
"Papa? Davin terkejut saat sampai di kediaman nya, karna melihat Papa nya duduk santai di ruang keluarga,
"Papa, Papa kapan sampai,? di mana Mama?Diana langsung menghampiri mertuanya.dan meraih tangan nya, Tuan Gunawan memberi pelukan pada menantu nya tersebut,
"Dua jam yg lalu Papa sampai, Mama tidak ikut, kalian dari mana?
"Dian, dan Davin, dari rumah sakit Pah, habis jenguk Bobby.."Jawab Diana.
"Dasar anak bodoh, kenapa kau diam saja, jika semuaaa
Davin mendelikan mata nya kepada sang Papa agar tak melanjutkan ucapan nya, karna tak ingin membuat Diana cemas,
Tuan Gunawan yg mengerti memberhentikan ucapan nya, Dan mengalihkan topik, menjadi membahas Bobby, "Kenapa kau tak bicara kepada Papa jika Bobby di rawat dirumah sakit,
"Maaf kan Davin Pah, "Ucap nya lirih.
"Sini anak nakal, Panggil sang Papa langsung memeluk Davin, Kau terluka, kenapa kau diam saja, "Ucap Papa Gunawan iba, melihat putra kebanggaan nya berbalut perban di kepala nya,
"Maaf kan aku Pah,
"Sayang, kamu istirahat saja sana, kamu perlu istirahat, kamu pasti lelah, "Ujar Davin menyuruh Diana untuk istirahat..
"Tapi Dav...
"Tidak ada tapi_tapian, dan tidak ada bantahan, sekarang istirahat lah.
"Pah, Dian tinggal keatas ya, "Pamit nya tak enak, karna belum juga mengobrol namun Davin menyuruh nya untuk istirahat..
"Sudah sana, jangan membuat suami mu marah, istirahatkan tubuh mu, jangan terlalu lelah..
"Baik Pah, Dian tinggal ya..Diana pun pergi meninggalkan suami dan mertua nya hendak ke atas,
"Ceritakan, "Ujar Tuan Gunawan saat menantu nya sudah tak terlihat, karna sudah tak sabar
"Davin belum tau pasti Pah, siapa orang yg ingin mencelakai Davin, namun Jody mengatakan jika yg melakukan itu semua adalah suruhan nya Tuan Felix . Davin ingin sekali membuat pelajaran pada Tuan Felix, namun Davin tidak ingin gegabah, karna Davin belum mendapatkan bukti_bukti nya,
"Apa yg membuat Felix ingin melenyapkan mu?
"Huhh..
Davin membuang nafas nya pelan, sebelum menceritakan semua nya..
"Enam bulan yg lalu FF Group datang ingin menjalin kerjasama dengan Anggara Group, Davin menerima dengan tangan terbuka, karna yg Davin tau, FF Group sangat berpengaruh di dunia bisnis..Tapi Davin salah mengartikan masuk dan tujuan Tuan Felix..
Davin diam sesaat, lalu memulai kembali cerita nya.
"Ternyata Tuan Felix ingin mendekat kan putri nya dengan Davin, Davin menolak ke inginan Tuan Felix, Putri pertama nya tak terima, dan mereka mulai menjatuhkan perusahaan Papa dengan menarik investor_investor Papa, dan itu membuat Anggara mengalami ke rugian yg sangat besar, "jelas nya
"Tapi Papa lihat perusahaan sudah stabil lagi, Apa yg membuat perusahaan begitu cepat bisa menutupi kerugian yg tidak sedikit itu, "Selidik Tuan Gunawan..
"Davin membuat Asset Tuan Felix berbalik nama, atas nama Davin, itu Davin lakukan
melalui putri ke dua nya, Davin hanya mengambil hak Davin yg di ambil Tuan Felix, dan Davin juga ingin memberi nya pelajaran, karana Dia sudah berani bermain_main dengan ku. "Cerita Davin panjang lebar, tanpa ada yg tertinggal,
"Karna itu Felix ingin menyakiti mu,? Papa akan membuat dia menyesal karna sudah berani mengusik keluarga kita, "Ucap nya dingin.
"Papa tidak usah khawatir, Davin akan cepat menyelesaikan semua nya, Davin minta tolong sama Papa, rahasiakan ini dari Diana , Davin tidak ingin membuat Diana menjadi cemas.
"Baik, kamu juga harus merahasiakan ini semua dari Mama mu, karna Papa tidak ingin membuat mama menjadi kepikiran dan membuat nya sakit, "Ujar Tuan Gunawan,
"Baik Pah, sekarang Papa istirahat, Pasti Papa lelah, setelah melakukan perjalanan,
"Baiklah, temani istri mu istirahat, Bukan kah Diana masih dalam masa penyembuhan..
