TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Rina POV.


__ADS_3

"Rina...Aku yg akan mengantar mu pulang, Radit menawarkan diri untuk mengantar Rina pulang..


"Terimakasih Tuan Radit, tapi maaf saya akan pulang sendiri saja, saya akan menggunakan taxi online saja,


"Rin..dari pada kau pulang sendiri, lebih baik kau pulang bersamaku saja, "Timpal Fiola.


"Makasih Fio, tapi serius deh aku ingin pulang sendiri, kalian lanjut saja disini, temani Diana. "Aku pamit ya, besok aku kesini lagi..Di isirahat yg baik agar kamu pulih lebih cepat.Aku pamit ya..Byee


Setelah berpamitan pada semua sahabatnya Rina pun keluar dari ruangan Diana, "Ikut Aku, "Radit menarik tangan Rina tiba-tiba..


"Heyy....Kau, apa yg kau lakukan? lepaskan tangan ku, "Radit terus saja menarik tangan Rina hingga sampai ke palkiran,


"Apa yg kau lakukan? Apa sebenarnya mau mu? kau selalu mengganggu ku, "Tanya Rina meronta melepaskan pegangannya dari Radit.


"Masuk..Aku akan mengantar mu, "Ujar Radit lebih kepada perintah..


"Aku tidak mau.."Rita memberontak menolak untuk masuk..


"Jangan membuat aku memaksamu, "Ujar Radit mendorong pelan tubuh Rina masuk kedalam mobilnya..


"Kau sudah memaksa ku,


"Maka menurut lah..


"Aku tidak mau, atas dasar apa Aku harus menurut pada mu? sekarang aku mau keluar,


"Karna kau milikku, aku mencintai mu, dan aku tidak ingin terjadi apa-apa denganmu,


"Jangan se Enaknya menyimpulkan aku adalah milikmu, dan tolong jaga sikap anda TUAN RADIT....saya tidak mencintai anda, dan anda tidak berhak memaksa saya, sekarang buka pintunya saya ingin keluar..


Radit tak menghiraukan Ucapan-ucapan Rina, Radit melajukan mobilnya dengan cepat..


"Kau benar-benar laki-laki tidak tahu diri, kau mau membawaku kemana? apa yg ingin kau lakukan turunkan aku, Aku tidak mau ikut denganmu, turunkan aku, "Ujar Rina menangis

__ADS_1


"Tenanglah jangan menangis, "ujar Radit memberhentikan mobilnya di bahu jalan, "Aku hanya ingin bicara dengan mu, jika tidak seperti ini Aku tidak bisa bicara dengan mu, karna kamu selalu menghindar dari ku.


"Tapi aku harus bekerja, Sekarang aku akan tenang, sekarang kamu boleh mengantarkan aku ke Cafe, ayo jalan sekarang.."Ujar Rina yg sudah mulai ketakutan..


"Aku sudah memintakan ijin Cafe, jika hari ini kamu tidak masuk, karna hari ini aku akan mengajakmu ke seuatu tempat..


"Apa maksud mu, suatu tempat? apa yg ingin kau lakukan? "tanya Rina takut, "Tolong jaga sikap anda, jangan bicara omong kosong lagi, saya tidak mau ikut dengan mu, turunkan aku sekarang juga, "Ujar Rina memukul-mukul pintu mobil Radit..


"Rina...Rina tolong jangan seperti ini, tenanglah...Kamu menarik perhatian orang lain, mereka akan mengira aku telah menculikmu, tenanglah aku hanya ingin bicara berdua dengan mu, aku tidak akan menyakitimu, tenanglah...


"Kau memang telah menculikku, sekarang turun kan aku, jika kau tidak mau menurunkan aku sekarang, aku akan berterik, "Ancam Rina.


"Apa kau akan membiarkan aku di pukuli oleh orang-orang di luar sana?


"Kenapa tidak, kau sudah menculikku,


"Aku tidak menculikmu, aku hanya ingin bicara berdua dengan mu, "Setelah bicara Radit kembali melajukan mobilnya tanpa mendengar penolakan dari Rina, Radit membawa Rina kesuatu tempat, Radit ingin meyakinkan Rina jika dia benar-benar mencintai Rina,


Radit memberhentikan kembali kendarannya saat Rina berkata jika dirinya hanya wanita kotor, Radit tidak menyangka jika Rina akan berkata seperti itu, mendengar ucapan Rina seperti itu Radit begitu sakit, jika dia yg mendengar saja merasakan begitu sakit, apalagi Rina yg mengatakannya.


