TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Bobby Siuman.


__ADS_3

"A, Aw, Bobby Terbangun dari tidur panjang nya, dua minggu sudah Bobby tertidur lemah di atas hospital bed dengan alat_alat bantu yg menempel pada tubuh nya,


Saat Bobby membuka mata nya, betapa kaget nya Bobby ada sebuah tangan wanita yg menggenggam tangan nya,


"Siapa wanita ini? kenapa dia berada satu ruangan dengan ku? apa yg terjadi pada ku? gumam nya.


Rita yg merasakan pergerakan pada tangan nya ter bangun.."Tu, Tuan sudah sadar "Ucap nya terbata_bata.


"Siapa anda? "Tanya Bobby pada Rita..


Rita yg menyadari masih menggenggam tangan Bobby seketika melepaskan nya, "Maaf Tuan,


"Siapa kamu," Bobby kembali bertanya.


"Saya Rita Tuan, sahabat Diana.


"Diana? Nona Diana? "Tanya nya memastikan.


"Betul Tuan,


"Kenapa Nona disini? kenapa Nona menemani saya?


"I ,itu..itu Saya... Eum kebetulan saya berkerja untuk Tuan Davin, " jawab nya bingung.


"Nona bekerja dengan Tuan Davin? untuk menjaga saya? "Tanya Bobby memastikan.


"Betul Tuan..


"Berapa lama saya berada disini?


"Dua minggu anda tak sadarkan diri..Tuan Saya tinggal sebentar, saya akan panggilkan dokter untuk memberitahu jika anda sudah siuman, "Ujar Rita lalu pergi..


Setelah mendapati dokter, Rita kembali keruangan Bobby bersama dokter yg akan memeriksa Bobby..


"Bagaimana keadaan nya dok? Tanya Rita.


"Bagus, sepertinya dugaan saya salah, Tuan Bobby sembuh lebih cepat dari prediksi saya..


"Benarkah Tuan, Terimakasih, "Ujar nya antusias.


"Tuan, perbanyak lah istirahat, Tuan, Nona saya permisi, Nanti ada suster datang kesini untuk memberi obat untuk Tuan Bobby, "Ucap dokter lalu pergi meninggalkan ruangan Bobby..


"Baik dok terimakasih, "Jawab Rita


"Apa Tuan butuh sesuatu? "Tanya Rita.saat Dokter telah pergi.


"Tidak, terimakasih.


.


.


.


.


.


.


............Kediaman Anggara............


Davin terbangun lebih dulu dari Diana,


"Tumben dia belum bangun, biasa nya sudah rapih jam segini,? Davin mencium kening sang istri, lalu bergerak pelan agar tak membangun kan Diana..


"Dav..


"Haii..apa aku mengganggu tidur mu?


Diana menggelengkan kepala nya,


Davin pun kembali mendekati istri nya, "Tidur lah kembali,


"Aku akan bangun, ini sudah pagi.


"Tidak masalah, Kau harus banyak istirahat.


"Dav. kenapa setiap hari kau menyuruh ku tidur dan istirahat terus, aku sudah sembuh, aku baik_baik saja, aku juga ingin beraktivitas,


"Benarkah kau sudah sembuh,? benarkah kau sudah benar_benar sehat,? "Ujar nya mendekat hingga tak meninggal kan jarak,


"Dav, aku mau mandi ini sudah pagi, "Ujar Diana hendak turun dari tempat tidur nya, namun dengan cepat Davin meraih tubuh Diana dan memeluk nya..


"Tadi kau bilang ingin beraktivitas? " bisik nya tepat di telinga Diana,


Diana yg mendapat bisakan Davin, diam membeku,


"Kenapa? bukan kah kau ingin beraktivitas, ayo kita lakukan beraktivitas di pagi hari seperti nya menyenangkan, dan tentu nya membuat tubuh kita menjadi sehat dan bersemangat, "Ujar nya menggoda Diana,


Tanpa menunggu jawaban Diana, Davin langsung mendekap istri nya, Davin mulai mengerayangi tubuh Diana, tubuh yg Davin ingin kan selama lima minggu ini tidak dapat di nikmati nya, sekarang bisa Davin nikmati kembali, Davin pun melakukan pemanasan mulai mencium Diana hingga membuat Diana mendesah, hingga sampai pada puncak kenikmatan bersama,


"Dav, ini sudah hampir siang, kau harus berangkat ke kantor, "Ujar Diana, di tengah_tengah aktivitas yg Davin dan Diana lakukan,


"Sebentar lagi, "Ucap nya pelan.


Setelah menyalurkan hasrat nya yg beberapa minggu ini Davin tahan akhir nya Davin kembali merasakan, setelah kedua nya cukup lelah, Davin pun menyudahi aktivitas nya,


"Terimakasih, Davin mencium kening istri nya lalu mengecup bibir Diana sebentar,


.


.

__ADS_1


.


