TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Takut marah.


__ADS_3

Esok hari nya Rita dan Rina sampai di rumah Diana, "Rita kita gak salah rumah kan? "Ucap Rina


"Kayaknya nggak deh. ini Alamatnya benar, nih liat deh sama kan, "sambil melihat ke benda pipih yg sudah ada alamat yg telah di beri oleh Diana,,


"Kita tanya pak satpamnya aja coba, "ajak Rita,


"Permisi pak..!


mau tanya pak, apa benar ini kediamannya Diana? "tanya Rita pada satpam yg bertugas di rumah Diana,


"Betul Non'


Nona-nona,mau cari siapa?dan ada keperluan apa? tanya Pak Asep.


"Ini saya sahabat Diana,saya kesini ingin bertemu dengannya, "jawab Rita sopan,,


"Oh....kalau begitu tunggu sebentar ya disini..saya panggil kan Nona muda dulu.."ujar Pak Asep..sambil berjalan meninggalkan Rita dan Rina,


"Waah gila si Diana, tinggal di rumah gede banget ya, "Rina mengamati rumah yg di tempati Diana,


"Iya....,ini bukan rumah tapi istana, "jawab Rita tak kalah heboh,,


"kamu dengerkan tadi pak satpam bilang Nona muda, Diana di panggil Nona muda keren kan,, Diana pasti senang tinggal disini "ucap Rita dengan kehebohannya....


"Ya..iyalah pasti senang, secara dia menikah sama orang kaya,tampan dan tajir "jawab Rina tak kalah hebohnya.


Di dalam rumah


"Permisi Non.. di luar ada tamu yg mencari Nona, "lapor Pak Asep Sopan..


"Siapa, Pak? "jawab Diana


"Dua wanita, maaf Non, Saya lupa menanyakan namanya, "Jawab Pak Asep gugup..


"Oh iya, itu pasti Rita sama Rina, suruh mereka masuk Pak,mereka sahabat saya, "Tutur Diana sopan.


"Baik Non...


Di luar


"Nona silahkan masuk, Nona muda sudah menunggu anda di dalam, "ucap Pak Asep sopan,,


Rita dan Rina pun masuk, di senang depan pintu oleh Diana,, Rita yg melihat Diana di depan pintu langsung berlari memeluk sahabatnya itu,,


"Dian, apa kabar kamu, duh yg menjadi Nyonya Davin sekarang tambah cantik aja "Puji Rita kegirangan,


"Ya... ampun sahabat aku yg satu ini sekarang sudah berubah ya, makin cantik, dan tentunya sekarang menjadi Nyonya,,


"Udah, ah, kalian ini, ayo masuk "Ajak Diana menarik tangan kedua sahabatnya membawa masuk kedalam..


Setelah sampai di dalam Rita dan Rina terbengong melihat isi rumah Diana, "Gila ini rumah apa tempat pameran, luas kayak lapangan bola, perabotannya bagus-bagus pasti mahal-mahal ya? "Tutur Rina terperangah,


"He'em pasti ini sangat mahal timapal Rita, "sambil memegang pas bunga yg ada di ruang tamu tersebut,

__ADS_1


"Hust kalian ini, tidak malu apa di lihatin sama pekerja disini, lihat mereka, melihat ke arah kalian, "ucap Diana yg membuat dua sahabatnya itu seketika diam karna malu.


"Ayo kalian duduk dulu sini, "ajak Diana pada dua sahatnya tersebut,


"Permisi Non, minumannya "ucap nining sopan, dan meletakan tiga gelas orange jus di meja yg di tempati oleh ketiga perempuan itu.


"Maksih mba "ucap Rita dan Rina berbarengan.


"Sama-sama, Non..saya tinggal ke belakang Non, kalau ada yg di butuh kan,saya ada belakang, "Ujar nining sopan,


"Iya mba ning, "jawab Diana,


"Di.. kamu sekarang pasti seneng banget kan, semuanya telah di jawab sama tuhan, semua penderitaan kamu sudah di bayar tunai sama tuhan tanpa di cicil, itulah hebatnya tuhan, Aku ikut bahagia liat kamu sekarang Di "ucap Rina,


"Iya...tuhan tidak tidur, dia mendengar doa-doa kamu Di, "timpal Rita,,


"Iya, Tuhan memang Baik, Aku bersyukur sekali atas limpahan kebahagiaan yg tuhan berikan pada ku, oya kalian libur hari ini kan? berarti seharian ya disini temenin aku "Pinta Diana,,


"Tapi apa suami kamu gak marah kami lama disini? aku takut suami mu akan marah Di, "Tanya Rita,


"Gaklah dia baik, lagian aku udah ijin kepadanya, "jawab Diana yg membuat Rita sama Rina kegirangan,


Setelah seharian nonton bersama,tidur bersama,dan makan bersama, mereka kembali bercerita bernostalgia bersama,


"Ekhemm..


suara Davin,memberhentikan canda tawa mereka seketika,,


"Eh.. kamu sudah sampe "Diana menghampiri Davin, yg baru saja sampai


"Ya. aku sudah sampai, dan saking asiknya kamu ngobrol mengabaikan aku yg telah sampai, "jawab Davin yg terlihat dingin..


