The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK—Mimpi Buruk


__ADS_3

“Kau telah mendengar hal yang tidak seharusnya kau dengar!”


“Jadi, enyalah!!”


GREPP


KHEEEKK


“To …long…”


“TOLOOONGG!!”


“Nona! Nona ada apa?!”


Suara panik Lela berseru mendekati ku yang terduduk diatas ranjang.


“Lela?” Aku menoleh bingung, kenapa Lela ada didalam kamarku malam-malam begin.


Tetapi saat melihat kearah jendela ternyata hari sudah terang.


“Sudah pagi?”


“Benar nona, apa nona bermimpi buruk?” Lela menjauh dari tepi ranjang ku dan berjalan kearah meja kecil meraih gelas diatasnya.


“Argh” Aku memijit kepala ku yang sedikit pusing karena terbangun secara tiba-tiba.


“Silahkan diminum dulu nona” Lela mengangsur gelas berisi air.


Aku menerima gelas dan meneguk isi nya sampai tandas.


“Hah, aku haus sekali. Rasanya seperti habis berlari keliling Citayam” Gumam ku pelan.


“Keliling Citayam?” Beo Lela.


“Ah tidak lupakan” Ku kembalikan gelas kosong itu pada Lela.

__ADS_1


Sakit, kenapa leher ku terasa sakit. Ku raba bagian leher ku.


“Apa nona bermimpi buruk?”


Aku mengangguk meski tidak yakin, otak ku masih berusaha keras mengingat mimpi yang baru kualami.


“Sepertinya aku bermimpi buruk lagi, dan Lela aku memimpikan hal yang sama selama tiga malam belakangan ini” Aku ku.


“Mimpi yang sama selama tiga malam, mimpi seperti apa nona?“


“Aku— aku dicekik oleh seorang pria dan perkataan nya selalu sama” Aku meraba leher ku dan mengingat perkataan pria dalam mimpi ku.


“Kau telah mendengar hal yang tidak seharusnya kau dengar!”


“Jadi, enyalah!!”


“Dia mencekik ku sangat kuat, sampai aku meminta tolong pun suara ku tidak bisa keluar” Aku bicara dengan pikiran melayang.


“Apa karena itu tadi nona mengingau kataa tolong?”


Lela mengangguk “Benar nona, sebab mendengar nona meminta tolong lah hamba berniat membangunkan nona. Tapi nona sudah terbangun lebih dulu”


“Nona mengigau minta tolong dan terus menekan bagian leher nona, apa sakit?” Lela memerhatikan bagian leher ku yang tidak tertutupi.


Ku raba kulit leher lalu menggeleng “Tidak sakit” Jawab ku.


“Syukurlah jika tidak sakit” Lela bernafas lega.


“Tapi—mimpi itu terasa sangat nyata Lela. Seolah aku pernah mengalaminya sendiri”


Seperti deja vu.


“Emm—maaf sebelum nya nona, mungkin saja nona terbawa mimpi karena pejabat Ruby?” Tebak Lela.


“Ah benar! Aku merasa sama persis, cekikan pria dalam mimpi itu—sama seperti yang dilakukan pejabat Ruby beberapa waktu lalu” Seru ku.

__ADS_1


“Mungkin saja karena nona masih terbawa perasaan kurang menyenangkan itu sampai membekas dalam pikiran nona dan menimbulkan rasa trauma. Maaf nona ini hanya tebakan hamba saja” Ucap Lela segan.


Tidak, aku yakin ini bukan karena terbawa perasaan apalagi sampai trauma. Di dunia nyata bahkan aku sudah mengalami kekerasan yang lebih parah daripada sekedar di cekik tetapi tidak sekalipun sampai terbawa mimpi. Ditambah mimpi ini terus terulang sampai tiga kali.


Pria dalam mimpi itu terasa tidak asing, seperti aku mengenalnya tapi tidak tahu siapa.


Dan, perkataan nya itu sudah tidak asing ditelinga ku seolah aku pernah mendengar itu sebelumnya. Tapi sejauh aku mengingat, baik di dunia nyata ataupun didunia novel ini tidak pernah seorang pun berkata seperti itu padaku.


Perasaan takut, panik, bersalah dan sakitnya terasa begitu nyata saking nyata nya aku berpikir bahwa mimpi itu adalah sebuah potongan dari ingatan yang nyata.


Apa mimpi itu adalah potongan ingatan Roseanne yang asli!?


“Nona Anne!”


Suara Lela berhasil menyentak ku dari lamunan.


“Ha?“ Jawab ku cengo.


“Apa nona sudah merasa baik, atau perlu saya panggilakan tabib untuk memeriksa nona?”


Aku menggeleng “Tidak perlu Lela, bisa tinggalkan aku sendiri? Aku ingin istirahat sebentar lagi” Pinta ku mengusir Lela.


“Baik nona, hamba berjaga didepan panggil saja jika nona butuh sesuatu” Lela menunduk pamit sebentar dan berjalan keluar.


BRUK


Aku kembali berbaring menatap kosong pada langit-langit kamar, sementara otak ku berakar menghubungkan beberapa kemungkinan yang kutemukan.


Jika mimpi tersebut benar potongan ingatan Roseanne Weasly yang asli, lalu siapa pria yang mencekik nya?


Apakah pejabat Ruby?


...👑👑👑...


Ada yang bisa nebak, siapa pria yang ada didalam mimpi Anne?

__ADS_1


*Jangan lupa vote n hadian nya **💕*


__ADS_2