TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Sudah menemukan.


__ADS_3

"Kamu tenang saja, Sayang. aku akan membicarakan ini pelan-pelan dengan Radit, aku percaya jika Radit bukan tipe orang seperti itu,


"Dav, jika memang Radit menaruh rasa pada Rina biarkan dia berjuang sendiri, aku hanya ingin Radit menerima masalalu Rina. tapi jika dia berani menyakiti Rina aku tidak akan pernah diam, "Tutur Diana


"Sayang tenanglah, aku tidak akan ikut campur dengan perasaan mereka, aku hanya ingin sedikit membantu mendekatkan mereka, jika Radit tidak menyukai Nona Rina, aku akan menyuruh Radit menjauh agar tidak memberi harapan kepada Nona Rina, "Jawab Davin.


.


.


"Rin, bagaimana dengan matamu? "tanya Diana saat Rina menghampirinya..


"Sudah tidak apa-apa.."Jawa Rina


"Syiukurlah, Ayo kita lanjut lagi.."Ajak Diana.


Mereka semua pun menghabiskan malam di depan vila dengan api unggun dan camilan, terlihat jelas kebahagian mereka saat bersama-sama.


"Sayang, Ayo masuk kedalam ini sudah larut anginnya juga mulai tak bersahabat, "Ajak Davin pada Diana


"Dav, sebentar lagi, ya.


"Sayang, untuk kali ini saja jangan membantah, "Pinta Davin.


"Baiklah, "jawab Diana pasrah.


"Semuanya aku duluan ya, "Pamit Diana pada teman-temannya..


"Iya Di masuklah dan istirahat , "jawab Rita yg berada di sebelahnya..


Setelah beberapa menit Diana dan Davin masuk, Rina pun ikut undur diri.."Semuanya saya duluan ya, saya sudah mengantuk, "Ujar Rina berpamitan.


"Biar saya antar, "Tawar Radit bangun seketika saat Rina hendak melangkah..


"Itu tidak perlu Tuan Radit, "tolak Rina sopan..


"Tidak apa-apa Nona Rina, Ayo.."Ujar Radit tidak mengindahkan penolakan Rina.


"Ish, kenapa dengan pria sombong ini tiba-tiba menjadi baik? "gumam Rina heran.


Radit dan Rina pun berjalan bersama kedalam Vila, "Masuklah, selamat malam, selamat istirahat, "Ujar Radit setelah sampai di depan kamar Rina..


"Terimakasih, Tuan. "Ucap Rina lalu masuk kedalam kamar dan menutup pintunya..


"Aku benar-benar tidak nyaman dengan pria ini, aku harus cepat kembali ke kota, agar bisa menjauh dari pria ini, "Ucap Rina pelan.


.


.


.


Esok harinya..


"Selamat pagi Di, "Sapa Rina yg sudah berkutat di dapur membuat sarapan..


"Rin, apa yg kamu lakukan di dapur? kenapa kamu tidak istirahat? "Tanya Diana


"Aku tidak sakit. Di, Aku membuat sarapan untuk semua orang, ayo sini Di, cicipi nasi goreng ini. "Jawab Rina

__ADS_1


"Heii apa yg kalian berdua lakukan disini? kalian sedang bergosip tanpa aku, Huh kalian sangat jahat "Ujar Rita merajuk.


"Mana ada kami bergosip pagi-pagi begini, ayo sini mendekat Rina membuat sarapan untuk kita semua, "Seru Diana.


"Oya, Aku mau, pasti nasi goreng kesukaan ku, "Ujar Rita antusisa.


Tidak berselang lama para penghuni Vila berdatangan, dan duduk di bangku masing-masing..


"Rin, pasakanmu, benar-benar enak, kapan-kapan ajari aku memasak ya, "Pinta Fiola ditengah-tengah sarapannya,


"Boleh, jika aku sedang Off bekerja, kamu bisa datang ke kosan ku, aku akan mengajari mu memasak- masakan sederhana, karna aku hanya bisa memasak menu sederhana saja "jawab Rina..


"Di, sebenarnya aku ada urusan di kota, apa kita tidak bisa pulang hari ini, "Pinta Rina setelah menghabiskan sarapanya.


"Loh. kok buru-buru..bukankah kamu masih ada cuti dua hari.."Jawab Diana..


"Iya tapi aku ada urusan, aku mau kerumah Bibi Sarah, Bibi Sarah semalam chat aku agar aku datang kerumahnya, "Ujar Rina beralasan.


"Oh begitu, Baiklah, tapi setelah ini kamu ikut pulang kerumahku ya, kamu akan pergi di antar sopir ku nanti, "Tutur Diana..


"Boleh kan Dav? "pinta Diana pada Davin


"Tentu saja sayang, boleh,


"Nona Rina ikutlah dengan kami ke kediaman kami, "Ujar Davin.


"Terimakasih Tuan Davin, tapi maaf saya sudah banyak merepotkan anda, saya akan pergi naik taxi saja,


"Di, kamu tidak perlu berlebihan seperti itu, aku ini sudah terbiasa pergi sendiri. aku juga mau mampir-mampir dulu untuk membeli beberapa camilan dan mainan untuk keponakan ku.."Tolak Rina sopan


"Tapi Rin-


"Baiklah_baiklah..lakukan apa pun yg kau mau, "Tutur Diana pasarah..


