Transmigrasi Twins Antagonist

Transmigrasi Twins Antagonist
43


__ADS_3

Seharian penuh Glory sekolah, dan waktunya ia pulang. Jam pulang disekolah ini hampir mendekati jam 5 jadi jika tidak punya kendaraan atau jemputan, atau ketinggalan bis sekolah maka tamatlah riwayatnya.


Pasti bernasib sama seperti dirinya kemarin.


Seperti saat ini Glopry menatap seluruh penjuru parkir menatap dimana Dika berada. Dia kan sudah janjian dengan Dika tadi jika akan pulang bareng.. Dia juga sudah berpamitan pada Aksa lewat Chat.


“Woy..!!!! sini..!”


Glory menatap asal suara keras seperti memanggil nya. Disana sosok lelaki melambaikan tangan. Glory ingat itu teman Dika. Dia duduk di atas motor Scoopy merah damai.


Glory mendekat kearahnya dan tersenyum.”Loe cewek yang disuruh Dika buat niunggu diparkiran kan? Gue Regan hehe Dikanya lagi ke toilet bentar.” Kenal Regan.


Glory menyambut tangan Regan tersenyum.” Gue Glory hehe panggil Nana aja. “ Gumam Glory tersenyum mengingat sosok Regan..


emm Regan sahabat dari kecilnya Dika, memiliki sifat paling baik antara karakter lain dinovel ini. memiliki ibu dan ayah yang paham agama. Wajahnya sangat tampan dan Imut membuat Glory sedikit terpesona.


Emmm Glory suka lelaki yang wajahnya imut.


“Woy ngapain liat muka gue gitu?.. muka gue kenapa?”Tanya Regan melihat Glory menahan senyum, Regan mengernyitkan dahinya.


Glory menatap Regamn terkekeh.”Kok loe ganteng banget si kayak bocil.. mau jadi adek gue nggak?”Tanya Glory ringan.


Regan tertawa pelan mendengar Glory.”Gue kelas 3 btw dan loe baru kelas 1 kan?”Tanyanya terkekeh mengejek.


Glory menatap Regan cemberut. “ Yah nggak apa-apa si yang penting loe tetep adek gue.” Ujar Glory ringan.


“Gimana kalo kebalik aja? Loe adek, gue abang??” Tanya Regan gemas pada Glory.


Glory menggeleng.”No. gue nggak butuh abang lagi, abang gue udah ada, gue maunya adek.” Regan tertawa keras mendengar Glory. Glory gemas menatap tawa Regan yang sangat manis pun mengusap kepala Regan ringan dan terkekeh regan tertegun dibuatnya.


Ini konsepnya bagaimana???


Dirinya benar-benar jadi adik dari adik kelasnya?


“ Udah dateng loe? Kirain nggak jadi, lama banget lumutan gua.!!!” Glory dan Regan menatap Dika yang sampai sembari memperbaiki jaket miliknya.


Glory tersenyum “Jadi dong. Yok lah..” ajaknya.


Dika melirik Regan yang menatapnya tersenyum.”Yaudah gue duluan yah kalo gitu.. bay kakak cantik..!” Ujar Regan mengusap kepala Glory.


“Aww....” Glory menatap Rregan gemas membuat Regan tergelak kencang.


Glory sangat menggemaskan seperti itu, apalagi senyumnya yang mengakibatkan lesung pipinya sangat dalam. Persis seperti Barbie.

__ADS_1


Plak. Glory terdiam merasab jidatnya ditepuk “ Genit banget loe jadi cewek..!” Dika menatap Glory tajam, memalingkan wajah memerah tak tahan pesona Glory..


Glory mencibir Dika."Iri bilang bos.."


Regan terkekeh dan melambaikan tangan. " duluan. bayyyy...!!!"


Dika memutar bola mata malas mendengar Glory yang PD. Barulah Glory menaiki motor Dika dan Dika mengendarai motor miliknya.


Dika hanya menggunakan motor vespa biasa berwarna biru warda yang imut. Beda dengan wajahnya yang galak. “Motor loe bagus, kiyowok hehe nggak kayak muka loe serem.. berapa harganya?" Kagum Glory menatap motor yang ia pakai. Glory pikir sosok antagonis novel itu menggunakan moge alias motor gede kan.


Dika melirik spion yang menampilkan wajah Glory yang tersenyum tanpa memegang tubuhnya seperti kebanyakan cewek lain.


” Yahh mampu beli harga diri loe lah kayaknya.” Jawab Dika santai.


Glory mendengarnya pun menepuk helm kepala belakang Dika.” BIbir loe belum gue silaturahmi pakek sepatu...” Dika terkekeh mendengar Gllory yang menggemaskan baginya.


" Pakai bibir loe aja gimana?"


Plak.." Gue Sunatin baru tau rasa!!!" Dika tergelak kencang saat Glory mencubit perutnya. Menatap wajah Glory yang garang nan marah dispion sangat menggemaskan. Tak tahan dirinya untuk tak tertawa.


Perjalanan selama tiga puluh menit baru sampai di café yang ditengah pusat kota.


Glory menatap binar café didepannya tersebut.”Wah ini mah bukan Café, tapi restoran. Gue mau café aja yang kecil.”Ujar Glory melirik Dika yang baru turun dari motor.


