TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Mari bersenang-senang.


__ADS_3

"Sayang kita akan bawa Nona Rina ke rumah sakit kota, lebih baik kamu berkemas karna kita akan kembali ke jakarta "Ujar Davin.


"Apa, tidak apa-apa membawa Rina pulang dengan keadaan seperti ini? Dav, aku mengenal Rina dia tidak akan mau kemana-mana dengan keadaannya sekarang, dan tolong jangan membicarakan masalah psikiater karna Rina akan menolak dengan keras..


"Sayang tapi dokter menyarankan Nona Rina agar segera mendapat pertolongan dokter dan psikiater."Jawab Davin.


"Aku tau, Dav. tapi itu malah akan memperburuk keadaan Rina, Rina pernah depresi, dan Rina pernah masuk rumah sakit jiwa selama enam bulan, setelah kejadiaan itu Rina sangat membenci psikiater karna tidak sengaja Rina mendengar psikiater dulu yg menanganinya berbicara pada kedua orang tua Rina untuk membawa Rina kerumah sakit jiwa, Rina menyalahkan Psikiater itu, karna Psikiater yg dulu merawatnya mengirimnya kerumah sakit jiwa, dan dari saat itu Rina membenci Psikiater..


"Tapi sayang, dengan kondisi seperti ini Nona Rina butuh Psikiater dan dokter. "Ujar Davin menjelaskan..


"Aku tau Dav, aku tau maksud kamu ingin menolong Rina, tapi yg Rina butuhkan saat ini menenangkan diri, biarkan Rina menenangkan diri disini untuk sementara, izinkan aku untuk menenmani Rina disini untuk beberapa hari. Rina tidak butuh dokter atau psikiater, Rina hanya butuh ketenangan, "tutur Diana menjelaskan alasanya.


"Sayang sebenarnya apa yg terjadi pada Nona Rina? "tanya Davin penasaran..


Diana melihat kearah yg lain, "Nanti aku akan menceritakannya tapi tidak sekarang "jawab Diana yg nggan mengumbar aib sahabatnya,


"Lebih baik kalian semua istirahat, biarkan Rina disini bersama ku, kalian semua pasti lelah, dan kamu Diana. kamu harus banyak istirahat jika kamu lelah itu tidak baik untuk junior, "Ujar Fiola


"Tapi aku- "


"Sayang, jangan keras kepala, Ayo biarkan Nona Fiola yg menjaga Nona Rina, Nona Fiola juga pasti ingin beristirahat, sekarang kita istirahat, besok kita baru memikirkan rencana selanjutnya, "Ujar Davin..


Davin Diana, Bobby dan Rita pun pergi meninggalkan kamar Rina, mereka pergi ke kamar mereka masing-masing,


"Aku akan tidur di sofa, Fiona jika ada sesuatu yg terjadi aku tidur di sofa, "Ujar Radit..lalu meninggalkan Vino dan Fiola,


"Istirahatlah, kamu pasti lelah, "Ujar Vino membelai rambut Fiola,


Fiola mengangguk, sebagai jawaban..


"Aku akan tidur di sofa depan kamar dengan Radit, jika kamu perlu apapun panggil aku, "tutur Vino mencium bibir Fiola sekilas lalu pergi meninggalkan kamar..


"Kamu tidak perlu cemas, Nona Rina pasti akan baik-baik saja, "ujar Bobby menenangkan kegelisahan istrinya dengan memeluknya.


"Bob, Selama dua tahun belakangan ini Rina pernah beberapa kali mengalami hal seperti ini, tapi ini yg terparah yg aku lihat, aku sangat mencemaskannya, "Tutur Rita yg mencemaskan keadaan sahabatnya..


"Apa kamu keberatan jika aku ingin mengetahui kenapa Nona Rina bisa mempunyai trauma seperti ini? "Tanya Bobby


"Bob, sebenarnya aku telah berjanji tidak akan memberi tahu msalah ini, tapi aku juga tidak ingin memutupi apapun darimu,


"Tidak masalah, Sayang. jika kamu belum bisa menceritakannya sekarang, "Ujar Bobby mengeratkan pelukannya.


"Sebenarnya....empat tahun yg lalu Rina mendapatkan pelecehan dari kekasihnya, Setelah di lecehkan Rina di buang ke dalam danau oleh kekasihnya, "Ucap Rita di dalam pelukan Bobby..


