TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU
Fiona & Fiola bertengkar.


__ADS_3

"Apa ini..! Kau menjebak putri ku hah? Sentak Tuan Felix, kepada Davin, setelah menerima berkas perjanjian yg di tanda tangani oleh Fiola,


"Saya tidak pernah menjebak siapa pun, putri anda sendiri yg mendatangani dokumen_dokumen itu tanpa membaca terlebih dahulu,


"Sebelum nya saya berpikir akan melakukan hal yg sama seperti anda, namun saya perpikir kembali, saya tidak ingin menjadi seperti anda, Saya datang kesini hanya ingin mengatakan, kembalikan investor_investor papa saya yg kau rebut, saya ingin perusahaan papa saya kembali seperti semula, Saya bisa saja membuat anda jatuh_ sejatuh_jatuh nya saat ini, namun saya masih memiliki perasaan, putri_putri anda belum menikah, mereka akan sangat malu jika harus mendadak miskin, maka lakukan apa yg saya katakan, "Ujar nya dingin, lalu pergi meninggalkan ruangan Tuan Felix..


"Sial, bagaimana Fiola bisa seceroboh ini, bagai mana bisa dia menandatangani, perjanjian ini? sial sial sial, teriak Tuan Felix menggebrak_gebrak meja nya..


"Tuuttt_Tuuttt_tuuttt.


Ada apa lagi pah? aku males bicara dengan mu, "Ucap nya ketus di sebrang sana,


"Kamu ke kantor papa sekarang juga, ada yg ingin papa bicara kan dengan mu sekarang,


"Aku tidak mau, aku malas bertemu papa,


"Jangan membantah segera kesini, atau papa akan menyuruh orang untuk menyeret mu kesini, Ujar Tuan Felix keras lalu menutup sambungan telphone nya..


"Ini gila, gila gila, "Terik nya frustasi..


"Ceklekk..


"Ada apa papa menyuruh ku datang kesini, "Tanya Fiola saat dirinya sampai di riangan Papa nya,


"Kau lihat ini, Apa ini? kenapa kau begitu ceroboh hah, "Sentak Tuan Felix


Fiola tersentak kaget, dengan bentakan sang Papa, "Kenapa papa membentak terus menerus, apa salah ku, sehingga papa membentaku terus menerus, "Ucap nya berkaca_kaca.


Tuan Felix mengusap kasar rambut nya, bingung, memarahi akan membuat putri nya membenci nya, tidak memarahi dia kehilangan 60% saham milik nya, gara_gara ulah kecerobohan putri nya.


"Kau lihat itu, "Ucap Tuan Felix melempar sebuah Map ke meja yg ada di hadapan Fiola,


"Apa ini?


"Buka, dan kau akan tau ke cerobohan apa yg telah kau buat,


Fiola membuka Map tersebut, Fiola membulatkan mata nya, saat membaca isi dokumen_dokumen tersebut,


"Pah, Aku tidak pernah menandatangani dokumen_dokumen ini, "Ujar nya bingung.


"Apa kau yakin?


"Iya Pah, Aku yakin, "Aku memang bertemu dengan Davin kemarin tapi itu hanya mengobrol dan minum kopi, Eh Tunggu_tunggu, Fiola baru mengingat jika diri nya menandatangani dokumen, yg Davin berikan waktu itu,


"Sial Davin menjebak ku, Fiola menggempal kan tangan nya marah, Aku akan menemui nya, dan akan memberi nya pelajaran "Ujar nya lalu berdiri hendak keluar dari ruangan sang Papa, namun langkah nya terhenti saat melihat Fiona masuk ke dalam ruangan yg saat ini ada diri nya,,


"Wow there is a great women here, "Ucap nya mengejek dan melipat tangan di dada nya..


"Fiola hanya tersenyum mengejek ke arah Fiona tak ada niatan untuk menjawab kata_kata Fiona,


"Kau sangat sombong, kau pikir kau siapa, kau hanya wanita tak bisa melakukan apa_apa tanpa aku dan papa, "Sentak Fiona menarik tangan Fiola, karna kesal tak mendapat respon..


"Aku tak peduli, "Ucap nya Acuh..


