
Sekitar 10 menit reva sudah berada di kafe karena kebetulan reva sedang berada di daerah sana untuk memanjakan matanya pada barang barang keluaran terbaru reva langsung masuk dan duduk karena ke hausan reva langsung memesan minuman
"mbak pesan es matcha 1" kata reva setelah memesan reva chet damar kalau dia sudah sampai
dari dalam ruangan menejer damar keluar mencari sosok reva dan ternyata dia duduk dekat jendela setelah melihat reva damar langsung menghampirinya
"kamu sudah datang sayang" kata damar
mendengar suara damar reva langsung menoleh dan langsung memeluk damar
"sayang kamu kok malah keluar bukannya kamu masih ada urusan di dalam" kata reva sambil melepas pelukannya mereka berduapun langsung duduk
"udah selesai,makannya aku langsung ke sini nemenin kamu, kamu kok cepet banget nyampenya" kata damar sedikit heran karena jarak dari rumah reva ke kafe cukup jauh
__ADS_1
"hehe tadi kebetulan lagi deket sini nih habis belanja"
setelah urusan masalah kafe selesai rangga juga ikut keluar dan langsung melihat keberadaan reva dan damar
pluk
rangga langsung memekul kepala damar dengan proposal karena damar pergi padahal urusan kafe belum selesai, melihat damar di pukul secara cepat reva langsung bangun dan mengusap kepala damar dan dengan manjanya damar langsung memeluk reva dan menunjukan raut wajah kasihan
"rangga loe itu keterlaluan lihat kesayanganku kan jadi kesakitan mau gue pukul juga loe" kata reva sedikit marah karena melihat damar di pukul
"gue mau di sini dulu mau pacaran bentar loe pulang duluan aja" kata damar sambil memberikan kunci mobil pada rangga
tanpa basa basi rangga langsung pergi dan meninggalkan reva dan damar
__ADS_1
"ya ampun sayang rangga setelah di tinggal tania makin dingin aja lihat tadi gak,gak ada senyum senyumnya sama aku" reva langsung menyenderkan kepalanya ke bahu damar
"emang kamu mau di senyumin sama rangga itu sedikit mustahil,lagian kenapa kamu mau di senyumin rangga kamu gak puas lihat senyum aku" kata damar sambil memberikan senyuman termanisnya
"kamu ini,bukan begitu aku jugakan temannya ya setidaknya lebih ramah gitu ngomongnya tadi kamu juga lihat nyapa aku aja engga"
mereka pun menghabiskan waktu di kafe dan di lanjutkan pergi menonton ke bioskop
sedangkan rangga langsung pulang karena besok rangga akan pergi menjemput rena karena pendaftaran sekolah akan segera di mulai ya walaupun pendaftarannya sekitar seminggu lagi tapi rangga ingin cepat menyelesaikan tugas dari kedua orang tuanya
balik lagi ke damar setelah selesai menonton bioskop rangga di antarkan pulang oleh reva sesampainya di kawasan perumahan elit reva sedkit terkejut karena kawasan perumahan itu baru saja di buka dan terkenal dengan harga nya yang mahal
"ya ampun sayang ini jalan ke rumah kamu ini kan baru saja di buka wah beruntungnya aku bisa pacaran sama kamu" kata reva sambil melihat rumah rumah yang mewah di hadapannya
__ADS_1
setelah mendengar ucapan reva pikiran damar langsung teringat lagi pada perkataan rena
"apa benar keputusan ku untuk bersama reva,bagaimana kalau dia tau aku sama sekali gak kaya aku hanya menggunakan fasilitas dari keluarga rangga karena menghargai ibu" sesaat pikiran rangga teralihkan