The Heaven Kingdom

The Heaven Kingdom
THK--Punya Kakak?


__ADS_3

...THE HEAVEN KINGDOM...


Pagi yang cerah untuk hati ku yang kelabu, karena beberapa saat lalu salah satu pengawal Emmett mendatangi kediaman ku dan menyampaikan perintah dari Emmett untuk ku.


Pria tua itu memerintahkan ku untuk segera menghadap pada nya, tentu saja aku tidak bisa menolak meski jauh dilubuk hati ku sangat malas untuk bertemu Emmett.


Salah satu alasan ku malas bertemu dengan dia adalah aku harus berpenampilan mencolok dan dandan berlebihan sesuai keinginan nya, apalagi kalau bukan untuk misi "Menggoda Raja".


Cuih memalukan sekali.


Sejak tadi Lela sudah mulai sibuk mengurusi barang-barang yang aku pakai untuk menemui Emmet, mulai dari gaun berkilauan, perhiasan sampai ke tatanan rambut yang sempurna. Seperti ingin bertemu presiden saja.


"Bagaimana dengan acara minum teh bersama dengan nona Ruby, nona?" Tanya Lela yang tengah membantu ku merapikan rambut.


Aku tahu Lela tengah berusaha mengajak ku bicara agar tidak fokus pada rasa kesal ku karena harus bertemu Emmett.


Entah sejak kapan hubungan ku dengan Lela sudah lebih dekat, tidak secanggung saat aku pertama kali bangun. Mungkin karena dia selalu ada dibelakang ku dan dia satu-satunya orang yang bisa kuajak bicara tanpa harus berekspresi 'palsu'.


Oiyaa ada satu lagi, Leon!!!


Astaga aku hampir melupakan teman ku yang satu itu, padahal baru beberapa pekan tidak bertemu.


Selepas kami kembali dari kunjungan Starland, Besok nya Leon langsung kembali bertugas. Ya tentu saja seorang Duke tidak bisa berleha-leha seperti ku, ada wilayah yang harus dia pastikan keamanan nya.


Aku baru ingat ada hal yang harus aku tanyakan pada Lela, ini berhubungan dengan Leon.


"Lupakan pertemuan tidak penting itu Lela, sekarang ada hal yang ingin aku tanyakan pada mu"


"Silahkan nona, hamba akan menjawab jika mengetahui nya" Ucap Lela sambil mengangguk tangan tetap bekerja merapikan tatanan rambut ku.


"Bagaimana hubungan Roseanne dan Leon?" Tanya ku langsung.


"Maaf nona, apa yang nona maksud adalah Duke Eros?" Tanya Lela memastikan.


Aku lupa, jika mereka memanggil nya dengan sebutan formal yaitu nama keluarga.


"Benar, Duke Leonidas Eros"


Kalau Lela sudah lama menjadi pelayan pribadi ku pasti dia sedikit mengetahui hubungan Leon dan Roseanne.


"Hamba kurang tahu pasti, karena nona jarang berbagi masalah pribadi pada hamba...." Jawab Lela.


"Ku ganti pertanyaan nya, apa aku dan Leon pernah bertemu sebelum nya? sebelum kami berangkat ke Starland"


Lela berpikir sebentar kemudian mengangguk.


"Pernah nona, beberapa kali Duke Eros menghampiri nona ke kediaman"


"Lalu bagaimana tanggapan Roseanne saat bertemu dengan Leon?"


Jika Leon beberapa kali mengunjungi Roseanne itu tanda nya mereka dekat.


Lela mengernyit bingung dengan pertanyaan ku.

__ADS_1


"Nona tidak ingat? Nona selalu menolak untuk bertemu dengan Duke Eros dan memerintahkan beberapa pengawal untuk mengusir Duke Eros"


Ah! Benarkah? itu artinya hubungan Leon dan Roseanne tidak sebaik itu.


Pantas saja saat aku bertanya bagaimana cara mu membedakan ku dengan Roseanne yang asli, Leon menjawab.


"Karena Roseanne Weasly yang asli tidak akan mau menggandeng ku seperti ini"


Jangan bilang...sejak awal dia menyadari perbedaan ku, karena aku tidak pernah menolak kehadiran nya disamping ku saat kami dalam perjalanan berbeda sekali dengan Roseanne yang asli.


Astaga! Apa ini pertanda baik atau tidak?


"Kenapa aku selalu menolak untuk bertemu dengan Leon ya?" Aku masih berusaha mengorek ingatan Lela tentang Leon.


