Transmigrasi Twins Antagonist

Transmigrasi Twins Antagonist
antagonis sebenarnya


__ADS_3

??? Yang jahat siapa? Mereka atau Glora?? Nanda jadi semakin menyempit pada pikirannya sendiri.


Yang dikatakan Glora benar. jika hatinya menjadi gelora juga mungkin akan melakukan hal yang sama, mengambil hak yang seharusnya memang itu miliknya, Jika dia memiliki tunangan yang memang suatu saat nanti akan ia nikahi tetapi malah berselingkuh kepada orang lain pasti dia akan marah dan akan melakukan hal buruk juga sama seperti yang dilakukan oleh Glora.


ke pencapaian puncak trans manusia adalah menikah, menikah adalah puncak di mana kita akan mendapatkan kebahagiaan, jika dalam pernikahan saja mereka tidak bisa mendapatkan kebahagiaan seutuhnya maka mereka telah gagal mendapatkan kebahagiaan yang abadi.


Nanda paham sekarang mengapa Glora melakukan semua Itu. jadi mata semua orang gelora melakukan semua itu adalah hal yang salah, sama halnya dengan Nanda sebelum-sebelumnya tapi sekarang anda mulai tahu dan juga berpikir bahwa sebenarnya di sini yang salah itu adalah mereka atau dirinya yang membenarkan hal yang tidak seharusnya dibenarkan dan menyalahkan hal yang tidak seharusnya disalahkan. yang baginya adalah suatu hal keburukan maka sebenarnya itu adalah hal suatu kebenaran mungkin terlihat buruk dan benar, tapi faktanya Ia melakukan suatu hal kebenaran hanya saja pemikiran orang lain yang membuat Dia terlihat salah.


Pandangan nanda teralih menatap Glora yang terlihat kesal dan marah, kesal pada kenyataan, marah pada setiap orang yang terus menyalahkanya. Tadi dirinya benar benar tidak sengaja melukai aruna, hanya sedikit dan ia dipukul berkali kali lipat lebih kuat.


bahkan kakak kandungnya yang seharusnya melindunginya, memeluknya dan juga merangkulnya malah mencaci maki dan juga mempermalukannya di depan di hadapan umum, gelora berdiri tegak sendiri tanpa rangkulan orang lain. Dava pun sama, memukulnya bolak-balik dan melemparkan bola kepadanya begitu kejam sedangkan dirinya adalah tunangannya. ia malah melindungi dan juga mendukung selingkuhannya.


bukan hanya itu, semua orang pun sama memandang dirinya adalah suatu hal kesalahan, selalu menyalahkan dirinya. mereka mendukung orang-orang yang salah. mereka mengabdi kebenaran yang nyata tidak paham mengapa dirinya yang selalu salah.


rasanya dunia begitu tidak adil padanya.


...----------------...


Glory mengusap keningnya yang terasa pening. “ Na..!” Glory melirik kearah siapa yang memanggil nama yang baginya itu namanya, disana ada Regan yang tersenyum membawa kotak bekal.” Nih dikasih Uma, katanya jangan lupa ke rumah yah,. kangen.” Ujar Regan.


Glory menatap regan datar.” Baru kemaren gue pindah.. emang yah pesona gue tu nggak bisa ditolak.” Ujar Glory memainkan rambutnya kebelakang. Memasang wajah songong kepada Regan.


“ anj1r, PD banget loh.” Gumam Regan menatap Glory sengit.” Gue no komen deh, tapi tingkat kepercayaan loe tinggi bener setinggi harapan Uma sama gue.” Gumamnya berlanjut menggeleng.


Glory tergelak menerima bekal itu senang.” Yha gimana yah ges yah. itu kenyataannya.,” gumam Glory. Regan berdehem saja dan Nando mengeleng melihat dua beradik ini.


Nando sudah ada di sana sejak Nanda tidak ada, Nando kan duduknya dibelakang sendirian. jadi lah dirinya disini saja menemani Glory saat sudah sampai tadi.


“ Na..” Glory melirik ke pintu. Percakapan mereka terhenti saat ada yang masuk dan memanggil Glory

__ADS_1


Glory berdecap malas melihat yang memanggilnya adalah Aksa. Aksa menatap ada Regan disana tidak senang, mendekati Glory dan melirik regan lagi dengan ekor matanya. Aksa menaruh susu coklat diatas meja.” Nih buat kamu.,” ujar Aksa gugup kepada Glory. Glory diam menatap Aksa tak menangapi. Aksa jadi sedikit salah tingkah.” Itu, maaf tadi kita salah paham mangkanya marahin Glora. “ gumamnya.


Glory berdehem saja,. Aksa menatap glory yang hanya mengangguk tanpa bicara agak kesal dan juga sedih.” Na... hmm pulang nanti kita bareng yuk.” Ujar Aksa pelan. Di sisinya ada Regan yang diam saja duduk di atas meja menatap aksa yang bicara pada Glory, tapi jika dilihat lagi tatapan Regan seperti mengejek.


Glory menatap aksa.” Nggak akh. Nanti ditinggalin lagi di jalan.” Ujar Glory pelan.


“ Na.” aksa tidak suka, kenapa ia merasa terpojok dengan ucapan Glory.


Aksa menghela nafas.”maaf itu aku salah, Na yuk bareng pulang nya, aku mau ngomong sama kamu, ada banyak yang harus kita omongin?” ujar aksa memelas., tidak marah karena kekesalannya tapi ia memaksa untuk terus bicara mengajak Glory pergi. Aksa belum minta maaf secara resmi.


