TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Meminta bantuan


__ADS_3

"Tuan..Nona Fiola tidak ada di indonesia, Nona Fiola sedang berlibur ke luar negeri, info yg saya dapatkan, jika Nona Fiola akan kembali minggu depan, "Ujar Bobby melapor pada Tuannya..


"Shitt..


"Harapan ku, hanya wanita itu, sekarang dia tidak ada, "jawab Davin frustasi..


"Tok_Tok_Tok


Suara ketukan pintu membuat Davin dan Bobby memberhentikan percakapan antara mereka..


"Tuan.. Ada-


"Halo broo, Apa kabar? "Ujar Vino yg menerobos masuk ke dalam ruangan Davin,


Feby yg melihat tamu Davin masuk, tanpa di persilahkan terlebih dahulu, tidak menerus kan kata_katanya, Feby lebih memilih menutup pintu ruangan Davin dan kembali ke ruangannya..


"Haii..Ada apa dengan mu, Wajah mu seperti sedang banyak pikiran, Apa istri mu membuat mu kelelahan setiap malam,? "goda Vino bicara vulgar pada Davin, yg di sebelahnya ada Bobby.


"Bagaimana dia bisa membuat ku kelelahan, jika sekarang saja dia terbaring di rumah sakit, "jawab Davin pelan. sedih mengingat keadaan istrinya sekarang..


"Kenapa istri mu bisa terbaring di rumah sakit? Apa kau membuatnya bergadang sepanjang siang dan malam hingga dia kelelahan dan sakit, " Vino masih menggoda sahabatnya tersebut.


"Kau sendiri kenapa kesini tanpa teman siang malam mu .. kemana teman siang malam mu itu,? Apa dia tidak mengikuti mu kesini.."Ujar Davin yg membalas godaan sahabatnya.


"Sialaan..."Vino melempar bolpoin yg ada di meja tepat ke kepala Davin.


"Aw.. Hey kau melukai ku.."Ujar Davin yg merasa sakit terkena lemparan balpoin yg di lempar sahabatnya tersebut.. Aku hanya bertanya, kenapa kau melukai ku, "Davin melihatkan wajah sedihnya.


"Cih kau terlihat menggelikan jika seperti itu "Ucap Vino yg melihat wajah Davin, di buat memelas, Belakangan ini Radit sibuk dengan bisnis barunya, "Jawab Vino santai


"Aku pikir sibuk dengan teman baru siang malamnya yg lain, "Ujar Davin menggodanya, lebih kepada mengejek Vino..


"Huh ..Kau pikir ada yg ingin berteman dengannya, selain aku,? "Vino menyombong kan diri


Davin hanya mengangkat bahunya, mendengar ucapan sahabatnya tersebut.


"O ya bro, kenapa istri mu masuk rumah sakit? "Tanya Vino serius..


"Istriku, baru melakukan operasi kemaren malam, karena Asam lambung kronis, "Ucap Davin sedih..


"Bagaimana bisa kau membuat istri mu sakit.! Apa kau tidak pernah, memberinya makan,


"Apa aku semiskin itu, tidak memberinya makan, Sekarang lebih baik Kau pergi dari sini, kau hanya menggau ku saja "Usir Davin kesal pada sahabatnya itu, yg tidak bisa di ajak bicara serius..


"Ok..ok, aku serius..sejak kapan istri mu di rawat? kenapa kau tidak mengabari, aku atau Radit?


"Tidak, aku hanya takut kedatangan kalian hanya akan membuat istri ku sakitnya bertambah parah, "Ujar Davin sekenanya...


"Heyy....Kau pikir Aku dan Radit parasit, bisa membuat istri mu, tambah parah, "Teriak Vino


"Ok Aku serius sekarang, Saat ini aku sedang melakukan kerja sama dengan FF Group, Namun-


"Wah..Bagus dong, FF Group pasti sangat berpengaruh pada Anggara Group, bukan.! "Ucapnya memotong kalimat Davin.


"Tidak seperti yg kau bayangkan, FF Group terang_terangan akan menghancurkan Anggara Group, jika aku menolak menikah dengan putri dari Direktur utama FF Group.


