TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
menjalankan rencana.


__ADS_3

"Tuan Davin..Teriak Fiola yg tak sengaja melihat Davin, Di loby FF Group.


"Fiola yg hendak menemui Ayah nya di kantor , datang ke Gedung FF group , untuk menumpah kan kekesalan nya terhadap Ayah nya,, karna ingin menikah kan Fiona sang kakak dengan Davin, orang yg di sukai nya,


"Nona Fiola, Apa kabar..! cukup lama saya tidak melihat anda, "Ucap Davin basa basi..


"Benar Tuan, kebetulan saya baru kembali dari Swiss. semalam saya baru tiba,


"Oh kebetulan sekali ya kalau begitu,


"O ya..Apa yg Tuan Davin lakukan di sini? "Tanya Fiola.


" Itu ..Saya ingin menemui Nona Fiona


Fiola menggempalkan tangan nya, saat mendengar Davin ingin menemui saudara nya tersebut, Ada perlu apa Tuan Davin ingin menemui Fiona, "Selidik Fiola.yg sudah mulai kesal,


"Saya hanya ingin meminta tanda tangan nya, "Ujar nya santai,


"Hanya tanda tangan, "Selidik nya kembali.


"Iya Nona, saya hanya ingin meminta tanda tangan, tapi karna saya bertemu dengan Nona Fiola disini, Apa saya bisa meminta tanda tangan dari Nona Fiola saja,? bukan kah sama saja, Nona Fiola juga salah satu pemegang saham FF Group, "Ucap Davin memulai rencana nya.


"Tentu saja Tuan, mari ikut saya keruangan saya. "Ajak Fiola antusias..


"Ok tersenyum Davin, sedikit lagi wanita ini akan masuk kedalam perangkap mu. gumam nya menyunggingkan senyum kemenangan


"Nona Fiola, Apa Nona Fiola tidak keberatan, jika kita membicarakan ini sambil meminum kopi, sepertinya kita juga sudah lama tidak berbincang, "Ujar Davin, ingin segera pergi dari Gedung tersebut, agar tidak di ketahui oleh Tuan Felix


"Oh tentu tidak Tuan, "mari kita cari Caffe yg nyaman untuk mengobrol,


"Mari Nona, "Davin mempersilahkan Fiona berjalan terlebih dahulu..


"Bagaimana perjalanan anda di Swiss Nona, Apa menyenangkan.! "Davin memulai percakapan dengan Fiola setelah sampai di Caffe


"Tentu saja Tuan, "Namun sebelum saya kembali ke tanah air, ada yg membuat saya sedikit tidak nyaman, "Ujar nya melihat Davin..


"Apa yg membuat anda tidak nyaman? "maksud saya, Eum, "maaf bukan maksud saya ingin ikut campur, "Ucap Davin pura_pura merasa bersalah.


"Tuan Davin, Apa Tuan Davin menyukai saudara saya? "Tanya Fiola, yg sedari tadi ingin ia pertanyakan.


"Ha_ha_ha, Nona Fiola kenapa bertanya seperti itu, saya hanya mengagumi saudara anda, Apa mengaggumi bisa di katagorikan mencintai?


"Tidak, bukan seperti itu, Tuan apa papa saya mendatangi anda untuk menjadi kan anda sebagai menantu nya?


"Betul, Tuan Felix mendatangi saya empat hari yg lalu, beliau meminta saya menikahi Nona Fiona, " namun saya belum menjawab keinginan Tuan Felix"Ujar nya bohong.


"Kenapa?


"Karna saya mengingin kan sebuah hubungan tanpa keterpaksaan,


"Maksud Tuan?


"Saya tak dapat mengenal Nona Fiona dengan baik, saya mencari istri yg tidak terlalu, eum, Maaf sebelum nya, menurut saya Nona Fiona sedikit Temperamen, bukan maksud saya menjelekan saudara Nona Fiola, Hanya saja..


"Tuan Davin tidak salah, Fiola memotong ucapan Davin, Fiona memang orang yg keras kepala, bahkan jika ke inginan nya tidak terlaksana, dia akan menggunakan cara apa pun untuk mendapatkan nya, "Ujar Fiola antusias menjatuh kan lawan nya.


"Kalau begitu, Apa yg harus saya lakukan?