Radit memandang Rina dengan seksama, "Tidak Rina, jangan bicara seperti begitu, kau wanita terbaik yg pernah aku temui, kau wanita tangguh, kau wanita kuat, Aku menyukaimu, aku mencintaimu, dengan apa pun kekurangan mu, maka percayahlah pada ku..


"Kau tidak tau aku siapa, kau tidak mengenalku, kau tidak tau masalalu ku, jika kau tau masalalu ku, kau akan sangat jijik kepada ku..


"Aku tidak mencintai masalalu mu, dan aku tidak perduli dengan masalalu mu, aku mencintai mu, untuk masa depanku, dan aku ingin membangun masa depan dengan mu, "ujar Radit meraih tangan Rina, namun Rina menepis tangan Radit dengan kasar..


"Jangan pernah memaksaku, aku tidak mencintai mu, jadi tolong jangan pernah memaksa aku untuk menerimamu, aku tidak mencintaimu, aku juga tidak akan jatuh cinta padamu, sekarang buka pintunya aku ingin keluar..


"Lihat aku, apa kau benar-benar tidak bisa membuka hatimu sedikit saja untuk ku, "Tanya Radit merengkuh kedua bahu Rina. Radit memandang Rina dengan seksama, "Lihat aku Rina, apa pun masalalu kamu, aku tidak peduli, aku mencintaimu dengan semua kekurangan mu. percayahlah pada ku..


"Tidak, kau tidak mencintai ku, kau hanya merasa iba dengan diriku yg menyedihkan beberapa bulan ini, itu bukan cinta itu hanya sebatas rasa kasihan, kita sangat berbeda aku tidak mencintaimu, aku tidak pernah mencintaimu, jangan paksa aku untuk mencintaimu, dan aku mohon jangan menggangguku setelah ini, biarkan aku pergi sekarang..


"Kau menolaku?

__ADS_1


Diam..Rina diam tak menjawab pertanyaan Radit..


"Kau menolaku, Rina.."Tanya Radit kembali..


"Ya..aku menolakmu, aku tidak mencintai mu, bagaimana bisa aku menerima mu, jika aku tidak mencintaimu.


"Baiklah, aku mengerti. aku tidak bisa memaksa mu, mulai dari sekarang aku akan menjauhimu, maaf karna aku telah memaksamu, aku terlalu percaya diri, aku selalu merasa bisa mendapatkan apa saja, ternyata aku salah, aku hanya pria yg tidak memiliki kemampuan untuk membuat wanita terpikat pada ku, maaf karna belakangan ini aku selalu mengganggu mu, aku berjanji setelah ini tidak akan mengganggu mu lagi, aku akan mengantarkan mu ke kosan, untuk kerugianmu tidak masuk hari ini aku akan menggantinya.."Ujar Radit lalu menyalahkan mobilnya dan melajukannya, tidak ada perdebatan lagi didalam mobil tersebut yg ada hanya keheningan didalamnya..


Empat puluh lima menit Radit dan Rina pun sampai di Kosan Rina, Radit membuka pintu untuk Rina tanpa ada percakapan sedikitpun setelah Rina keluar Radit kembali menutup pintu mobilnya dan berjaln mengitari mobilnya lalu masuk ke pintu mengemudi, setelah masuk dan menutup pintunya Radit melajukan mobilnya tanpa mengucapkan apa-apa..


.


.


Rita POV


Sesungguhnya aku sangat bahagia mendengar kata cinta yg di utarakan Radit untukku, tapi aku malu dengan diriku sendiri, mana mungkin Radit mau menerima masalalu ku yg kotor ini, aku menolaknya bukan karna tidak memiliki perasaan padanya aku menolaknya karna aku tidak ingin merasakan sakit yg akan membuatku merasakan sakit lagi, Radit belum tahu masalalu ku, Dia hanya tahu masalalu ku yg akan di bunuh oleh kekasihku, namun dia tidak tahu jika pria berengsek yg pernah aku cintai itu telah menodaiku, bahkan telah menggilirku dengan sahabat-sahabatnya sungguh menjijikan..