"Papa Tau,? Papa tau dari mana jika Diana sakit?
"Papa Tau semua nya, jadi mulai dari sekarang jangan pernah menyembunyikan apa pun dari Papa, "Ujar nya lalu pergi meninggal kan Davin yg masih terbengong, karna merasa shok, dengan penuturan sang Papa.
"Apa Papa juga tau, masalah aku dan Diana beberapa bulan yg lalu,? tapi kenapa Papa diam saja, tidak menegur ku? Gumam Davin
Davin naik ke atas, dan masuk kedalam Kamar nya, melihat sang istri sedang tertidur, Davin masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai mandi dan mengganti pakaian nya, Davin merebahkan tubuh nya di samping Diana, pipi yg beberapa minggu terlihat kurus sekarang mulai berisi lagi, Davin tersenyum, dan mengelus pipi nya,
"Aku janji, kedepan nya aku tidak akan egois lagi, Maaf kan aku pernah menyakiti dirimu, dengan berbuat kasar padamu, Aku mencintai mu, benar_ benar mencintai mu, terus lah disamping ku, hingga tuhan berkat cukup, "Gumam Davin.
"Dav. Diana terbangun..
"Sstt...Tidur lah, maaf, aku mengganggu tidur mu,
Diana menggelengkan kepala nya, lalu memeluk Davin,
Davin pun membalas pelukan sang istri, setelah itu mereka pun tertidur,
Pukul enam sore Diana terbangun, "Eum sudah jam enam, ini sudah sangat sore, "Gumam nya, Diana pun bangun lalu mandi setelah mandi, Diana turun ke bawah untuk menyiapkan makan malam,
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
............Kediaman Tuan Felix................
"Pah, Apa papa yg melukai Davin? "Tanya Fiona saat mengetahui jika Davin kecelakaan. dan terluka,
"Apa maksud kamu, menuduh Papa,?
"Pah, ada yg ingin melukai Davin, untung yg terluka itu asisten nya, bukan Davin, Sekarang jujur pada ku Pah, Apa benar Papa yg ingin melukai Davin,? jika itu memang benar, aku tidak akan memaaf kan Papa, "Ancam Fiona.
"Kamu tenang saja, Papa tidak akan melakukan itu, "Ucap nya bohong..
"Bagaimana mungkin aku akan menyerah kan putri ku pada lelaki berengsek seperti Davin, aku akan membuat Davin menderita, setelah itu melenyapkan nya, karna dia, aku harus kehilangan perusahaan ku, "Gumam nya penuh kebencian.
.............Kediaman Anggara............
"Jod apa kau sudah sampai di rumah sakit,? "Tanya Davin lewat sambungan telphone nya.
"Sudah Tuan, Sekarang saya sedang berada di ruangan Bobby,
"Baik jaga dia, besok kau ikut dengan ku ke kantor , biar Bobby di temani sekretaris ku nanti.
"Baik Tuan, "Jawab Jody disebrang sana..
.
.
.
"Pah, kenapa mama tidak ikut pulang,? aku sangat merindukan Mama, "Ucap Davin setelah selesai makan malam,
"Papa memang sengaja tidak ingin mengajak nya, papa tidak ingin membuat Mama mu cemas, dengan masalah_masalah mu, sekarang apa rencana mu?
"Akan Davin pikirkan, Davin akan membicarakan rencana selanjut nya dengan Jody,
"Tidak Pah, biar Davin yg menyelesaikan ini semua, ini semua Davin yg memulai, jadi Davin juga yg harus memberhentikan nya,
"Jangan membantah Papa, orang Papa sudah bergerak untuk mencari bukti_bukti untuk menjeblos kan Felix ke penjara. Fokus lah pada perusahaan, dan kesembuhan istri mu, Papa tidak ingin mendengar kau menyakiti Diana lagi, kau mengerti..
"Papa tau semua nya, tapi kenapa Papa tidak menegur ku?
"Karna Papa percaya pada mu, dan karna kamu juga mencintai istri mu, maka dari itu Papa tidak ikut campur, tapi jangan kamu pikir Papa diam saja kamu akan mengulangi nya lagi.
"Tidak Pah, Davin, tidak akan mengulangi kebodohan itu lagi,
.
.
.
.
.
.................Anggara Group..................
"Selamat pagi Tuan, "Sapa Jodi, Orang kepercayaan Davin, selain Bobby,
"Heemm.