"Jika memang Tuan ingin mengenal saya lebih dekat lagi, saya akan membantu Tuan Davin, saya sudah tertarik sejak lama pada Tuan, saya tertarik pada tuan sejak pertama kali berjumpa dengan Tuan, "Ucap nya tanpa rasa malu.


"Wah, apa itu benar ? saya tidak menyangka wanita se cantik dan sebaik Nona Fiola bisa tertarik pada saya, "Ujar nya tersenyum, namun dalam hati sudah merasa jengah


"Cih, Wanita ular, kau pikir aku akan terjebak dalam permainan mu, kita akan sedikit bermain_main kalau begitu, Gumam Davin yg sudah jengah pada wanita yg ada di hadapan nya saat ini.

__ADS_1


Lalu Davin mengisyarat kan matanya pada Bobby agar Bobby memulai rencana nya, agar Davin bisa segera mengakhiri obrolan tak penting nya dengan Fiola.


"Permisi Nona berkas nya, "Ujar Bobby di tengah_tengah obrola serius Davin dan Fiola.


"Biarkan disitu, nanti saya akan tanda tangani "Ujar Fiola, yg lebih tertarik pada obrolan nya dengan Davin,


"Nona bisa tanda tangani terlebih dahulu, berkas_berkas ini, setelah itu kita lanjut mengobrol lagi, "Ucap Davin yg ingin segera mengakhiri pertemuan nya,


"Silahkan, di baca terlebih dahulu berkas_berkas nya, sebelum anda menandatangani nya, "Ujar Davin memberikan Map yg akan di tanda tangani oleh Fiola,


"Tidak perlu, "Ucap nya tanpa membaca Fiola menandatangani berkas_berkas yg di berikan Bobby, Davin dan Bobby tersenyum menang, saat Fiola menandatangani berkas_berkas tersebut.


"Selesai.. "Ucap Fiola setelah selesai menandatangani semua berkas_berkas yg tadi di berikan oleh Bobby.


Bobby pun mengambil, berkas_berkas yg telah di tandatangani oleh Fiola,


"Lanjutkan cerita anda Tuan Davin, "Ucap Fiola, yg sudah tidak sabar untuk mendengar yg akan di sampaikan oleh Davin.


"Maaf Tuan, 30menit lagi anda akan mengadakan rapat, "Ujar Bobby yg mendapat perintah dari Tuan nya.melalu isyarat matanya. Davin ingin segera mengakhiri pertemuan nya dengan Fiola, karna tujuan mereka sudah tercapai..


"Astaga, Saya sampai lupa, jika hari ini ada meeting, karna keasikan mengobrol dengan Nona Fiola, "Ujar nya bohong..


"Nona Fiola saya benar_benar minta maaf, saya harus pergi sekarang, lain waktu kita sambung lagi obrolan kita yg belum selesai, "Ujar Davin berdiri hendak pergi,


"Baik Tuan, hubungi saya jika anda memiliki banyak waktu luang, "Jawab Fiola senang karna Davin akan mengajak nya kembali untuk bertemu,


Davin pun pergi membawa senyuman kemenangan, "Kau tau Bob sebenar nya aku tak tega kepada wanita itu, tapi aku harus melakukan nya, karna mereka semua sangat merepotkan. "Ujar Davin yg sudah berada kedalam kendaraan nya,


"Mereka memang pantas mendapatkan itu semua Tuan, "Jawab Bobby yg sedang mengemudi


"Kau benar Bob..


"Bob, Kita ke rumah sakit, hari ini Diana sudah mendapatkan ijin untuk pulang, kita akan menjemput nya.


"Jam berapa suami mu akan menjemput mu Nak,? "Tanya Bu Mina


"Mungkin sebentar lagi Bu, "Jawab Diana.


"Sayang maaf, apa aku membuat mu menunggu lama, "Ujar Davin yg baru saja tiba.


"Dav kamu sudah sampai,


"Khmm..


"Mari sayang, kita pulang sekarang, Bu_ibu ikut Davin dan Diana ke rumah kami kan? "Tanya Davin, kepada mertuanya,


"Iya Nak, Ibu akan ikut dengan kalian, kerumah mu.


"Ayo..Davin merangkul Diana, mempapah nya, hingga sampai ke parkiran,


Setelah sampai ke kediaman Anggara, Diana disambut oleh semua ART


"Selamat datang kembali Nona Muda, "Ucap Bik Sum senang melihat Nona muda nya telah sehat kembali..