Plakk


Fiona menampar Fiola, karna geram dengan ucapan nya,


"KAU,


"Ucap Fiola memegang pipi sebelah kiri nya yg mendapat tamparan dari sang kakak


"Iya kenapa, kau kaget, sakit, mau marah, "Ucap Fiona menantang sang adik.

__ADS_1


"Kau pikir aku takut pada mu hah, "Ucap nya nya lalu menarik rambut Fiona dengan keras,


mereka berdua terus saling menjambak, Tuan Felix yg melihat itu langsung melerai nya,


"Hentikan Sayang hentikan, Fiona, Fiola hentikan teriak Sang Papah, seketika membuat kedua putri nya berhenti,


"Apa yg kalian ributkan, Sudah jangan seperti ini, kalian harus nya bersatu untuk mengembalikan Asset yg sudah di ambil oleh Davin bukan malah berantaem seperti ini, " Ujar Tuan Felix Frustasi..


"Apa Asset? Asset apa yg papa bicarakan? "Tanya Fiona tak mengerti..


"Adik mu telah melakukan kesalahan dengan menandatangani dokumen, yg memindah kan Asset yg kita miliki berpindah tangan sebanyak 60% kepada Davin..


"Apa..? Kau memang tak berguna, dulu, sekarang, nanti, kau tidak pernah berguna, kau selalu melakukan kesalahan, dasar tidak berguna, "Ucap nya kesal,


"Aku akan mempertanggung jawabkan semua nya, aku akan mengembalikan Asset itu kembali. "Ujar nya lalu pergi,


"Hay.. bagaimana cara nya? kau akan melakukan itu semua, kau hanya wanita bodoh yg hanya bisa meminta, "Ujar Fiona berteriak, Seketika memberhentikan langkah Fiola,


"Dengan Cara ku, "Ucap nya lalu kembali melangkah kan kaki nya meninggalkan Gedung sang Papa,


"Pah bagaimana bisa Asset yg kita miliki bisa berpindah tangan dengan mudah nya seperti itu? Bukan nya Papa juga sudah membuat Davin bangkrut waktu itu, kenapa ini bisa terjadi? "Tanya Fiola pada Tuan Felix yg masih bingung harus menjelaskan nya seperti apa.


"Adik mu di jebak oleh Davin, Davin membuat Adik mu menandatangani berkas_berkas pengalihan Saham, "Ujar nya menahan marah,


.


.


.


.


.


.


.


"Nona Fiola, "Ujar Davin tersenyum,


Fiola membuang arah pandang nya kesembarang tempat, karna dia tak bisa melihat senyum Davin, karna senyum Davin bisa meluluhkan hati nya, dan membuat nya berhenti untuk meminta penjelasan atas semua yg telah Davin lakukan..


"Apa yg membuat Nona Fiola berkunjung ke kantor saya, "Tanya Davin santai.


"Huh..


"Apa yg kau lakukan pada ku? kenapa kau menjebak ku,? Aku tidak pernah berbuat jahat pada mu, aku menyukai mu, aku mencintai Davin, tapi kenapa kau malah memanfaatkan aku, "Ujar nya berkaca_kaca. tujuan nya datang untuk membalas kecurangan Davin, namun setelah melihat Davin, lidah nya menjadi kelu, karna tak bisa membenci Davin,


"Apa yg Nona katakan, Saya tidak pernah menjebak Nona, Waktu itu saya sudah memperingatkan anda untuk membaca terlebih dulu, namun anda tidak mengindahkan ucapan saya, "Ujar Davin masih santai..


"Tapi untuk apa? kau sudah memiliki semua nya, kenapa kau ingin merampas milik keluarga ku? "Ucap nya pelan.


"Aku hanya memberi pelajaran untuk Ayah mu, karna dia sudah membuat perusahaan ku menjadi mengalami kerugian yg sangat besar, bahkan hampir bangkrut, sampai saat ini pun perusahaan keluarga saya belum stabil, itu semua karna Ayah anda yg membuat nya, "Ujar Davin.


"Papa..tidak mungkin papa ku melakukan itu, dia memang tidak pernah main_main dengan ancaman nya, namun dia tidak pernah mengusik orang lain, "Ujara Fiola tak percaya.


