TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
"Saya Bukan Majikan Mu.


__ADS_3

Dua hari setelah menyampaikan keinginannya pada Davin dan Diana,Tuan Tuan Gunawan dan Nyonya Jasmine berangkat ke paris,"


.


.


.


.


 


...........Bandara..........


 


"Vin..jaga dirimu baik-baik ya nak" sambil memeluk Davin Nyonya Jasmine menangis, mama akan selalu berdo'a untuk kebahagian kalian.berbahagia lah nak, jaga istri mu,sayangi dia Diana wanita yg baik mama yakin kamu dan Diana akan bahagia,, maaf kan mama jika selama ini selalu memaksa mu untuk melakukan hal yg tidak ingin kamu lakukan, semua itu mama lakukan karna mama sangat menyayangi mu "Ujar Nyonya Jasmine.menangis..


Davin pun memeluk kembali Ibunya..


tidak mah, tidak ada yg perlu di maaf kan.Davin yg berterima kasih pada mama karna mama Davin masih bisa bertahan sampai sekarang, Davin pun melepaskan pelukannya ntah kenapa saat ini Davin sangat berat di tinggalkan oleh kedua orang tuanya, padahal selama ini merek selalu selalu tinggal berjauhan.


Nyonya jasmine berganti memeluk menantunya,baik-baik ya sayang, mama titip Davin urus dia, dia memang dingin tapi dia mempunyai Hati yg penyayang..mama berangkat ya jaga diri kalian..


"Mama tenang aja Diana dan Tuan Davin akan baik-baik saja disini, Mama sama Papa jaga diri juga ya disana, hubungi Dian jika sudah sampai,


"Tentu sayang Mama akan selalu bertukar kabar dengan mu.. "setelah menasehati dan memeluk anak dan menantunya


Nyonya jasmine pun pergi menggalkan mereka."


.


.


.


.


Davin mengantar Diana pulang,setelah itu akan melanjutkan perjalanannya ke kantor.


sebelum berangkat Davin berpesan pada Diana. "Tinggal lah di rumah hari ini aku sudah mulai berkerja, Jika kau butuh sesuatu kau tinggal memintanya pada Bi Sum atau yg lain,


"Baik Tuan, "hanya dua kata yg Diana katakan.


Davin pun melanjutkan perjalanannya menuju kantor,dengan di antar oleh asistennya Bobby yg telah sampai di tanah air...


Setelah sampai di Anggara Group" semua mata tertuju padanya, Davin yg memiliki wajah tegas dan dingin,namun tidak mengurangi karismanya yg tampan.membuat semua mata nggan mengedip..semua kariawan disana sudah tau akan Davin, dia adalah pewaris tunggal Anggara group..


Setelah menyapa kariawannya Davin langsung masuk ke ruangannya,,disana sudah banyak dokumen-dokumen,dan map-map yg menantinya, Davin pun duduk dan mulai memeriksa map-map yg ada dengan teliti...


waktu pun tak terasa sudah menjukan waktu makan siang Davin yg memiliki banyak pekerjaan hanya meminta tolong pada sekertarisnya untuk memesankan makanan.tanpa harus keluar ruangannya.


tak lama sekertarisnya masuk,dengan pakaian sexy ,, Tuan ini makan siang anda, "Ujar sekertarisnya tersebut.


Davin yg fokus dengan kerjaan tak mengindahkan sekertarisnya,,


Febby sekertarisnya yg tidak mendapat tanggapan, kembali bersuara, "Tuan saya letakan makan siang anda di atas meja ini ya,

__ADS_1


Davin yg sibuk hanya menyahutinya dengan gumaman.. "kamu bisa pergi sekarang."Ucapnya tanpa menoleh pada Feby


Sekertarisnya pun keluar,,


"Cih dia dingin sekali,berbeda sekali dengan Tuan Gunawan yg ramah dan baik. percuma aku dandan lama_lama, di lirik pun tidak olehnya, "Grutu febby ,saat sudah keluar dari ruangan Davin.


Setelah seharian berkutat dengan berkas-berkas yg ada, Davin pun memutuskan pulang karna waktu menunjukan pukul 16:30


dan akan melanjutkan pekerjaannya di rumah.


Bobby yg sigap langsung mengambil alih tas beserta map-map yg di pegang oleh Davin.


Bobby membukakan pintu belakang pengemudi untuk Davin.Davin pun langsung masuk..


"Maaf Tuan, apa kita akan kesuatu tempat dulu, atau langsung pulang? "Tanya Bobby, karena Bobby tau betul semenjak jadi asistennya di singapore Davin akan lebih memilih ke caffe terlebih dahulu sebelum pulang..


"Tidak, kita langsung pulang,"Jawab Davin santai.


Di dalam Rumah Diana yg sedang menonton televisi mendengar suara derungan mobil, Diana pun langsung keluar untuk menyambut suaminya,walau pun pasangan ini tidak, atau lebih tepatnya belum memiliki perasaan masing-masing, namun Diana akan berusaha menjadi istri yg baik,dan memenuhi kebutuhan Davin,


"Tuan sudah kembali..Diana menghampiri suaminya, kemari saya bantu Diana mengambil alih jas yg di pegang oleh Davin, Davin hanya memandang Diana lalu memberikan jasnya terhadap Diana.


