TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Berakting..


__ADS_3

Haloo....semuanya. apa kalian bisa bertanya satu-satu.."Jawab Rita bingung..


"Ya sudah..apa yg terjadi padamu? kenapa wajahmu penuh memar seperti ini? apa ayah mu datang lagi, "Tanya Diana curiga..


"Iya, Ayah ku datang kesini kemaren, dia berulah lagi.."jawab Rita jujur..


"Kenapa bisa,? bukankah ayah mu di penjara? "timpal Rina..


"Aku tidak tau, kenapa ayah ku bisa keluar dari penjara, kalian tau kemaren yg menelphone ku ternyata bukan tukan pipa, ternyata itu adalah suruhanya ayah ku, "Ujar Rita. menceritakan periahal kejadian yg menimpanya.


"Astaga.."Ujar Diana menutup mulutnya tak percaya, ternyata dugaannya sedari tadi benar..


"Terus sekarang dimana ayah mu, Rit? "timpal Rina..


"Bobby mengirim ayahku ke penjara lagi..


"Apa kamu keberatan, Bobby mengirim ayah mu kembali kepenjara? "tanya Diana..


"Tidak, aku tidak keberatan,


"Lantas kenapa kamu sedih? "tanya Diana, yg melihat raut wajah Rita tiba-tiba menjadi murung setelah menceritakan periah ayahnya..


"Aku hanya sedih saja, di dunia ini aku punya keluarga hanya ayah saja, tapi dia tidak pernah menyayangi ku, dia hanya mementingkan tentang kesenangannya sendiri, dia sama sekali tidak pernah menganggapku anaknya, baginya aku hanya ATM berjalan, "Tutur Rita mengungkapkan kegundahannya..


"Rit, kamu yg sambar ya, "Ujar Fiola memeluk Rita, memberinya semangat..


"Apa aku keterlaluan pada Papa, selama ini Papa memang selalu menomor duakan aku dengan Fiona, tapi dia masih menyayangi ku, dia selalu menyenangkan ku, dibandingkan dengan ayah Rita yg kejam, Papa jauh lebih baik, hanya satu kesalahannya, apa aku harus membencinya seperti ini, "Ucap Fiola dalam hati.


"Ya, sudah..lebih baik kita makan-makan, yuk. sudah kita lupakan saja permasalahan- permasalahan ini, kita harus bangkit, kita harus bahagia, kita akan menjadi sahabat selamanya, aku yakin kita semua bisa melewati ini semua, "Seru Diana memecahkan kegundahan semua sahabatnya..


Ting-tong..Ting-tong.


Suara bel apartemen Bobby berbunyi..


"Biar aku yg buka, kamu teruskan saja mengobrolnya, "Ujar Bobby saat Rita akan bangun untuk membukakan pintu,


Ceklek...


"Jady?...bagaimana bisa kau kesini? kapan kau sampai?. "tanya Bobby terkejut kedatangan sahabatnya,


"Surprise, Wahhh sepertinya aku datang tepat waktu, apa kau sedang mengadakan pesta? "tanya Jody saat mendapati banyak orang di dalam apartemen sahabatnya itu.


"Sudah, Ayo masuk kedalam,


"Selamat siang Tuan, "Sapa jody kepada Davin.


"Hmm, kapan kau sampai? "


"Semalam Tuan, "Jawab Jody.


"Tuan Vino, apa kabar, "Sapa Jody, menyapa sahabat Tuanya


"Baik, Jod..Kau terlihat semakin tampan saja, "Puji Vino,


"Terimakasih, Tuan.. Tuan terlalu berlebihan, Apa Tuan Radit tidak ikut bergabung,? bagaimana kabarnya? "tanya Jody mencari sosok pria yg selalu menempel berdua kemanapun dimana pun berada. dimana ada Vino, disitu pasti ada Radit biasanya, tapi kali ini Jody tidak menemukan salah satu dari mereka.


"Khmm...jod, sahabat siang malamnya sekarang sudah di ganti dengan wanita cantik, jadi sekarang Radit sudah disingkirkan dari hatinya.."Goda Davin..


"Haiii....Tutup mulut mu, Vin.."Sergah Vino kesal..


"Ha-ha-ha..

__ADS_1


"Aku hanya mengatakan kebenaran, kenapa kau begitu marah,


"Membicarakan Tuan Radit, kenapa kita tidak mengundangnya juga untuk datang kesini, " Usul Bobby.


"Ide bagus, Mm.. "Davin memegang dagunya sambil melihat kearah jody..."Jody mungkin bisa membantu Radit untuk dapat menyatakan perasaannya pada Nona Rina, "Ujar Davin mendapat ide untuk membuat Radit cemburu..


"Maksud Tuan, Apa? "tanya Jody bingung..


"Sepertinya aku mencium tugas yg mengerikan , "Batin jody..


