The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK--Pilih Kasih


__ADS_3

...THE HEAVEN KINGDOM...


"Kau sudah mengingat KAKAK mu ini, Nona Weasly?"


Demi kerang ajaib aku tidak tahu kalau Roseanne Weasly mempunyai seorang kakak laki-laki dan juga kenapa dia tidak pernah terlihat sejak hari pertama aku bangun di dunia ini.


"Ahh..tentu saja aku mengingat mu kak..hehe.." Dengan sok akrab aku menepuk pelan lengan nya tidak lupa cengiran bodoh demi menyelamat kan nyawa ku.


Apa tepukan ku sakit, kenapa dia melihat kearah lengan nya yang baru saja ku tepuk.


"Maaf kak, aku hanya bercanda dengan pura-pura tidak mengenal kakak tadi" Aku berusaha memasang senyum terbaik ku tetapi pria ini tetap tidak berekspresi apapun.


Huh! sudalah mungkin dia mengalami kecacatan di otot wajah nya sampai tidak bisa tersenyum ataupun bereskpresi.


"Kalau begitu aku pamit dulu kak, karena ayah sudah menunggu diruangan nya"


Tidak ingin berbasa-basi lebih lama dengan tembok seperti mu.


Sebelum pergi aku menunduk hormat sebentar dan menyeret Lela beranjak.


Setelah beberapa langkah aku kembali menengok kebelakang untuk memastikan apakah pria itu sudah pergi atau belum dan--Dia masih disana menatap ku dengan seringai seram nya.


Astaga! Kakak jenis apa yang dimiliki Roseanne ini?


.


.


"Selamat siang ayah~" Ucap ku menyapa Emmett tengah duduk tegap dibalik meja kerja nya.


Tidak ada sapaan hangat atau tatapan lembut yang ku dapat dari Emmett, hal yang biasa diberikan seorang ayah pada puteri nya


Yang ada hanya tatapan menilai yang dilayangkan Emmett, dia menatap ku dari bawah keatas dan atas kebawah. Aku tahu dia tengah memindai kelayakan penampilan ku kali ini.


Tenang saja pak tua kau tidak akan menemukan cela dipenampilan ku hari ini, karena Lela sudah bekerja keras.


"Kau tahu alasan ku memanggil mu kesini?" Emmett buka suara setelah puas meneliti penampilan ku.


"Tidak ayah.."


Mana ku tahu, kau pikir aku cenayang bisa membaca isi pikiran mu itu hah!?


"Dengan semua tingkah bodoh mu harus nya kau sudah bisa menebak alasan ku" Emmett menatap ku lekat.


Aku merasa tidak melakukan kesalahan apapun yang bisa memancing kemarahan nya, apa karena aku sudah tidak berusaha mendekati Raja lagi?


Tapi dari mana dia tahu, bukan kah dia beberapa waktu ini bertugas diluar istana.


"Bagaimana dengan kunjungan mu dan Yang Mulia Raja ke Starland beberapa waktu lalu, apakah kau melakukan tugas mu dengan baik?" Tanya Emmett.


Tugas yang kau maksud adalah menggoda Raja bukan?


"Maaf ayah, aku tidak bisa mendekati Yang Mulia Raja karena ada nona Ruby yang selalu berada disamping nya.."


Aku bohong! bukan tidak bisa mendekati nya tetapi memang aku tidak berniat untuk mendekati nya lagi.

__ADS_1


"Apa kau tidak bisa menyingkirkan wanita itu hah?" Suara Emmett semakin rendah menandakan dia mulai terpancing emosi.


Bahkan tanpa aku menyingkarkan Aurelia pun, Alexander sudah lebih dulu mendekati ku.


"Bi..bisa saja ayah, tapi disana tidak hanya ada kami bertiga. Tetapi ada Duke Eros juga yang membuat ku harus menjaga sikap" Aku mulai tergagap.


"Memang nya kenapa kalau ada Duke Eros, kau ingin menjaga sikap dihadapan nya? Kau menyukai Duke itu Anne?"


Hasiisshh dia salah paham, maksud ku bukan begitu.


"Tidak ayah! Ku rasa, tidak bisa membuat orang lain menyadari tujuan kita untuk menggoda Raja"


Ngomong apa sih aku!


"Aku tidak peduli Anne, persetan dengan orang lain. Lakukan saja tugas mu" Ucap Emmett tegas.


"Baik ayah"


Ya lebih baik aku menuruti apa mau nya sekarang.


Tok tok tok


Terimakasih untuk siapapun yang telah mengetuk pintu itu, terimaksih sudah menyelamatkan ku dari amukan Emmett.


"Masuk!" Seru Emmett mempersilahkan orang itu masuk.


Cklek


Suara pintu terbuka membuat ku mengalihkan perhatian ku kearah pintu, penasaran siapa yang bertamu.


