
"Dav bukankah ini hanphone milik Rina? "Ujar Diana mendapati hanphone sahabatnya tergeletak di bawah jok mobil yg di dudukinya,
"Mungkin Nona Rina tadi menjatuhkan hanphonenya, Sayang.
"Dav, ayo kita putar balik, Rina pasti kebingungan mencari hanphonenya, "Tutur Diana..
"Sayang ini sedikit lagi sampai rumah, biar Radit saja yg mengantarkannya saat dia pulang nanti, "
"Kau mau kan, Dit? "tanya Davin..
"Kenapa harus aku, kau bisa menyuruh pegawaimu untuk mengantarkannya, "Jawab Radit gengsi..
"Baiklah aku akan menyuruh Gerry, dia selalu antusias jika menyangkut urusan Nona Rina, siapa tau Gerry bisa meluluhkan hati Nona Rina, aku akan memberi kesempatan untuk Gerry agar bisa mendekati Nona Rina, "Tutur Davin memanas-manasi Radit..
"Khmm..Biarkan aku yg mengantarnya, lagi pula tempat Nona Rina searah dengan apartemenku, "Ujar Radit tak rela jika Gerry yg akan mengantarnya,
"Dav, bukankah Ger-
"Sayang setelah ini kamu istirahat ya pasti kamu lelah, "Potong Davin saat Diana akan membicarakan periahal Gerry.
"*Ada apa dengan Davin? bukan kah Gerry dua bulan yg lalu di kirim ke singapore olehnya.."Gumam Diana tak mengerti..
"Aishh istri ku yg polos, istriku yg manis, kenapa kau begitu polos hingga tidak dapat mengerti permainanku, "Gumam Davin*.
"Apa kau yakin Dit, aku tidak mau merepotkan mu, "Ujar Davin memancing Radit..
"Tidak....aku akan mengantarkannya nanti, lebih baik kau suruh si Gerry itu melakukan pekerjaan yg lain, "Tutur Radit menjadi kesal terhadap Gerry..
"Ia aku juga berencana untuk menugaskan dia untuk menjaga Nona Rina nanti, "Ujar Davin berbohong..
"Apa menugaskan Gerry, untuk menjaga Nona Rina? kenapa harus Gerry, kau mempunyai banyak pegawai, kenapa harus si Gerry, "Tutur Radit kesal.
"Heii...Kenapa kau kesal, Aku percaya pada Gerry, dia orang yg pintar, dia juga tampan, aku yakin jika Nona Rina sering bertemu dengan Gerry, lama-kelamaan Nona Rina akan tertarik pada Gerry, "Ujar Davin memprovokasikan Gerry..
"Aku-aku tidak kesal, hanya saja aku takut Nona Rina tidak nyaman dengan adanya orang asing di sekitarnya, bukankah tadi kau dengar sendiri jika dia tidak suka berbagi tempat atau dekat-dekat dengan orang asing.."Kilah Radit,
"Ya jika orang asingnya adalah dirimu, Nona Rina pasti akan menolak, "Ujar Davin semakin menggoda Radit..
"Memang ada apa dengan ku? "jawab Radit tak terima.
"Kau dingin, kaku, tidak pernah ramah, bagaimana Nona Rina bisa suka dengan pria sepertimu, "
"Heyy...Siapa juga yg ingin disukai oleh Perempuan tidak tau terima kasih seperti dia, "Kilah Radit..
"Itu hanya perumpamaan, lagi pula kau juga tidak akan mau dengan Nona Rina, "jawab Davin,
"*Terus saja kau berkilah, kau akan merasakan sendiri sakitnya membenam perasan, "gumam Davin, mencibir dalam hati.
.
.
.
.........Apartemen Bobby*..........
"Kamu istirahat ya. aku masih ada urusan dengan Tuan Davin. "Ujar Bobby berpamitan kepada Rita..
"Apa kau akan kembali malam? "tanya Rita yg nggan sendiri di apartemen..
"Ntah lah. jika urasanku sudah selesai aku akan segera pulang, "Jawab Bobby.
"Jangan pulang terlalu larut aku takut sendirian disini, "Tutur Rita yg memang nggan tinggal sendiri..
__ADS_1
"Ia, aku akan segera pulang jika urusan ku telah selesai, baik-baiklah di rumah, "ujar Bobby mencium kening istrinya lalu pergi.
Bobby pun pergi ke kediaman Anggara untuk membicarakan periahal pria yg sudah menghancurkan kehidupan Rina..Tidak membutuhkan waktu lama Bobby pun sampai di kediaman Anggara..
.
.
.
.
...........Kediaman Anggara..........
