TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Kau mau apa?


__ADS_3

"Apa kau gila? kau tau betul jika Fiola adalah putri dari Felix, dan adik dari Fiona, mereka keluarga yg menyulitkan Davin. dan itu Fiona kau tau dia Psikopat "Ujar Radit terkejut akan ucapan Vino padanya yg menyukai Fiola...


"Aku tau itu, hanya saja aku berpikir fiola sangat berbeda dengan Fiona dan ayahnya, dia tidak pernah mendukung kejahatan ayahnya, menurutku dia wanita yg istimewa.."jawab Vino penuh dengan bangga..


"Carilah wanita yg normal, aku takut kau terluka untuk yg kesekian kalinya.."Ujar Radit mengingatkan..


"Apa yg salah dengan Fiola,? menurutku, dia wanita yg baik, cantik, dan mandiri.."Jawab Vino memuji fiola..


"Kau selalu tertipu oleh perasaan mu sendiri, jika kemaren kau menyukai wanita bersuami, sekarang apa,? kau mau mencintai wanita yg dulu pernah berusaha menyakiti sahabat kita, ayolah Vin., begitu banyak wanita di sekelilingmu, kau mapan, kau tampan, kau memiliki segalanya, aku hanya takut, jika fiola hanya ingin memanfaat kan mu saja, "Ujar Radit meragukan fiola, sekaligus mengingatkan sahabatnya..


"Kau tak perlu khawatir, aku akan pastikan Fiola adalah wanita yg baik, dia berbeda dengan Ayah dan kakaknya.."Jawab Vino meyakinkan sahabatnya..


"Apa kau tau, Dit? mencintai seseorang itu membuat kita menjadi bersemangat sepanjang hari, "Ujar Vino sombong.


"Kau terlalu di perbudak oleh cinta, lihatlah dirimu beberapa bulan yg lalu, seperti pria bodoh karna tak mendapatkan cinta wanita yg kau inginkan, kau hanya pria bodoh di mataku, yg selalu kalah dalam percintaan, "Ucap Radit mencibir sahabatnya..


"Itu hal yg normal, memang kau?.....tak pernah melirik wanita, sampai detik ini pun aku selalu waspada terhadapmu, " jawab Vino mencibir kembali Radit..


"Jika memang aku benar tak normal, aku akan mencari pria yg Gentelmen. yg akan menemani hari ku, bukan pria lembek sepertimu, dan harus kau tau Wanita hanya mahluk yg merepotkan, aku yakin tidak ada wanita yg lebih baik dari ibu ku di dunia ini, selain dia tidak ada lagi, semua wanita itu munafik, "


"Ya..ya..ya..kau benar ibu mu yg terbaik, namun dalam urusan percintaan kau adalah laki_laki terbodoh, bahkan kau selalu menghindar karna masa lalu, "


"Teserah apa kata mu, "jawab Radit santai..


.


.


.


.


 


........Kediaman Anggara........


 


"Dav, kapan kita akan mengunjungi Lina? kau sudah berjanji pada ku akan mengajaku mengunjunginya, "Ujar Diana menagih janji suaminya..


"Sayang, saat ini aku sedang sibuk , di tambah tidak ada yg membantu ku, aku tidak bisa mengandalkan sekertaris ku, dia terlalu lamban dalam bekerja, aku tidak bisa meninggalkan perusahaan padanya, aku janji setelah Bobby sehat dan bisa kembali ke kantor, aku akan mengantar mu menemui Adikmu, aku harap kamu dapat mengerti, "Ujar Davin, memberi pengertian pada Diana..


"Aku bosan di rumah terus, "Keluh Diana ..


"Aku mengerti, maafkan aku, aku berjanji saat Bobby kembali ke kantor aku akan ambil cuti, kita akan pergi berlibur, kemana pun kamu mau aku berjanji akan menuruti mu, aku mohon untuk saat ini kamu bisa mengerti aku, "Ujar Davin merasa bersalah, tidak pernah memiliki waktu yg banyak untuk istrinya..


"Baiklah, sekarang bersiaplah ini sudah hampir siang, kau harus berangkat, "Ujar Diana mengingatkan suaminya...


"HMm..


"Sayang, kenapa kau tak ikut ke kantor saja dengan ku, kau bisa menemaniku disana, disana kau tidak akan bosan , jika kau bosan setelah disana, kau bisa pergi bejalan_jalan di sekitar kantor, bagaimana? "ajak Davin..


"Apa kau tidak akan malu mengajak aku ke kantormu? "Tanya Diana Ragu.


