The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK__Pertemuan


__ADS_3

Langkah ku berhenti "Leonnn....aku lelah" Rengek ku kesal karena Leon terus berkeliling tanpa tujuan yang jelas.


"Ingin istirahat dulu?"


Aku menggeleng "Jujur saja, sebenarnya apa yang ingin kau perlihatkan padaku disini hah? Kita sudah mengelilingi tempat yang sama berkali-kali Leon"


"Belum ketemu. untuk sementara, kau ingin sesuatu disini?" Bujuk Leon kembali menarik lengan ku pelan untuk beranjak.


"Cih, kalau begitu kau mencari sendirian saja! Aku akan menunggu di kios makanan sebelah sana" Aku menunjuk ke arah lorong yang berbeda.


"Katanya sudah tidak suka makanan lezat" Ucap Leon mengejek tapi langkah nya tetap menyeret ku menuju kios makanan.


"Daripada berkeliling tidak jelas dengan mu, lebih baik aku duduk disana" Elak ku tidak terima.


"Hemm"


Leon mengantarkan ku ke salah satu kios makanan, menyuruh ku duduk dan tetap menunggu dia disini "Kau tak ingin minum dulu?" Leon menggeleng lalu pamit.


Aku menghela nafas lalu memanggil penjaga kios untuk memesan makanan, setelah memesan aku membuka selembar kain yang menutupi wajah ku. Sejak tadi juga aku menahan nafas yang lumayan sesak karena berjalan lama dengan bibir dan hidung tertutup.


Setelah melepas kain penutup, suara seseorang dari belakang mengalihkan perhatian ku "Nona Weasly~"


Aku memutar balik kepala untuk melihat jelas siapa yang menyapa ku ditempat keramaian seperti ini yang aku yakini tidak seorang pun yang mengenali ku. Ahh dia lagi, kepala ku kembali berputar setelah tahu sosok itu.


SIAL!


"Benarkan nona Weasly, sudah ku duga aku tidak akan salah mengenali orang" Ujar nya riang dan tanpa malu duduk dikursi seberang ku.


"Hemm" Aku berdehem singkat dengan wajah malas menanggapi nya.


"Sedang apa disini nona Weasly dan apa kau berpergian sendiri?" Dia menghujani ku pertanyaan.


"Aku bersama Le--"


Suara ku terpotong "Disini~" Pekiknya pelan sambil mengangkat tangan pada seseorang dibelakang ku. Dia seperti memberitahu keberadaan nya pada orang yang dia kenal.


Aku tidak menoleh sebab aku pun tidak peduli dengan siapa dia ketempat ini.


Tap


Tap


Tap


"Aku kesini dengan Yang Mulia Raja, nona Weasly"


Aku tidak bertanya...sebentar!

__ADS_1


Yang Mulia Raja berarti Alexander? Kontan aku mendongak menatap sosok yang sudah berdiri tegap disamping meja yang aku tempati. Meski pakaian yang biasa dan penutup wajah, dengan jelas aku bisa mengenali sosok itu melalui tatapan tajam dua bola mata biru menyala nya.


Benar! Alexander.


SIAL PART 2


Meski SIAL PART 2, aku tetap berdiri untuk memberi salam hormat pada Alexander.


"Keberkahan pada Yang Mulia Raja dan Heaven Land" Salam ku dengan suara berbisik agar tidak terdengar oleh orang lain, karena saat ini Alexander pun dalam keadaan menyamarkan identitas dikeramaian.


Kenapa aku harus bertemu dengan dua manusia menyebalkan ini disini dari sekian banyak nya manusia kenapa harus mereka.


"Lihat, aku menemukan nona Weasly sendirian disini"


Aurelia...gadis yang dengan lancang nya duduk tanpa permisi di kursi sebarang ku dan Alexander sosok lancang kedua yang menyusul duduk disebelah kekasih nya. Kedua manusia lancang ini memang serasi sekali.


"Senang bertemu dengan mu disini nona Weasly~" Aurelia berucap manis.


Yaa gaya bicaranya sedikit berubah setelah muncul nya Alexander, tidak ada minat meladeni aku hanya berdehem pelan sebagai jawaban.


Seorang pelayan kios menghampiri meja kami dan menanyakan pesanan dua manusia lancang itu, setelah itu berlalu.


"Oiya nona Weasly kesini sendirian dan sedang ada keperluan apa disini?" Aurelia membuka obrolan.


Belum sempat menjawab seorang pelayan kios mengantarkan pesanan ku "Terimakasih" Ucap ku pelan sambil menggeser satu piring berisi makanan ke sebelah kanan ku dan satu piring lagi tetap dihadapan ku.