"Selamat sore Tuan, "Sapa Bobby saat sampai di kediaman Davin.
"Hmm..
"Selamat sore Tuan Vino..
"Sore Bob, "Jawab Vino.
"Bagaimana bob? kita akan mulai dari mana? "tanya Davin..
Drtt-Drtt-Drtt
Suara getaran hanphone Davin menghentikan pembicaraan antara Davin Bobby dan Vino.
"Halo Dit, Ada apa? "tanya Davin saat menerima panggilan dari Radit.
"Vin, sepertinya ada yg tidak beres dengan Nona Rina. Nona Rina tidak ada di tempatnya dan barang yg tadi di bawa olehnya berserakan di depan kosannya, "Jawab Radit disebrang sana..
"Apa kau serius ,Dit? kau jangan kemana-mana kami akan menyusulmu kesana.." ujar Davin cemas, lalu menutup sambungannya.
"Sepertinya pria itu selangkah lebih cepat dari kita, "Ujar Davin kepada Bobby dan Vino..
"Mantan kekasih Nona Rina selangkah lebih maju dari kita, dia sudah menemui Nona Rina, saat ini Nona Rina tidak ada di kosan nya, barang-barangnya pun berserakan di depan kosan "Ujar Davin menjelaskan..
"Astaga, "tutur Vino terkejut dengan penjelasan Davin.
"Tuan, kita harus segera menemukan Nona Rina, kita harus segera mencarinya.."Timpal Bobby..
"Ia kita harus segera menemukan Nona Rina, kalian tunggulah di depan aku akan ingin menemui Istriku dulu.."perintah Davin..
Setelah berizin pada Diana, Davin Bobby dan Vino pun pergi ke kosan Rina..
.
.
.
.
............Kostan Rina..........
"Dit bagaimana? "tanya Davin saat sampai di kosan Rina,
"Ntahlah..Saat aku sampai, barang-barang Nona Rina sudah berantakan disini, dan aku juga tidak dapat menemukannya disekitar sini "jawab Radit cemas,
"Ini pasti ulah mantan kekasihnya, ayo kita harus segera bergerak untuk mencarinya, jika kita terlambat aku takut pria itu akan menyakiti Nona Rina lagi, "Ujar Davin..
"Apa mantan kekasih? jadi yg menyakiti Rina adalah mantan kekasihnya? orang yg ingin melenyapkan Rina adalah kekasihnya? dia orang yg membuat Rina memiliki trauma, "Tanya Radit menggempalkan tangannya marah,
__ADS_1
"Iya...sekarang kita harus segera mencarinya, "tutur Davin..
.
.
.Tempat lain..
"Lepaskan aku, apa yg kau inginkan? "tanya Rina pada pria yg mengejarnya..yg sekarang telah menangkapnya..
"Aku sudah katakan, menjauh dari kota ini, tapi kau masih berada di kota ini, hah.? "Bentak si pria,
Pria yg ada di hadapan Rina sekarang adalah kakak dari mantan kekasihnya sekaligus sahabatnya dulu.,
"Kau tidak berhak melarang ku pergi kemana dan akan tinggal dimana, apa kau belum puas melihat penderitaan ku, kenapa kau tidak membunuhku saja, "ujar Rina menangis..
"Hapus air matamu itu, ******, aku tidak akan membunuhmu, aku akan membuat dirimu sendiri yg akan mengakhiri hidupmu sendiri karna lelah untuk menjalankan kehidupan mu yg tidak berguna ini..
"Apa maksudmu, Kendra? menjauhlah dari ku, aku sangat membenci mu, menjauh dariku, teriak Rina..
"Apa sebegitu tidak menyukaiku, kau, hingga berulang kali menolak ku, kau lebih memilih adikku Carlos, yg telah menggilirmu dengan sahabat-sahbatnya, apa kau memang suka dengan laki-laki agresif, "Ujar Kendra tersulut emosi..
"Aku akan melepaskanmu sekarang, pergilah menjauh sejauh-jauhnya dari kota ini, karna aku tidak ingin Carlos menemui mu atau menemukanmu, "Ujar Kendra melepaskan cengkramannya,
"Kenapa dia harus menemuiku lagi,? aku sudah mencabut laporan keluarga ku, dan keluarga kalian sudah berjanji tidak akan mengganggu keluargku lagi, kenapa kau datang lagi untuk mengancamku , "teriak Rina.
"Karna Carlos telah menyadari kesalahannya, dan dia ingin menebusnya, dan saat ini dia masih mencarimu untuk meminta maaf, seperti halnya aku yg akan terus membayangi kehidupan mu, karna dirimu sampai sekarang aku tidak ingin menerima siapapun, karna penghianatan mu, aku menjauhi semua wanita, kau wanita ******.."Ucap kendra meneteskan air mata.
