Transmigrasi Twins Antagonist

Transmigrasi Twins Antagonist
Tidak sendiri


__ADS_3

Glory mengangguk.” Kayaknya seruh yah? bunuh orang terus ngoleksi mata orang. hehehe di ceritanya jadi pesikopat seru.” Jawab Glory benar benar polos dan juga seperti tidak ada beban. Dipikirnya jadi pesikopat seindah yang dirinya baca.


Diki menggeleng pelan.” jadi pesikopat nggak seindah itu. mereka jadi pesikopat juga karena ada trauma yang mendalam, atau bahkan menjadi kelam sampai mereka berharap itu Cuma mimpi belaka, coba lu Tanya sama pesikopat aslinya, mereka punya mimpi buruk yang benar benar menakutkan. Padahal itu nyata. Pesikopat itu buruk, mental mereka rusak. Dan loe mau jadi bagian dari mereka?” Tanya Diki tenang menyahut pembicaraan.


Glory meliriknya dan terdiam.” Kok loe tau?” Tanya nando dengan polos.


Diki melirik nando dengan tatapan tenang dan juga tidak bisa dibaca.” Soalnya gue tau. “ jawab Diki lagi tidak mau melanjutkan.


Nando malah memalingkan wajah. Diki tidak memiliki wajah dingin saja dia sudah mengerikan. Diki ini kan orang misterius di sekolah, tidak banyak yang berani mendekatinya atau menjadikanya teman. Ada Regan, dan Regan inilah yang membawanya ke sini tadi. Mereka juga awalnya agak kaget tapi tidak masalah juga kan.


“ kok malah bahas pesikopat sih. Serem tauk, mending kita bahas masalah apa yang menjadi tujuan kita kesini.” Ujar Ani memotong semua orang yang malah bengong. Jadi kirik kirik sekali. Ani hanya membuat situasi mencair.


“ emang kalian kesini mau apa?” Tanya Glory bingung kepada mereka.


Nando segera mendekati Glory. “ kita mau ke puncak yang kayak gue bilang kemarin, kan gue eh maksudnya bonyok gue sama nanda ada vila yang super keren sih, gilak di sana seger terakhir tu tahun lalu kita kesana pas udha lebaran. Nah gimana kalo kita liburan bareng di sana., awalnya kan niatnya Cuma kita berempat, Cuma karena sekarang personil kita banyak pasti lebih seru.” Ujar Nando heboh.


Glory mendengarnya pun mengangguk. Regan dan yang lain mengangguk.” Nah bener tu. Katanya juga di sana jalannya udah bagus, enggak terlalu di hutan soalnya ada beberapa villa lain juga di sekitarnya jadi nggak bakal sepi banget gitu, masih aman buat kita yang pelajar gini. Di sana juga ada sinyal jadi bisa post story dan lain lain. “ ujar Ani dengan heboh dan senang.


Nando dan Nanda mengangguk mengiyakan ucapan Ani. Glory mengangguk pelan.” iya boleh. Tapi gue ajak Glora yah.” ujar Glory tenang. Nando, nanda dan Regan tersenyum.

__ADS_1


Pasti Glora tidak akan tinggal di list hidupnya Glory. Mereka sudah sangat hapal.” Kenapa dia harus ikut? Gue takut sama dia.” Ujar Ani gugup pada Glory.


“ kenapa harus takut sih? Sesama makan nasi juga,” sahut Fenty mendelik kepada Ani.


Ani mendengarnya melirik Fenty dengan tatapan memelas.” Soalnya dia suka bully orang sama kasar.” Ujar Ani dengan jujur. Ani tau siapa Glory.


Fenti mendelik, sejujurnya Fenti juga tidak terlalu nengenal Glora sih. Tapi dari rumor yang di dengar memang Glora itu sejahat dan seburuk itu. “ bukan gimana gimana yah Ni. Menurut gue selama ini Glora nggak pernah ngebully siapapun yang nggak pernah cari masalah sama dia. Dan sekarang gue Tanya. Loe ada masalah nggak sama dia?” Tanya Fenty tegas.


Ani menggeleng cepat menjawab. Fenty mengangguk sembari menjentikkan tangannya.” Nah itu, selagi loe nggak ada cari masalah atau bikin masalah sama loe, loe ngapain harus takut???? dia juga kayaknya masih punya otak waras, nggak sampek ngebully orang membabi buta kan??? dia bully orang juga mungkin ada alasan tersendiri. Ani loe harus ngelawan kalo loe nggak bersalah, selagi loe nggak ada salah loe juga nggak mesti takut. loe juga nggak boleh bilang orang lain jahat sebelum loe pernah dijahatin. Jangan sampek ucapan loe nyakitin orang lain.” Ujar fenty dengan bijak sembari mengunyah.