"Terima kasih Bik..


"Sum, apa kabar mu? "Sapa Bu Mina kepada sahabatnya tersebut,


"Ya ampun Mina...aku baik, kamu sendiri bagaimana?


"Aku juga baik,


"Yasudah Ayo duduk biar ku buatkan minum, "Ujar Bik Sum..

__ADS_1


"Sayang kamu, mau langsung ke kamar apa mau disini dulu, "Tanya Davin,


"Aku disini dulu ya,


"Ya sudah, aku ke kamar dulu, Aku ingin mengganti pakaian, setelah itu kita akan makan siang bersama, "Ujar nya membelai rambut Diana..


Diana pun mengangguk sebagai jawaban,


Pukul 12:30 Davin seserta Diana dan Bu Mina makan siang bersama, "Nak setelah ini jangan membuat suami mu khawatir lagi ya, kamu harus menjaga kesehatan, kamu yg harus mengurus suami mu, bukan nya suami mu yg mengurus kamu, "Ucap Bu Mina di tengah_tengah waktu makan siang nya.


"Ketika hendak menjawab ucapan Ibu nya, Diana Reflek melihat ke arah Davin yg terlihat biasa saja,


Davin yg mengerti lirikan istri nya, tersenyum tak bersuara.


Diana pun, memilih diam, tak membalas ucapan Ibu nya,


Bu Mina yg baru teringat aturan saat makan di rumah Anggara, langsung melihat ke arah menantu nya, "Maaf Nak Ibu melupakan aturan saat makan, "Ucap nya tak enak,


"Tidak masalah Bu, "Jawab Davin.


"Ibu tenang saja, Diana akan menjaga pola makan dan menjaga kesehatan mulai sekarang, "Ujar Diana setelah menyelesaikan ritual makan siang nya..


"Harus itu Nak, sekarang kamu punya tanggung jawab mengurus suami mu, jadi harus selalu menjaga kesehatan..


"Iya Bu..tengan aja..


"Bu, Apa Ibu akan menginap? "Tanya Davin, tiba_tiba


"Ibu akan pulang nanti sore, Ayah akan menjemput Ibu setelah pulang kerja nanti, "Jawab Bu Mina.


"Kenapa Ayah, Ibu, dan Lina, tidak menginap saja disini, lagian juga Ibu kan tidak pernah menginap, "


"Tidak Nak, itu akan sangat merepotkan mu,


"Davin malah senang Bu, karna Diana ada yg menemani, jika ibu mau menginap untuk beberapa hari disini.."Ujar Davin.


"Nanti Ibu bicarakan dulu dengan Ayah, ya Nak.


"Davin harap Ayah juga mau, menginap disini untuk beberapa hari, "


"Bu, Davin titip Diana lagi ya, Davin harus kembali ke kantor, masih ada yg harus Davin urus di kantor, "


"Pergi lah Nak, pasti pekerjaan mu terbengkalai, karna beberapa hari ini sibuk mengurus Diana,


"Tidak Bu, hanya masalah sedikit, setelah selesai Davin akan segera kembali, "Ujar nya lalu beralih melihat istri nya..


"Tidak apa kan Sayang, aku tinggal kekantor sebentar, "Tanya Davin..


"Pergi lah, selesaikan urusan mu, cepat kembali jika sudah selesai,


"Kenapa aku harus cepat_cepat kembali? eum aku tau, kamu pasti sangat merindukan ku bukan,? tapi, walau pun kau merindukan ku, kita tidak bisa melakukan apa_apa"Bisik nya di telinga Diana..


"Kau, kau saja belum berangat, tidak mungkin aku sudah merindukan mu, Sudah sana ganti pakaian mu, dan lekas pergi, "Ujar Diana yg sudah malu di goda oleh Davin


"Ok..ok aku akan berganti pakaian setelah itu berangkat,


Bu Mina yg melihat Putri nya di goda oleh Davin hanya menggelengkan kepala nya..


"Bob, Adakan rapat dengan investor_investor kita, Aku ingin mereka semua hadir dalam rapat ini, aku ingin memastikan jika investor yg tersisa, akan mendukung ku, walau Anggara sedang mengalami kerugian,


"Baik Tuan, saya akan segera menguhbungi semua investor_investor untuk menghadiri rapat sore ini..


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2