TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Rumah Baru


__ADS_3

"Mari Nyonya...saya akan membuka pintunya dengan gerak cepat Diana membuka rumah barunya tersebut..


Dengan mulut terbuka lebar kelurga Diana menatap takjub isi rumah tersebut...


"Ya. ampun kak...ini beneran rumah baru kakak ..? "Tanya Lina polos


"Sstt dek..Diana menempelkan telujuknya di bibir agar membuat adiknya diam..


"Diana. semoga kamu suka dengan rumah ini,dan saya berharap kamu betah tinggal disini, Dan ya.. calon besan,semoga kalian juga betah ya tinggal disini.."ucap Nyonya Jasmine


Setelah masuk semua berkumpul di ruang tamu membicarakan pernikahan Diana dan Davin. Percakapan mereka terhenti saat kedatangan seseorang.


"Selamat pagi menjelang siang semuanya ..apa saya terlambat? "Sapa Tuan Gunanwan.


"Tu-Tuan Anggara? Tuan kesini juga "ucap Bu Mina tak percaya.


"Tentu saja saya harus datang..kita akan membicarakan masa depan anak kita.."jawabnya santai


"Ah iya Tuan silahkan duduk, "Bu Mina Mempersilahkan Tuan Anggara untuk duduk.


Diana pun pergi ke dapur untuk membuat minuman..walau pun tempat baru namun tak sulit untuk Diana mencari bahan_bahan untuk membuat minuman, karna di dalam rumah baru Diana, Nyonya Jasmine sudah menyiapkan semuanya..


Tak lama minuman pun selesai di buat. Diana membawanya ke ruang keluarga,setelah sampai Diana memberikan kepada semuanya mereka membicarakan pernikahan yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi, semua telah sepakat pernikahan Diana dan Davin akan di selenggarakan di Gedung yg di pilih oleh Nyonya Jasmine.


Tak terasa waktu makan siang pun tiba..mereka pun makan bersama di meja makan yang sudah tersedia, dengan lauk pauk yang sengaja di sediakan oleh orang suruhan Nyonya Jasmine..


Dengan antusias Lina menghampiri meja makan.."Wahhh kak makanan ini terlihat begitu lezat.." Ucap Lina .


"Sstt ..tidak bisa kah kau bersikap sopan sedikit, "berbisik Diana agar Nyonya Jasmine tidak mendengarnya...


"Ya sudah ayo kita makan, nanti keburu dingin masakannya jadi tidak enak, "Nyonya Jasmine mulai mengambil nasi dan lauk pauknya. dan di ikutin dengan yang lainnya.


Setelah selesai makan nyonya jasmine dan Tuan Gunawan berpamit untuk pulang..


"Baiklah Mina. Rasyid .saya pamit pulang dulu semoga kalian semua betah di tempat baru ini.."Ujar Nyonya Jasmine


"Iya Nyonya terimakasih banyak, Nya..kami semua pasti betah tinggal disini.."jawab Bu Mina.


Nyonya Jasmine dan Tuan Anggara pun pergi meninggalkan kediaman Diana..Setelah masuk ke dalam mobil Nyonya Jasmine dan suaminya membahas lagi masalah pernikahan anaknya dan Diana..


"Pah apa Papah sudah menguhubungi Davin lagi,? Apa Papa sudah menanyakan hari apa Davin akan kembali lagi indonesia..? sebaiknya Davin cepet pulang pah, agar Davin dan Diana bisa melakukan Fitting baju, mama mau Diana memakai pakaian yang indah saat waktu pesta.


"Jadi tidak membeli gaun dadakan,mamah takut gaunnya tidak bagus.mama mau mereka pesan jauh_jauh hari dan mencobanya..pas di hari pernikahan nanti tidak ada masalah..


"Mah...kenapa hanya masalah gaun saja yang mamah pikirkan, kita mempunyai banyak kenalan_ kenalan butik terkenal jadi mamah tidak usah khawatir soal itu.."Saut" Tuan Gunawan.


"Sekarang kita fokus pada Davin saja, untuk yang lain kita serahkan saja kepada Sam, biarkan dia yang mengurus semuanya.kita hanya fokus kepada putra kita.dan meyakinkan dia dengan pernikahan ini..


"Iya Papa benar..anak itu susah sekali di hubunginya mamah jadi kesel di buatnya.."Ujar Nyonya Jasmine


.


.


.


.


.

__ADS_1


.........*K**ediaman Anggara*...........


Tak lama Nyonya Jasmine dan Suaminya pun tiba di kediamannya....


Nyonya Jasmine langsung mengambil benda pipih di dalam tasnya..langsung menekan nomor sang putra..


Tut _tut _tut _tut...


Satu kali.dua kali masih tidak ada jawaban,yang ke tiga kali barulah ada sautan dari sebrang sana..


"Halo mah..ada apa?


