TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Operasi


__ADS_3

"Operasi..


"Apa tidak ada cara lain dok? "tanya Davin.


"Melihat kondisi Nona Diana saat ini sangat menkhawatirkan, saya hanya takut terjadi yg tidak kita inginkan, Nona Diana sudah menyepelekan penyakitnya cukup lama, saat ini, obat yg di konsumsinya pun tidak memberi perubahan pada Nona Diana, sepertinya tubuh Nona Diana menolak apa pun yg masuk ke tubuhnya , bila di biarkan saja , bisa berakibat fatal, "Dokter menjelas kan,


"Apa ada efek samping, atau resiko yg akan Diana dapatkan setelah operasi? dan apa tujuan oprasi itu sendiri? "tanya Davin detail


"Tujuan operasi GERD untuk membungkus atau mengikat bagian atas lambung(fundus) ke bagian bawah kerongkongan, guna menguatkan cincin otot yg melemah di area tersebut,


"Untuk resiko pasti ada, tapi Tuan Davin tidak usah khawatir, kami akan melakukan yg terbaik untuk Nona Diana, "ujar Dokter tersebut.


"Resiko apa yg akan terjadi jika operasi gagal? "tanya Davin, yg tak ingin melihat istrinya kesakitan,,


"Operasi GERD, menggunakan laparoskopi, anda tidak usah terlalu khawatir, karna operasi ini hanya membutuh kan sayatan kecil saja di bagian perut, untuk resiko jika operasi gagal pasien akan mengalami


_infeksi pada luka


_sulit menelan setelah operasi


_mual dan kembung, dan akan sering bersendawa


_sulit untuk muntah saat di butuhkan.dan kemungkinan bila yg saya sampaikan tadi terjadi, Nona Diana kemungkinan harus melakukan oprasi kembali.


"Tapi Tuan tidak usah khawatir, untuk kegagalan itu sangat kecil, saya akan berusaha melakukan yg terbaik, "Jelas sang dokter,


"Baik kalau begitu lakukan yg terbaik untuk istri saya, "Ujar Davin yg tak ingin melihat Diana sakit lebih lama lagi, setelah selesai berdiskusi, Dokter pun undur diri menyiapkan operasi untuk Diana,


"Aku harus menghubungi ibu, dan ayah, gumam Davin,


Setelah mendapatkan nomor telephone mertuanya, Davin langsung menghubunginya,


Tut_tut_tut


"Halo Nak Davin? "Sapa Bu Mina di sebrang sana,


"Iya Bu, Bu ada yg ingin Davin sampaikan, eum Davin menimbang_nimbang kata_kata yg tepat, yg akan di sampaikan pada mertuanya tersebut, sebab Davin tidak ingin membuat mertuanya kaget dan itu akan membuat mertuanya terjatuh sakit,


"Bu..Sebenarnya, Diana sekarang berada di rumah sakit, Diana saat ini sedang di rawat "ucap Davin hati_hati.


"Apa Nak, Diana sakit,? terus bagaimana sekarang keadaanya? "tanya Bu Mina khawatir, Di rumah sakit mana Sekarang Diana di rawat?


"Rumah Sakit XX, Nanti sopir akan menjemput Ibu, Diana saat ini sedang tidur, Ibu tenang saja Diana baik_baik saja, "Ujar Davin berbohong tidak ingin membuat mertuanya khawatir,


"Tidak usah Nak, Ibu akan menggunakan taxi, jika harus menunggu sopir menjemput akan lama lagi, Ibu akan berangkat sekarang tolong jaga Diana baik_baik ya, Ibu tutup dulu telphonenya, "ujar Bu Mina mengakhiri sambungannya bersama Davin,


"Ayah...Bu Mina langsung menghampiri suami nya, " Yah, Diana, Diana sekarang sedang sakit, Davin baru saja menghubungi Ibu, jika Diana sekarang sedang di rawat di Rumah sakit, "ujar Bu Mina sambil menangis,


"Bu..ibu yg tenang ya, sekarang katakan pelan-pelan, ada apa dengan Diana? Tanya Pak Rasyid,


"Yah..Sambil sesegukan Bu Mina bicara, "Diana Yah, Diana sekarang sedang di rawat, Diana sekarang sedang sakit Yah, " ucap Bu Mina sedih mendengar keadaan putrinya,


"Di rawat ? putri ku di rawat? "Ayo Bu, kita ke rumah sakit sekarang, "Ajak pak Rasyid,

__ADS_1


Pak Rasyid memanggil Lina, mereka pun langsung pergi menggunakan Taxi Online yg Lina pesan, setelah orang tuanya memberi tahu tentang keadaan sang kakak..


