TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Aku, bukan Saya.


__ADS_3

Tepat pukul dua belas siang Davin dan bobby pergi ke caffe depan gedung Anggara grup,, Davin berjalan sambil memasukan tangan kirinya ke saku celana,sedangkan tangan sebelah kana menggenggam hanphonenya


terlihat dari pintu masuk sudah ada Gisel yg menanti mereka,,bukan-bukan mereka lebih tepatnya menunggu Davin,


Gisel yg melihat Davin langsung mengembangkan senyum manisnya,,


"Vin kamu sudah sampai..! aku sudah pesankan makanan kesukaan mu, "ucap Gisel bangga..


"Hmm, "jawab Davin tanpa melihat ke arahnya,,


Gisel melirik ke arah bobby,


"Dasar tidak punya otak kenapa dia ikut -ikut an duduk disini , "gumam Gisel kesal melihat Bobby ikut duduk di antara mereka..


"Katakan? "ucap Davin datar


Gisel melihat ke arah Davin..


"Ia..katakan, apa yg kamu ingin bicarakan,


aku sibuk masih banyak kerjaan, "sambung Davin acuh..


"Vin..."namun Gisel tak melanjutkan kata-katanya,Gisel beralih melirik Bobby,,


"Apa kamu bisa tinggalkan kami, aku ingin bicara berdua saja dengan Davin, "ujar Gisel ketus,,


"Saya hanya mendengar perintah Tuan Davin "jawab Bobby tak kalah dingin..


"Vin..apa kamu tidak bisa menyuruhnya pergi?aku ingin bicara dengan mu hanya berdua,aku tidak ingin ada yg mengganggu, "keluh Gisel manja,,


"Cih, dasar wanita ular, dulu saja saat tuan muda berada di bawah dengan gampangnya dia membuangnya, setelah Tuan muda sukses, dia datang merengek untuk meminta cinta yg sudah dia buang sendiri ,dasar wanita tak tau diri.dia wanita sangat memalukan.."gumam Bobby yg terlihat sangat tidak suka pada Gisel..


"Anggap saja dia tidak berada disini "jawab Davin,datar..


"Mana bisa begitu Vin.! dia terlihat,bagaimana aku bisa menganggap dia tidak berada disini.


"Huhh..!Davin membuang nafas kasarnya dan melirik ke arah Bobby


Bobby yg mengerti akan lirikan Tuannya segera berdiri, dan pergi meninggalkan Davin dan Gisel. Bobby mencari meja kosong mendudukan dirinya di kursi yg kosong yg tak jauh dari tempat Davin berada. ,Bobby langsung memanggil pramusaji yg ada disitu, Bobby memesan makanan untuknya dan Davin, Bobby juga menyuruh pramusaji itu mengantarkan pesanan untuk Davin ke meja yg di duduki oleh bossnya tersebut,


setelah lima belas menit lamanya makanan pun datang, pramusaji memberikan,menu yg di pesan kan,oleh Bobby, untuk Davin kemeja Davin dan Gisel..


Gisel melihat menu yg tidak di pesan olehnya ada di meja langsung memanggil pramusaji sebelum pergi..


"Mba ini bukan pesana saya, mba salah meja "ucap Gisel..


Pramusaji itu tersenyum. "menu ini yg memesankan Tuan yg berada disana Nona, "tunjuk sopan pramusaji melihat ke arah Bobby..


"Tapi saya sudah pesan dua menu untuk makan siang, kamu kasih ke orang itu saja kanan ini, "Ujar Gisel kesal.


"Pergilah, "ucap Davin dingin. ini menu saya, saya akan memakan ini,


"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi "pamit pramusaji sopan.


"Vin..! aku sudah pesankan makanan kesukaan mu. kenapa kamu makan itu"


"Sekarang aku sudah tidak menyukainya lagi, sekarang katakanlah apa yg ingin kamu bicarakan?


"Vin..! "Gisel meraih tangan Davin, "apa kita tidak bisa memulainya lagi dari awal..aku cinta sama kamu, perasan yg dulu tidak pernah berubah masih seperti dulu,aku sayang sama kamu,aku mohon kembalilah pada ku..


Davin melepaskan genggaman tangan Gisel


"Tapi aku tidak, perasaan itu sudah hilang semenjak kamu,mengambil paksa dari ku, "jawabnya dingin..


