Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
perjalanan cinta tuan muda bab 47


__ADS_3

Setelah mendapatkan pekerjaan baru Diana mulai memperhatikan setiap gerak gerik damar dari mulai membuat hal yang biasa di lakukan oleh damar saat dia sedang bekerja dengan Rangga "jadi Diana Rangga sangat suka kalau pekerjaannya sudah beres dan tersusun di meja dan satu lagi dia tidak suka mengulang perkataannya jari kamu harus bisa siap kapanpun kalau Rangga nanti manggil kamu" damar mulai mengajarkan Diana apa yang harus dia lakukan.


Setelah seharian memperhatikan, Diana mulai mengerti apa yang di sukai dan di benci oleh bos barunya di kantor "Diana besok gue udah gak kerja jadi Lo harus udah siap pastikan Lo datang lebih awal dari rangga" ucap damar karena sepertinya Diana sudah mengerti.


Sedangkan Di ruangan Rangga mulai tersenyum tidak jelas dan merasa harinya akan mulai berubah karena kehadiran Diana.Setelah jam kerja selesai damar sengaja membawa Diana ke ruangan Rangga sekalian berpamitan karena mulai besok dirinya akan mulai bekerja di kantor papahnya pak Airlangga "Rangga gue pamit duluan dan jangan lupa besok lusa gue tunangan jadi Lo harus datang ingat Diana besok lusa tolong kosongkan jadwal rangga" ucap damar

__ADS_1


"baik pak" jawab Diana, damar kemudian pamit pada Rangga dan meninggalkan Diana bersama Rangga.


Setelah berdiam diri selama 5 menit Diana mulai berpikir karena dari tadi Rangga hanya memperhatikan dirinya dan itu malah membuat Diana merasa ada sesuatu yang salah pada dirinya "maaf pak apakah pakaian saya kurang pantas untuk bekerja di kantot" tanya Diana walaupun sebenarnya dia ingin pulang saja karena jam pulang sudah lewat,tapi diakan baru mulai kerja masa udah mau melawan bos di hari pertama.


Setelah mobil Rangga pergi Diana memukul udara karena dia mencoba meluapkan emosinya yang dari tadi sudah menumpuk di ubun ubun "ah Diana Lo harus kuat demi gaji yang besar" semangat Diana pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Sedangkan di rumah Rangga sudah mulai di hias untuk acara pertunangan nanti, Rena sendiri sudah mengambil cuti kuliah untuk 4 hari begitu juga dengan Acha dan hari ini Acha sedang mampir dan memberikan gaun yang memang sudah di pilih oleh Rena.


Melihat Rangga pulang kerja Acha langsung berinisiatif untuk menyapanya dia tidak akan menyerah untuk mendapatkan perhatian dari Rangga "kak Rangga udah pulang mau aku ambilkan minum ?" tanya Acha saat menghampiri Rangga


"tidak perlu kakak mau langsung ke kamar saja" Rangga hendak pergi dari samping Acha tapi tangannya langsung di pegang oleh Acha "kak bisa kita bicara berdua hari ini ?" tanya Acha,Rangga kemudian mengangguk "tunggu kakak ganti baju dulu" setelah itu Rangga berjalan ke arah kamarnya "apa Acha akan membicarakan soal perjodohan yang di atur oleh pihak orang tua kalau benar aku harus bisa menolaknya dengan cara yang halus"

__ADS_1


__ADS_2