TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Kejutan


__ADS_3

Setelah Diana dan Bu Mina selesai bicara.Diana dan Bu Mina masuk kembali keruangan pak Rasyid...


"Yah...bagaimana keadaan Ayah? apa sudah lebih baik? "Tanya Diana.


"Tentu saja Nak, Ayah sekarang lebih baik,lebih sehat, ini semua berkat kalian " "dengan senyemuan penuh kebahagian pak Rasyid bicara..


"Syukur lah kalau gitu, Dian senang dengernya..Yah...Eumm Diana mau kasih kabar gembira ke Ayah dengan senyeuman yang di buat-buat Diana berkata.."Yah Dian mau menikah"


"Menikah?


" Kamu mau Menikah? kamu mau menikah dengan siapa Nak? " Tanya pak Rasyid terkejut, mendengar ucapan putrinya yang tiba-tiba membicarakan pernikahan..


Diana Diam tak langsung menjawab pertanyaan sang Ayah..


"Nak...kamu mau menikah dengan siapa? "pak Rasyid kembali bertanya, karena tak dapat jawaban..


Dengan senyuman Diana bicara. "Dengan Putra Nyonya Jasmine Yah. Dengan Tuan Muda Davin.. "jawabnya setenang mungkin.


"A -apa, apa kamu serius, Nak?


jangan bilang kamu menikah dengan Tuan Davin itu karena Ayah? kalau bener seperti itu jangan lakukan Nak..Ayah akan bicara dengan Nyonya Jasmine, Ayah akan kerja.Ayah akan membayar semua hutang-hutang kita pada mereka, Ayah janji, jangan mengorbankan masa depan mu hanya karena Ayah, "dengan nada sedih pak Rasyid bicara.


"Apa yang Ayah katakan, dengarkan Dian Yah..tidak ada yang memaksa Dian untuk menikah dengan Tuan Muda, ini keinginan Dian sendiri. karena Dian melihat Nyonya Jasmine begitu baik dan sungguh-sungguh menginginkan Dian menjadi menantunya..maka dari itu Dian mau menerima lamaran Nyonya Jasmine, Ayah harus cepet sembuh biar bisa dampingin Dian nanti.."Tuturnya seyakin mungkin.


"Apa kamu sudah pikirkan ini matang-matang Nak? Ayah tidak mau jika kamu akan menyesal kemudian hari...


"Ayah tenang saja semuanya udah Dian pikirkan matang-matang..sekarang Dian minta Ayah cepat sembuh agar bisa dampingin Dian nanti pas di hari pernakahan Dian "ujar Diana dengan senyuman paksa.


"Nyonya Jasmine bilang. sepuluh hari lagi pernikahan Dian dan Tuan Davin akan di langsungkan..Nyonya Jasmine meminta kita untuk siap-siap.. untuk persiapan pernikahan semuanya sudah di persiapkan Nyonya Jasmine kita hanya mempersiapkan diri saja.."sambung Diana


"Sepuluh hari? "kembali pak Rasyid di buat terkejut "Apa itu tidak terlalu terburu-buru Nak?


"Sudah ayah ikut saja dengan yang Dian bilang, dengan Ayah sembuh Dian pasti bahagia, apalagi pas nanti di hari pernikahan Dian. Ayah sembuh ,dan sehat, itu adalah kado terindah yang Dian dapatkan..


"Baiklah jika memang itu sudah menjadi keputusan mu, Ayah akan mendukungnya.


.


.


.


.

__ADS_1


Kesokannya pak Rasyid sudah di perbolehkan pulang, Nyonya Jasmine yang mendengarnya langsung bergegas ke rumah sakit..Nyonya Jasmine menyuruh salah satu orang untuk mengawasi apapun tentang kegiatan keluarga Diana. Nyonya Jasmine ingin tau semua yang terjadi ke kepada calon menantu dan Besannya.


Tak lama Nyonya Jasmine sampai di rumah sakit Nyonya Jasmine langsung menyapa semua orang yang ada di ruangan tersebut.."Selamat pagi calon mantu dan calon besan.."Sapa Nyonya Jasmine saat tiba di ruangan kesakita pak Rasyid..


Sontak semua yang ada di ruangan tersebut mengalihkan pandangan pada orang yang menyapa mereka semuanya.


"Nyo -Nyonya selamat pagi..ada apa Nyonya pagi-pagi sudah berada disini? "Tanya Bu mina. terbata-bata..


"Saya kesini mau menjemput calon besan..saya denger calon besan sudah di berboleh kan untuk pulang,


"A**pa ini beneran Nyonya Jasmine yang bicara ?.apa ini benar-benar Nyonya Jasmine yang selalu serius dalam berkata? kenapa hari ini dia begitu berbeda? kenapa nada bicaranya terdengar begitu santai dan lembut..oh andai saja Nyonya Jasmine tutur katanya seperti ini terus aku pasti akan jadi menantu yang paling beruntung dan paling bahagia.."gumam Diana dalam hati.