Diana langsung ke kamar menyusul Davin yg beranjak masuk, "Tuan mau mandi dulu, apa mau istirahat dulu "Tanya Diana,,


"Mandi. "Jawabnya singkat.


Diana pun lalu masuk ke kamar mandi menyiapkan air hangat di bath-tub,


setelah selesai Diana keluar dan menyiapkan baju santai untuk suaminya,,


"Silahkan Tuan airnya sudah siap, "Ucap Diana. sopan..


Setelah Diana selesai, melihat Davin masuk kedalam kamar mandi, Diana pun melangkah untuk keluar..


"Tunggu..! Davin menghentikan langkah Diana.."Panggil saya Davin,saya bukan majikan mu. lalu Davin pergi tanpa mendengar jawaban dari Diana.


Diana sibuk memasak untuk Davin,walau pun Bik Sum, dan ART yg lain sudah melarang namun Diana tetap melakukannya, karna memasak adalah salah satu kewajibannya sebagai istri menurut Diana.


Tak lama Davin menuruni tangga untuk pergi ke ruangan kerja,tak sengaja melihat Diana yg sibuk sendiri di dapur, Davin pun menyeritkan dahinya,, "Apa yg kau laku kan disitu? "Tanya Davin yg mengagetkan Diana,


"Sa..saya sedang memasak Tuan saya masak untuk makan malam.."Jawab Diana


"Saya bukan majikan mu. Diana "Ujar Davin cepat


"Ah.. iya. maksud saya, eum..maaf saya harus memanggil anda siapa? "dengan ragu Diana bertanya..


.


"Bicaralah selayaknya keluarga, dan tidak usah berkata formal, panggil apa saja teserah kamu, asalkan jangan panggil saya Tuan,


"Ba, baik..Diana pun bingung untuk memanggilnya dengan sebutan apa yg tepat untuk Davin.


"Kamu tidak usah melakukan itu, di rumah ini banyak asisten, tinggalkan pekerjaan itu, saya tidak ingin mama pulang hanya untuk memarahi ku setelah mendapat aduan,dari orang lain tentang yg kamu kerjakan,,


"Ta ,tapi Tu..eh Dav..."Ucap Diana terbata_bata.."Dari pagi saya tidak melakukan apa-apa,setidaknya masak akan mengurangi rasa jenuh saya selama ada di dalam rumah, "Diana mulai mengeluarkan keringat dingin saat bicara dengan Davin, sebenarnya Diana begitu takut untuk membantah namun Diana benar-benar sangat bosan tidak melakukan apa-apa..


"Huuh..

__ADS_1


Davin menghembuskan nafas kasar, "Hanya sekali sehari tidak lebih, "lalu pergi meninggalkan Diana,tanpa mendengar jawaban Diana,


Di ruang kerja sudah ada Bobby yg telah berkutat dengan pekerjaan yg di bawa pulang tadi dari kantor, bagaimana Bob, sudah beres,? "Suara Davin menghentikan aktivitas Bobby,


"Sedikit lagi Tuan.."Jawab Bobby sopan.


Setelah selesai Bobby undur diri untuk pulang,, Bobby tinggal di apertemen yg sudah di siapkan oleh Davin..


setelah kepergian Bobby Davin melangkah kan kakinya menuju meja makan yg sudah terhidang lauk pauk,,


"Emm .."Diana masih bingung untuk menyapa orang yg ada di hadapannya saat ini..Akhirnya Diana pun menyerah akan kebingungannya akan panggilan yg tepat untuk Davin, mau makan sekarang ?"Tanya Diana kepada Davin.


"Heemm.,hanya gumaman jawaban Davin


Diana pun langsung mengambilkan Nasi serta lauk pauknya..silahkan "Ucap Diana.


"Namun Diana hanya diam tak ikut makan bersama..Davin pun melihat ke arah Diana dan mengerutkan dahinyanya hingga nampak kedua alisnya beradu,..


"Apa kau tidak lapar? "Tanya Davin.yg heran melihat Diana hanya berdiri di hadapannya..


Diana mendongkakan wajahnya melihat ke arah Davin, mata Diana beradu pandang mengunci satu sama lain dengan Davin..


Deg _ deg_deg


Jantung Davin kembali pada mode tidak beraturan,


"Aish. kenapa lagi dengan jantungku, "gumam Davin. yg selalu berdetak kencang saat beradu pandang dengan Diana..


"Makanlah aku tidak ingin kamu sakit, dan mama memarahi ku gara-gara aku tidak memberi mu makan, "Davin bicara masih menggunakan nada dingin,namun tak sedingin dulu. dan langsung mengalihkan pandangannya pada makanan yg ada di hadapannya.


"Baik, Da..Davin, "Ucapnya ter bata-bata


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.Bersambung


Kasih aku semangat ya.tinggalkan jejak


maaf jika banyak typo.


ini karya pertama saya,saya masih bayak belajar dalam menulis.

__ADS_1


mohon memakluminya


selamat membaca**.


__ADS_2