
Rangga langsung pergi menjemput acha setelah waktu menunjukan pukul 3 damar juga ikut pergi dengan rangga karena tidak membawa kendaraan saat sampai di kafe rangga pergi ke ruang menejer terlebih dahulu sedangkan damar pergi ke arah acha untuk mengajak pulang
"siapa cowok itu keren banget" kata teman acha 1
"iya dia datang ke sini"kata teman acha 2
damar langsung memegang kepala acha setelah sampai di meja acha
"ayo pulang udah selesai bukan ?"
"udah kak oh iya kak rangganya mana?" kata acha sambil mencari keberadaan rangga
"dia lagi ke ruang menejer dulu ada yang harus di lihat oh iya rena kerja kelompok di mana ?"
"oh rena kerja kelompok di rumah rendi kak soalnya dia kebagian satu kelompok sama rena kebetulan rendi lagi sakit jadi di kerjakan di rumahnya"
"what dia pergi ke rumah cowok sama siapa apa sendirian" kata damar sedikit khawatir
"tidak kak dia sama 1 teman cewek tenang saja lagian bukannya kita juga akan menjemputnya"
__ADS_1
"acha maaf kita pulang duluan ya" kata teman acha
"emang nya loe tau rumahnya siapa tadi namanya"
"rendi kak,dan kak damar tau rendi sudah suka sama rena sejak masuk sekolah tapi sayang rena malah menutup hatinya karena dia lebih memilih kakak dari pada rendi" kata acha panjang lebar dan perkataan itu sukses membuat hati damar senang karena rena lebih memilihnya dari pada teman sekolahnya
rangga akhirnya keluar dari ruangan dan langsung mengajak damar dan acha untuk menjemput rena tapi sebelum berangkat acha mendapat pesan dari rena untuk tidak menjemputnya karena dia akan pulang di antar oleh temannya
"kak kata rena gak usah jemput katanya dia akan di antarkan oleh temannya"
"oh ya udah ayo pulang" kata rangga langsung pergi ke arah rumah damar
rangga langsung masuk ke dalam dan ternyata yang mengantar rena pulang adalah teman cowoknya
"wah hebat juga loe udah punya pacar aja bagus lah jadi gak jomblo lagi" kata rangga sambil melemparkan bantal yang ada di kursi
"wah nyebelin loe udah sana pergi,lagian dia bukan pacar cuma teman" kata rena sambil menyimpan bantal yang di lempar oleh rangga
rangga langsung pergi tanpa mau mencari tau siapa teman yang di bawa rena
__ADS_1
setelah sampai di kamar rangga langsung menelpon damar dan membicarakan kejadian tadi dimana rena di antar oleh cowok mendengar ucapan rangga damar langsung mengingat perkataan rena tempo hari kalau dia akan mencoba untuk menerima damar sebagai kakak
di ruang tamu
"yang tadi itu sepupu kamu yang sering kamu ceritain"
"em ya namanya rangga orangnya sedikit nyebelin" kata rena
"oh kalau cowok yang kamu suka itu gimana orangnya" rendi mencoba mencari tau rival cintanya
"kalau kak damar orangnya baik tapi sayang dia hanya nganggap aku sebagai adik" terlihat jelas raut sedih di wajah rena
"ok namanya damar gue pengen lihat orangnya seperti apa" dalam hati rendi
"eh kamu bukannya baru sembuh tapi langsung nganterin aku pulang emang gak apa apa gitu" kata rena sedikit khawatir
"ng'gak apa apa aku udah sehat cuma lagi males sekolah aja lagian tadi giliran matemmatika takut jadi pusing hehehe"
"kamu ini masa takut sama pelajaran"
__ADS_1