Bu Mina menyenggol tangan anaknya yang bengong dengan mulut sedikit terbuka karena kaget melihat,mendengar, kata-kata Nyonya Jasmine. yang menurut Diana terdengar begitu merdu saat bicara..


"Ah i, iya Nyonya selamat pagi..


Dari mana Nyonya bisa tau jika Ayah akan pulang pagi ini? Tanya Diana dengan tersenyum


"Itu tidak penting, yang jelas saya mau memberi kalian kejutan.."Ujar Nyonya Jasmine


"Kejutan..? "Ulang Diana berbarengan dengan yg lain


"Kejutan apa Nyonya? "Diana bertanya.


"Hehe "Diana tersenyum salah tingkah...


"Ya sudah kalau begitu Nyonya tunggu dulu sebentar disini, saya akan menyelaesaikan Adminitrasi terlebih dahulu.."Ucap Diana.lalu melangkahkan kakinya,


"Diana, Semuanya sudah beres.."Ucap Nyonya Jasmine, menghentikan langkah Diana yg hendak keluar. Sontak Diana langsung memandang Nyonya Jasmine..


sebelum Diana bicara Nyonya Jasmine sudah terlebih dulu menyela..


"Bereskan saja barang-barang kalian, mari kita pulang. semua pembayaran sudah di bereskan oleh orang ku. "lanjut Nyonya Jasmine


Diana langsung melirik Bu Mina.. Bu Mina yg mengerti tatapan putrinya menganggukan kepala sebagai jawaban..


Setelah semuanya beres mereka pun bergegas pergi meninggalkan ruang kesakitan tersebut, mereka pulang menggunakan kendaran yg Nyonya Jasmine siapkan, Nyonya Jasmine membawa keluarga Diana pergi ke kawasan komplek yang bisa di bilang kawasan elit tersebut..tak lama mereka sampai di depan rumah yang ber pagarkan tinggi.


Rumah dua lantai ber catkan putih, Rumah tersebut terlihat bersih dan bagus dan tentunya rumah yang besar, mungki tiga kali lipat dari rumah Diana yang suda bisa dikatakan rumah tua itu...Dan Diana langsung bertanya saat tiba di depan rumah tersebut...


"Untuk apa kita kesini Nyonya? "Tanya Diana.


Dengan tersenyum Nyonya Jasmine berkata "Ini Rumah mu, Rumah ini untuk mu..

__ADS_1


"A -apa untuk saya? "jawab Diana terkejut,


Lina yang ada di sebelah Diana pun ikut kaget sontak mulutnya terbuka lebar karena kaget mendengar ucapan Nyonya Jasmine.."Apa Nyonya ingin membuat lelucon dengan memberi rumah besar ini ke pada kak Dian? "Lina yang belum percaya dengan ucapan Nyonya Jasmine bertanya...


"Saya tidak suka lelucon..rumah ini saya beri untuk kakak mu .karena kakakmu mau menerima lamaran ku untuk menjadi menantu, "Jawab Nyonya Jasmine enteng.


"Waaahhh ini namanya mimpi di siang bolong kak. tapi ini beneran kan? "dengan polosnya Lina bertanya kembali.


Diana dan Bu Mina sontak melirik tajam ke arah Lina..


Lina diam seketika saat mendapat lirikan tajam dari Ibu dan kakaknya..


Tak lama Nyonya Jasmine berkata..."Mari kita masuk, ini kuncinya Diana, "Nyonya Jasmine menyodorkan kunci kepada Diana.."karena ini rumah kamu, jadi kamu yang akan membukanya. " Nyonya Jasmine memberi kunci rumah tersebut kepada Diana..


Dengan canggung Diana berkata.."Apa ini tidak terlalu berlebihan Nyonya?..Begini maksud saya Nyonya, rumah ini terlalu besar dan bagus, pasti rumah ini sangat mahal..saya-


Belum selesai kalimat yang akan di ucap oleh Diana,Nyonya Jasmine menyelanya


"Kamu tidak usah khawatir, saya tidak akan miskin hanya karena memberi rumah ini pada mu, "dan wajah yang tadi terlihat manis itu kembali menjadi dingin, dan itu membuat Diana merasa tidak enak..


"Apa yang salah dengan ucapan ku ?,kenapa Nyonya Jasmine kembali lagi menjadi Nyonya Jasmine yg dingin ",gumam Diana.


.


.


.


.


.


Berasambung..


jangan lupa tinggalkan jejak


like


komen


vote*


Terimakasih🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2