"Kau bisa mendekati Nona Rina, dan berlaku sangat memperdulikan Nona Rina, saat Radit sampai nanti kesini,? "Ucap Davin menyiapkan rencana sebelum Radit sampai.."Apa kau mau, Jod? "tanya Davin.


"Saya tidak kenal dengan Nona Rina, saya juga belum melihat sebelumnya wajah Nona Rina, "Jawab Jody, bingung..


"Kau bisa melihat wanita yg memakai kaos berwarna biru, itu. "Davin memberi isyarat mata menuntun jody agar bisa melihat Rina.."Itu dia yg bernama Nona Rina, "jelas Davin .


"Tugas Kau, hanya mengikuti permainan yg aku mainkan ketika Radit sampai nanti, dan ya, No..dalam urusan ini kau aktor yg paling propesonal. Jadi berakting lah dengan baik.."ujar Davin memberi tugas pada Vino.


"Itu adalah tugas yg mudah bagiku, kau akan lihat nanti wajahnya yg tegas akan berubah menjadi wajah penuh iba saat dia tidak dapat mengendalikan perasaannya, "Tutur Vino bangga..


"Ok, Aku akan menghubunginya sekarang, kalian siapkan skenario yg bagus untuk syuting kali ini, "Ujar Vino, lalu menghubungi sahabatnya tersebut agar datang ke apartemen Bobby.


.


.


.


.


Tidak membutuhkan waktu lama, setelah mendapatkan telephone dari sahabatnya, Radit pun sampai di apartemen Bobby.."Haii semuanya.."Sapa Radit saat masuk kedalam apartemen Bobby,


"Waah..ada apa ini,? kenapa pada kumpul di tempat Bobby? "tanya Radit bingung, karna tidak biasanya Davin mau berkumpul di tempat asistennya tersebut..


"Ohh...Hai jod..bagaimana kabar mu? "Sapa Radit.."Kau terlihat makin tampan dan berkarisma,


"Baik Tuan..Ah, Tuan terlalu berlebihan, Tuan sendiri bagaimana?


"Seperti yg kau lihat, aku baik..


"Jadi bagaimana jod langkah selanjutnya? "tanya Davin memulai aktingnya..


"Kau begitu tidak sabaran Boss, aku belum menyiapkan skenario yg bagus untuk menjawab pertanyaan mu boss.."gumam Jody bingung..


"Aish...Kau tenang saja jod, kau tidak perlu tegang seperti itu, kau tidak memiliki saingan. aku akan membantu mu agar bisa lebih dekat dengan Nona Rina, "Seru Vino, antusias memulai aktingnya..


"Apa maksud mereka,? Membantu Jody untuk bisa lebih dekat dengan Rina? "Gumam Radit gelisah..


"Khmm..Apa yg kalian bicarakan? "tanya Radit memberanikan untuk bertanya..


"Davin berusaha untuk mendekatkan Jody dan Nona Rina, bukan kah itu ide yg bagus, jody pasti bisa bisa membahagiakan Nona Rina "Bisik Vino pada Radit..


Radit mengerutkan dahinya tak percaya jika jody akan mendapat dukungan dari Davin dan Vino.."Khm..kenapa kalian begitu yakin jika jody bisa memenangkan hati Rina ..setau ku, Rina tidak suka berdekatan dengan orang asing, "Ujar Radit berkomentar..


"Semuanya berawal dari saling tidak mengenal, jika kita sering bertemu, sering berkomunikasi, dan sering memberikan perhatian, lama kelamaan, hati perempuan akan luluh, "Jawab Vino..


"Tapi bagaimana bisa kalian memberi stepmen jika jody bisa mendapatkan hati Rina,? bahkan Rina dan jody saja tidak saling kenal.. "Ujar Radit tak terima.


"Karna Aku dan Davin akan membantunya, "Seru Vino antusias menjawab.


"Kalian tidak bisa memaksa Rina untuk menerina pria yg baru di kenalnya, itu tidak baik untuk dirinya, biarkan Rina memilih pria yg di inginkannya, kalian tidak perlu ikut campur masalah pribadinya, "Ujar Radit menatap tajam kearah Jody tak suka..

__ADS_1


"Cih aku ralat kata-kata ku barusan mengenai ketampananmu, aku jauh lebih tampan darimu, aku juga lebih mapan darimu, Rina tidak akan tertarik pada mu, "Gerutu Radit tak suka dengan jody..


"Oh...Tuhan ini kali pertama Tuan Radit memandang ku seperti ini, aku yakin jika sekarang aku ada di Ring tinju dia tidak akan menyisakan sedikit saja cela pun di wajah ku, karna dia akan meninju habis wajah ku, "Gumam Jody yg tak enak sekaligus takut dengan tatapan Radit..