Setalah mandi dan rapih Diana dan Davin keluar dari kamar nya, menuju meja makan karna merasa lelah dan lapar, setelah melakukan aktivitas di pagi hari yg mengeluarkan banyak tenaga.


"Dav, aku ingin ke rumah Ibu, "Setelah itu aku ingin pergi bersama Lina, aku ingin menemani Lina mencari kebutuhan yg akan Lina gunakan saat kuliah nanti. Apa boleh?


"Apa Ibu akan ikut?


"Ntah lah, tapi aku akan mengajak nya, aku ingin membawanya ke restoran, aku ingin mengajak nya makan, Ibu jarang sekali makan di restoran bahkan mungkin tidak pernah, boleh ya? Diana memohon dengan wajah terlihat menggemaskan,


"Baiklah, Aku akan mengantar mu, setelah itu baru ke kantor,


"Tapi kamu akan terlambat sampai kantor..


"Tidak masalah,


.


.


.


.


 


.................Kediaman Bu Mina..................


 


"Ibu..Diana membuka pintu rumah nya dan masuk kedalam mencari sosok sang Ibu..


"Loh, Nak? kamu kesini kok gak ngomng_ngomng sama Ibu, "Ucap Bu Mina kaget putri nya tiba_tiba datang kerumah nya, eh ada Nak Davin juga, ayo Nak masuk,


"Maaf Bu, saya tidak bisa lama_lama, saya harus ke kantor, saya kesini hanya mengantarkan Diana sebentar,


"Oh begitu, kenapa harus di anter_anterin segala bukankah di rumah ada sopir yg akan mengantar Diana?


"Itu sekalian saya berangkat ke kantor bu."


"Ya sudah Bu, saya pamit ke kantor Dulu, setelah berpamitan pada mertuanya, lalu Davin beralih pada Diana, Sayang Aku berangkat ya, ingat jangan terlalu lelah, "Davin meperingat kan


Iya..aku tidak akan terlalu lelah,


"Bagus, menurut lah, karna kau hanya boleh lelah saat bersama ku saja, bisik nya lalu mencium kening Diana,


Diana yg mendapat bisikan seperti itu, hanya tersenyum malu,


"Aku berangkat,


Setelah kepergian Davin, Diana pun pergi keatas mencari keberadaan Adik nya Lina.


Tok_tok_tok.


"Ceklek..


"Kakak, kakak kok kesini gak bilang_bilang?


"Kakak mau kasih kejutan dong, ayo rapih_rapih, katanya mau beli keperluan untuk kuliah?


"Apa Kakak ipar ikut kesini kak?


"Iya, tapi Davin sudah pergi..Ada apa tanya Davin?


"Kakak ipar masih memiliki hutang pada ku,


"Hutang? hutang apa?


"Hutang janji, kakak menjanjikan aku jalan_jalan bersama Asisten nya yg tampan itu,


"Bobby?


"Iya kak Bobby,


"Bobby sekarang di rumah sakit dek, Bobby kecelakaan proyek saat mengecek proyek bersama Davin,


"Apa kak? di rumah sakit? kok bisa kak?


"Ntalah, kakak juga tidak tau kejadian sebenar nya seperti apa,


"Sudah buruan rapih_rapih, ini sudah siang.


.


.


.


.


............Tempat perbelanjaan............


"Wahh kak, ini bagus_bagus banget, Bu sini deh bu, ibu pasti cantik jika menggunakan baju ini, "Ujar Lina antusias melihat baju_baju yg berjejer di pajang untuk menarik perhatian pengunjung.


"Iya ini sangat bagus, tapi lihat, harga nya sangat mahal,


"Jika ibu suka ambilah, Dian akan membayar nya,


"Tidak Nak, ini sangat mahal, sayang uang nya, kamu juga jangan terlalu boros nanti suami mu marah, jika kamu terlalu boros,


"Tidak bu, Davin tidak akan marah, ayo ibu cobain,


"Tapi Nak,

__ADS_1


"Udah tidak ada tapi_tapian..Diana mendorong ibu nya masuk ke ruang ganti untuk mencoba pakaian nya, setelah selesai meilih_milih dan mencoba, Diana membayar baju_baju nya kekasir,


"Kak, Aku sama Ibu kesana ya, "Ucap Lina


"Iya, tunggu kakak disana ya..


"Mba saya mau bayar,


Dan waktu bersamaan Vino pun berada di tempat yg sama.


"Loh, Diana? "Ucap Vino kaget..


"Eh Vino, apa kabar?


"Aku baik, kamu sekarang terlihat lebih berisi, apa kau mengikuti saran dokter melakukan pengobatan?


Diana tersenyum, "Iya saya beberapa bulan yg lalu melakukan oprasi, dan pengobatan,


"Oh syukurlah, kau tidak bandel, "Ucap nya senang bisa bertemu, dengan sosok wanita yg selama ini di cari nya,


"O'ya beberapa waktu lalu aku ke Caffe, tapi kata pelayan disana kamu sudah tak bekerja lagi, apa itu benar?"Tanya Vino


"Iya benar, Suami saya tak mengijinkan saya untuk bekerja lagi..


