Transmigrasi Twins Antagonist

Transmigrasi Twins Antagonist
Makan bersama keluarga Cemara


__ADS_3

Glory menghenpaskan tubuhnya diatas kasur dengan kesal. Tatapannya menatap keatas tapi pikirannya kemana mana,


Dirinya baru saja pulang seusai menemui Aksa dan juga teman temannya. seusai berdebat tadi Glory benar benar pulang menaiki taksi yang juga tepat lewat saat itu juga.


Bohong sekali jika dirinya tidak skit hati kepada Angkasa alias Aksa kakaknya, bohong jika dirinya tidak kesal kepada Dava dan juga yang lainnya. Sebab tragedy malam itu sangat menakutkan baginya. Karena tragedi itu dirinya trauma disatu tempat sendiri, trauma ditempat gelap dna trauma dengan darah. Parah? Tentu saja, ia bahkan kehilangan rambut panjangnya untuk oprasi kepala,


Dirinya hanya manusia biasa tanpa kekuatan luar biasa seperti mafia atau gadis di novel lainnya, ia hanya gadis lemah.


“ Ra jangan lupa ganti baju, terus makan dulu.” Teriak Komala dari luar.


“ Iya tan.” teriak Glory. Glory menghela nafas segera membuka baju yang masih melekat di badan, ia segera mandi dan bersiap mengganti baju rumahan santai. Baju pantai berwarna biru dan celana pendek selutut.


Glory turun menuju ke dpaur, ternyata sudah ada Komala, angkasa dan juga Panji.” Loh om enggak kerja?”Tanya Glory heran. Biasannya Panji kerja sampai jam empat sore tapi sekarang satu jam sebelum jam empat dia sudah ada sedang menikmati kacang hijau dengan nikmat. Glory memilih duduk di kursi sebelah Regan.


Panjui menggeleng melirik Glory.” Enggak, soalnya hari ini sepi banget, jadi biar karyawan aja yang jaga, Ok pulang deh.” Jawab Panji jujur. Glory mengangguk paham memang Panji ini bukan orang kaya raya.


Hanya seorang pemilik tokoh emas yang entah kapan laku atau enggaknya karena memang tokoh emasnya itu hanya ada dipinggiran kota, lalu tokoh bangunan, tokoh bangunan inilah yang poenghasilanya cukup besar ketimbang penghasilan dari tokoh emas.


“ Ini Na. kamu harus nyobain bubur kacang ijo tante. Kemarin kan Glory udah ntoba yah pasti suka.” ujar Komala menuangkan bubur kacang hijau di piring milik Glory.


Glory menerimanya dengan semangat, melirik Komala senang.” Makasih tante. Bubur kacang hijau tante paling enak. Tau aja Gloryu suka hehe.”


Komala menggeleng mendengar ucapan Glory.” Kamu bisa aja yah nyenengin hati tante. Di ajak jadi anak tante enggak mau.” Ujarnya dengan memelas.


Glory menggeleng smebari mengunyah.” Glory anak tante kok.. “ Komala tergelak mendengar ucapan Glory. Ia mengangguk dan ikut makan.


Kacang hijau ini hanya bubur dusun yang di maska menggunakan gula merah dan juga santan, dicambur dengan pisang manis di kasih pandan dan sedikit garam. Rasanya memang sangat legit dan juga gemuk. Glory sangat suka bubur kacang hijau buatan Komala.

__ADS_1


Komala itu type ibu ibu yang di idam-idamkan oleh banyak lelaki dan anak Loh,. Dia suka masak dan juga beres beres, tidak suka ngomel dan marah marah, jika marah ia lebih sering memberi nasihat dan tidak memukul atau membentak. Tutur kata nya lembut dan juga anggun.


Sangat pas dengan Panji, sosok lelaki yang humoris dan juga penyuamar, lembut dan bertitir kata baik. Mereka itu cerminan keluarga cemara dan Glory senang dikeluarga ini. dirinya merasa memiliki rumah. Tapi kemarin ia sudah berjanji kepada Tasya dan Faris sebagai ayah kandungny jika dirinya akan pulang kerumah itu besok.


“ Loe mikirin apa?”Tanya aksa melihat Glory yang mengunya tapi tatapannya semperti memikirkan hal lain. Panji dan Komala pun menatap Glory.