"Apa ada perempuan lain yg sudah mengisi hati mu?


"Itu bukan urusanmu, dan Bukan karna perempuan lain, namun aku sadar jika kamu memang tak pantas untuk ku.


"Kamu bohong Vin..kalau kamu sudah melupakan aku, kenapa sampai saat ini kamu masih sendiri? ..aku yakin kamu masih mencintai aku,


"Cih Kamu pikir aku masih sendiri,,kamu salah kalau berpikir seperti itu,, sudah ada wanita yg mengisi hari-hari ku sekarang,dan dengar baik-baik, mulai saat ini jangan temui atau hubungi aku lagi mengerti kamu,,


"Davin pergi meninggalkan caffe tersebut di ikuti oleh Bobby, Bobby berhenti sebentar di kasir untuk membayar setelah membayar bill Bobby pergi menyusul Davin


Gisel melihat Davin pergi tanpa berpamitan padanya menggempalkan tangan "Sekarang kamu boleh mengabaikan aku vin,tapi aku bersumpah sewaktu hari nanti kamu akan bersujud meminta ku kembali,aku bersumpah vin,kamu akan bertekuk lutut kepada ku seperti dulu,,


.

__ADS_1


.


.


.


.....Kantor....


Setelah makan siang yg tidak berselera sama sekali Davin kembali berkutat dengan kerjaan.tak terasa waktu menujukan pukul empat sore, Bobby yg sudah menunggu mengingatkan kembali pada Davin..


"Tuan...! sebentar lagi kita berangkat untuk menghadiri rapat di restoran xx..


"Hmm...


Davin dan Bobby pun berangkat ke restoran yg sudah di janjikan oleh rekan bisnisnya tersebut,


Davin memulai Rapatnya, setelah rapat yg memakan waktu selama tiga jam akhirnya selesai.


Setelah rapat selasai Davin memutuskan langsung pulang kerumah, Davin sangat merindukan istrinya yg berada di rumah,


"Sedang apa ya dia di rumah,? apa dia sudah tidur? atau masih menonton televisi, "Davin terus saja bergumam, sambil sesekali tersenyum membayangkan istrinya.


Tepat pukul 21:30 Davin sampai dirumah,, Davin langsung berjalan menuju kamar, Davin langsung mencari sosok sang istri,, Davin membuka pintu kamarnya pelan


Ceklek


Pintu kamar terbuka, Davin langsung mengembangkan senyum saat mendapati istrinya tertidur pulas.


Davin langsung membersihkan diri dan mengganti pakaiannya, setelah selesai,Davin menghampiri istrinya yg sedang ter tidur pulas itu,,Davin mendekatkan dirinya, Davin mengelus pipi Diana dengan lembut,


Cup


Davin mencium dahi Diana, Davin tak henti-hentinya tetsenyum, saat melihat sang istri, rasa lelahnya hilang begitu saja.


Diana yg merasakan pergerakan di sebelahnya terbangun dan mengerjap-ngerjapkan matanya...


"Dav kamu sudah kembali..! kenapa tidak membangunkan saya"


Davin tersenyum ke arah Diana, "kamu tertidur sangat pulas aku tidak tega jika harus membangunkan mu, "Jawab Davin..


"Kamu sudah mandi?


"Hmm..


"Hmm..


"Aish kenapa sih hanya menjawab dengan hmm..hmm..apa menjawab dengan, iya, tidak, atau apalah,, bisa merugi untuknya.


huhh, "grutu Diana.


"Apa yg kau lakukan seharian ini? "Tanya Davin sambil mengelus elus wajah Diana


"Seharian ini saya hanya di kamar saja seperti perintah mu, "jawab Diana..


"Benarkah.."selidik Davin


"Ia..jawab Diana


"Eum..! Dav apa saya boleh mengundang teman saya untuk datang kesini? "tanya Diana takut-takut Davin marah.


Davin mengerutkan dahinya..


"Siapa? pria atau wanita?


"Wanita.. namanya Rita dan Rina,besok mereka mau kesini saya mau memberi mereka oleh-oleh yg kita beli waktu di Bali.