"Apa yg kau pikirkan? kau adalah istriku, kenapa aku harus malu, sekarang bersiaplah kita akan pergi ke kantor bersama, "Perintah Davin..


"Baiklah aku akan ikut dengan mu...


Setelah mengganti pakaiannya, dan Sudah rapih Davin dan Diana pun pergi dari kediamannya menuju Anggara Group, dengan di antar oleh Mang Maman sopir pribadi Diana, setelah melakukan perjalanan yg menghabiskan waktu dua puluh lima menit meteka pun tiba...


.

__ADS_1


.


.


 


.........Anggara Group.........


 


"Selamat pagi Tuan, "sapa para kariawan Davin setelah Davin masuk kedalam Gedung Anggara Group, dengan menggandeng tangan sang istri,


"HEMM.."jawab Davin menyapa kembali dengan gumaman..


"Selamat pagi Tuan, Nona..."Sapa Gisel sopan saat Davin dan Diana melintasi mejanya..


"Selamat pagi juga Nona Gisel, "jawab Diana tak kalah sopannya..


Gisel tersenyum paksa saat Diana membalas sapa dirinya, "Kau pikir kau manis bisa tersenyum seperti itu, Cih, bahkan aku sangat jijik melihatnya, kau tetap wanita kampungan yg telah merebut posisi ku dari Davin, kita lihat saja sampai kapan kau bisa tersenyum bahagia seperti itu, "Umpat Gisel


"Selamat pagi Tuan, selamat pagi Nona. "Sapa Feby sekertaris Davin,


"Feb, bawakan minuman dan Camilan ke ruangan ku, untuk istriku, dan ya, apa ada meeting hari ini? "Tanya Davin tanpa membalas sapaan Feby..


"Ada Tuan, pukul tiga sore nanti, anda ada meeting dengan Perusahaan Acidatama. "Jawab Feby,


"Baiklah, jangan lupa untuk membawakan Camilan untuk istriku, "Ucap Davin mengingatkan kembali, Setelah itu Davin dan Diana pun masuk keruangan Davin..


"Aku tidak menyangka selera Tuan Davin begitu rendah, lihat saja cara bepakaian dan merias diri, begitu kampungan, "Gumam Feby mencibir Diana dalam hati..


.


.


.


.


"Buukkk....


"Aw..Rintih Rina saat kopi panas mengenai tangannya. karna tak sengaja menabrak tubuh pria yg akan duduk di meja pojok yg tersedia di Cafe Cemara..


"Apa kau buta,? kau merusak selera makan siang ku, "Bentak pria yg tak sengajak di tabraknya..


"Maafkan saya Tuan, Saya Benar_benar tidak sengaja, "Ujar Rina merasa bersalah,


"Tidak sengaja? kenapa orang seceroboh dirimu bisa kerja di Cafe besar seperti ini, jika air panas itu sampai terkena tubuh ku aku pasti akan menuntut mu, untung kau yg terkena, "Ucapnya membentak..


"Tuan, apa Tuan tidak merasa punya hati sedikit pun,? wanita itu terluka karna kopi panas yg mengenai tangannya, wanita itu juga sudah meminta maaf pada anda, apa anda akan terus memarahinya, " Bela Radit saat dia melihat Rina di marahi oleh salah satu pengunjung yg akan makan di Cafe Cemara, Radit dan Vino sedang makan siang di Cafe tersebut. dan melihat salah satu kariawan di Cafe tersebut di marahi dan di hina, Radit dan Vino tak berdiam diri saat melihat wanita di perlakukan tidak baik, walaupun Radit tak berniat untuk menjalin kasih dengan seorang wanita, namun dia masih memiliki hati nurani..


"Apa maaf? kau pikir dengan maaf semuanya akan selesai begitu saja.. jika dengan maaf bisa menyelesaikan masalah begitu saja, orang_orang bodoh seperti wanita ini akan terus melakukan kesalahan, karna mereka akan berpikir mengulanginya lagi.."Jawabnya Angkuh..


Radit menggelengkan kepalanya, mendengar jawaban dari pria tersebut. "Lantas anda ingin apa? "tantang Radit,


"Apa yg kau mau? ganti rugi? "timpal Vino, yg ikut emosi melihat pria arogan di depannya..


Pria tersebut menarik bibir atasnya tersenyum menyirangi. kearah Rina.."Apa yg aku harapkan dari wanita rendahan sepertinya "Ujarnya menghina..