Dua puluh lima menit di perjalanan Bu Mina, Pak Rasyid dan Lina pun sampai di rumah sakit, Lina langsung mencari ruangan sang kakak,


Davin yg melihat mertua berserta Adik iparnya tersebut, langsung menghampiri,


"Ayah, Ibu.."Sapa Davin menghampiri kedua mertuanya,


"Nak Bagaimana keadaan Diana? dimana sekarang Diana? "Tanya Bu Mina cemas,


"Diana Ada di ruangannya, ayo Bu, ikut saya "Ajak Davin, Davin pun mengajak mertuanya menemui Diana. Setelah sampai ruangan Diana, Bu Mina langsung memeluk putrinya tersebut,


"Apa yg terjadi pada mu Nak? kenapa kamu jadi seperti ini..hik_hik_hik, Bu Mina menangis memeluk putrinya yg tidak berdaya,


"Bu, jangan seperti ini, Ibu mengganggu istirahat Diana, "ujar Pak Rasyid, menenangkan istrinya,


"Bagaimana ibu bisa tenang, yah. putri kita terbaring lemah seperti ini, "sergah bu Mina menangis di pelukan Pak Rasyid,


"Apa sebenarnya yg terjadi Nak Davin? "tanya Pak Rasyid yg masih memeluk istrinya,


"Maaf kan saya Yah, Saya juga baru mengetahui tentang sakit Diana tiga hari yg lalu, Diana juga pingsan dan di rawat selama dua hari waktu itu, "Jawab Davin tidak ingin menutupi lagi sakit sang istri,


"Lantas kenapa kamu tidak memberi tahu Ayah, jika Diana sakit dan di rawat? "terlihat jelas kekecewaan yg di tunjukan Pak Rasyid pada menantunya tersebut,


"Saya ingin memberi tahu Ayah, dan Ibu, namum Diana memohon pada saya agar saya tidak memberi tahu Ayah dan Ibu, saya pun bingung, tapi saat ini, saya tidak ingin menyembunyikan semuanya sama Ayah dan Ibu, bahwa Diana sedang sakit,


Davin menjeda ucapannya lalu kembali bicara.." Sebenarnya Diana mempunyai Asam lambung yg sudah akut , Yah, dan Saya baru mengetahui nya tiga hari yg lalu, karna Diana pun menutupinya dari saya, "ujar Davin menjelas kan..


"Astaga..kenapa dia selalu membenam masalahnya sendiri, Pak Rasyid meneteskan air mata mengingat, putrinya selalu menyimpan masalahnya seorang diri, bahkan Diana harus rela menikah dengan orang yg tak di kenalnya, demi kebahagian keluarga.


"Sa..Saya dan Diana baik_baik saja. Yah, kami tidak ada masalah, "Jawab Davin terbata,


"Maaf kan Saya Nak Davin, bukan saya tidak mempercayai Nak Davin, hanya saja saya takut, jika kalian tidak bahagia, Diana anak yg pendiam, Diana tidak akan bercerita yg pribadi pada siapa pun, Diana lebih memilih menyimpannya sendiri, jika memiliki masalah, saya hanya khawatir dengan putri saya, "Tutur Pak Rasyid, mengkhwatirkan putrinya.