"Rin, mau aku temani ke tempat Bibimu,? "Tawar Rita.


"Tidak perlu, aku hanya ingin pergi sendiri, aku akan menginap disana, kalian tidak perlu mengkhawatirkan aku,


"Baiklah kalau begitu mari kita berkemas, "Ujar Davin, mencairkan susana..


"Kenapa aku tidak rela pergi meninggalkan pulau ini, apa mungkin aku bisa bertemu lagi dengannya jika kembali ke kota, "batin Radit, Radit memandang Rina yg kini berjalan bersama para wanita menuju kamar mereka masing-masing untuk berkemas..


"Khemm..."Sura deheman Vino menyadarkan Radit..


"Tinggal minta nomor telphonenya, chatingan ajak ketemu dan lamar, "Ujar Vino, yg mendapat Senyuman dari Davin dan Bobby


"Apa maksudmu, "tanya Radit kesal..


"Hai aku hanya memberi saran, jika kau tak ingin tidak perlu kau ikuti, "Jawab Vino


"Siapa yg ingin chatingn dengannya, dan siapa pula yg ingin melamarnya, Kau berhalusinasi.."Tutur Radit pergi meninggalkan Davin, Vino, dan Bobby begitu saja..


"Aku yakin, sepulangnya dari sini dia akan frustasi, karna tidak dapat mengendalikan perasaannya, "Ujar Davin tersenyum


"Kau benar, dan aku sebagai sahabat yg baik akan mendengarkan curhatannya, "jawab Vino dengan sedikit cibiran untuk Radit yg sudah pergi ntah kemana,


"Tuan, "Panggil Bobby pada Davin, di tengah tawa Davin dan Vino.


"Apa kau sudah menemukan keberadaannya? "tanya Davin to the poin.yg sudah memahami asistennya tersebut.

__ADS_1


"Jody sudah menemukan keberadaan pria itu, Dia tinggal di kanada beserta kedua orang tuanya, tapi seminggu yg lalu dia berada di tanah air, sekarang dia ada di jakarta "jelas Bobby..


"Kita harus begegas menangkapnya, aku takut dia kembali menyakiti Nona Rina, "Ujar Davin.


"Tunggu-tunggu..apa yg terjadi pada Nona Rina? "Tanya Vino yg mendengar menyangkut nama Rina..


"Kami sedang menyelidiki kasus, yg menyebabkan trauma Nona Rina, pria yg ingin menghabisi nyawa Nona Rina saat ini masih berkeliaran bebas, "Jawab Davin menjelaskan.


"Apa masih berkeliaran bebas? apa polisi tidak menangkapnya? "tanya Vino terkejut..


"Itulah kejanggalannya, aku yakin para polisi itu mendapat suapan dari pria brengsek itu, makanya dia bisa berkeliaran dengan bebas, "Tutur Davin


"Vin. aku akan membantumu menemukan keberadaan pria itu, "Tawar Vino.


"Thank No, kita akan bergerak setelah kembali dari sini, "Ujar Davin..


"Baiklah mari kita bersiap tinggalkan pulau ini, "Seru Vino, dan bergegas pergi kekamarnya..


.


.


.Dit, kau menyetir aku sedang tidak ingin menyetir "Ujar Davin melempar kunci mobilnya kearah Radit, Raditpun menangkap kunci tersebut.


"Rin, kamu bareng aku, "Ajak Diana


"Rit, aku bareng bumil ya,? "Izin Rina pada Rita


"Siip.."Jawab Rita dengan menacungkan jempolnya..


Mereka semua pun pergi meninggalkan pulau tersebut, di dalam mobil Radit terus saja melihat ke arah kaca spion yg ada di depannya melihat Rina yg sedang mengobrol dengan Diana,


"Dia wanita luar biasa, aku tau dia sedang tidak baik-baik saja, tapi di hadapan semua orang dia sebisa mungkin terlihat baik- baik saja.."Gumam Radit masih setia melihat ke arah spion di depannya..


"Kau bisa memandangnya sepuasnya nanti, saat kau sudah dapat meluluhkan hatinya, sekarang fokus lah mengemudi, karna aku masih ingin hidup lebih lama bersama istri dan anakku, "Bisik Davin tepat di telinga kiri Radit..


"Tutup mulut mu, Vin, "Ucap Radit kesal sekaligus malu...


"Ha-Ha-ha..


Suara tawa Davin menggema di dalam mobil..


"Dav, kau kenapa? "tanya Diana heran..


"Tidak sayang, Aku hanya terkejut dengan ucapan Radit, "kilah Davin.


.


.


. Byeee Di, Tuan Davin, Tuan Radit terimakasih sudah mengantar saya sampai kosan, "Ujar Rina berterimakasih lalu turun. Setelah Rina turun Radit Davin dan Diana pun pergi meninggalkan Rina..


"Haii...Apa kabar, "Sapa seorang pria yg sudah menunggunya sedari pagi,


Mata Rina membulat hendak keluar saat melihat laki-laki yg ada di hadapanya, Dengan cepat Rina membuang barang-barangnya dan berlari tanpa arah dan tujuan..


.


.

__ADS_1


Hari aku kasih dua chafter buat kalian, jangan lupa dukung aku dengan like koment dan vote ya, Like dan Vote kalian sangat aku butuhkan untuk menyemangati aku menulis.selamat membaca..


__ADS_2