"Ini..."Radit memberi beberapa lembar uang pecahan seratus ribuan kepada pria tersebut, " Ini yg kau mau, sekarang kau sudah mendapatkannya, lebih baik kau minta maaf pada Nona ini, dan pergi dari Cafe ini, "Usir Radit..


Rina membulatkan bola matanya saat melihat lembaran uang yg di berikan pada pria arogan tersebut..."Astaga ini gila, bagaimana aku bisa mengganti uang itu, kenapa pria ini membuat masalah dengan keuangan ku, "batin Rina menangis saat melihat lembaran uang yg di berikan Radit, "Bagaimana aku bisa menggantinya, dia bukan menolongku, tapi dia menjebaku, tuhan ini musibah besar untuku"Batin Rina meringis..

__ADS_1


Setelah menerima uang yg di beri Radit. pria tersebut langsung pergi meninggalkan Cafe tersebut, tanpa melakukan yg Radit tadi katakan,


"Dasar pria berengsek, bagaimana bisa dia dengan tidak tau malunya mengambil uang itu. "Umpat Vino saat melihat pria tersebut pergi begitu saja dengan tidak tau malunya..


"Tuan terimakasih atas bantuan anda, tapi saya tidak ada uang sebanyak itu saat ini. saya akan menggantinya, tapi tidak sekarang tunggu setelah saya mendapat gajih, "tutur Rina terbata_bata..


"Kenapa kau diam saja saat tadi di tindas,? tidak kah kau merasa pria tadi sudah keterlaluan." ujar Radit kesal, Radit pun bingung mengapa dia bisa begitu kesal dengan perlakuan pria tersebut,


"Tidak apa_apa Tuan, tadi juga kesalahan saya telah menabraknya, "Jawab Rina,


"Pergilah obati luka di tangan mu. itu sepertinya melepuh, "ujar Radit melirik tangan sebelah kiri Rina memerah kehitaman yg tadi tersiram Kopi..


"Terimakasih Tuan, Eum Tuan, jika Tuan tidak keberatan apa saya boleh meminta nomor telephone anda, Begini saya akan mengembalikan uang anda nanti saat saya telah menerima gajih, jika saya tak memiliki nomor anda saya takut tak bisa berjumpa lagi bersama Tuan, setelah saya mengganti uang Tuan saya janji akan segera menghapus nomor anda.."Ucap Rita terbata_bata..


"Kau tidak perlu menggantinya, aku membantu orang yg membutuhkan, tidak usah pikirkan untuk menggantinya, "jawa Radit lalu pergi meninggalkan Cafe Cemara begitu saja untuk kembali lagi ke kantornya.


"Memang masih ada pria yg membantu cuma_cuma? aku tetap harus waspada, jika sewaktu_waktu dia datang untuk meminta ganti rugi, "Gumam Rina..


.


.


.


 


..........Anggara Group...........


 


"Hmm...makanan ini sangat enak, "Ujar Diana sesaat setelah selesai makan bersama Davin di restoran dekat kantor..


"Kamu suka? "Tanya Davin tersenyum


"Suka, sangat suka, makanan ini sangat enak. "jawabnya antusias..


"Jika begitu ikutlah setiap hari bersamaku ke kantor, aku akan mengajakmu setiap hari makan disini.." Ujar Davin,


"Setiap hari? apa itu tidak terlalu boros? "Tanya Diana Polos..


Davin tersenyum saat mendengar ucapan istrinya.."Uang ku tidak akan habis walaupun kamu makan sehari lima kali disini "jawabnya sombong..


"Kau selalu saja sombong, "Ujar Diana mencibikan bibirnya..Davin yg melihat itu menjadi gemas..


"Jangan membuat wajahmu seperti itu, jika kau tak ingin aku melakukan hal yg akan membuat mu tidak dapat beristirahat nanti.."Ujarnya tersenyum menyirangi dengan pikiran_pikiran mesumnya..


"Apa? kau mau apa? kau pasti berpikiran mesum terhadap ku, "jawab Diana dengan nada sedikit tinggi, kesal dengan tatapan Davin yg bisa di baca olehnya..


"Kau memang pandai menebak isi pikiran ku, sekarang kita kembali ke kantor, kita bisa melakukannya disana, sepertinya akan menyenangkan "Goda Davin yg mendapat injakan sepatu Diana di bawah meja..


"Dasar kau mesum, apa kau tidak bisa berperilaku manis saat di tempat umum, "Ucap Diana kesal..lalu berlalu pergi begitu saja meninggalkan Davin..


.


.


.


.


.***Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa jejaknya ya..


Like komen dan Vote nya ya***.


__ADS_2