Glory menatap Fenty tersenyum tupis. Benar, semua orang memandang Glora itu jahat padahal tidak semua dari mereka Glora jahati, tapi pandangan mereka benar benar dangkal dan bersumbuh pendek sekali.


...------------...


Dengan suasana baru author memiliki novel baru dengan suasana baru dengan Judul " IM women Not A Boy" dengan nama penulis " Nona manis"


Di F*zzo Novel. jika kalian berminat silahkan ke sana yah untuk baca novelnya. kakak tunggu yah


Usai dari semua perdebatan yang di lalui Glory menuju kamnar Glora yang ada di dekat kamarnya. Saat mengetok dirinya di suruh masuk oleh orang di dalam. Saat masuk Glory terkejut melihat kamar Glora yang sangat kacau. Bahkan banyak coretan dimana mana, disana ada foto ayah, ibu., kakak kakaknya sudah di dinding di tusuk menggunakan anak panah dan di silang.

__ADS_1


“ Glory kenapa?”Tanya Glora yang duduk anteng di atas kasur.


Gloey mendekat dan menduduki diri di dekat Glora.” Itu.. gue mau ngajak loe hangout hmm gimana yah ngomong nya tu. Mau hiling ke villa nya Nando buat liburan tahunan,” ujar Glory agak gugup melihat Glora. Rasanya bulu kuduknya merinding melihat seluruh kamar Glora yang sangat buruk dari apa yang dirinya bayangkan.


Glora mendengarnya menatap Glory dengan tertegun dan dalam./l” Loe nggak salah ngajak gue? emangnya temen temen loe nggak larang loe ajak gue?” tanyanya pelan dan serak kepada Glory yang mengajaknya untuk ikut bersamanya berlibur.


Glora tau dirinya tidak pernah pantas untuk mengikuti acara acara yang terdengar menyenangkan begitu. yahh dirinya tidak pernah pantas dan tidak pernah melakukannya.


Glory terkekeh.” Apaan sih Ra. Mereka malah mau kok loe ikut, mereka malah juga mau temenan sama loe, Cuma karena loe nya aja yang pilih temen mangkanya mereka nggak berani deketin loe. Loe harus mulai kehidupan loe yang lebih ceria Glora di bandingkan kesuraman yang loe buat sendiri.” Ujar Glory dengan semangat,


Glora diam sedikit bungkam. Poin pertama baru Glory yang mengajaknya jalan jalan di akhir tahun sekolah, lalu poin kedua ada yang mau berteman dengannya tapi dirinya yang menolak?? Tidak mungkin. Glora mana pernah menolak mereka semua saja yang memandang Glora penjahat sehingga dirinya dijadikan orang jahat di sini.


Dan poin terakhir dirinya menciptakan kesuraman hidup?? Yah dia menciptakan kesuraman hidupnya sendiri atau memang takdirnya yang menyiramkan dalam hidupnya?


Glora menepuk pundak Glora yang diam saja. Glora jadi menatap Glory menepuk pundaknya.” Glora semisal kalo loe ngerasa nggak pantes dimana lo berpijak. Loe nggak lupa kan kalo ada gue di samping loe? Dan kalo loe ngerasa nggak punya siapa siapa loe punya gue kok. Glora loe bisa bahagia kok tapi plis nggak usah ngeharapin mereka lagi yah.” jelas Glory lirih.


Glora diam menatap Glory lamban. Melirik keseluruhan kamarnya. Ia tersenyum miring, benar dirinya tidak lagi perlu memikirkan mereka lagi, mengharapkan mereka lagi, dirinya bahkan tidak pernah berharap bersama keluarganya lagi. hanya sebatang kara memiliki jalan hidup sendiri,


“ yah.. gue bakal ikut.” Jelas Glora. Glory tersenyum memeluk Glora.

__ADS_1


Pelan tapi pasti Glory memandang foto dirinya di sebelah nakas dibingkai poto. Itu foto dirinya kan? sebab karena wajha mereka yang kembar menyusahkan Glory mengetahuinya. Apalagi ruang ini sangat gelap.


__ADS_2