TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Bab 98.


__ADS_3

"Papaaa...


"Fiola, kamu menjenguk papa, Nak...bagaimana keadaan mu? "Tanya Tuan Felix menangis memeluk putrinya. rasa rindu kepada putri-putri membuatnya sering sakit-sakitan selama berada di dalam sel tahanan..


"Aku baik, Pah..Papa sendiri bagaimana? kenapa Papa terlihat kurus, apa Papa sakit? "Fiola memandang Papanya dengan seksama...Ada rasa sakit saat melihat Papanya sekarang. "Ola bawakan makanan kesukaan Papa, ayo sini Ola suapi, "Ujar Fiola membuka kotak makanan yg di bawanya, lalu menyuapi Papanya.


"Biar Papa makan sendiri, Siapa wanita cantik ini? papa baru melihatnya.."Tanya Tuan Felix pada wanita yg tidak tuan Felix kenal..


"Haii...Om, saya Rita sahabat Fiola.."Ujar Rita memperkenalkan diri..


"Sahabat kuliah, atau sahabat bekerja? saya tidak pernah melihat kamu sebelumnya.. "Tanya tuan Felix menyerit tak mengenal


"Eum...Saha-


"Rita adalah sahabat Diana Pah, Diana istri Tuan Davin. "Serga Fiola memotong ucapan Rita


"Apa? Sahabat istri Tuan Davin? Sayang.. apa yg kamu lakukan? papa mohon jangan lakukan tindakan yg akan merugikanmu, Papa tidak ingin kamu berakhir di sini seperti papa dan kakakmu, "Ujar Tuan Felix terkejut jika putrinya masih berurusan dengan Davin..


"Sayang, Papa tidak ingin kamu berurusan dengan Tuan Davin, dia tidak akan segan-segan menghukumu jika kamu melakukan sesuatu pada keluarganya, "Lanjut Tuan Felix khawatir.


"Pah, Papa ingat dengan Vino? Dia adalah sahabat Tuan Davin, aku berhubungan baik sekarang dengan Tuan Davin, dan hubungan aku dengan istri Tuan Davin sangat baik, Diana mau menjadi temanku, dia mau menerima aku sebagai temannya, begitupun Tuan Davin, dia tidak sekejam yg kita bayangkan, dia laki-laki yg baik. beberapa hari yg lalu Diana dan Tuan Davin mengajak aku untuk berlibur, mereka benar-benar Welcome Pah terhadap aku. "Jawab Fiola


"Syukurlah , Nak..Papa disini selalu berpikir jika kamu akan terus di bayang-bayangi oleh Tuan Davin, katakan pada Tuan Davin maafkan Papa, maafkan semua yg telah Papa lakukan dulu..Dan siapa tadi kamu bilang Vinoo..Siapa dia?


"Vino..dia adalah calon menantu Papa, yg dulu pernah ikut kesini menemani aku saat menjenguk Papa, dia adalah sahabat Tuan Davin,


"Papa ikut senang jika kamu bahagia, maaf jika Papa selalu mengesampingkan kamu, dan selalu mendahulukan kakak mu dulu, Papa melakukan itu semua untuk melindungimu, Papa tidak ingin kakak mu menyakitimu, Sekarang keadaan kakak mu tidak baik, dia sering kehilangan kendali, emosinya masih tetap sama,


"Dia sering menjerit ingin pulang, Papa tidak tega mendengarnya.."Ujar Tuan Felix, Menyesal sudah tidak ada gunanya, dulu dia tidak pernah berpikir akan menjadi seperti ini. dulu dia berpikir jika Davin akan tertarik pada kedua putrinya, ternyata dia salah, Davin ternyata telah memiliki istri, bahkan dia sangat melindungi istrinya.


"Pah, itu hukuman untuk dia, dia selalu egois, biarkan dia merasakan balasan untuk semua yg pernah dia lakukan dulu..


"Pah, Apa Papa tidak ingin meminta maaf pada asisten Tuan Davin yg telah Papa lukai?


"Papa sangat malu, atas semua yg terjadi.. Asisten Tuan Davin juga memiliki kekuasaan yg hampir sama dengan Tuan Davin, jika Papa di beri kesempatan untuk bertemu, tentu Papa akan minta maaf padanya atas semua yg telah Papa lakukan..


"Papa bisa mengatakannya pada Rita, Rita adalah istri Tuan Bobby, Asisten Tuan Davin, "Tutur Fiola memegang bahu Rita sambil melihat kearah Tuan Felix..