Setelah mendengar ucapan Istrinya Bobby mendorong pelan tubuh Rita agar dapat melihat wajahnya, "Maksud kamu Nona Rina-


"Ia, Rina di perkosa oleh kekasihnya sendiri, dan lebih biadapnya, kekasih Rina tidak sendiri, Rina di gilir oleh sahabat-sahabat kekasihnya dulu, "Jelas Rita menangis iba dengan keadaan sahabatnya sekarang,


"Biadap..apa lelaki ******** itu sudah mendapatkan balasan yg setimpal, "Tanya Bobby tersulut emosi.


"Dua orang sudah tertangkap, mereka telah di dakwa hukuman dua puluh tahun penjara, namun kekasih Rina sampai sekarang belum juga di temukan, dan kasusnya pun telah di tutup, "jawab Rita, menjelaskan,


.


.


.

__ADS_1


Di kamar Lain,


Diana pun sama halnya dengan Rina sedang menceritakan perihal kejadian empat tahun yg lalu yg menimpa sahabatnya tersebut.


"Kenapa pihak polisi menutup kasusnya? "Tanya Davin geram..


"Ntahlah, aku dan Rita sering mendatangi kantor polisi untuk menanyakan kasus Rina, tanpa sepengetahuan Rina, karna Sampai saat ini jika Rina mendengar nama Kekasihnya dulu dia akan hiteris, "jawab Diana menjelaskan.


"Apa Dia mempunyai nama marga? "Tanya Davin.


"Ia punya, jika aku tak salah..nama marganya Burton, Nama kekasih Rina adalah Carlos Burton..Dia berdarah campuran, "jawa Diana


"Aku akan mencari informasinya, aku akan menemukan pria berengsek itu, "Ujar Davin penuh aura kemarahan,


"Apa kau serius ingin membantu mencari pria berengsek itu? "tanya Diana penuh harapan.


"Ia aku berjanji akan menemukannya, dan aku akan menyeretnya kehadapan kalian, "janji Davin..


"Terimakasih Dav, "Ujar Diana berhambur memeluk Davin, Diana menemukan sececar harapan bisa menemukan pria berengsek yg telah menodai sahabatnya itu melalui Davin.


"Sekarang kamu tidur, besok kita bicarakan langkah selanjutnya, "tutur Davin..


"Baiklah, mari kita tidur..


.


.


.


Pagi harinya..


"Pagi Bob, Bob hubungi Feby, bilang padanya dua hari kedepan Cancel semua meeting. karna dua hari kedepan kita tidak akan pergi ke kantor. katakan padanya untuk meng handle kantor dua hari kedepan, "perintah Davin..


"Baik Tuan..jawab Bobby sopan..


Tutt- tutt- tutt


"Halo mah...


"Iya ada apa sayang? "jawab Mama jasmine di sebrang sana.


"Kapan Mama akan kembali kejakarta? "tanya Davin.


"Dua atau tiga hari lagi kemungkinan nak, ada apa? apa ada masalah dengan Diana,? "Tanya Mama jasmine cemas..


"Tidak ada mah, hanya saja Diana tidak ingin pulang dari berliburnya, Davin memutuskan akan menginap dua hari lagi disini, Davin hanya takut Mama kesepian dirumah jika Davin dan Diana belum kembali,


"Oh masalah itu, kamu tenang saja, bersenang-senanglah nak, biarkan istrimu bersenang-senang disitu, kasihan kan jika Diana kamu kurung terus di rumah. yasudah mama mau antar Papa mu ke Resort dulu ada meeting pagi ini, disana, "ujar Mama jasmine lalu menutup sambungan telephonenya.


"Bob, apa istrimu menceritakan periahal Nona Rina,? "tanya Davin.


"Benar Tuan, Rita menceritakan semuanya semalam, "jawab Bobby.


"Cari informasi mengenai pria itu, dan hubungi Jody untuk membantu kita menemukan koneksi pria itu lebih cepat, aku ingin mendapatkanya, "perintah Davin


"Baik Tuan..