"Nona Rina tidak memiliki teman pria yg dekat, jika kita tidak membantu bagaimana dia bisa membuka hatinya untuk pria, tadinya aku akan memberi kesempatan kepada Gerry, Tapi sayang Papa ku, menugaskan Gerry ke kanada .Gerry di percaya papa untuk memegang anak perusahaan disana, jadi untuk waktu yg lama tidak mungkin kembali, dan kebetulan jody memintaku untuk mencarikan dia calon istri, aku langsung teringat Nona Rina, menurutku Nona Rina sangat cocok dengan jody,..... Betulkan No. "ujar Davin semangat membuat Radit semakin tak berdaya..


"Vin, siapa kau berani menjodoh-jodohkan Rina? Rina punya pilihan sendiri, kau tidak bisa ikut campur masalah pribadinya, dan kau No, kenapa kau tidak fokus saja dengan hubunganmu bersama Fiola, kenapa kau begitu sibuk mengurusi hal pribadi wanita lain, "Ujar Radit kesal, tidak menyadari jika ucapannya menarik perhatian semua orang yg berada disana..


"Khm...kau boleh memberi masukan, tapi tidak perlu emosi , kau menarik perhatian semua orang yg berada disini, "Ujar Davin pelan..


Radit melihat kearah semua orang, "Oh shitt ..kenapa aku bisa semarah ini membicarakan periahal Rina, ini sangat memalukan.."umpatnya malu dan kesal .


"Sorry...kalian jangan salah paham, aku hanya-


"Sudahlah, aku hanya mencoba membantu jody dan Nona Rina, jika Nona Rina menolak aku juga tidak akan memaksa, aku hanya ingin membantu menghilangkan trauma Nona Rina, "Ujar Davin memotong ucapan Radit, kembali memancingnya..


"Sebaiknya kau jangan terlalu berharap. Jod, karna aku takut kau akan terluka, Rina berbeda dengan wanita kebanyakan di luar sana, "Ucap Radit menasehati Jody..


"Tuan Radit tenang saja, saya tidak akan memaksa siapa pun, tapi saya percaya Nona Rina akan membuka hatinya untuk saya, "Jawab Jody percaya diri..


"Kau terlalu percaya diri, jod.."Tutur Radit tersenyum masam, saat mendengar kepercayaan diri jody begitu besar..


"Jika Nona Rina bersedia menerima saya, saya akan membawanya untuk tinggal di balikpapan bersama saya, dan saya juga akan membawa serta kedua orang tua dan kakaknya untuk ikut bersama kami..


Radit menggelengkan kepalanya, setelah mendengar penuturan Jody, "Dari mana dia punya kepedean sebesar itu? benar-benar tidak tau diri, "umpatnya kesal..


"Ok.. Jod, aku akan memberi kesempatan kau untuk mendekati Nona Rina, tapi ingat, jangan sekali-kali kau menyakitinya.."Ujar Davin hendak mengakhiri aktingnya..


"Tuan Davin, tidak perlu khawatir, saya akan menjaga Nona Rina sebaik mungkin,


"Oy..oy..oy....Tunggu-tunggu..kenapa kalian begitu yakin, jika Rina akan menerima jody? apa kalian sudah menanyakannya pada Rina? apa Rina sudah menyetujui semuanya,? "tanya Radit beruntun, tidak terima dengan keputusan Davin yg seakan mempunyai kuasa penuh terhadap Rina..


"Aku bahkan sangat yakin, karna Diana dan Nona Rita yg akan meyakinkannya, "Jawab Davin tersenyum senang saat melihat kecemasan di wajah sahabatnya terlihat jelas,


"Akhirnya kau bisa membuka hatimu lagi Dit, aku akan membantu mu Dit, aku akan membuat Nona Rina menerima mu, "Gumam Davin bahagia bisa melihat Radit jatuh cinta kembali


"Dav, ayo kita pulang, Rina dan Rita butuh istirahat, kita akan kesini lagi besok.."Ujar Diana mengajak Davin untuk pulang,


"Baiklah sayang, mari...Jod setelah urusan mu dengan Bobby selesai datanglah kekediaman ku, ada yg perlu kita diskusikan, "Ujar Davin.


"Baik Tuan..


"Ada baiknya kau tidak terlalu emosi saat membicarakan perihal Nona Rina, Jika kau menyukainya aku bisa membantumu, aku akan mengurungkan niatku untuk membantu jody, itu pun jika kau mau, "Bisik Davin saat akan melangkahkan kakinya untuk meninggalkan kediaman Bobby..


"Apa maksud Davin? " Vin tunggu..."Ujar Radit memberhentikan langkah Davin.


"Ada yg ingin aku bicarakan dengan mu,


"Apa? tentang apa?


"Eumm...Itu-


"Nanti kau datang kerumah ku, sekarang aku tidak bisa, kau bisa datang kerumahku nanti malam jika memang ada yg penting,


"Baiklah, nanti malam aku akan datang kerumah mu.."jawab Radit, lalu masuk kembali kedalam apartemen Bobby untuk berpamitan,


.


.


.

__ADS_1


.


.Bersambung..


__ADS_2