"Yah...Ayah tenang saja saya mencintai Diana, saya akan membuat Diana bahagia, saya janji, setelah Diana sembuh saya berjanji tidak akan membuat dirinya merasakan sakit lagi, saya janji, "Ucap Davin menyakinkan kedua mertuanya,


"Saat ini kondisi Diana sedang tidak baik, sebentar lagi Diana akan melakukan operasi, kita doa kan Diana sama_sama, agar operasinya lancar ya, "ucap Davin,


"Apa separah itu. Nak, hingga harus melakukan operasi? "tanya Bu Mina, yg merasa iba kepada putrinya tersebut,


"Dokter yg menyarankan untuk operasi Bu, saya juga sebelumnya keberatan jika harus operasi, namun dokter menjelas kan jika dengan operasi akan menyembuh kan Diana lebih cepat,


"Maaf kan saya tidak meminta ijin terlebih dahulu kepada Ayah dan Ibu, telah menyutujui operasi Diana, "Tutur Davin merasa bersalah,


"Sudah.Nak, tak masalah , jika operasi akan membuat Diana membaik, kami pun akan mendukungnya, "Seru Pak Rasyid.


"Permisi..."ujar Dokter yg akan mengOperasi Diana.


"Tuan Davin, ini sudah waktunya untuk Nona Diana melakukan Operasi, "ucap Dokter yg akan menangani Diana,


"Silahkan Dok, "jawab Davin, mempersilahkan dokter untuk membawa istrinya, sebelum dokter membawa Diana, Davin membisikan sesuatu, pada Diana,


"Berjuang lah sayang, aku mencintai mu, kami semua menunggu mu, bisik Davin di telinga sang istri, Davin pun tak bisa membendung rasa sedihnya, melihat keadaan sang istri, tanpa permisi air matanya menetes begitu saja,, sebelum dokter membawanya, Davin mencium kening Diana,

__ADS_1


.


.


.


.


Diana pun di bawa ke ruangan operasi untuk melakukan operasi, Davin dan keluarga menunggu, namun dua jam sudah Davin dan keluarga menunggu tidak ada tanda_tanda dokter keluar, lampu ruangannya pun masih menyala menandakan operasi belum juga selesai,


Dengan gelisah Davin menunggu tepat di depan ruang oprasi di mana Diana sedang melakukan Operasi, Setelah menunggu tiga jam lamanya akhirnya lampu ruangan tersebut mati, yg menandakan operasi telah selesai, Tak lama dokter pun keluar,


"Dok bagaimana keadaan istri saya, Davin langsung menghampiri dokter untuk menanyakan keadaan sang istri,


Dokter tersebut tersenyum, " Anda tidak usah khawatir Tuan, Operasinya berjalan dengan lancar, Nona Diana baik_baik saja, "Jelas dokter tersebut,


"Syukurlah. Dok, "ujar Davin sambil meraih tangan dokter tersebut, karna merasa bahagia,


"Kalian bisa melihatnya nanti saat Nona Diana di pindah kan ke ruang inap ya, "ujar dokter lalu berpamitan undur diri,


.


.


..


Setelah Diana di pindah kan ke ruangan VIP Davin dan keluarga Diana masuk, untuk melihat keadaannya,


"Nak Davin, sebaiknya Nak Davin pulang saja, istirahat lah, pasti Nak Davin cape menunggu Diana se malamaan disini, "ujar Bu Mina,


"Tidak Bu, saya ingin melihat Diana saat membuka matanya, saya ingin orang pertama yg di lihat Diana saat Diana , membuka matanya , Sebaiknya Ibu dan Ayah yg pulang biar Diana Davin yg jaga, Ayah pasti lelah setelah seharian bekerja sekarang disini menunggu Diana,, jika Ayah sakit, Diana akan menyalahkan dirinya sendiri nanti, sebaiknya Ayah dan Ibu, pulang istirahatkan tubuh kalian, besok kalian bisa kesini lagi,


"


Tapi Nak, Ibu ingin menemani Diana, " Ibu akan disini sampai Diana sadar, setelah ibu memastikan keadaannya, Ibu akan pulang nanti,


"Baik lah jika itu ke inginan Ibu, sekarang Ibu Ayah Lina istirahat lah, Biar Davin yg menjaga Diana,


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.BERSAMBUNG


__ADS_2