Transmigrasi Twins Antagonist

Transmigrasi Twins Antagonist
Otw Hiling


__ADS_3

Kamar yang ditempati oleh Glora, Glory, Fenty dan Ani itu mengarah pada matahari terbenam, sangat indah, apalagi di bawah sana ada pemandangan kebun teh dan juga kebun kebun lain, hamparan biru menyejukkan pemandangan apalagi tau jauh dari sana ada juga seperti bukit menambah kadar keindahan yang ada di depan mereka.


“ Glory kota kebawah yuk buat siapin bahan bahan buat masak.” Ujar Ani kepada Glory.


Glory melirik Ana yang sudah berada di sebelahnya. Ia mengambil minuman botol rasa kopi miliknya dan menggeleng.”nggak ah males, gue nggak bisa masak. Yang bisa masak itu Glora bukan gue.” ujar Glory tenang kepadanya.


Ani melongo mendengarnya.” Seriusan? Loe nggak bisa masak dan Glora yang bisa masak?” tanyanya.


Glory mengangguk pelan menatap kedepan lagi dimana masih samar samar warna orange kegelapan datang. “ dia bisa masak apa aja. Kalo ngak percaya lihat aja nanti malam.” Ujarnya lagi penuh ketenangan. Glory bisa masak hanya saja ia mau memunculkan nama Glora agar Glora bisa dinilai dan dipandang oleh teman teman yang lain.


Mata Glory memicing melirik kesebela Villa. Ia melihat samar samar orang yang dirinya kenal” Ani. Coba loe lihat, itu Dava, Runa sama rombongannya kan? kok mereka ada disini?” Tanya Glory pada Ani yang masih bengong dibelakangnya.


Ani melebarkan mata menatap kebawah. “ IYA..!!!” Serunya membuat orang yang dubawah menatap kearah Glory dan Ani.


Glory melebarkan mata menatap Dava yang menatapnya tajam. tadinya tangan Dava merangkul Hana sekarang malah dilepas. Glory mencibir melihatnya, ia memilih menjauh dari sana saja dibandingkan melihat mereka menambah kadar emosi miliknya. Bisa bisanya dimana dia berpijak di sana mereka ada.


“ woh itu Glory kan? kata loe Glory ngak mau ikut.” Ujar Aksa pada Rangga kesal.


Rangga melirik Aksa dan mendengus.” Gue mau ajak dia, tapi pas makan malam dia pamit sama ortu kalo mau hiling juga sama temen temennya, jadi yah ngak gue ajak. Dibanding ditolak.” Ujar rangga jujur menatp Glory yang sudah tak ada ditempatnya


” nggak tau gue kalo dia juga ke sini bareng temennya.” Lanjutnya lagi suram.


Aksa menghela nafas pelan saja dibuatnya. Melirik Dava yang diam saja di sebelahnya lalu melihat Runa yang sudah sangat pucat.” Udah yuk. Kita ke dalem aja. Kayaknya Runa masih sakit.” ujar Aksa kepada mereka.

__ADS_1


Mereka berdehem mengangguk masuk kedalam Villa mereka tapi lamban mereka melirik dimana Glory tadi berada, meksi sudah tidak ada lagi.


Memang vila ini bukan hanya satu, tapi ada empat vila dengan jarak yang berbeda beda, ini semua juga milik usaha keluarga Nando dan Nanda. Bisa jadi dari salah satu teman Regan menyewa atau bahkan membeli villa disini. Karenanya mereka ada disini juga


...----------------...


“ woy woy... loe beli jagung sekarung? Gila siapa yang mau makan?” Tanya Regan kepada Nando heboh. Bayangkan saja mereka membeli jagung satu karung sedangkan jumlah mereka hanya Sembilan orang. bisa muntaber makan jagung mereka.


Nando dan Nanda cengengesan melirik mereka.” Kemaren gue nitip sama mbak yang jaga vila buat beli jagung lima ratus ribu. Nggak tau gue kalo dapetnya satu karung. Kalo di kita dikota paling paling Cuma dapet dua puluh buah. Gue rasa cukup. eh nggak taunya segede gaban dapetnya.” Ujar nando di sana polos.