"What.. Are you serious? "Tanya Vino terkejut


"Ya aku serius..aku sekarang sedang mencari solusi dari semua ini,


"Apa mereka tidak tau, jika kau sudah menikah?


"Aku sudah mengatakannya pada mereka, namun mereka tidak peduli, bahkan Tuan Felix, memberi pilihan untuk ku, menceraikan istri ku, perusahaan aman, memilih mempertahan kan istriku, perusahaan yg akan menjadi taruhannya, "Jelas Davin, yg mulai frustasi, Davin pikir dengan kehilangan kerja sama dengan FF Group akan membuatnya tenang, karna menjauh dari dua wanita merepotkan itu, nyatanya Dia malah mendapat masalah yg lebih serius..


"Aku akan menghubungi Radit, Dia paling mengerti jika masalah bisnis rumit seperti ini "Ujar Vino, yg mulai bisa serius..


Tut_tut_tut


"Dit kau dimana? "Vino bicara saat panggilan tersambung.


"Aku di kantor, Ada apa?

__ADS_1


"Datanglah ke Anggara Group, ada sedikit masalah dengan Davin, "jawanya serius..


"Ada apa dengan pria dingin itu? Aku masih ada meeting nanti siang, Apa ini sangat urgent?


"Jika ini tidak urgent, apa pria dingin di sebelah ku ini akan membiarkan aku menghubungi mu,


"Baiklah, Aku akan membatalkan meeting ku bersama Klien ku, demi si pria dingin yg telah kembali, "Ujar Radit di sebrang sana..


"Heii..Apa yg kau katakan, Aku tidak meminta mu untuk datang, yg meminta mu datang adalah teman siang malam mu, "Ujar Davin berteriak tepat di telinga Vino..agar terdengar oleh Radit di sebrang sana..


"Hey bodoh kau merusak kendang telinga ku, "Ucap Vino memegang telinganya yg terasa sakit, mendengar teriakan Davin.


Radit yg berada di sebrang sana tersenyum mendengar sahabatnya berdebat, ini yg mereka rindukan, terhadap Davin, setelah lama menghindar dari semua sahabat dan keluarganya, sabatnya itu kini kembali lagi,


"Heyy.. Apa kalian akan berdebat terus..! katakan Masalah apa yg membuat, pria dingin itu, ingin meminta bantuan ku, "Ujar Radit memberhentikan perdebatan kedua sahabatnya disebrang sana,


"Berangkatlah sekarang kau akan tau, permasalahannya nanti, "jawab Vino, lalu memutus sambungannya,


.


.


.


.


.


.


.


Kediaman Tuan Felix..


Pah, bagaimana, apa Davin mau menerima aku dan menikah dengan ku? "tanya Fiona setelah bertemu dengan Tuan Felix.


"Kita lihat beberapa hari kedepan ya sayang, Davin belum menjawab keinginan kita..


"Sabar sayang, sini ada yg papa ingin beri tahu pada mu, penting.!


"Hal Apa yg ingin papa bicarakan pada ku, "Tanya Fiona setelah duduk di sebelah Tuan Felix.


"Apa kamu yakin menginginkan Davin? "tanya Tuan Felix serius..


"Kenapa papa menanyakannya lagi, hah, Aku malas bicara dengan papa "Ujarnya memalingkan wajah dan melipat kedua tangan di dadanya.


"Bukan maksud papa, membuat mu marah, hanya saja, Tuan Felix diam sesaat, Davin sudah menikah "ucapnya hati_hati tidak ingin menyakiti sang putri..


"Apa, sudah menikah? kenapa Papa tidak bilang pada ku sejak awal, "Ucapnya kecewa terhadap papa lnya..


"Papa pun baru mengetahuinya kemaren sayang, jika papa tau sebelumnya papa tidak akan mengirim kamu dan Fiola untuk mendekatinya,


"Tapi aku sudah terlanjur menyukainya, aku menginginkan Davin, aku mau Davin menjadi milikiku, "Ujarnya yg tak ingin tau tentang status Davin.


"Baik, papa akan membuat Davin meninggalkan istrinya, dan menikah dengan mu, beri papa waktu beberapa hari untuk membuat Davin, memilih mu dan meninggal kan istrinya itu, "Ujar Tuan Felix meyakin kan putri sulungnya.