__ADS_1


Pintu kamar Rina terbuka sedikit, Radit yg berada di depan kamar Rina melihat Rina yg sedang duduk melihat kearah jendela dengan tatapan kosong, Radit kembali mengingat kejadian kemaren, Rasa bersalah terus menghampirinya,


Radit memberanikan diri menghampiri Rina, "Hai...bagaimana keadaan mu? "Sapa Radit namun tidak mendapat respon sama sekali dari Rina..


"Nona Rina saya benar-benar minta maaf atas kejadian kemaren saya tidak ada maksud untuk membuat anda celaka, Saya-


"Terimakasih Tuan Radit sudah menyelamatkan saya, saya sedang ingin sendiri tolong tinggalkan saya sendiri, "potong Rina.


"Baiklah, Maaf jika saya telah mengganggu anda, "ujar Radit lalu pergi meninggalkan Rina, yg masih setia melihat pemandangan luar dengan tatapan kosong.


"Dav, kamu sarapan terlebih dulu ya, aku mau mengantarkan sarapan ini dulu untuk Rina, "ujar Diana setelah menyiapkan sarapan untuk suaminya,


"Sayang, sebaiknya kamu sarapan terlebih dulu, baru mengantar itu untuk Nona Rina, "jawab Davin


"Di. duduklah tidakkah kau kasihan pada ponakan ku, Junior pasti sudah kelaparan diamlah duduk sarapan yg banyak, sarapan untuk Rina biar aku yg anterin, kamu sarapan saja dulu. "Ujar Rita mengambil alih piring yg di pegang Diana untuk Rina..


"Tapi-


Sudah tidak ada tapi-tapi, duduklah yg manis.."


"Bob aku sarapan bareng Rina ya, aku keatas dulu, kamu sarapan saja dulu, aku akan sarapan bareng bersama Rina, "Izin Rita pada suaminya Bobby..


Bobby mangagguk saat Rina meminta izin kepadanya.


.


.


.


Siang harinya Rina sudah tenang dan mau bergabung dengan yg lain di ruang tamu yg di sediakan di Villa tersebut,


"Rin, kamu mengambil cuti berapa hari? "tanya Diana memecahkan keheningan..


"Lima hari, "Jawab Rina dua kata.


"Bagus kalau gitu aku masih ingin berlibur disini, aku ingin BBQ lagi nanti malam, "ujar Diana seantusias mungkin saat bicara.


"Di..kamu tidak perlu melakukan ini, aku baik-baik saja, suami mu dan yg lain harus bekerja, aku akan beristirahat di kosan, kamu tidak perlu khawatir, "Ujar Rina yg tau sifat sahabatnya, Rina tau bukan karna liburan Diana ingin tetap disini, Melainkan karna dirinya Diana masih tetap ingin tinggal..


"Jangan menyulitkan semua orang, jangan jadikan junior sebagai alasannya, aku baik-baik saja, kamu bisa lihatkan kalau aku baik-baik saja, "Ujar Rina kembali meyakinkan Diana dan yg lain..


"Hai..apa yg kau katakan, suami ku dapat konpesasi dari Tuan Davin, mana mungkin aku menyia-nyiakannya "Sergah Rita menimpali ucapan Rina.


"Jika kau tidak percaya kau bisa tanyakan saja pada Bobby, "Ujar Rita meyakinkan Rina.


"Terimakasih. apapun alasannya kalian, kalian adalah sahabat yg terbaik, "Tutur Rina yg mendapat pelukan dari Rita dan Diana berbarengan..


"Oya, Bukankah kau suka main Voli kita bisa bermain Voli di belakang Vila, tempatnya sangat bagus untuk kita menghabiskan waktu liburan , "Ujar Fiola di tengah-tengah pelukan ketiga sahabatnya.


"Boleh "jawab Rina..


"Tapi Rin-


"Hai Di, aku baik-baik saja jangan memperlakukan aku seperti balita yg sedang merajuk, "Ujar Rina setegar mungkin.


"Sudah cukup aku membuat Diana dan Rita mencemaskan aku, aku harus tegar aku tidak boleh membuat Diana dan Rita mencemaskan ku lagi.."gumam Rina

__ADS_1


"Ayo kita bersiap, mari bersenang-bersenang. "Ajak Rina bangun.


Diana melirik kearah Rita dan yg lain, dan mendapat anggukan dari Davin dan yg lainnya.


__ADS_2