TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Penyekapan


__ADS_3

"Byaaarr....


Suara air mengguyur tubuh Diana..


"Sepertinya kau begitu nyaman berada di tempat seperti ini? "Ujar Fiona setelah mengguyur tubuh Diana dengan satu ember air untuk membangunkan dirinya.


"Apa yg kau lakukan? lepas kan aku, kenapa kau begitu kejam, apa salah ku pada mu?."Tanya Diana kaget, mendapat guyuran air di tubuhnya..


"Apa salah mu? tentu saja kau bersalah, kau telah mengambil Davin dariku, seharusnya yg disamping Davin adalah diriku, bukan kau wanita kampungan. "Teriak Fiona..


"Apa maksudmu? bahkan aku baru mengenal mu, jika aku tau Davin memiliki kekasih di waktu dulu, saat melamar ku, aku tidak akan mau menikah dengannya..


"Sekarang kau sudah tau, apa kau akan meninggalkannya? "Selidik Fiona..


"Saat ini dia suamiku, aku sudah bersumpah dihadapan tuhan jika aku akan menemaninya hingga tuhan berkata cukup, aku minta maaf tapi itu tidak akan aku lakukan, aku mencintai suami ku, apapun yg terjadi aku akan berada disisinya, ...


"Kau wanita yg sangat cantik Fiona, di luaran sana pasti banyak laki_laki yg ingin bersanding denganmu..


"Kau berani memberi petuah padaku , Hah ?..dengar aku baik_baik. setelah aku puas membuat mu menderita aku akan melenyapkan mu secepatnya , karna penderitaan ku di mulai saat aku mengetahui Davin memiliki istri kampungan sepertimu, aku akan membuat mu menyesal pernah menghirup udara di dunia ini, itu semua karna kau berani masuk dalam kehidupan Davin.."Ucap Fiona marah mendengar kata_kata Diana..


"Apa yg membuatmu ingin memiliki Davin? kau bukan mencintainya, kau hanya terobsesi padanya..sekarang lepaskan aku, aku janji akan membuat Davin melepaskan mu..aku akan bicara padanya, untuk melepaskan mu,."Ucap Diana setenang mungkin..


"Ha_Ha_Ha...


"Kau pikir kau siapa? beraninya kau memberiku penawaran, "Ujar Fiona menarik rambut Diana, hingga Diana memekik kesakitan..


"Maaf kan aku jika membuatmu tersinggung, tolong lepaskan aku, aku mohon, "Ujar Diana memelas,


"Lepaskan, Ha_ha_ha..Kau ingin aku melepaskan mu? baiklah...


"Brakkkk...


Fiona mendorong kursi yg di duduki oleh Diana hingga terjatuh, dan membuat Diana seketika memekik kesakitan, namun tak dapat melakukan apa_apa. karna ikatan di tubuhnya begitu kuat menyatu pada kursi tersebut..


"Jangan pernah menguji kesabaran ku, atau kau akan mati lebih cepat, " Ucap Fiona berdiri dan menendang tubuh Diana hingga bebeberapa kali...


"Fiona hentikan, aku mohon hentikan.."Ujar Diana menangis merasakan sakit di bagian perutnya yg berulang_ulang mendapat tendangan dari Fiona..


"Sakit? itu tidak seberapa dengan apa yg Davin lakukan pada keluarga ku, "Ucap Fiona memiringkan tubuhnya mendekat pada Diana..


"Apa kau akan meninggalkan Davin sekarang? atau kau,? ingin aku mebantuan mu untuk meninggalkannya lebih cepat..? Bisik Fiona tersenyum menyeringai..


"Kau wanita jahat, Davin tidak akan tertarik pada wanita sepertimu, " teriak Diana yg membuat Fiona kembali pada kemarahannya..


"Wanita tidak tau diri, kau berani padaku hah, "bentaknya, lalu menarik rambut Diana hingga Diana mendongkak kan wajahnya melihat ke arahnya...


Diana mengangkat bibir atasnya tersenyum.." Tidak untuk sekarang atau pun nanti, aku tidak akan melepaskan suami ku untuk wanita psikopat sepertimu, "Ucapnya santai, namun hatinya berdetak keras merasakan takut yg amat besar..


"Kurang ajar, Plakk_ plak.."Fiona kembali menampar wajah Diana berulang_ulang kali, hingga mengeluarkan darah di sudut bibirnya..


"Wanita sialan, wanita tidak tau diri, kau mau bermain_main dengan hah, "Bentaknya keras.


"Sekeras apapun kau mengejar Davin, Davin tidak akan mencintai wanita gila sepertimu, dan aku yakin Davin akan menemukan ku disini secepatnya, dan akan menyeret mu ikut bersama ayah mu mendekam di penjara, " Ujar Diana lantang.