Mata ku bertemu tatap dengan mata tajam Alexander, tidak lama karena aku muak melihat mata biru menyala itu.


"Urusan apa ya dengan siapa? Jangan bilang nona Weasly akan berkunjung ke..." Aurelia sengaja menggantung perkataan nya tetapi aku mengerti maksud nya.


Pasti dia berpikir aku kesini untuk berkunjung ke tempat hiburan waktu itu.


"Setahu ku, bukan hak mu untuk mengetahui urusan hidupku" Jawab ku acuh, menohok sikap tidak terpuji Aurelia.


"Hemm benar juga, aku hanya ingin bertanya karena penasaran dan berharap semoga nona Weasly tidak benar-benar berkunjung ke tempat itu lagi" Jawab Aurelia dengan nada sendu yang dibuat-buat, entah apa tujuan nya aku tidak peduli.


"Jika benarpun, tidak ada urusan nya dengan mu" Jawab ku tegas menyandarkan punggung ke sandaran kursi dan menatap Aurelia tajam.


Tidak ada obrolan sampai pelayan kios datang menghantarkan pesanan.


"Kami boleh ikut makan di meja ini kan nona Weasly"


Sudah sangat terlambat jika kau baru izin sekarang, aku memaki dalam hati.


"Hem tidak masalah" Sudalah, percuma juga mengusir mereka dari meja ku sekarang.


"Kami kelelahan dan lapar setelah berkeliling melihat sekitar, jadi memutuskan untuk istirahat sebentar" Aurelia menjelaskan tanpa aku bertanya, tapi aku tau tujuan nya sudah jelas untuk membuat ku kesal atau cemburu?

__ADS_1


Entalah yang pasti tidak sedikitpun aku merasa cemburu.


"Ya nikmatilah hidangan nya" Jawab ku saja malas.


"Nona Weasly tidak makan? Dan kenapa nona Weasly memesan dua porsi makanan"


Aku menatap piring disebelah kanan ku lalu melirik Aurelia "Aku menunggu seseorang, silahkan nona Ruby dan Yang Mulia makan lebih dulu"


"Siapa?"


"Makan" Suara berat Alexander terdengar, membuat Aurelia yang berisik itu terdiam.


Dengan patuh Aurelia mengangguk dan mulai menyentuh sendok nya.


"Kau juga" Kali ini suara itu memerintah ku.


"Hamba nanti saja Yang Mulia, silahkan dinikmati dulu" Jawab ku cepat tanpa menatap kearah Alexander, aku tidak ingin melihat wajah nya.


Alexander diam tidak menyentuh makanan nya berbeda dengan Aurelia Ruby yang sudah mulai menyuap makanan.


Pandangan ku tetap terfokus pada pintu masuk, berharap tubuh tegap Leon muncul dibalik pintu dan menyelamatkan ku dari situasi memuakkan ini.


Terkabul! Aku melihat Leon masuk dan berjalan menghampiri meja ku, aku tersenyum dan melambai kecil kearahnya Alexander menoleh kebelakang karena kebetulan mereka duduk membelakangi pintu masuk.


Hanya sekilas, dia langsung berbalik arah dan menatap wajah ku tajam. Bagaimana aku bisa tau, tentu saja karena aku tidak sengaja melirik kearahnya sekilas.


"Hei, kenapa lama sekali" Rengek ku pelan ketika Leon sudah berdiri disamping ku.


"Kau dengan siapaa...Yang Mulia?" Leon langsung terkejut begitu melihat sosok yang duduk dihadapan ku.


"Duke Eros?" Tanya Aurelia yang sama kaget nya dengan Leon.


"Ah ada nona Ruby juga, kebetulan sekali" Ujar Leon canggung lalu menatap ku seolah bertanya aku hanya mengangkat bahu acuh.


Detik berikutnya dia memberi salam dengan suara pelan, yaa bagaimanapun Alexander tetaplah seorang Raja yang harus diberi hormat.


"Duduklah, aku sudah memesankan makanan untuk mu" Ku tarik pelan lengan Leon agar duduk dikursi sebelah ku.


Leon duduk, posisinya sekarang dia duduk dikursi seberang Alexander dan aku diseberang Aurelia Ruby.


"Bagaimana sudah ketemu?" Tanya ku penasaran sambil menggeser gelas minum dan menyuruh Leon untuk minum.


Leon meraih gelas itu dan meneguk isinya "Sudah ketemu, tenang saja" Jawabnya setelah meletakkan gelas.


"Aku sungguh tidak menyangka jika Duke Eros dan Nona Weasly sedekat ini sampai bepergian berdua ke festival rakyat"


🥀🥀🥀

__ADS_1


Aku gabut dan up tengah malam 😅


__ADS_2