"Maaf, "ucap Diana takut-takut..


Davin yg melihat raut wajah istrinya menunduk seketika mengangkat dagunya untuk melihat wajahnya, "Sudah tidak pa-pa, aku ke kamar dulu mau mandi "ucap Davin,


"Aku siapkan air hangat untuk mu..


"Tidak perlu, aku ingin mandi air dingin, kamu temani saja sahabat mu,


"Di, kita balik ya..! gak enak suami mu sudah pulang, pasti kamu mau menyiapkan keperluan suami mu, "Ujar Rita, walau Rita dan Rina teman yg bocor dan Rame namun mereka selalu saling mengerti,


"Baiklah, tunggu aku ambil oleh-olehnya dulu, "ucap Diana, Nah ini buat kalian mudah-mudahan kalian suka ya, "Diana menyerahkan dua paper bag kepada Kedua sahabatnya..


"Kami pasti akan suka.. yaudah kami pulang dulu ya, "pamit Rita dan Rina,, setelah kepergian Sahabatnya, Diana pergi ke kamar untuk melihat Davin,,


"Sudah mandi nya?


"Hmm.


"Mau makan sekarang? "tanya Diana,


"Nanti saja,

__ADS_1


"Aku keruang kerjaku dulu, "ijin Davin, yg di angguki oleh Diana.


Tok-tok-tok


Diana mengetuk pintu ruang kerja Davin..


Krekkk...


"Ada apa? "tanya Davin, yg sedang bekerja berdua dengan bobby,


"Makan dulu, aku sudah menyiapkan makan malam untukmu.. "Ujar Diana.


"Kamu makanlah terlebih dahulu,aku masih banyak pekerjaan, "jawab Davin,


"Oh..baiklah kalau begitu,, "tutur Diana kecewa lalu melaangkah tanpa melihat lagi pada Davin.


Davin yg melihat raut wajah kecewa menarik tangan Diana membuat, yg membuat langkah kaki Diana berhenti seketika.


"Apa kamu marah? "Tanya Davin yg melihat Diana terlihat sedikit kecewa atas penolakannya, untuk makan malam bersama,


Diana menggelengkan kepalanya, "Tidak aku tidak marah.." jawab Diana menunduk


"Kau tidak berbohong? aku takut jika kamu marah, karna aku menolak untuk makan sekarang,


"Sudah lah, hanya makan saja, kenapa harus marah "jawab Diana yg memamerkan senyum kepada Davin,


Davin medekap Diana dan mencium kening Diana, "makanlah jangan melewatkan makan malamu, aku masih mau melanjutkan pekerjaan ku, karna pekerjaan ku masih banyak, maaf aku tidak bisa menemani mu makan bersama, "Ujar Davin sambil melepaskan pelukannya,,


"Ya tuhan bagimana bisa dia semanis ini,, aku kan jadi terharu, "batin Diana..


"Baiklah aku pergi "pamit Diana lalu pergi meninggalkan Davin,,


"Huh.. sejak kapan aku perduli padanya?dan aku merasa takut akan kemarahannya,, aku selalu nyaman saat dekat dengannya, apa aku sudah mulai jatuh cinta padanya, "gumam Davin. yg belum juga mengerti akan perasaannya..


Tak terasa waktu menunjukan pukul 23:00 Davin dan bobby baru selesai membereskan semua pekerjaannya, Davin menyelesaikan pekerjaannya yg begitu banyak karna di sebabkan oleh kariawan yg tidak bertanggung jawab, yg pergi membawa uang perusahaannya, Bobby yg merasa kecolongan begitu malu pada Bossnya tersebut,,dia merasa seperti orang bodoh, ini pertama kalinya selama Bobby bekerja bersama Davin kecolongan dalam pekerjaan.


"Cari tau keberadaannya sampai dapat, aku tidak ingin melihat dia bisa menghirup udara dengan tenang,, dia sudah berani bermain-main dengan ku, "perintah Davin dingin


"Baik Tuan, saya akan mencarinya walau ke ujung dunia pun "jawab Bobby datar,


baiklah, Tuan saya permisi dulu, "pamit Bobby.


Setelah Bobby pergi, Davin langsung pergi ke kamar, untuk melihat keberadaan istrinya, setelah sampai Davin langsung masuk sudah melihat istrinya tertidur


"Dia sudah tertidur "gumamnya sambil tersenyum dan membelai rambut istrinya.


Setelah mengganti pakaian dengan baju tidur yg sudah di siapkan Diana, Davin merebahkan tubuhnya di samping sang istri dan mendekapnya penuh sayang, tak menunggu lama Davin pun ikut terlelap dengan memeluk sang istri,


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA,


LIKE KOMEN DAN VOTE NYA


SELAMAT MEMBACA**.

__ADS_1


__ADS_2