"Kau menantangku Hah.."Teriak Fiona kembali mencengkram tubuh Diana lalu memukul Diana dengan membabi buta hingga Diana tak sadarkan diri, Kau wanita lemah beraninya kau pada ku, "Ucapnya lalu pergi begitu saja meninggalkan Diana yg sudah tak berdaya..


"Permisi Tuan, di luar ada seorang perempuan sedang mencari Tuan. "Lapor pak juki pada Davin..


"Siapa?


"Namanya Nona Fiola, Tuan..


"Fiola? Davin mengerutkan keningnya, bingung akan kedatangan Fiola. " biarkan Dia masuk, "

__ADS_1


"Tuan Davin.. "Sapa Fiola setelah masuk kedalam rumah kediaman Anggara..


"Kau berani mendatangi kediaman ku? tanya Davin dingin..


"Kedatangan saya kesini untuk membantu Tuan Davin, menemukan Fiona, Saya tau keberadaan Fiona, semoga dengan saya membantu anda, anda bisa memaafkan semua kesalahan saya, "Ujar Fiola sunggu_sungguh.


Davin menyeritkan keningnya tak percaya, akan ucapan Fiona yg akan membantunya, atau ini mungkin siasat mereka untuk menjebak Davin.."pikir Davin..


"Apa yg kau rencanakan? kau pikir aku akan mempercayai mu begitu saja, "Ucap Davin yg tak mempercayai Fiola,


"Saya hanya ingin membantu anda Tuan Davin, karna keluarga saya, anda mendapatkan banyak masalah, dan karna anda juga saya sadar, jika orang yg selalu saya dukung dan bela ternyata tak pernah menghargai saya, saya hanya ingin membantu anda, dengan begitu saya tak selalu di hinggapi rasa bersalah terus menerus kepada anda, "Ucap Fiola sungguh_sungguh..


"Dimana Fiona menyekap Istri ku? "Tanya Davin..


"Saya yakin Fiona membawa Istri anda ke kota A..karna Saat ini dia tidak punya tempat untuk bersembunyi selain disana, jika anda tidak ingin terjadi apa_apa terhadap istri anda, sebaiknya anda cepat selamatkan istri anda.. Fiona orang yg tempramental. Dia akan menyakiti siapa saja yg menghalangi keinginannya, "Ucap Fiola meyakinkan.


"Jika kau berani mempermainkan ku, kau akan tau akibatnya, "Ucap Davin dingin..


"Perjalan kesana memakan waktu hingga enam jam. jangan membuang_buang waktu anda, saya yakin Fiona saat ini sudah menyakiti istri anda, "Ujar Fiola


"Jika dia berani menyakiti istriku, aku akan melenyapkannya, "Jawab Davin Dingin,


"Bob, berikan alamat keberadaan Diana pada anak buah mu, suruh mereka bergerak terlebih dahulu, "Perintah Davin pada Bobby..


"Apa Nona Fiola akan ikut bersama kami? "Tanya Bobby pada Fiola,


"Saya akan ikut, agar memudahkan kalian cepat menemukan lokasinya, "Jawab Fiola,


"Apa wanita sialan itu sudah bangun? "Tanya Fiona, pada anak buahnya..


"Belum Boss.."Jawab anak buah Fiona,


"Wanita lemah saja berani melawan ku, "Ujarnya tersenyum menyeringai


"Haii Dit, "sapa Vino saat masuk kedalam ruangan Radit,


"Wah_wah..kau bangkit lebih cepat dari perkiraan ku, "Ucap Radit menggoda Vino..


"Sialan Kau, ayo bersenang_senang, aku bosan di rumah terus, "Ajak Vino


"Ayo..Tapi tunggu.. apa tidak sebaiknya kita mengajak Davin? "Tanya Radit ragu_ragu..


"Kenapa tidak, aku juga ingin minta maaf padanya karna pernah menyukai Diana, "Jawab Vino.


"Kau serius, No? "Tanya Radit tak percaya..


"Aku tidak ingin ada salah paham kedepannya, kita sudah pernah kehilangan dia selam lima tahun, aku tidak ingin itu terulang lagi, "Ujar Vino sungguh_sungguh..


"Baiklah aku akan menghubunginya sekarang, " Ucap Radit lalu mengambil Hanphonenya untuk menghubungi Davin..


"Hallo.."Sahut Davin disebrang sana..


"Hai Vin, apa kau berada di kantor? "Tanya Radit..


"Tidak, aku sedang dalam perjalanan menuju ke kota A, ada apa kau menghubungi ku?


