamu memang suami idaman, Aku beruntung banget memiliki suami sepertimu, "Ujar Diana mencubit kedua pipi Davin dengan gemas.


Nyonya Jasmine dan Tuan Gunawan yg melihat tingkah menantunya yg begitu manja hanya tersenyum bahagia,


"Pah, kita tidak sia - sia menjodohkan putra kita dengan Diana, lihat wajahnya yg selalu dingin sekarang putra kita begitu menggemaskan, "Ucap Nyonya Jasmine pada suaminya..


"Betul Mah, Papa bangga sama menantu kita ini, benar - benar bisa mengubah putra kita yg dingin menjadi lembut seperti sekarang, "jawab Tuan Gunawan senang..

__ADS_1


.


.


__ADS_2