
Setelah mendengar ucapan damar elsa langsung mencari rena di kampusnya dengan wajah yang cantik dan sikap anggunnya membuat elsa dengan gampang menemukan keberadaan rena
"selamat siang" elsa menyapa rena di kantin. Acha yang tau kalau perempuan di depannya adalah teman kakaknya bersikap baik karena acha belum tau bagaimana elsa yang sebenarnya
"kak elsa kok ada di sini mau ngapain ?" tanya acha
"kak elsa kesini mau berbicara dengan rena apa boleh" elsa melihat ke arah rena sambil tersenyum
"acha kamu bisa pergi sebentar maaf ya bukannya aku ngusir" ucap rena.
Melihat sikap rena yang sangat serius membuat acha penasaran dengan apa yang akan mereka bicarakan tapi karena sahabatnya bilang seperti itu acha pun pindah meja dan duduk agak jauh dari rena.
"apa yang mau kamu bicarakan apa belum puas kemarin malam kalian tidur bersama" ucap rena yang berusaha tetap tenang padahal dalam hatinya merasakan sakit yang teramat sakit
"oh kamu sudah tau bagus lah kalau begitu aku tidak perlu bilang lagi jadi sekarang yang mau aku tanyakan adalah apa kamu mau berpisah dengan damar ?" tanya elsa dengan wajah tanpa dosa
"maaf tapi tidak bisa aku akan tetap mempertahankan hubungan ku dengan kak damar karena aku percaya kak damar tidak melakukan apapun" ucap rena dengan penuh percaya diri
"apa kamu yakin kalau aku menunjukkan foto ini apa kamu masih tetap yakin dengan keputusan mu ?" elsa menunjukkan foto dirinya bersama dengan damar tanpa busana walaupun bagian bawahnya tertutup oleh selimut.
Melihat foto yang di tunjukkan oleh elsa membuat rena semakin sakit tapi dia tidak ingin terlihat lemah oleh elsa dia masih mencoba untuk tenang walaupun air matanya sudah akan menetes dia langsung mengusapnya dan mencoba tetap percaya pada damar.
"melihat foto yang kamu tunjukkan ini malah membuat aku semakin yakin kalau kalian tidak melakukan apapun karena dengan foto ini menunjukkan kalau kalian tidak berdua tapi bertiga" rena terus menyakinkan dirinya.
Melihat sikap tegar dan seberapa percayanya rena kepada damar membuat elsa tau sebesar apa rasa cinta rena untuk damar dan itu membuat elsa mundur dari hidup damar
"kamu benar benar membuat aku tenang baguslah setelah ini tolong bilang sama damar kalau aku ingin bertemu dengannya di kafe milik rangga yang dekat sekolah setelah kejadian semalam damar tidak menjawab telpon atau membalas chat ku kamu juga boleh ikut" setelah mengucapkan itu elsa pergi meninggalkan rena.
__ADS_1
Melihat elsa sudah pergi, acha yang dari tadi penasaran akhirnya kembali ke meja rena
"ada apa kak elsa ingin bertemu dengan mu apa ada sesuatu antara kalian berdua" saat acha bertanya tiba tiba rena langsung memeluk acha dan menangis acha dapat merasakan kalau tubuh rena bergetar rena seperti ketakutan dan itu malah membuat acha semakin penasaran.
...----------------...
Sedangkan di kantor rangga mendapatkan email dari manajer kafe kalau pencarian karyawan sudah mulai di sebarkan lewat sosial media dan sudah banyak orang yang melamar kerja karena banyaknya yang melamar membuat manajer kafe kewalahan
"baiklah saya akan ke kafe saat makan siang" rangga membalas email itu.
Setelah itu rangga langsung menyelesaikan semua tugas sedangkan damar masih sibuk dengan semua tugasnya karena dia ingin menyelesaikan semuanya sebelum dia keluar dari perusahaan.
Rangga langsung berangkat ke kafe sambil mencari makan siang kebetulan dirinya sedang lapar.
Sesampainya di kafe rangga hanya melihat lihat sembarangan sampai dirinya melihat foto yang membuatnya tertarik
"pak yang ini langsung terima saja dan kalau sudah masuk kerja tolong bilang sama saya sedangkan sisanya terserah bapak" setelah mengucapkan itu rangga mulai makan siang sambil tersenyum.
Damar yang sedang bekerja tentu saja merasa kaget saat membaca email dari manajer kafe itu
"sepertinya rangga mulai tertarik dengan perempuan lain baguslah tapi dengan begini sepertinya adik ku harus mulai menyerah" ucap damar.
keesokan harinya
Diana mendapatkan email kalau dirinya di terima kerja di kafe dan itu membuatnya senang karena akhirnya dia dapat pekerjaan. Dia langsung berteriak dan memeluk tubuh neneknya karena rasa bahagia
"kenapa nih cucu nenek pagi pagi sudah bahagia seperti ini ?" tanya nenek diana
__ADS_1
"nek akhirnya diana dapat kerja mulai hari ini diana akan mulai bekerja tolong doa kan supaya diana betah dan bosnya baik" ucap diana
"pasti nenek akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu" ucap sang nenek.
Diana langsung mandi dan siap siap dia berangkat sambil menaiki motor metik yang selama ini selalu dia simpan karena tidak ingin menambah uang pengeluaran jadi dia memutuskan untuk tidak menggunakan motor saat mencari pekerjaan.
Sekarang setelah mendapat kerja dia kembali mengeluarkan motor metiknya
"nek dian berangkat" pamit diana.
Selama perjalanan diana terus terlihat senyum dia merasa kalau hari ini adalah hari keberuntungannya.
Sesampainya di kafe diana dan yang lainnya langsung mendapat instruksi dan pelatihan sebagai pelayan di kafe
"jadi ingat di larang membentak tamu
di larang mengobrol dengan tamu
dan harus mematuhi tamu selama itu adalah pekerjaan kalian apa kalian mengerti ?" ucap senior yang memang sudah lama bekerja di kafe
"mengerti kak" ucap semua pegawai baru secara serempak
"baguslah mulai bekerja" ucap senior itu.
Semua pegawai langsung mengerjakan tugasnya masing masing dan diana bekerja sebagai pelayan yang bertugas untuk melayani tamu.
Sesuai perintah manajer kafe langsung memberi tahu rangga kalau perempuan itu sudah mulai bekerja.
__ADS_1
"sepertinya hari hari ku akan mulai berubah" ucap rangga.
Entah kenapa setelah rangga bertemu dengan perempuan itu perasaannya selalu merasa ingin mengerjai perempuan itu dan entah sejak kapan rangga mulai melupakan sosok tania di hidupnya walaupun belum sepenuhnya lupa.