"Apa kau sudah tak menganggap ku ini sahabat mu lagi? sekarang kau begitu acuh pada ku dan Vino, O'ya apa yg akan kau lakukan di kota A? "Tanya Radit,


"Menjemput Diana...


"Menjemput Diana? apa yg istrimu lakukan di kota A?


"Diana sekarang di culik oleh Fiona, aku ingin menjemputnya kesana,

__ADS_1


"Apa ? di culik? Vin kau serius Diana di culik? "Tanya Radit menyakinkan pendengarannya.


Vino yg berada di sebelah Radit terkejut dengan ucapan Radit, "Dit apa yg kau katakan Diana di culik? "Tanya Vino kaget..


Radit lebarkan telapak tangannya mengarah kepada Vino memberi isyarat agar Vino diam.


"Vin aku akan menyusul mu kesana berikan alamatnya sekarang, "Ujar Radit..


"Baik nanti aku selok lokasinya, aku tutup dulu .."Davin pun mengakhiri panggilannya..


"Dit apa yg terjadi pada Diana? "Tanya Vino cemas.


"Perempuan itu kembali berulah, Dia menculik Diana, sekarang Davin ke kota A, untuk menyelamatkan Diana, sekarang ayo kita bantu Davin mencari Diana di kota A, "


"Ayo Dit, berangkat sekarang, "Ucap Vino Cemas.


"Byaarrr


Fiona kembali mengguyur tubuh Diana, yg tak sadarkan diri dengan satu ember air lagi.


"Bangun kau wanita lemah, tadi dengan sombongnya kau bilang akan mempertahan kan Davin, baru mandapat pukulan begitu saja kau pingsan, dasar wanita lemah, "Ujar Fiona mengoceh dihadapan Diana yg terlihat lemah, nampak mulai membuka matanya..


"Haus.."Ucap Diana pelan..


"Kau haus,? apa satu ember air tadi tidak cukup membuat mu merasa kenyang...


"Fiona, lepaskan aku, aku mohon" Diana memohon dengan suara parunya..


"Melepaskan mu? Ha_ha_ha, kau bermimpi. aku baru saja akan bermain_main denganmu, tapi kau sudah minta aku untuk melepaskan mu,...jangan bermimpi, "Bisik Fiona..


"Aku Haus..tolong beri aku sedikit minum, "Ucapnya lemah..


"Kau mau minum? Fiona mendekati Diana


Diana mengangguk lemah..


"Baiklah tunggu sebentar, "Ujar Fiona lalu berdiri memanggil penjaga.. "Penjaga teriak Fiona memanggil penjaga..


"Ada apa boss?


"Bawakan air satu ember lagi, wanita ini ingin minum, setelah kau membawanya pastikan dia meminum air tersebut "Perintah Fiona lalu pergi meninggalkan gudang..


"Wanita manis..panggil penjaga yg menjaga gudang, "Kau haus? mari aku akan membantu mu untuk minum.."Ujar Penjaga membawa satu ember air yg ntah apa campuran dalam air tersebut


"Air apa itu? tanya Diana saat melihat satu ember air yg tercium bau tak sedap..


"Ini untuk mu, untuk membuatmu bertahan hidup selama disini, mari aku bantu untuk meminumkannya, "Ujar penjaga tersenyum menyeringai..


"Tidak. tidak.aku tidak mau, tolong jangan memaksa ku, tolong jangan "Ucap Diana meronta dan memohon..Namun tidak membuat penjaga tersebut iba,


Dengan kasar Penjaga tersebut menarik dagu Diana memaksa Diana untuk membuka mulutnya, "ayo buka mulutmu wanita sialan, bentak penjaga yg kesusahan membuka mulut Diana...


"Aku tidak mau..lepaskan tangan mu dari wajah ku, jangan menyentuh ku, lepaskan aku "Diana terus meronta, hingga satu tamparan mendarat di pipi sebelah kanannya...


"Berteriak sekali lagi, akan ku buat wajah mu tak berbentuk, "Ancam penjaga..


Seketika Diana diam, merasakan sakit dan takut akan laki_laki yg ada di hadapannya saat ini..


"Buka mulutmu, "Teriak penjaga pada Diana.


Dengan terpaksa Diana membuka mulutnya namun tak lantas meneguk air yg di beri paksa oleh penjaga tersebut..Diana meneteskan air mata saat meratapi keadaannya sekarang..


"*Dav..apa kau mencariku saat ini? aku takut Dav berada disini, cepatlah datang, aku takut, "gumam Diana tak henti meneteskan air matanya..

__ADS_1


kasih dukungannya ya, dengan like komen dan vote...Terimakasih***..


__ADS_2