Davin mulai mendekatkan diri lebih dekat lagi hingga tak ada jarak, dan kembali mengelus pipi Diana, "silahkan asal kamu jangan terlalu lelah "ucap Davin yg sudah tidak bisa mengondisikan tangannya,


"Dav.. "ucap Diana yg memberentikan tangan Davin seketika,,Davin mendongkakan kepalanya menatap Diana,, "kenapa?


"Sa-saya -saya..sebenarnya itu eum "Diana gugup untuk bicara, "Sebenarnya itu masih perih ucap Diana malu..


Davin langsung tersenyum menggoda, "Apa kamu berpikir aku akan melakukannya lagi sekarang? tadinya aku hanya ingin bermain-main disini saja sambil menunjuk gunung kembar yg ada di hadapannya.


tapi sepertinya pikiran liar mu,membuat aku ingin melakukannya lagi sekarang,


"Aish kenapa pikiran ku sekarang menjadi liar begini sih.."gerutu Diana..

__ADS_1


Davin membisikan suaranya tepat di daun telinga Diana, "Aku mengingin kan mu sekarang, "ucap Davin pelan, yg membuat tubuh Diana meremang seketika..


"Tuh kan..tuh kan ..apa yg aku pikirkan terjadi juga, "gumam Diana.


"Kamu tidak usah takut sakit, itu akan hilang dan tergantikan oleh kenikmatan "ujar Davin kembali berbisik ..


Tanpa menunggu jawaban Diana.


Davin langsung menciun Diana dari dahi terus ke pipi kiri dan kanan, dan berakhir di bibir ranum Diana, Tangan Davin sudah menari kesana kemari, Davin menurun kan ciumannya ke leher jenjang Diana menggit kecil dan meninggalkan jejak disana..setelah menyalurkan hasratnya masing-masing


Davin merebah kan tubuhnya di samping Diana,mengecup kening Diana..


"Terima kasih "ujar Davin setelah selesai mereka melakukan penyatuan, Davin dan Diana pun terlelap...


****


Pagi harinya Diana sudah bangun terlebih dahulu..Diana langsung mandi dan melanjutkan aktifitasnya di dapur, hari ini Diana akan membuatkan Davin nasi goreng untuk menu sarapan paginya ..setelah selesai membuat nasi goreng Diana kembali ke atas untuk membangunkan suaminya tersebut..


"Dav..Davin. "Diana menepuk bahu Davin pelan, "Dav bangun ini sudah pagi..


Tanpa membuka mata Davin langsung menarik Diana, membuat Diana terjatuh dan terduduk di tempat tidur, Davin langsung mendekapnya,, "Begini sangatlah nyaman "ucap Davin pelan..


Diana yg takut kejadian semalam terulang lagi langsung berbicara,, "Dav bangun ,ini sudah pagi saya sudah membuatkan kamu sarapan..


"Benarkah... "ujarnya yg masih setia dengan posisinya, Davin tertidur dengan menjadikan paha Diana sebagi bantal,,


"Ayo bangun..jangan datang terlambat terus, kamu bossnya, boss harus menjadi contoh yg baik untuk bawahannya, jadi jangan bermalas-malasan,


"Kamu sudah pandai menasehati ku sekarang,


"Ti- tidak bu-bukan seperti itu,, "ucap Diana terpangkas oleh Davin.


"Baiklah... aku akan berangkat tepat waktu sekarang, "Potong Davin lalu bangun dari tidurnya..


"Saya siapkan air hangat untuk mu sebentar..


"Tunggu.."Cegah Davin memberentikan langkah Diana..


Diana menyeritkan Dahinya, saat Davin memberhentikan langkahnya..


"Apa kamu akan selalu berkata formal terhadap ku?


"Ma-maksud Kamu? "tanya Diana tak mengeeti.


"Apa kata-kata saya untuk mu tidak akan kamu ganti, aku suami mu, bukan boss mu, atau rekan bisnis mu..


"I-itu saya-


"Aku..."jawab Davin cepat, "Tidak ada saya, hanya ada aku,mengerti..


"Ba-baik .."tutur Diana, kalau begitu say -A- aku, aku akan menyiapkan air dan pakaian untukmu.. "Diana pun pergi meninggalkan Davin, dengan perasaan gugup..


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.Berambung

__ADS_1


**selamat membaca


jangan lupa like komen dan vote ya**..


__ADS_2