Jika saja Radit tahu semua masalalu ku, aku bertaruh bahwa untuk bertemanpun dengan ku pasti dia tidak akan mau, dia pasti akan sangat jijik terhadapku, jangan kan dia aku sendiripun selalu merasa jijik pada diriku sendiri, namun aku selalu kuat karna ada dua sahabatku yg selalu berusaha menguatkanku, aku juga memiliki Papa, mama dan Kakak yg selalu menyayangi ku.


Mereka semua selalu men suport aku, dulu aku berniat untuk mengakhiri hidupku, selain jijik aku juga malu dengan masalaluku yg sangat kotor itu, namun sahabat dan keluarga ku begitu baik, mereka selalu ada untukku, bahkan kakak ku rela mempertaruhkan nyawanya untuk ku, hingga sekarang dia menderita atas masalaluku, Dia hanya bisa berdiam diri di atas kursi roda, bukan kah sangat menyedihkan.. keluarga ku harus tinggal di kota kecil karna ancaman dari keluarga mantan kekasihku, semua keluargaku ketakutan akan masalalu ku. dan semua itu karna diriku.


Dan aku tidak ingin menyeret Radit didalam masalahku, jika aku menerimanya dia akan menjadi cemohan orang lain yg telah mengetahui tentang masalalu ku, dan itu akan membuat dirinya malu, jalan satu-satunya aku harus menolaknya walaupun itu terasa sakit.


Beberapa bulan ini Radit begitu baik padaku, dia memberikan perhatian yg begitu banyak, aku tahu dia buka pria yg romantis, tapi dia selalu melakukan hal-hal romanitis seperti mengirimkan bunga setiap pagi ke kosant ku, memberi makan siang dan makan malam untukku, dia juga sering datang untuk mengantar dan menjemputku beberapa bulan ini, itu dia lakukan semenjak aku terjatuh dari Jat Ski yg dibawanya, tadinya aku berpikir dia melakukan ini semua karna merasa bersalah padaku, tapi aku baru menyadarinya belakangan ini, bahwa perhatiannya pada ku bukan karna rasa bersalah tapi karna memiliki perasaan padaku..


Tadinya aku bersikap biasa saja, namun setelah aku tau dia memiliki perasan pada ku, aku memutuskan tidak lagi menerima kebaikannya, karna jika aku menerima kebaikannya terus menerus itu akan membuatnya merasa aku telah memberikannya harapan, aku tidak ingin memberi harapan padanya yg sudah begitu baik padaku, lebih baik sakit sekarang bukan, dari pada nanti setelah dia benar-benar memberi hatinya untukku, dia akan mengetahui masalalu yg menjijikan ,


Aku selalu nencoba memberikan kesan yg buruk padanya, agar dia membenciku dan menjauhiku, namun dia tidak menghiraukan semua itu malah dia semakin bersemangat mendekatiku, dan pada akhirnya dia memaksaku hari ini untuk ikut dengannya.


Aku menolak dengan alasan ingin pulang sendiri, namun dia tetap memaksaku, dia mengajaku kesuatu tempat, di tengah perjalanan aku berteriak ingin keluar dari mobilnya, bukan aku takut dia akan melakukan hal yg tidak senonoh tapi aku tidak bisa menghadapi perasaanku sendiri jika harus di tempat yg sama hanya berdua dengannya, aku takut tidak dapat mengendalikan perasaanku yg nantinya akan menyakitiku lagi..


Radit mengutarakan cintanya padaku, namun aku menolaknya walau saat menolak terasa sangat sakit, namun aku bertekad sakit sekarang lebih baik dari pada nanti, itu yg ada di benakku, setelah aku menolanya Radit memutar balik mobilnya tanpa bicara sedikitpun, dia mengurungkan niatnya untuk membawaku kesuatu tempat yg tadi dia katakan, Dia mengantarkanku ke kosant, setelah menurunkanku dia pergi tanpa mengucapkan satu kata pun, itu sangat menyakitkan tapi, aku masih pada pendirianku, sakit sekarang lebih baik daripada nanti..

__ADS_1


__ADS_2