
sedangkan di dalam mobil acha yang duduk di kursi belakang sedang menenangkan rena yang dari tadi menangis karena di bentak oleh reva "kakak kenapa sih kok bisa bisanya punya mantan yang menyebalkan seperti itu ?"
damar yang baru tau sikap reva yang seperti ini juga tidak tau harus bilang seperti apa pada acha dan rena "ya mana kakak tau yang kakak tau reva itu dulu baik ceria dan juga cantik, lagian kan sekarang kita sudah putus jadi tidak usah di pikirkan"
rena yang mendengar hal baik soal reva dari mulut damar semakin membuat hatinya sakit tentu saja tangisnya pun semakin keras.
Damar yang menyadari kalau perkataannya salah jadi serba salah karena sepertinya ucapannya tadi membuat rena semakin nangis "apa aku salah bicara ya"
damar pun berinisiatif untuk mengajak makan rena dan acha karena tadi tidak sempat makan "bagaimana kalau kita makan dulu bukannya kita belum makan biar nanti kakak yang bayar semua makanannya ?"
rena sebenarnya malas dia lebih ingin pulang tapi melihat sahabatnya acha yang sepertinya sudah lapar akhirnya mengiyakan dengan mengangguk
acha yang melihat rena mengangguk akhirnya menyetujui usulan kakaknya "baik lah tapi aku yang nentuin tempat makannya"
damar yang sedang menyetir merasa senang karena ajakannya di terima oleh rena dan acha "baik terserah mau makan di mana saja kakak ikut".
...****************...
Akhirnya mereka sampai di restoran bintang lima karena ini adalah permintaan acha
damar tentu saja kaget melihat restoran yang di inginkan acha "acha kamu gak salah nyebutin nama restoran kan ini sih restoran bintang lima yang bener aja ?"
melihat kebingungan damar rena tentu saja tertawa melihat ekspresi damar
melihat rena tersenyum damar jadi tidak mempedulikan walaupun harus keluar uang banyak asalkan rena bahagia
damar acha dan rena akhirnya masuk ke dalam restoran yang sebelum masuk saja sudah bisa terlihat kalau di dalam sana damar akan menguras uang di dalam dompetnya
"rena ayo sini kita duduk di sini tempatnya bagus bisa langsung melihat jalanan kota yang ramai" acha menyambar tangan rena dan menyuruhnya duduk di sampingnya
damar hanya mengikuti keinginan acha dan duduk di tempat yang sudah di pilih oleh acha.
Pelayan restoran pun datang dan menuliskan makanan yang di pesan oleh acha rena dan damar
__ADS_1
acha benar benar memesan banyak makanan rena yang mendengar makanan yang di sebutkan oleh acha sampai melongo saking terkejut karena makanan yang di pesan oleh acha bisa saja menutupi satu meja di depannya alhasil rena dan damar hanya memesan makanan yang simpel.
Dan setelah menunggu beberapa lama akhirnya pesanan mereka bertiga sudah sampai acha yang memang bermaksud untuk membuat kakaknya mengeluarkan uang banyak sengaja memesan banyak makanan walupun ada makanan yang dia tidak suka tapi tetap dia pesan hasilnya makanan itu sama sekali tidak di sentuh oleh acha
"acha kamu yakin bakal menghabiskan makanan yang kamu pesan ini banyak banget loh ?" rena saja tidak sanggup kalau di suruh untuk menghabiskan makanan yang di pesan oleh acha
"ya nggak lah siapa juga yang mau menghabiskan makanan sebanyak ini aku hanya mau mengerjai kakak ku saja siapa suruh dia bikin nangis kamu udah makan aja yang kira kira kamu suka kalau gak ada gak usah di makan"
damar yang mendengar ucapan acha tentu saja ingin marah tapi melihat rena ada di dekatnya dia mencoba menjaga amarah agar tidak membuat rena sedih lagi.
Tapi sepertinya tuhan sedang tidak berpihak pada damar karena belum lama mereka makan tiba tiba teman satu kampus damar datang menghampiri damar
"damar aku gak nyangka loh ternyata kita bisa bertemu di sini" perempuan itu langsung memeluk tubuh damar di sama sekali tidak malu memeluk damar di depan umum
"elsa kamu kok bisa ada di sini ?" damar yang kaget melihat kedatangan elsa tentu saja menjadi salah tingkah karena damar dan elsa cukup akrab bila sedang di kampus tapi sekarang sedang ada rena di depannya dia tidak mau rena salah paham dengan kedekatan antara dirinya dan elsa.