"Anda bisa tanyakan kepada Kakak anda, kenapa Ayah anda bisa melakukan ini, " Ucap nya tenang,


"Apa yg membuat anda membenci keluarga kami, "Tanya nya memandang Davin,


"Saya tidak membenci siapapun, atau pun anda, saya hanya mengambil hak dan milik saya yg telah di ambil oleh Ayah anda, Ayah anda mempengaruhi investor yg menanam saham nya pada saya, Ayah anda membuat para investor yg berkerja sama dengan Anggara Group, menarik semua investasi nya dan beralih pada FF Group, saya mengalami kerugian yg tidak lah sedikt, itu semua ulah Ayah anda.


"Tidak, ini pasti ada salah paham. papa saya tidak pernah melakukan kecurangan dalam bisnis nya, "Ujar nya masih tak percaya,

__ADS_1


"Itu, karna saya menolak kakak Anda, Nona Fiola saya minta maaf jika telah memanfaatkan Nona, sebenar nya saya ingin mengatakan tentang berkas yg anda tandatangani itu, jika saja anda membaca saya akan bicara, alasan saya melakukan itu, namun anda tidak, membaca nya terlebih dulu, itu membuat saya mengurungkan niat saya,


"Kamu jahat Davin, aku menyukai mu dengan sepenuh hati ku, tapi kau menjebaku,


"Maaf kan saya Nona, Saya juga ingin menyampaikan sesuatu yg anda belum tau, Anda jangan berharap lebih terhadap saya, karna saya sudah menikah, saya sudah berkeluarga, jadi berhenti berharap untuk mendapat kan saya,


"Apa, menikah? Kamu bercanda kan Davin, "Tanya nya kaget,


"Itu benar Nona, saya sudah menikah, dan untuk kekacauan yg di buat oleh Ayah anda, itu karna kakak anda tidak ingin melepaskan saya, Nona Fiona ingin saya meninggalkan istri saya, dan menikah dengan nya, dan Ayah anda melakukan itu demi saudara Anda.


"Papa, berani melakukan kekacauan sebesar ini, untuk Fiona, bahkan aku tidak pernah melihat papa membelaku, walau itu hanya karna tas yg aku perebutkan dengan Fiona , "Ucap nya sedih,


"Nona Fiola tidak apa_apa? selidik Davin yg melihat Fiola meneteskan air mata nya,


"Terima kasih atas penjelasan anda Tuan Davin, Saya akan berusaha melupakan anda, dan untuk kekacawan yg telah di buat oleh papa saya, itu saya minta maaf, saya permisi, "Fiola pun pergi meninggalkan kantor Davin dengan penuh kekecewaan, bukan kecewa terhadap Davin yg telah mengambil Asset keluarga nya, namun kecewa terhadap papa nya yg rela membuat kekacawan hanya untuk Fiona, sedangkan Dia, hanya untuk di bela saat dirinya merebutkan sebuah tas aja papa nya nggan,


.


.


.


.


.


.


........Kediaman Anggara......


"Dian apa kabar kamu, "Ucap Rita dan Rina setelah sampai di kediaman Diana,


"Baik, Aku kangen banget sama kalian, sudah berapa lama kita tidak berjumpa, "Ujar Diana, Diana menghubungi kedua sahabatnya tersebut agar datang kekediaman nya, karna dia merasa bosan di rumah, itu atas ijin Davin,


"Ayo masuk, aku sudah menyuruh maid untuk masak makanan kesukan kalian loh.."ujar Diana


"Wahh, apa itu benar, "Ucap Rita antusias


"Kapan aku pernah berbohong,


"Ya_ya_ya kau memang sahabat yg terbaik, "Timpal Rina,


Tiga sahabat itu pun mengobrol hal yg remeh temeh, yg membuat mereka tertawa bersama..


"Di, apa kamu masih kerja? "Tanya Rita di tengah_tengah canda tawa mereka,


"Tidak, Davin melarang ku, setelah dia tau aku sakit, "Jawab Diana..


"Bagus lah, kamu itu udah di kasih enak, malah milih kerja, gimana sih,"Ujar Rina..


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung,


__ADS_2