Nanda mengangguk.” Iya. Kata mbaknya disini belinya perkilo, dan sekilo Cuma enam rebu. Bayangin aja berapa kilo kita beli.” Lanjutnya pelan.” btw itu Cuma sekarung, Dua karungnya lagi ada di belakang.” Lanjut nando nyengir dengan tanpang tak bersalahnya sama sekali.


Regan menepuk kepalanya pelan.” iya sih. kalo dikota kan kalian belanja nya di pingir pantai, atau di restoran. Sebutir aja loe bayar njir.” Ujar Regan menggeleng.


” udah wey. Nanti kita bagi bagi aja buat warga kalo semisal nggak habis buat kita. asal jangan dipih atau dikacau aja biar ngak sisa gitu. Ambil secukupnya aja.” Lerainya Glory yang terus melihat mereka ribut.


Ani dan Fenty mengangguk.”bener tu kata Glory. Nanti kita bagi aja.” Lanjut Ani dengan tenang.


Regan, Nando dan nanda mengencangkan jempolnya” Glory memang yang terbaik.” Ujar Nando dan Nanda serentak.


Glory menatap mereka sombong membuat mereka terkekeh akan kesombongan Glory. Sedangkan Glora hanya diam saja duduk di sebela Glora melirik kembarannya gemas.


“ udah kita mau masak seafood aja dulu. Gimana kalo bagi rugas aja?” Tanya ani di sana semangat., mereka slaing lirik berdehem,

__ADS_1


” kita nggak bisa masak. Gimana kalo yang cewek cewek aja?” Tanya Nando melirik keseluruhan perempuan.


” Kaliankan cewek pasti bisa masak.” Lanjutnya berseru.


Ani melirik Glory dan Fenty.” Glory dan Fenti nggak bisa masak. Cuma gue yang bisa masak, jadi bantu sama sama aja gimana?” tanyanya lalu melirik Glora yang tadi kata Glory bisa masak, tapi dirinya tidak yakin jika Glora bisa masak., lihat tampangnya saja sudah beda.


“ eh Glora bisa masak kan udah gue bilang!!!.” Ujar Glory menyikut Ani kesal.” Glora bisa masak, makananya enak. Jadi gue bantu Glora aja loe sama Fenty, kalo yang cowo yah terserah.” Jelas Glory sebal., kan tadi dirinya sudah bilang kembarannya bisa masak tapi Ani inilah ngeyel sekali. Sedangkan Glora terlihat salah tingkah.


Regan dan semua orang melebarkan mata menatap Glora yang dari tadi diam saja.” Loe bisa masak Glora?? “ Tanya Nando melotot,.


Glora memutar bola mata malas melihat mereka. Glory mengangguk semangat,." kemaren gue makan nasi goreng buatannya dia. Beuuuh, bahkan yang direstoran aja kalah rasanya, belum lagi kalo dia masak ayam pop atau hkwgeg----” glory melirik Glora yang menutup mulutnya sebal. Glory nyengir mlepaskan tangan Gloira dari tangannya.


“ tapi emang bener kok Glora bisa masak., masakan dia enak jos.” Lanjutnya masih memuji Glora disebelahnya.


Semua orang malah salfok sama wajah Glory yang menggemaskan, sedangkan Glora di sana menahan senyum yang mau keluar, melirik Glory yang memujinya terus menerus.


“ yaudah kalo gitu Fenty sama Ani masak dibagian bakar bakar kalo Glory dan Glora masak di bagian seafood aja gitu, “ ujar Regan di sana tenang kepada mereka.


“ nah iya. Yang cowok bersih bersih sama bantu kipas kipas aja. Nanti kita juga buat kimci, sama kuah tomyam buat seafood, kalian pasti suka pokoknya. Nanti Regan sama Diki bisa sama kita. Nando dama Nanda bisa sama ani dan Fenty.’ Ujar Glory melirik Ani dan Fenty.


Fenty menggeleng cepat.” Gue mau sama kalian aja boleh?” tanyanya memelas.


“nggak bisa. kan ceweknya ada empat. Masa Ani sendiri.” Ujar Glory.

__ADS_1


Fenty menghela nafas pelan.” Yaudah kita mulai aja. Udah banyak nyamuk tau rasa.” Ujar Diki. mereka berseru mulai melaksakan tugas mereka masing masing. Ani melirik kearah Glory dan Glora dan kembali fokus pada makanan yang dirinya ingin masak.


__ADS_2