"Apa? kamu Istri Tuan Bobby? "Ucap tuan Felix terkejut, "maafkan saya dulu telah membuat suami kamu terluka dan harus mengalami koma, saya terlalu memanjakan kakak Fiola hingga membuat mata saya tertutup..


"Om, saya memang keceawa dengan apa yg anda lakukan, saya harap anda bisa berubah, dan benar- benar menyesali semua kesalahan yg pernah anda lakukan.."Tutur Rita menjawab


"Maaf waktu besuk sudah habis, "Ujar salah satu petugas yg berjaga..


"Pah, nanti Ola kesini lagi, jaga kesehatan Papa, jangan banyak pikiran..Ola pamit dulu, "Ujar Fiola berpamitan


"Fio..kamu kesini bawa kendaraan? "tanya Rita..


"Tidak, aku kesini naik taxi online..


"Yasudah pulangnya bareng aku aja, kita kerumah Diana, disana juga ada Rina, "tawar Rita..


"Boleh deh..Vino juga bilang mau kerumah Tuan Davin, mungkin sekarang Vino juga sedang berada disana..


.

__ADS_1


.


.


.


 


...........Kediaman Anggara...........


 


"Loh kok kalian bisa barengan "tanya Diana saat Rita dan Fiola masuk kedalam rumahnya..


"Tadi aku ketemu Fiola di Kantor polisi..Fiola juga sedang menjenguk Papanya, Ya sudah kita barenga saja kesini.."saut Rita..


"Oh...Oya Fio, Vino juga berada disini, "Ujar Diana memberi tahukan pada Fiola, jika kekasihnya berada di ruangan kerja dengan Davin..


"Loh, Sayang kamu disini juga, "Ujar Vino keluar dari ruangan Davin karna mendengar suara yg sangat ia kenal..


"Tadi aku bertemu Rita di Rutan, jadi ya bareng aja sekalian kesini,


"Yasudah Kamu ngobrol saja dengan teman-temanmu, aku ada pekerjaan dengan Davin di ruangan kerja,


"Bob, ayo Davin sudah menunggu mu, "ajak Vino menyuruh Bobby agar ikut dengannya.


.


.


"Tuan, Burton menyuruh empat pembunuh bayaran untuk melenyapkan Nona Rina, dan Carlos sekarang sedang mencari Nona Rina juga, namun tujuan Carlos bukan untuk menyakiti Nona Rina, tujuannya kali untuk meminta maaf, dan ingin memperbaiki semua kesalahan yg pernah di lakukannya dulu, saya rasa jika perjodohan Carlos gagal Burton akan mengerahkan lebih banyak lagi orang suruhannya untuk mencari keberadaan Nona Rina, "Lapor Jody, menceritakan semua rincihan info yg ia dapat..


"Kenapa mereka begitu mudah mempermainkan nyawa, aku tidak habis pikir dengan pemikiran pendek mereka, "Tutur Davin menyayangkan tindakan yg di lakukan Burton..


.


.


.


.


.Tempat lain..


"Bodoh-bodoh...hanya menangkap satu orang wanita saja sampai sekarang kalian belum juga berhasil, dasar bodoh.."Ucap Burton marah saat anak buahnya kembali tanpa membawa Rina..


"Dad..Kenapa daddy tidak mau melepaskan Rina, selama ini Rina sudah berbaik hati mencabut semua laporannya untuk keluarga kita, sudah lepaskan dia, dia tidak salah..setelah kejadian lima tahun yg lalu Rina tidak pernah menampakan dirinya di hadapan kita lagi, tapi kenapa Daddy berniat ingin melenyapkannya.."Ujar Kendra membujuk Daddynya untuk melepaskan Rina..


"Karna jika dia masih hidup, dia akan menghancurkan semua rencanaku, Carlos akan selalu mencarinya, tapi jika wanita itu mati Carlos juga akan berhenti mencari wanita itu, dan Carlos akan membuka hatinya untuk wanita lain, dan rencanaku untuk menjodohkannya akan berjalan dengan lancar tanpa ada bayangan-bayangan wanita itu.."Jawab Burton


"Tapi Dad, Rina tidak salah dalam hal ini, seharusnya Daddy yg lebih meyakin kan Carlos bukan malah ingin melenyapkan Rina, "Bela Kendra untuk Rina, walau bagaimana pun hingga sekarang Rina adalah orang yg Kendra sukai, walau pun tidak akan dapat ia miliki,


"Wahhh....ternyata kau masih sangat peduli padanya, walau pun wanita itu tidak pernah perduli pada mu, kau memang bodoh, wanita itu telah menghianatimu, tapi kamu masih memperdulikannya, kau memang luar biasa, selain kau tidak bisa melakukan apa-apa, kau juga adalah orang yg sangat bodoh..