"Jika hamba memberitahu apakah nona akan marah?" Cicit Lela pelan seperti orang yang tidak yakin.


"Aku tidak akan marah Lela, beritahu saja" Jawab ku tidak sabaran.


"Hamba pernah mendengar cerita jika Duke Eros menyukai nona Anne"


"APAAA?" Seru ku berteriak mengagetkan Lela.


Dasar pembohong! Malam itu Leon berkata kalau wajah cantik Roseanne tidak bisa mempengaruhi nya, cih padahal dia sudah menaruh hati sejak lama pada Roseanne.


"Apa Roseanne menolak nya?" Tanya ku lagi.


"Benar, bukan kah nona selalu mengejar Yang Mulia Raja" Tanya Lela takut-takut.


Benar! Roseanne terlalu sibuk mengejar Alexander sampai mengabaikan Pria tampan seperti Leonidas Eros di sisi nya, dasar Roseanne bodoh!


"Sudah selesai nona" Ucapan Lela menyadarkan ku dari lamunan. Rambut ku sudah tertata rapi dan cantik.


"Baiklah, mari kita ke istana"


.


.


.


Dengan malas aku menyeret gaun kembang yang dipilihkan oleh Lela, belum lagi wajah ku yang terasa berat karena riasan tebal mendempul wajah ku. Tetapi aku harus bertahan demi menghindari amukan si pria tua Emmett dan aku berharap semoga tidak bertemu dengan Aurelia Ruby atau pun Alexander di Istana nanti.


BRUGG


"AKHHH"


"NONA!"


Aku terjatuh karena menabrak sesuatu yang keras dari arah berlawanan, apa itu kenapa keras sekali?


Lela dengan sigap langsung membantu ku berdiri .


Dengan susah payah aku berdiri dan membersihkan ujung gaun ku yang terkena tanah. Lalu menatap nyalang sang pelaku yang menabrak ku.

__ADS_1


"Kalau jalan hati-hati dong! Jalan itu pakai mata!! Sialan sakit ini!!" Aku memaki pelaku dengan keras meski dia hanya menatap ku datar tanpa ekspresi.


Siapa pria ini kenapa aku baru melihat nya, dari cara berpakaian nya dia seperti nya seorang bangsawan juga.


"Kau yang salah"


Wahh..suara nya berat dan menakutkan, entah kenapa melihat pria ini mengingatkan ku dengan Emmett.


"Kau menyalahkan ku? Sudah jelas salah bukan nya meminta maaf kau malah menyalahkan ku, dasar pria kurang ajar!" Aku belum puas memaki nya.


"Nona.." Lela memanggil ku dengan suara pelan dari belakang.


"Lela kau kenal pria kurang ajar ini? Beritahu aku siapa dia!?" Bentak ku pada Lela.


Kulihat pria itu menyeringai dengan tatapan tajam nya "Kau tidak mengenal ku?"


"Ti .ti tidak! Memang nya kau artis yang harus ku kenal. Kau hanya kurang ajar yang tidak mau meminta maaf setelah menabrak orang!!"


Jujur, aku mulai takut dengan aura disekitar pria ini


"Nona..." Kali ini Lela meraih pelan lengan ku untuk menarik perhatian ku.


"Kenapa Lela?" Meski ketakutan aku berusaha tidak menunjuk kan nya.


"Mohon ampunan atas ketidaksopanan nona Anne, tu tuan Ragnar" Lela menunduk hormat pada pria itu.


Ragnar? Jadi nama nya Ragnar dan kenapa Lela memanggil nya tuan juga seperti sangat menghormati pria ini.


"Jadi nama mu Ragnar, dengar ya Ragnar ka--"


"Nama ku Ragnar Weasly" Dia bersuara memotong ucapan ku.


Sebentar--Ragnar Weasly..


Weasly...


Nama itu seperti tidak asing, ah benar!


Itu nama belakang Roseanne, Roseanne Weasly.


RAGNAR WEASLY dan ROSEANNE WEASLY?


"Kau....."


"Tuan Ragnar Weasly adalah kakak laki-laki mu nona Anne" Bisikan Lela membuat tubuh ku menegang seketika.


Melihat Reaksi ku pria itu menyeringai seram tanda kemenangan.


"Kau sudah mengingat KAKAK mu ini, Nona Weasly?"


Tidak!


Aku tidak mengingat mu sama sekali dan sejak kapan Rossanne Weasly punya kakak laki-laki?

__ADS_1


Dasar! Penulis sialan itu menambah beban hidup ku!!


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2