Glory menggeleng.” Apa yang harus di omongin? Aksa kemarin gue udah kasih loe kesempatan buat ngomong tapi loe ngajak temen temen loe. Jadi itu bukan salah gue, itu salah loe sendiri. Dan loe harus tau kalo kesempatan itu nggak selalu dateng dua kali, kalo loe mau yang berkali kali bukan sama gue orangnya. “ tegas Glory kepada aksa. " Loe pikir gue manusia baik apa yang selalu mau ngasih kesempatan...." Lanjut Glory sinis. Yang dikatakan Glory benar dia bukan manusia yang berhati seluas samudera. Memaafkan manusia-manusia yang menyia-nyiakan kesempatan darinya. sorry stroberi yah Glory tidak akan sebodoh itu.


" Na plis.. aku mau ngomong. " aujar Aksa nanar pada Glory.


Glory memandangnya sengit. " Sorry yah Aksa.. gue ga mau. " Tegas Glory sinis


Aksa mendengarnya mendekati Glory tapi ditahan oleh Regan. Regan tersenyum.” Tunggu Tunggu... “ Ujat Regan pelan tapi tangannya diutepis oleh Aksa.


Aksa menatap Regan nyalang. Mendorong bahu Regan kuat.” maksud loe ngomong kayak gitu apa ha? Udah sok jadi jagoan loe?”Tanya aksa nyaris berteriak.


Semua orang dikelas mundur dan menatap mereka heboh, ada juga beberapa dari mereka merekam, orang diliuar kelas sudah menggerunbun menuju kelas mereka. Glory hanya diam menatap keduanya.


Regan jarang sekali berkelahi, sebab ia anak tauladan.


Regan terkekeh melirik semua orang di kelas.” Lihat, udah di kasih contoh kan?”tanyanya terkekeh. Semua orang diam menatap aksa remeh seperti aksa adalah pelaku utama..


aksa mengepalkan tangan hendka menyerang Regan.”LIhat? contoh kedua udah mau ditayangkan. Untung gue bukan Glora yang diem aja loe pukul. Aksa aksa, otot loe terlalu kaku.” Ujar Regan nyaris meremeh dan mata yang mengajak Aksa berkelahi.


Aksa mnahan diri untuk tidak memukul Regan. Aksa melirik Glory yang diam saja tidak menanggapi atau menyuruhnya berhenti untuk bertarung. Ia memilih memalingkan wajah dan pergi dari sana. Aksa tau Glory kecewa padanya, aksa tau Glory marah padanya.

__ADS_1


Tapi apa Glory melupakanya yang selama ini menjaganya? Ia hanya melakukan satu kali kesalahan tapi dibalas berkali kali lipat.


Ini tidak adil.


Regan menghela nafas mendekati glory. Regan mendenggus.” Orang kayak gitu nggak bakal mau kalah, mending loe jauh jauh jangan mau kalo diajak ketemu lagi. gue curiga dia suka sama loe.” Ujar Regan sinis.


Glory terdiam sejenak. Sebenarnya glory tidak membenci aksa seusai sepuluh tahun hidup bersama. Aksa orang yang baik, tapi memang di takdirkan untuk mencintai Aruna sampai ke tulang tulangnya . Ditakdirnya aksa relah melakukan apapun untuk Aruna sampai ia depresi saat aruna memilih Dava. Iya aksa adalah salah stau list orang yang ingin ia selamatkan.


Tapi glory terlanjur kecewa, sakit hatinya sangat nyata. Sata detik-detik ia hampir mati aksa maish menolak membantunya dan memilih melindungi aruna yang hanya sakit. Padahal Glory sudha menaggapnya sebagai kakak kandung.


“udah yuk jangan bengong, makan ke kantin aja. Gue mau bakso.” Ujar Regan mengalihkan atemnsi glory. Glory menghela nafas, mengangguk pelan dan memilih pergi mengikuti Regan sembari membawa bekal.


“tunggu woy. Gue juga mau ikut, Nanda kemana sih?”Tanya Nando kesal mengikutiu Glory dan Regan.


Regan mendelik.” Yah mana kita tau. Loe pikir kita megang kakinya dia?”Tanya Regan malas.


Sedangkan nando mendelik.” Yah nggak usah nyolot pak. Santai ajalah.” Ujarnya kesal.


“ kalian rebut terus. Nanti falinglov.” Ujar Gloey mengejek.


” Najis.” Keduanya menyahut serentak membuat Glory terbahak. Nando dan Regan saling lirik tidak terima. He mereka berdua masih sangat normal, menyukai perempuan bukan sesama jenis.


Mereka sampai di kantin, disana sudah snagat ramai hingga sesak rasanya. Glory memilih stan paling sepi saja, disana hanya stan batagor yang sepi. Nando saat hendak duduk tertahan dnegan ucapan Redgan.” Loe psen makan bareng gue oy. “ ujar Regan.


Nando mendelik tapi tak mau melawan sebab Regan kakak tingkatnya. Nando melirik Glory.”loe mau pesen apa?”Tanya Nando pelan.


Glory mengernyitkan dahi.”Mau tekwan dong 1, terus es tah apel yah satu.,” ujar Glory semangat. Nando berdehem bersama Regan mnenuju tempat memesan makanan. Glory diam melirik ke belakang dan sembarang arah.


Tidak ada Glora dan Nanda. Apa mereka masih bersama? Glory jadi penasaran. Jadi ia memberi pesan pada Nanda untuk menanyakan dimanakah ia berada sekarang

__ADS_1


Tapi tidak di jawab dan ceklis satu. Sampai dari nando dan Regan datang kembali. Nandq juga tidak membalas pesannya. Glory jadi berfikir dimanakah mereka berdua sekarang berada??? Glory jadi khawatir Dava berulah kembali pada Glora. Glory tau tabiat mereka yang tidak akan puas jika belum membuat Glora benar benar kapok atau benar benar melakukan balas dendam sesuai yang mereka inginkan.


__ADS_2