"Dad, Rina tidak pernah menghianatiku, Carlos lah yg telah merusak masa depannya, harusnya Daddy malu mengatakan jika Rina penghianat, karna semua ini ulah Putra kesayangan Deddy yg membuat Rina menjadi seperti sekarang..

__ADS_1


"Tutup mulutmu Kendra! aku selalu memberi apapun yg kau inginkan walaupun kau tidak pernah membuat ku bangga, tapi kenapa kau selalu membuat ku kesal, apa tidak bisa sedikit saja kau menyenangkan ku,?


"Jika Daddy berani menyentuh Rina, aku akan membatalkan perjodohan ini, "Ujar Carlos tiba-tiba datang menghampiri Ayah dan Kakaknya..


"Carlos sejak kapan kau datang?


"Itu tidak penting..Jika Daddy berani menyentuh Rina sedikit saja, maka jangan salahkan aku akan membatalkan pernikahan ini..


"Jadi kau sudah siap untuk menikahi Putri Tuan Emran? kau memang putraku yg selalu membanggakan ku, "Ujar Burton lalu memeluk Carlos, "Baiklah Daddy akan membatalkan rencana Daddy untuk menghabisi wanita itu, asalkan kau berjanji tidak akan mengacaukan pernikahan ini..


"Aku berjanji, asalkan Daddy juga berjanji tidak akan mengusik atau mengganggu Rina lagi. "jawab Carlos membuat perjanjian dengan Ayahnya..


"Oh tentu saja Nak, Kebaikan dan keburukan Wanita itu ada di tangan mu, jika kau berulah wanita itu yg akan mendapatkan balasannya.."


"Kalian berdua memang pantas menjadi pasangan Ayah dan putra, "Ujar Kendra lalu pergi meninggalkan Ayah dan adiknya..."Ya mungkin dengan Carlos menikahi putri keluarga Emran, Daddy akan sungguh-sungguh melepaskan Rina, dan hidup Rina juga akan tenang jika Daddy tidak mengganggunya lagi.."Gumam Kendra masuk kedalam kamarnya..


"Tok-tok-tok..


Ceklek...


"Untuk apa kau datang ke kamarku? "tanya Kendra tak suka akan kedatangan Carlos ke kamarnya


"Apa kau tidak ingin mengundangku masuk kedalam kamarmu,


"Tidak, jika ada yg ingin kau katakan, katakan sekarang masih ada yg harus aku lakukan..


"Apa kau sudah menemukan Rina?


Kendra ternyenyum menyeringai.."Menemukan atau tidak itu bukan urusanmu, dan aku tidak ada kewajiban untuk memberi tahumu,


"Bagaimana keadaannya? "Tanya Carlos tanpa memperdulikan ucapan tidak suka Kendra terhadapnya..


"Bukan kah kau lebih pintar dari ku, kenapa kau tidak mencari tahu sendiri, bukankah kekuasan yg kau punya dapat lebih mudah mendapatkan info apa pun..Pergi dari kamar ku, dan ingat satu hal, jangan pernah berani kau menyakiti Rina lagi, jika itu terjadi, kau akan berurusan dengan ku, "Kendra menutup pintu kamarnya setelah memberi peringatan kepada Adiknya...


.


.


.


.


 


.........Kediaman Anggara.........


 


Setelah pembahasan masalah Rina, Davin Bobby Vino dan Radit, berkumpul di Ruang makan, dan tak lupa empat wanita yg setia selalu ada menemani mereka, mereka makan siang bersama, dengan adanya masalah-masalah belakangan ini membuat persahabatan mereka semakin erat,


"Sayang Bagaimana keadaan Papamu? "tanya Vino di tengah-tangah makan siangnya..


"Baik.... Eumm..Tuan Davin, Tuan Bobby, Papa menitipkan maaf untuk kalian, Papa telah menyadari kesalahannya, "Tutur Fiola sedih, Fiola ingat kembali dengan kondisi Papanya Yg terlihat kurus,


"Tuan Felix menyakiti Bobby, yg berhak memaafkannya Adalah Bobby, "Jawab Davin tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan di hadapanya..

__ADS_1


"Sayang, sudah kamu lanjutkan makan mu, nanti kita bahas lagi setelah selesai makan, "Ujar Vino menyesal telah menanyakan tentang Tuan Felix di tengah-tengah makan siang bersama..


__ADS_2