The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK—Puteri Penurut


__ADS_3

Aku berhasil kabur dari Alexander, saat ini aku berjalan menyusuri lorong istana yang sepi tentu saja ditemani Lela yang setia berjalan dibelakang ku.


Tidak ingin tergesa kembali ke kediaman Weasly, aku ingin menikmati udara segar disekitar istana sekalian berkeliling sudah lama sejak aku berada di dunia novel ini. Aku tidak pernah melihat istana Heaven Land ini secara keseluruhan kecuali ruangan rapat, pengadilan, ruangan Emmett dan ruangan Alexander.


Ya aku hanya mengetahui beberapa ruangan itu.


Untuk saat ini kurasa ada baik nya aku berhenti mengurusi timbul nya bulan surga ataupun pernikahan Alexander dan Ruby, demi keberlangsungan hidup otak ku yang kecil ini lagipula tertunda nya pernikahan mereka belum tentu berhubungan terdampar nya aku disini.


Benar, pasti tidak ada hubungan nya!


Yang terpenting saat ini adalah mencari cara agar aku bisa mengingat alur novel itu dan siapa gadis asing yang berada didalam mimpi ku, aku sungguh penasaran apakah gadis asing itu ada hubungan nya dengan semua ini atau tidak.


Ketika mendongak aku menemukan keberadaan Emmett diujung lorong yang akan aku lewati, pria tua itu sudah lama tidak terlihat batang hidung nya bahkan saat aku sakit pun dia tidak pernah muncul.


Ciri-ciri ayah durhaka!


Emmett berjalan mendekat denga sikap angkuh nya.


“Selamat siang ayah\~” Sapa ku berusaha ramah.


“Darimana saja kau?” Tanya nya mengabaikan salam manis ku.


Hei pak tua, harusnya aku yang bertanya! Darimana saja kau saat puteri mu sakit huh!?

__ADS_1


“Aku baru saja menemui Raja ayah” Jawab ku pelan dan menekan kuat makian yang sudah diujung lidah ku.


Emmett menatap sekitar lalu beralih menatap ku “Ikut aku!” Tandas nya dan pergi berlalu meninggalkan ku dan Lela.


Huh…


Lepas dari mulut buaya, sekarang aku harus kembali terjebak di mulut harimau.


Benar-benar hari yang melelahkan!


.


.


“Yang Mulia Raja meminta ku datang karena nona Ruby ingin berbicara pada ku” Jawab ku berbohong.


Dahi Emmett mengernyit tidak suka “Apa yang ingin nona Ruby bicarakan dengan mu?”


“Nona Ruby meminta ku untuk tidak memperberat hukuman pejabat Ruby saat pengadilan besok” Bohong, sangat tidak mungkin memberitahu Emmett jika Raja ingin memberitahu ku tanda-tanda kemunculan bulan surga.


Bisa saja pria tua ini langsung berbesar kepala dan memanfaatkan keadaan untuk mendorong Roseanne semakin mendekati Raja.


“Berani sekali dia-“ Emmett menggeram marah “Lalu apa tanggapan mu?” Lanjutnya.

__ADS_1


“Aku tidak memberi tanggapan apapun karena sejak awal keputusan ku memang tidak ingin memperpanjang masalah ini” Jawab ku lugas.


“Kau berbaik hati melepaskan pejabat Ruby begitu saja, setelah apa yang dia lakukan pada mu!?” Sentak Emmett marah.


Cih, sok perhatian sekali kau pak tua.


“Aku tidak berbaik hati, hanya tidak ingin memperpanjang masala ini ayah” Elak ku.


“Apapun alasan mu aku tidak setuju! Manfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkan citra keluarga Ruby, kau harus memberikan hukuman yang bisa membuat keluarga Ruby malu” Tekan Emmett tidak mau dibantah.


“Tapi ayah—“


“Cukup! Kau turuti saja saja perintah ku Roseanne Weasly!”


Aku mengangguk pasrah, aku hanya perlu patuh hari ini. Emm—tidak tahu kalau besok!


HAHAHAHA


Emmett, harusnya kau tahu jika aku bukanlah puteri mu yang penurut itu.


...👑👑👑...


Cerita nya makin gak jelas, tapi utor tetap berharap bisa dapat dukungan dan vote dari para reader yang budiman…

__ADS_1


__ADS_2