Glory melirik Regan.” Besok mami papi ngajak pulang ke rumah. Katanya udah harus.” Jawab Glory sejenak menatap makananya. Sontak komala dan Pnaji menatap Glory sendu dan sedih.


“ Tapi jangan sedih. Aku bakal sereng sereng main ke sini kok, kan aku juga punya mama papa di sini, yakali nggak kesini. Lumayan bisa minta jajan tambahan,.” Lanjut Glory menyuapi bubur santai kemulurnya sembari melirik Panji dan Komala.


Komala dan Panji sontak mendatarkan wajah.” Anak siapa sih?” Tanya Komala.


Glory tergelakd an Panji yang menggeleng. Glory hanya bercanda dan dirinya ingin mencairkan suasana saja. Tidak mau melihat wajah komala dan Panji yang terlihat sedih dan kunyu.


“ Nggak usah balik lagi aja., loe buat jajan gue berkurang.” Gerutu regan.


“Nggak tau tuh. Lebai banget, pakek acara marahi sekel---..”


“ Apaan sih. Nggak ada yang uring uringan yah..!!” Regan merasa jika mereka sedang membicarakannya.


Glory mengerjab menatap Regan.” Lah kenapa loe yang marah marah, Lah emang kita ngatain loe? “Tanya Glory mengejek.


Regan menatap Glory kesal. “Loe negselin banget sumpah. Glory..!!!”


buahahahaha


Glory terbahak saat Regan menarik kepalanya di ketiaknya dan menggsekkanya disana,.” Ketiap loe bauk neraka sumpah. Ahahaha Regan..” Teriak Glory tidak senang.

__ADS_1


Regan terus menekan klepala Glory dengan senang. Komala dan Panji menggeleng melihat keduanya.” Udah Regan. Nanti muka Glory berbulu kayak ketek kamu gimana?”Tanya Panji dengan humor bapak bapak miliknya


“ hahaha Biarin biar jelek kayak monyet.” Jawba Regans embari melepaskan Glory.


Glory mendenggus. .”Iya iya gue cantik. Makasih ye,” Jawab Glory menghempaskan rambutnya.


Regan mendelik melihat Glory.” Nggak ada kaca yah?” Tanya Regan.


Dnegan pelan Glory mengusap tekiaknya dengan lenganya dan mengusap wajah Regan secepat kilat” Ada dong. Rasain haha.” Glory berlari seusai dengan tingkahnya.


Huekk.


” GLORY SIALAN. SINI LOE..!” Regan menampilkan wajah ingin muntah mengerjar Glory yang memasuki kamarnya. Memang bau,,!!! Entah bagaimana atau mungkin karema ketiak Regan. Sedangkan komala dan Panji hanya berdoa semoga tidak ada pertumpahan darah antara dua beradik ini.


Glory menghela nafas mengabaikan teriakan Regan dari luar kanarnya, ia mengusap wajahnya dan menghempaskan tubuhnya di atas kasur.


Glory mengirim pesan kepada keluarganya jika besok ia akan benar benar pindah. Hari ini Glory akan berkemas barang barang yang perlu dirinya bawa. Tidak akan Glory bawa banyak barang sebab ia yakin kedua orang tuanya pasti menyiapkan semua kebutuhan dirinya. Baik itu penting atau tidak.,


Ting.. suara pesan masuk.. Glory memeriksa pesan lain.. nomor nomor yang tidak di kenal. Glory menmbaca pesan yang amsuk dan menaikan satu alisnya.


” Save Rangga,”


ini kakaknya yang kedua..!!! ia menggeleng dan menyimpan nomor tersebut. Kembali menatap nomor lain.


” Save angga.” Ini kakak pertamanya.. ia juga ikut mensave nomor kakaknya tersebut.


Glory menghela nafas.” Gimana yah?? ini dunia novel berean bukan sih? Kok keliatan nyata banget?” Gumam Glory.

__ADS_1


Glory mengetuk ngetuk pipinya menggunakan hp. Jika dipikir pikir ini terlalu nyata untuk dirinya percayai. Jika ini benar dunia novel, apakah di sini juga di ciptakan oleh Tuhan? Atau hanya di ciptakan oleh imajinasi saja?


__ADS_2