Tanpa malu elsa langsung duduk bergabung dengan damar "bolehkan aku duduk di sini ?"
damar tentu saja bingung apa dia harus membolehkan atau tidak
"oh kenalin ini adik aku namanya acha dan ini temannya rena" damar memperkenalkan acha dan rena
rena sangat kaget karena damar hanya memperkenalkan dirinya sebagai teman acha bukan perempuan yang sedang dekat dengannya "mungkin aku terlalu percaya diri aku kira hubungan aku sama kaka damar lebih dari sekedar teman"
acha bisa melihat kekecewaan di mata rena tapi acha sudah tidak ingin terlalu jauh masuk ke dalam permasalahan antara rena dan damar dia hanya akan mendukung keduanya.
Elsa kemudian mengenalkan dirinya "nama ku elsa aku teman satu kampus damar tapi bukan sekedar teman kampus biasa ya, oh iya aku sampai lupa selamat atas pernikahan orang tua kalian kamu benar benar tega tidak mengundang ku" elsa memukul dada damar dan sedikit memasukan bumbu menggoda di dalam ucapannya
damar kaget karena dirinya sama sekali tidak pernah menceritakan sola pernikahan ibunya pada siapa pun"elsa tau dari mana soal acara pernikahan ini ? "
"sepertinya kak damar dan elsa benar benar dekat kak damar sampai memberi tahu soal acara pernikahan ibunya" rena semakin jauh dalam kesalahpahaman nya
"sepertinya hubungan kakak dan perempuan ini cukup dekat wah rena semakin susah kalau ingin memiliki hubungan dengan kak damar" acha juga ikut salah paham dengan kedekatan damar dan elsa
__ADS_1
"untung aku sempat mendengar pembicaraan antara damar dan rangga kalau nggak aku tidak bisa membuktikan kalau aku cukup dekat dengan damar dengan watak damar aku yakin dia tidak akan mempermalukan ku" elsa sedikit tersenyum licik.
Mereka semua kembali menyantap hidangan yang sudah ada di meja begitu pun dengan elsa,
selang beberapa menit elsa di hampiri oleh sekelompok teman perempuannya "pantesan gak muncul muncul tau nya nyangkut di sini bareng damar lagi makan malam bersama ya kalau gitu kita gak ganggu"
"sorry ya atur jadwal lagi aja nanti aku pasti datang" elsa mengucapkan permohonan maaf sambil mengedipkan sebelah matanya untuk mengusir teman temannya
"oh baiklah kalau begitu nanti kita atur jadwal lagi bye happy ya" mereka semua kembali keruangan yang memang sudah di pesan oleh mereka.
...****************...
Acara makan malam akhirnya selesai damar bermaksud untuk langsung pulang tapi melihat elsa yang diam menunggu taksi di pinggir jalan rasa tidak teganya muncul akhirnya dia berinisiatif untuk mengantarnya pulang
tin
damar membunyikan klakson mobil dan menurunkan kaca mobil "apa mau aku anterin pulang ?"
elsa tentu saja ingin tapi dia harus menjaga image nya agar terlihat perempuan yang anggun dan sopan "apa tidak keberatan soalnya adik kamu sepertinya mulai mengantuk kasihan kalau harus nganter aku dulu pulang ?"
damar melihat ke arah belakang meminta persetujuan dari acha
"anterin aja kak kita gak apa apa lagian bahaya kalau perempuan malam malam sendirian" acha sebenarnya ingin menolak ide kakaknya untuk mengantar pulang elsa tapi rena juga tidak keberatan jadi acha menyetujuinya
damar kembali menurunkan kaca mobilnya "masuklah adik aku tidak keberatan aku akan anterin kamu pulang"
elsa pun masuk dan duduk di samping damar, selama di dalam mobil elsa benar benar mencoba mengakrabkan dirinya dengan acha dengan cara mengobrol walaupun acha hanya menjawab hem atau iya atau nggak tapi elsa terus mencoba walaupun tidak di tanggapi oleh acha
sedangkan rena terus mendengarkan obrolan acha dan elsa walaupun sesekali melihat ke arah damar yang fokus dalam menyetir.
Akhirnya mereka sampai di depan rumahnya elsa,
elsa berterima kasih pada damar dan juga acha karena sudah mengantarnya pulang "terima kasih atas bantuannya sampai ketemu besok di kampus bye"
__ADS_1
damar kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah rena untuk mengantarnya pulang