Glory melirik kearah yang ditunjuk Dika, dan ternyata itu disebrang jalan, Dika menatap Glory tertawa.” GR banget jadi orang.”Ketusnya.


Sedangkan Gllory mengerjab mnatap café yang akan jadi miliknya. “Wohhh keren..!” Gumam Glory berbinar.


Dika melotot mendengar ujaran Glory.”Keren? mata loe rabun?”Tanya Dika menatyap lago café yang ia masksud untuk Glory tadi.


Glory melangkah mendekati café diseberang jalan. Dika melotot menahan kera baju belakang Glory.


”Gilak. mau mati loe,...!!” Tekkan Dika kaget saat ada banyak mobil lewat.. Glory cengengesan melepaskan tangan Dika dari bajunya dan mendekati café yang akan menjadi miliknya mengabaikan ucapan Dika.


“Uwaw..” Gumamnya binar menggeleng kan kepala.


Dika mengerjab menatap Gloy meringis.”Sarap ini anak.”


Bagaimana tidak ini café yang akan dirinya beri adalah café yang sudah tidak terawat, bahkan hampir bangkrut Karena sudah lama dan sepi pengunjung, bangunanya juga banyak dedaunan yang menjalar dibeberapa bagian dinding ini terkesan horor. Dan ini café termurah yang Dika dapatkan untuk menepati perjanjian keduanya.


“Loe liat.. ini seni tau nggak. Ini unik..!” Ujar Glory menyentuh dinding yang ada dedaunan menjalar.”Dan loe tau??? Ini buat insfirasi gue mengalir. ini berbeda sama café yang lain..” Gumam Glory menarik tangan Dika untuk masuk. Dika melotot tapi diam saja.


" Iyalah cafe lain tu estetik bukan horor makanya beda tolol....!!!" Ujar Dika melotot. Tapi Glory lagi lagi mengabaikannya. Dika geregetan ingin mencekik Glory saat itu juga.

__ADS_1


Saat masuk, glory disajikan dengan meja-meja yang kosong tak ada pembeli. Glory melirik ke kanan disana ada beberapa pohon yang besar dan tempat duduk dibawa pohon.


Glory menutup mulutnya.”Kyaakk. keren banget..!!!” Teriaknya histertis berlari.


Dika menatap cengo Glory, Dika mengucek lagi mata muliknya menatap tempat yang baginya menyeramkan ini. “Nggak salah nih mata cewek? Cantik-cantik kok rabun.”Gumam Dika menggeleng.


Dika melirik pelayan yang dibelakangnya.”Ini café cantik kah?”Tanya Dika pelan.


pelayan perempuan itu menggeleng pelan., Dika menatap lagi Glory yang maish menatap setiap sudut cafe.”Kan kan. dia rabun..!!” seru Dika semangat. Sedangkan pelayan? Ia hanya menatap keduanya canggung, tau jika Dika pemilik baru café ini.


Glory mengangguk menatap setiap detail pohon dan juga beberapa pornitur disana. Glory kembali mendekati Dika yang sudah duduk menikmati kopi disana. Glory duduk menatap Dika.”Mau dong satu, sama makanan semua yang ada disini, bawa kesini..” Ujar Glory manis.


Dika melotot tak terima.”Gue bu---“


"Iya gue tau loe bukan pelayan gue. gue minta tolong,. Puweeess...” Glory memberi muka memohon dan terimut miliknya. Dika memalingkan muka tak mau terkena efek muka imut Glory. Dengan malas dirinya melambai tangan menyuruh pelayan datang. Pelayan yang sedari tadi melihat mereka pun mendekat.


Glory melirik pelayan tersenyum cerah.”Mau jus stroobery dong dan mineral satu, sama semua makanan yang ada. Nana laper belum makan dari tadi.”: Ujar Glory imut.


Pelayan memalingkan wajah tak kuat.”Baik nona. Tunggu sebentar yah.” Ujar pelayan.


Glory mengangguk masam, kenapa semua berpaling saat menatapnya? Apa mukanya mengerikan.


“Dika.” Panggil Glory.


Dika menatap Glory dengan alis yang terangkat satu,. Panggilan gadis didepannya ini seperti mereka teman dekat saja.


Glory menangkup kedua pipi miliknya pelan menyandar kan siku diatas meja.”Muka gue jelek yah?” Tanya Glory pelan.


“Banget.,..!” Ketus Dika.


" Mana ada....!!!" Teriak Glory tak terima.


Dika menatap Glory menahan senyum yang berkedut. Mata Glory melotot sempurna menambah keimutan dirinya. " Loe manusia terjelek yang gue temuin...!" Dika gengsi mengatakan sejujurnya.


Glory menaruh kedua tangan diatas meja sembari mendengus mencebikkan bibir kebawa. “Kenapa ketus sekali.”Gumamnya.


Dika memalingkan wajah ke lain arah mengulum bibirnya. Sialll kenapa gadis didepannya ini sangat manis. Rasanya ingin ia kurung saja di dalam aquarium...


.


.


.

__ADS_1


...Hai hai...! Jangan lupa tinggalkan jejak yah#...


__ADS_2