"Kamu ini kemana saja, Vin? mamah menghubungi mu dari kemaren,tapi kamu tidak jawab panggilan telphone mama ,kenapa? apa kamu tidak menganggap mamah mu lagi hah.." Ucap Nyonya Jasmine keras, saat Davin mengangkat panggilan telphonenya..


"Maaf kan Davin mah..Davin sibuk..


"Mamah nggak mau tau pokonya lusa kamu harus segera kembali kesini, tidak ada alasan atau bantahan, mengerti kamu..


"Tapi mah....


Tuutt_tuuuttt,


Nyonya Jasmine memutuskan sambungannya tanpa mendengar jawaban dari Davin...


.


.


.


.


.


"Oh shiit.. Ada apa dengan mamah? selalu menginginkan hal _hal yang tidak terduga..bagaimana aku bisa pulang lusa.sedangkan pekerjaan ku saja sangat banyak, huh sabar Vin dia adalah Ibu mu kamu harus sabar, "Gumam Davin.


.


.


.


.


Di ruangan kerjanya Tuan Anggara berbicara dengan orang kepercanyaannya untuk mengirimnya ke singapore untuk menggantikan Davin, mengurus perusahan yang sekarang di pegang putranya tersebut.agar Davin bisa cepat kembali ke tanah air,sesuai dengan ke inginan sang istri..


"Apa Papa sudah menyuruh orang untuk menghandle perusahan Davin di singapore? "Nyonya Jasmine bertanya.


"Sudah nanti malam orang suruhan Papa akan berangkat..


"Baiklah kalau begitu Mama mau istirahat dulu..


.


.


.


.

__ADS_1


.


........Kediaman Diana........


"Ya tuhan ini seperti mimpi aku bisa tinggal di rumah semewah ini ,semoga dengan aku menikah dengan Tuan Davin,akan membuat Ibu,Ayah,dan Lina bahagia..aku rela dengan apapun yang akan terjadi kedepannya dengan ku,asalkan aku bisa melihat Ayah,Ibu,dan Lina bahagia.."Ucap Diana pelan.


"Tok _tok_ tok..


Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Diana.


"Kak, apa kakak sedang tidur,? "tanya Lina di balik pintu..


"Tidak dek, masuk saja..


"Waahh kak, kamar kakak lebih besar dari kamar ku, kaka benar _benar beruntung memiliki calon mertua yang baik dan kaya seperti Nyonya Jasmine.


"Apaan sih Dek. kamu ini kalau bicara hati_hati kakak nggak mau jika keluarga Tuan Anggara menilai buruk keluarga kita. dengarkan kakak, jika kamu sedang bicara dengan orang lain pikirkan apa yang ingin kamu sampaikan,jangan asal bicar ya.."Diana menasehati Adiknya


"Iya kak maaf kan aku..aku hanya saja sangat bahagia. aku tidak pernah bermimpi bisa tinggal di rumah seperti ini, aku sangat senang kak,maaf kan aku kak "Lina menundukan kepalanya.


"Hmm, Diana mengusap rambut sang adik, ya sudah, yang sudah biar lah berlau, kakak tau kamu anak yang baik, namun kedepannya bersikaplah lebih baik lagi Ok..udah dong jangan sedih gitu, "dengan senyuman Diana berbicara dengan adiknya tersebut,


"Sekarang ceritakan pada kakak bagaimana kamar kamu ? apa kamu suka dengan kamar baru mu..? apa saja yang kamu sukai di rumah ini? " Sambung Diana agar adiknya tak merasa bersalah lagi..


Dengan antusias lina berkata, "Aku suka dengan semua yang ada disini, kakak tau di belakang ternyata ada kolam berenangnya terus ada taman juga, pokonya semua yg ada di rumah ini indah dan bagus,aku suka dengan semuanya..apa kakak juga menyukainya?


"Tentu saja kakak menyukai semua yang ada disini, kakak yakin nanti malam kakak akan tidur dengan lelap, karna kasur ini sangat empuk dan nyamaaaannn "Diana merebahkan tubuhnya di kasur yg saat ini di dudukinya..


"Iya kakak benar, aku juga sama,dan kakak tau tidak?isi lemariku sudah terisi dengan baju_ baju bagus dan seragam_seragam sekolah..ada sepatu tas semuanya ada, dan semuanya baru kak.nyonya jasmine bener benar baik sekali ya kak."Puji Lina kepada Nyonya Jasmine..


"Iya kamu benar, nyonya jasmine seperti malaikat, dia datang di saat kita membutuhkannya.


"Iya kakak benar..


"Ya Sudah kak. kakak istirahat ya, aku juga mau istirahat mau nyobain bobo di kasur mahal he he "lina tersenyum samabil berjalan..


"Ya sudah sana bobo yang nyenyak yak..


Setelah kepergian Lina, Diana kembali bergumam


"Terima kasih tuhan.ngkau telah mengirim Nyonya Jasmine kepada keluarga kami."Batin Diana berkata..


.


.


.


.


.


.


.


.


**Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak yak***...


__ADS_2