"Orang yg ingin melukai Tuan, saat ini berada di singapore, Tuan Felix mengirim nya kesana, agar menghilangkan jejak dan bukti,
"Apa dia ber keluarga?
"Iya Tuan, orang suruhan Felix memiliki istri dan satu putri, yg baru berusia tiga tahun.
"Apa mereka ikut ke singapore?
"Tidak Tuan, Istri dan anak nya berada di surabaya,
"Jemput mereka semua, jika mereka menolak maksa, jika perlu seret mereka, "Ujar nya dingin
"Baik Tuan,
"Aku seperti melihat sisi lain, dari Tuan Davin, tidak mungkin kan Tuan Davin akan menyakiti, seorang wanita dan balita, gumam Jody.
__ADS_1
"Aku tidak akan melaporkan laki_laki yg telah melukai Bobby ke pihak yg ber wajib, tapi aku akan membuat dia, merasakan apa yg di rasakan oleh Bobby. bahkan aku akan melakukan lebih dari rasa nya sakit, "Ucap nya yg sudah tak bisa menahan marah..
"Baik Tuan, saya akan berangkat sekarang, Saya sudah menyiapkan beberapa bodyguart. untuk menjaga Nona Muda, dan mengawal Tuan, karna saya takut Tuan Felix akan kembali melakukan hal yg sama,
"Terimakasih, Jod,
Jody tersenyum, mendengar balas kasih dari Tuan nya, karna mungkin ini kali pertama Davin melakukan nya. " Sama_sama Tuan, Saya berangkat sekarang, "Pamit Jody.
Drrrttt_drrrttt_drrrttt
Suara getaran hanphone milik Davin,
"Halo
"Halo Tuan, maaf saya mengganggu waktu anda, Tuan sebelum nya saya minta maaf, saya ingin ijin untuk beberapa hari, Ayah saya di kampung sedang sakit, saat ini sedang dirawat, ibu saya menginginkan saya pulang,
"Baik, Tunggu disitu, jangan pergi dulu, Saya akan menyuruh orang untuk menggantikan mu disitu, saya tidak ingin Bobby sendiri, "Ujar Davin melalui sambungan nya. Davin pun mengakhiri sambungan nya lalu kembali mencari nomor yg akan di hubungi nya..
"Halo Sayang, apa yg kau lakukan ?
"Aku sedang nonton TV, Ada apa Dav?
"Sayang, tolong kamu suruh Pak Asep ke rumah sakit untuk menjaga Bobby, saat ini Bobby butuh orang yg menemani nya,
"Loh, bukan nya sekretaris mu sedang menjaga nya,?
"Kebetulan dia mendadak di telphone keluarga nya dari kampung, menyuruh nya pulang karna orang tua nya sakit,
"Eum, Dav, boleh aku ikut Pak Asep kerumah sakit? nanti aku akan mengajak Rita dan Rina, untuk menemani ku,boleh ya _boleh ya,
"Tidak, diam lah di rumah,
"Tapi Dav...
"Tidak, aku bilang tidak, ya tidak
Diana diam tak bicara lagi,
"Sayang, kamu masih mendengar ku?
"Iya aku mendengar mu, aku akan menemui Pak Asep kalau begitu, "Ujar nya pelan
"Apa kau marah pada ku?
"Tidak,
"Baik , pergilah, tapi harus kau mengerti hanya kerumah sakit, setelah itu pulang, jangan terlalu lelah, mengerti...
"Benar kah...yeeee. Aku akan siap_siap
"Hey...Kenapa kau begitu senang? kau nampak antusias akan bertemu Bobby, "Ucap Davin keras,
"Aku bosan di rumah terus, aku ingin keluar walau hanya melihat jalanan, "jawab nya santai
Davin menghela nafas, mendengar penuturan sang istri.
"Maaf kan aku, yg tak punya banyak waktu untuk mu, "Ujar Davin merasa bersalah
"Jangan bicara seperti itu, Kau sudah banyak meluangkan waktu mu, untuk ku, di tengah_tengah kesibukan mu. yasudah aku tutup ya telphone nya,
"Iya hati_hati ya..
Setelah sambungan nya dengan Davin berakhir Diana, langsung menghubungi sahabat nya,
.............Rumah sakit................
"Ya tuhan kenapa dewa tampan seperti dia bisa terbaring lemah disini? "Tanya Rita setelah sampai di ruangan dimana Bobby di rawat,
"Davin bilang mereka kecilakaan saat mengecek pembangunan di kota pusat,
"Kasihan Tau, wajah nya yg mulus jadi begini" Ucap Rita. Iba
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.Bersambung..