"Deg...


"Su,Suami?


"Iya suami saya tak mengijinkan saya untuk bekerja lagi, "Ulang Diana,


"Kau memiliki Suami? "Tanya Vino kembali menyakinkan pendengaran dan ucapan Diana,


Diana tersenyum, "Kenapa? apa anda berpikir wanita jelek seperti saya tidak akan ada yg menyukai?


"Bukan seperti itu, jawab nya cepat, hanya saja, Ah tidak, bukan apa_apa, Diana saya permisi duluan ya, saya harus ke kantor, kebetulan saya masih bayak pekerjaan,


"Oh silahkan, "Jawab Diana


"Apa , dia telah memiliki suami? bagaimana bisa aku mencintai wanita bersuami, tapi kenapa sangat sakit saat aku mendengar dia telah memiliki suami, gumam Vino,sambil berjalan menyusuri tempat perbelanjaan tersebut.


"Bu, Dek, kita makan dulu yuk, setelah itu kita lanjut belanja lagi,


"Ayo kak, aku juga sudah sangat lapar, "jawab Lina mengelus_leus perut nya,


Diana, Ibu dan Lina pun sampai di sebuah restoran, mereka memilih_milih menu yg mereka suka, setelah menunggu lima belas menit, makana yg mereka pesan tiba, setelah selesai memakan _makanan dan menghabiskan nya,


Diana melanjutkan belanja nya.Namu tanpa Diana sadari ada sepasang mata yg terus mengikuti nya sejak Diana Ibu dan adik nya masuk ke restoran tadi mereka makan.


"Ah lelah nya, Kak kita pulang sekarang yak, kasihan ibu kelelahan, "Ujar Lina yg sudah lelah, mengitari semua penjuru mall tersebut,


"Sebentar kakak hubungi Mang Maman dulu, kita tunggu Mang Maman di pintu utama saja,


Setelah menghubungi Mang Maman Diana, Ibu serta adik nya turun, menunggu di depan pintu utama,


Mereka pun menunggu mang maman, di pintu utama


"Awas kak, "Teriak Lina saat melihat mobil dengan kecepatan tinggi menghampiri sang kakak,


"Gubrakkk


"Kakak, Dian, Teriak Lina dan Bu Mina, Bodyguard Suruhan jody ,yg melihat kejadian itu langsung berlari mengampiri Nona Mudanya,


"Nona, Nona tidak apa_apa? "Tanya salah satu bodyguard yg di siapkan oleh jody untuk menemani Diana,


"Tidak hanya saja kaki ku sakit, "Ujar Diana, Diana menghindar saat mobil melaju cepat menghampirinya, walau teserempet tapi tak membuatnya terluka parah, hanya ada luka di tangan dan kakinya keseleo saat menghindari mobil tersebut,


"Ayo Nona kita ke rumah sakit sekarang, "


"Tidak perlu, kita pulang saja, aku tidak apa_apa,


Mang Maman yg baru sampai pintu utama kaget melihat kerumunan orang, "Permisi pak ada apa ya? "Tanya Mang Maman pada Satpam yg bertugas di pintu utama,


"Itu pak, ada mobil melaju kencang, yg membuat salah satu pengunjung terserempet " jawab satpam..


Mang Maman pun menghampiri kerumunan tersebut, mang maman melihat bodyguard_bodyguard, Tuan nya berada di antara kerumunan tersebuta menjadi panik,


"Permisi_permisi, "Ucap mang maman menerobos kerumunan orang disana,


"Nona Diana, "Ujarnya panik saat melihat majikannya duduk di kursi memegang luka di siku tangannya,


"Nona tidak apa_apa, ayo Non kita kerumah sakit, "Ajak mang maman.


"Tidak mang, saya mau pulang saja, saya akan mengobati luka saya saat sampai di rumah nanti.


"Tidak Non, saya masih membutuh kan pekerjaan ini, ikut lah saya ke rumah sakit jika Nona tidak ke rumah sakit, Saya pasti akan di pecat oleh Tuan Muda, mengerti lah Non,"Ujar mang maman panik,


"Baiklah, "Jawab Diana pasarah tak ingin jadi tontonan terlalu lama, sebab dirinya terluka.


"Tuan, maaf mengganggu waktu anda, begini Tuan, Eum, bodyguard Davin takut_takut, saat bicara.Nona Muda saat ini sedang berada di rumah sakit, tadi Nona Muda tersermpet mobil, "lapor sang bodyguard.melalui sambungan telphone nya


"*Apa? rumah sakit? Bodoh kau membuat istriku terluka, di rumah sakit mana istri ku kau bawa?


.


.


.


.


.


.**Bersambung..

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak nya ya🤗🤗🤗***


__ADS_2