The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK__ Kereta Jemputan


__ADS_3

BRAAAKK


"LEEEELLLLAAAAAA" Aku berteriak keras menjadi keberadaan Lela.


Tap


tap


tap


Setelah suara langkah terburu itu pintu kamar ku terbuka lebar menampilkan Lela yang terlihat berantakan.


Lela mendekat dan berusaha mengatur pernafasan nya "Ada apa nona Anne?"


huhu mood ku yang jelek ini membuat ku jadi menyalahkan orang disekitar ku terutama Lela.


"Maafkan aku Lela" Ucapku tulus namun Lela justru semakin panik, ditambah darah yang merembes dari lengan kiriku mengotori gaun tidur putih yang kupakai.


"Astaaga nona" Seru Lela panik.


"Kenapa nona melakukan nya lagi" Suaral Lela meninggi karena terlalu panik.


"Aku hanya coba-coba, siapa tau ini hanya mimpi...ternyata tidak. Berapa kalipun aku coba untuk menggores tangan ku tetap saja berdarah" Cicit ku lesu, memerhatikan Lela yang berusaha memberhentikan darah yang mengalir dari lenganku.


"Padahal aku berharap lengan ku tidak berdarah dan semua ini hanya mimpi lalu aku bangun di kamar sempit ku.." Desah ku kecewa.


"Hamba tidak mengerti apa yang nona maksud, tetapi hamba memohon sesulit apapun itu jangan sampai melukai diri nona sendiri" Ceramah Lela penuh ke khawatiran.

__ADS_1


"Lalu ada apa sampai nona berteriak?" Tanya nya begitu selesai membalut luka ku.


Aku menggeleng "Tidak ada, aku hanya merindukan mu hahaha"


Lela mendongak dan menatap ku sedikit kesal, ya begitulah aku dan Lela sudah tidak sekaku layaknya pelayan dan majikan. Aku sudah mengajak Lela berteman meski Lela masih memberi batasan, tapi tak apa setidaknya aku sudah bisa bercerita tentang apapun padanya.


"Jangan bercanda nona, nona membuat hamba khawatir" Omel Lela.


"Cih sudah kubilang jangan hamba hamba!" Salah satu kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan Lela adalah bahasa baku nya.


"Baiklah, sekarang mari aku bantu nona mandi ini gaun nya sudah terkena darah. Hari ini nona sudah janji akan berkunjung ke kediaman Duke Eros"


Aku melotot "Astaga Lela aku lupa!! Bagaimana ini?"


"Nona hanya perlu datang, tidak perlu menyiapkan apapun" Jawab Lela enteng sambil membantu ku melepas gaun tidur.


.


.


Sore harinya aku sudah selesai berdandan dan sedang menunggu kereta yang disiapkan pelayan namun Lela datang berlari kecil memasuki kamar ku.


"Nona- Kereta jemputan dari keluarga Duke Eros sudah tiba" Bisik Lela.


Aku mengernyit bingung "Kenapa ada kereta jemputan, bukan kah aku bisa kesana sendiri?"


Lela mengedik kan bahu "Tapi nona... Tidak hanya kerera jemputan saja yang tiba..."

__ADS_1


"Maksudnya?" Aku semakin bingung.


"Duke Eros yang menjemput nona Anne langsung"


"Duke Eros? Leonidas Eros maksud mu?" Lela mengangguk.


Aku terloncat dari kursi "Benarkah?" Tanya ku antusias dan Lela tetap balas mengangguk.


Aku langsung keluar kamar dan berjalan cepat menuju halaman, dari kejauhan bisa kulihat kereta dengan lambang keluarga Eros terparkir manis.


"Leeeeoonnn!!" Pekik ku antusias begitu netra ku menangkap keberadaan pria bertubuh tegap itu.


Begitu mendongak netra ku bertemu dengan mata merah nan tajam itu, mata yang awalnya membuat ku ketakutan namun sekarang sudah cukup nyaman.


"Hei! Sudah lama sekali rasanya tidak melihat mu" Seru ku begitu sampai di hadapan nya.


Leon mendengus "Bersikap anggun lah nona Weasly, setidaknya di depan para prajurit dan pelayan keluarga mu. Pasti mereka malu sekali memliki nona seperti mu" Komentar Leon.


"Cih, baru bertemu sudah mengataiku saja" Aku menendang kaki nya kuat.


"Cepat naik, sebelum kau semakin mempermalukan diri lagi" Leon mengamit lengan ku dan membantu ku menaiki kereta.


... 🥀🥀🥀...


Abang Leon comeback guysss


Mari kita moveon dari abang Raja yang jahat!! Hahah

__ADS_1


__ADS_2