"Kau gila kendra, aku tidak pernah menghianati siapapun, kau yg mencintai ku kenapa kau menyalahkan aku atas semua yg terjadi di kehidupan anehmu itu. lepaskan aku biarkan aku pergi dari sini, "teriak Rina menangis..
Kendra yg melihat Rina menangis tak tega, " berhentilah menangis, ******. apa kau selalu melakukan ini jika merayu para pria, sehingga para pria dapat terpikat olehmu,
"Aku melepaskan mu sekarang pergilah menjauh sejauh-jauhnya, jangan pernah kembali ke kota ini lagi..aku tidak ingin melihat jasadmu untuk kedua kali.."Ucapnya lalu mendoring Rina untuk pergi..
"Apa yg sebenarnya terjadi Kendra, pada mu? kenapa kau menjadi berubah seperti Psikopat seperti ini? aku tau kau orang yg baik, tapi kenapa kau mencelakai kakak ku, kenapa kau berubah? "tanya Rina
"Itu semua karena kau, kau telah berhianat pada ku, kau berselingkuh dengan adikku, aku membenci mu, dan kau sekarang tau, siapa pria yg kau pilih itu adalah pria ********. Dia menggilir mu dengan beberapa pria, dan dia juga berusaha membunuhmu, itu semua balasan dari tuhan karna kau telah menghiantiku, "Ujar Kendra kembali meracu
"Itu semua omong kosong, aku tidak pernah menghianati siapapun, aku tidak pernah mencintai mu, aku hanya menganggapmu sebagi temanmu, tidak lebih..maka berhenti untuk memanggilku penghianat, "Tutur Rina emosi..
"Tapi kenapa harus adikku yg kau sukai, aku sudah memperingati mu untuk menjauhinya, tapi kau, kau malah mempercayainya, bahkan kau mencintainya, jika saja kau mau mendengarkan ku, kau tidak akan menjadi ****** seperti sekarang, kau akan tetap menjadi Rina yg terhormat Rina yg manis, permpuan yg terhormat, "ujar kendra bicara terkadang lembut terkadang kasar..
"Ada apa dengan Kendra? kenapa dia mempunyai dua sosok yg berbeda? apa dia gila? dia mempunyai dua emosi yg berbeda, dia mempunyai dua emosi yg ganda, aku harus pergi dari sini, sebelum emosinya tidak setabil lagi, "gumam Rina.
"Ya...pergilah yg jauh Rina, sejauh mungkin, jangan sampai Ayahku menemukanmu, Ayah ku saat ini sedang mencarimu, dia ingin melenyapkan mu, pergilah aku menyayangi mu, perasaan ku tidak akan berubah, pergilah aku tidak ingin melihat jasad mu untuk kedua kalinya, " Ujar Kendra.
"Apa ayah mu ingin melenyapkan ku? apa kesalahan ku, sehingga kalian semua mempermainkan nyawa keluarga ku?
"Karna kau, membuat Carlos nggan menerima perjodohan dengan siapapun, Carlos ingin menikahimu, dia mencarimu dua tahun belakangan ini, dia sudah menyadari kesalahannya.Dia ingin menemuimu untuk meminta maaf, dan itu membuat ayah ku menjadi sangat marah, aku mendengar ayah ku bicara dengan orang suruhannya, agar melenyapkanmu, sekarang kau pergi menjauhlah dari kota ini sekarang juga..
"Flasback...
Kendra adalah sahabat sekaligus senior Rina dulu di Universitas, Rina berkuliah di Universitas di jakarta bersama Rina, persahabatan mereka pun sangat dekat, hingga sewatu hari kendra mengajak Rina kerumahnya untuk main..
Dan di waktu bersamaan Carlos juga sedang berada di rumah, Carlos mengambil pendidikan di kanada, dan saat itu Carlos sedang pulang karna liburan semester dari situlah awal Rina bertemu dengan Carlos, Rina jatuh cinta pada Carlos dan Carlos pun membalasnya, mereka behubungan LDR, (Long distance relationship) hingga dua tahun, setelah dua tahun Carlos kembali, beberapa kali ingin menyentuh Rina, namun Rina selalu menolak, karna menurut Rina hubungan tidak harus selalu bersentuhan,
Dan itu membuat Carlos merasa Rina tak mencintainya, akhirnya Carlos memutuskan untuk memperkosanya, namun dia tidak pernah berpikir untuk membunuhnya, namun rasa takut mendorongnya agar melenyapkan Rina saat itu, agar tidak meninggalkan jejak.
Feedback
.
.
.
.Bersambung..
__ADS_1