Astaga! Pria itu, ku cabut ucapan terimaksih ku tadi. Bagaimana aku bisa menghadapi dua pria Weasly ini, satu saja sudah membuat ku muak.


"Kau sudah kembali nak?" Tanya Emmett dengan senyuman hangat nya yang terlihat mengerikan dimata ku.


"Sudah ayah" Ragnar, pria itu mendekat dan memeluk Emmett sebentar.


"Kenapa tidak memberitahu ayah kalau kau sudah kembali?" Nada bicara Emmett terdengar sangat berbeda saat bicara dengan ku.


Apa ini namanya deksriminasi anak?


"Aku baru saja sampai tadi pagi ayah setelah berbenah sedikit, aku langsung menghampiri ayah" Ucap Ragnar.


"Benarkah? Bagaimana dengan misi mu di negeri Moonland nak"


"Berjalan baik ayah, misi nya sudah terselesaikan dan pelaku nya sudah tertangkap"


Hei! kalian melupakan keberadaan ku disini, ck!


"Kita bertemu lagi, adik...?" Seperti mendengar suara hati ku, sekarang Ragnar Weasly sudah menaruh perhatian nya pada ku.


"Emm...iya kakak" Aku tidak tahu harus bersikap seperti apa pada Ragnar.


Aku belum bisa menebak dia serumpun dengan Emmett atau tidak, jadi aku harus waspada dari sekarang.


"Kau sudah bertemu dengan anak ini.."

__ADS_1


Wah sudah lihat perbedaan nya bukan?


Tadi dia memanggil Ragnar dengan sebutan "nak" dengan senyum hangat nya, sedangkan aku. Dia menyebut ku dengan sebutan "anak ini" dengan nada ketus nya.


"Sudah ayah, kami bertemu di luar dan adik kecil ini memaki ku dan pura-pura tidak mengenali ku"


Dia masih dendam dengan kesalahan ku rupanya nya, padahal aku sudah meminta maaf.


"Astaga! anak bodoh ini memang tidak pernah berubah" Makian Emmett untuk ku.


"Kamu pasti lelah karena baru tiba dari perjalanan jauh, silahkan duduk dulu nanti akan ayah panggilkan pelayan untuk menyediakan makanan untuk mu" Mengikuti perintah Emmett, Ragnar pun berjalan pelan menuju kursi yang tersedia di pojoo ruangan.


Pilih kasih sekali, bahkan aku yang sudah berdiri sejak tadi tidak dipersilahkan duduk.


Emmett memanggil pelayan dan memerintahkan mereka membawa makanan segera. Selesai dengan urusan anak tersayang nya kini Emmett kembali menatap ku datar.


"Urusan kita belum selesai.." Sinis sekali pria tua ini.


"Ku dengar kau tenggelam di danau biru, apa itu cara mu menarik perhatian Raja?" Pertanyaan tiba-tiba Emmett membuat ku gelisah bingung menjawab apa.


Apa aku boleh jujur?


Aku meloncat ke danau biru untuk membuktikan 'Teori Sinetron' dengan harapan bisa mengembalikan ingatan Roseanne, tapi hasilnya nihil!


Tidak! Kalau aku berkata jujur Emmett akan mengamuk.


"Benar ayah" Aku mengangguk yakin.


"Apa berhasil?"


"Ber..berhasil ayah, Yang Mulia Raja menyelamatkan ku dan beliau menjenguk ku dihari berikut nya"


"BERHASIL KATA MU!!?" Emmett berteriak kencang, membuat ku terkejut dan reflek mundur selangkah.


Melihat Emmett yang mendekat membuat ku ketakutan, tubuh ku gemetar hebat.


Sialan! kenapa trauma sialan itu mengikuti ku sampai ke dunia novel ini.


Emmett mendorong kepala ku dengan jari telunjuk nya, mata merah nya menatap ku marah.


"Apa kepala mu ini tidak bisa memikirkan sesuatu yang lebih baik?"


"Kau selalu menggunakan cara yang sama untuk menjebak nya, kau pikir dia kan menyukai tingkah bodoh mu itu hah. Sudah ku bilang serahkan saja tubuh mu pada nya!!"


BRUG


Emmett mendorong ku sampai terjatuh ke lantai, tubuh ku gemetar hebat. Sekelebat bayangan masa lalu membuat ku ketakutan. Jelas ini bukan ingatan milik Roseanne!


Aku pernah mengalami hal yang mirip dengan ini, aku yang dibentak, di pukul dan--


"Berikan tubuh mu, maka semua selesai" Suara sinis itu menyadarkan ku.


Aku mengangkat wajah dan menatap kearah Emmett.


Benar...dia mirip sekali dengan pria itu!

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


RAGNAR WEASLY SERUMPUN DENGAN EMMETT TIDAK YAH?


__ADS_2