The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK—Kepentingan


__ADS_3

“Selamat sore nona Weasly\~”


Suara nya begitu lembut tapi entah kenapa tidak begitu menyenangkan ketika didengar.


“Selamat sore nona Ruby, keperluan apa yang membuat nona Ruby sore hari begini berada di sekitar kediaman Weasly” Tanya ku basa-basi.


“Aku baru saja hendak bertamu ke kediaman Weasly dan membicarakan beberapa hal dengan nona Weasly, tapi kita justru bertemu dijalan begini” Jawab nya lengkap dengan senyuman.


“Aku merasa tidak ada hal yang perlu kita bicarakan nona Ruby” Jawab ku datar.


“Ada dan ini sangat penting, jadi apakah nona Weasly bisa meluangkan waktunya sebentar”


Ingin sekali aku menjawab TIDAK, namun mau bagaimana lagi rasanya tidak sopan jika mengacuhkan tamu yang sudah jauh-jauh mendatangi kita. Emm—lalu aku penasaran hal penting apa yang ingin dia bicarakan.


“Baiklah, kebetulan aku akan ke taman bunga. Jika ingin nona Ruby bisa ikut” Putus ku akhirnya.


Aurelia Ruby tersenyum, memberi kode pada pelayan nya untuk tidak mengikuti kami.


“Lewat sini” Ajak ku dan berlalu, membiarkan dia berjalan dibelakang ku bodo amat dengan sopan santun lagian dia juga masih calon Ratu kan belum jadi Ratu sungguhan.


Setelah berjalan beberapa menit, aku dan Aurelia Ruby sampai. lalu ku ajak dia duduk di kursi taman yang tersedia.

__ADS_1


“Waah taman bunga keluarga Weasly ternyata sangat indah ya nona Weasly\~” Ucap Aurelia Ruby memuji keindahan disekitar nya.


“Ya begitulah, para pekerja bekerja dengan baik” Jawab ku.


“Para pekerja yang mengurus taman ini?” Tanya nya menatap tidak percaya kearahku.


Aku mengangguk “Tentu saja”


“Sangat disayangkan ya, aku kira nona Weasly sendiri yang turun tangan untuk mengurusi taman ini. Jika taman keluarga Ruby aku sendiri yang mengelola semua nya karena aku tidak suka jika keindahan taman kami sampai rusak” Jelasnya dengan nada sombong.


“Emm baik bagi keluarga Ruby tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar pekerja taman karena diurus langsung oleh puteri dari keluarga Ruby, sayang sekali aku tidak punya kemampuan untuk berkebun…membayar pekerja juga masih mampu jadi yaa begitulah…hehe” Jawab ku santai, mengabaikan wajahnya yang berubah suram.


Aurelia Ruby menoleh “Kenapa seperti buru-buru sekali nona Weasly?“


“Sebenarnya aku sedikit sibuk sore ini, jadi tidak bisa lama duduk bersantai dengan nona Ruby”


“Ah benarkah? Memang nona Ruby memiliki kesibukan apa sore ini?” Tanya nya penasaran.


Aku mengangkat keranjang rotan ku “Memetik bunga” Jawab ku santai.


Namun jawaban santai ku berbeda dengan wajahnya nya yang menggelap, suram sekali seperti ingin marah tapi tidak bisa.

__ADS_1


Lagipula dia tidak berhak marah bukan? Jika aku menganggap memetik bunga lebih penting daripada duduk mengobrol bersama nya, itu hak ku.


“Maaf jika tidak sopan, sesama wanita nona Ruby pasti mengerti sangat tidak nyaman jika keinginan yang kita susun dari lama jadi batal hanya karena gangguan dari pihak lain” Lanjut ku menjelaskan karena dia tidak kunjung bersuara.


“Lagipula kedatangan nona Ruby yang tiba-tiba begini semakin membuat ku tidak nyaman”


Terserah deh, mau tersinggung atau tidak bukan urusanku. Siapa suruh menganggu wanita yang ingin me time.


“Maaf kedatangan ku yang tiba-tiba dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya, maaf juga jika nona Weasly merasa terganggu” Dia menunduk sekilas.


“Ya sungguh menganggu, lain kali jika ingin berkunjung nona Ruby bisa memberitahu terlebih dahulu. Itu sudah menjadi peraturan dan etika dasar dalam berkunjung dan mengunjungi sesama bangsawan di istana Heaven Land”


Katakan saja aku ketus, tapi memang begitu faktanya jika dia membaca peraturan dan etika dasar istana Heaven Land pasti dia menemukan hal yang aku sebutkan tadi.


Cih calon Ratu jenis apa sebenarnya Aurelia Ruby ini yang bahkan etika dasar saja dia tidak tau.


“Ah aku melupakan itu, ku pikir nona Weasly tidak terlalu sibuk sebab tidak ada pekerjaan di istana atau ditempat lain. Jadi aku berpikir untuk langsung datang saja”


“Tidak memiliki pekerjaan di istana bukan berarti aku tidak memiliki kesibukan lain, aku hidup bukan hanya untuk bekerja di istana”


...👑👑👑...

__ADS_1


__ADS_2