"Ok. tapi papa harus berjanji pada ku, jika Davin akan meninggalkan istrinya dan menikah dengan ku,


"Papa berjanji..apa pun yg putri papa ingin kan akan papa berikan, "Jawabnya tanpa ragu.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


....Anggara Group....


"Tuan Felix tidak pernah main_main dengan ucapannya, "Ujar Radit yg telah berada di ruangan Davin..


Setelah Radit sampai di Anggara Group, Davin menceritakan permasalahannya dengan Tuan Felix kepada Radit, bahwa kedua putri Tuan Felix menyukai Davin, itu yg membuat Tuan Felix, mengancam akan menghancurkan Anggara Group, karena Davin menolak kedua putrinya tersebut..


"Jika aku yg di posisi mu, aku akan sangat bahagia, di cintai dua wanita cantik dan sexy, "Ujar Radit bercanda, di tengah_tengah pembahasan serius..


"Huh..Davin membuang nafasnya pelan jengah terhadap kedua sahabatnya tersebut,


"Pergilah dari kantor ku, aku tidak membutuh kan bantuan kalian, "Usir Davin yg tidak suka membuang waktunya hanya untuk bercanda.


"Hai kau ini, Kau terlalu serius, jangan terlalu serius, itu akan membuat mu cepat lebih tua, "Sergah Vino, yg mulai mengerti, kebosanan sahabatnya tersebut..


"Ok. Aku serius, kenapa kau tidak mengadakan meeting dengan investor_investor sebelum si Felix melakukannya, Aku yakin, langkah pertama yg di ambil oleh Felix, membuat semua investor beralih padanya, karena itu akan membuat mu mengalami kerugian yg sangat besar, dan membuat mu tidak memiliki pilihan.


"Atau kau hubungi Papa mu, minta bantuannya, untuk menyelesaikan masalah ini, Aku yakin, Om Gunawan bisa memecahkan masalah ini, "Ujar Radit serius..


"Aku tidak ingin melibatkan papa ku, Dia pasti kecewa pada ku, jika dia tau perusahaannya sedang mengalami masalah,


"Maka dari itu, sebelum Felix memulai rencananya, kau harus bergerak terlebih dahulu, Papa mu solusi dari semua ini, aku yakin, "Ucap Radit penuh keyakinan.


"Aku akan menyelesaikan ini sendiri, tanpa melibat kan Papa ku, "Ujar Davin keras,


"Maaf Tuan, yg di sampaikan Tuan Radit itu benar, "timpal Bobby yg gemes melihat Tuannya keras kepala, "Tuan Gunawan lebih berpengalaman dalam masalah ini, "Ujar Bobby ikut bicara di tengah_tengah sahabat Tuannya tersebut,


"Akan ku pikirkan, "Ujar Davin yg masih pada pendiriannya.


"Tapi Tuan, beberapa investor sudah menarik sahamnya, dari Anggara Group, mereka lebih tertarik dengan yg di janji kan FF Group, yg memberi keuntungan dua kali lipat dari Anggara Group,


"Sial Dia benar_benar membuktikan ucapannya,.. Dia bekerja lebih cepat dari yg ku duga


"Betul Tuan, "Bobby pun melihatkan harga saham saat ini, dan benar saja harga itu turun hingga 50%,


"Kurang ajar, Davin menggempalkan tangannya, hingga urat_urat di tangan terlihat, rahangnya pun mengeras, terlihat jelas kemarahan pada dirinya,


"Baiklah, jika dia ingin bermain_main dengan ku, Aku akan melayaninya. b"Ujar Davin dingin..


Glek.. Vino menelan Salvianya, saat melihat wajah sahabatnya yg sudah memerah menahan marah,


Radit menepuk pundak Davin, "Kami akan selalu ada untuk mu, katakan apa yg harus kami lakukan? "Ujar Radit serius..


"Dulu aku membuat perjanjian dengan kedua putri Tuan Felix, aku akan gunakan kedua perempuan itu "..


"Buat Fiola kembali, Aku akan membuat perjanjian denangnya, Aku akan menggunakan cara yg sama dengan Yg di gunakan oleh Felix..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.Jangan lupa tinggalkan jejak nya ya..

__ADS_1


__ADS_2