Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Di puncak


__ADS_3

setelah sampai di puncak rangga sudah menyewa villa untuk mereka tempati selama 1 malam,walaupun yang mereka semua tau kalau yang menyewa vila adalah damar rencananya mereka akan pulang sore hari


"sayang vilanya bagus banget pemandangannya juga indah pinter banget kamu nyari tempat"


"iya kan biar kamu suka jadi sekarang rencana kamu mau apa dulu"


"kalau aku sih mau istirahat dulu nanti sore baru jalan jalan sebentar bagaimana menurut kalian?"


akhirnya semuanya menuruti rencana reva, setelah mereka cukup istirahat akhirnya mereka jalan jalan ya walaupun yang menikmati rencana ini hanya reva dan damar karena lisa,tania dan rangga hanya diam tanpa ada yang bersuara mereka bertiga hanya menikmati pemandangan dan udara segar


"reva kami bertiga sebaiknya balik ke vila aja kalian nikmati aja waktu kalian" kata lisa yang sebenarnya sudah jengah melihat tingkah mereka berdua


sebenarnya lisa tidak mau ikut dalam rombongan ini tapi karena lisa takut kalau nanti reva dan tania semakin melupakannya akhirnya lisa memutuskan untuk ikut walaupun harus jadi obat nyamuk


di vila


"tania besok jadi berangkat ?" kata lisa


"ya mukin lusa jam 7 pagi"

__ADS_1


"ok nanti lusa kita semua pasti nganterin loe"


"ya makasih" mereka berdua berpelukan


akhirnya tania dan lisa menghabiskan waktu mereka untuk mengobrol dan bersenda gurau sedangkan rangga hanya berdiam di kamar dan memikirkan tania dan menerka nerka penyakit apa yang di derita tania


malam hari


mereka melanjutkan rencana mereka yaitu barbeque dan seperti biasa yang antusias hanya reva dan damar sedangkan lisa mencoba mengajak tania bersama namun rencana itu sepertinya gagal karena tania sudah tidak ada di kamar begitu juga rangga yang sudah tidak ada di antara mereka


"reva apa loe liat tania"


di tempat rangga dan tania ternyata di dekat vila terdapat sebuah tempat yang indah dan itu akan lebih indah terlihat di malam hari karena terdapat banyak kunang kunang


"apa kamu suka tempat ini" kata rangga sambil menggandeng tangan tania


"ya ini sangat indah,darimana kamu tau tempat ini"


"aku lihat lihat di internet,boleh kita duduk dulu aku takut kamu kecapean,apa kedinginan ?"

__ADS_1


"ya sedikit walaupun udah pake jaket hehe.."


akhirnya rangga merangkul tania agar tania merasa lebih hangat dan perlakuan itu membuat tania sedikit terkejut


"tania aku mau nanya apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari ku"


"deg "mendengar pertanyaan itu tania sedikit gugup


"apa doni tau soal penyakitku" dalam hati tania tapi tania mencoba untuk tenang


"aku tidak menyembunikan apapun don"


"tania tadi pagi aku melihat tas kamu,maaf bukannya aku mencampuri urusanmu tapi di dalam tasmu banyak sekali obat obatan sebenarnya kamu sakit apa" rangga mencoba jujur


"kamu kok gitu berani beraninya lihat tas ku apa kamu gak punya sopan santun" tania sedikit marah akan perbuatan doni


"maaf bukannya aku gak sopan tadi ada telpon aku cuma mau memberikan hp ke kamu takutnya telpon penting,aku minta maaf" rangga mencoba memeluk tania agar tania tidak marah lagi


"kamu tidak perlu menutupi apapun dari ku aku juga sebenarnya mau jujur pada mu tania ini tentang diriku aku mau jujur sebenarnya nama asliku bukan doni" rangga mencoba menarik nafas yang dalam agar dia siap memberi tau yang sebenarnya pada tania

__ADS_1


__ADS_2