
Rangga langsung berjalan ke tempat rena dan damar tapi saat akan sampai rangga melihat ke hadiran reva di sana
"wah kayanya bakalan ada perang" rangga cepat cepat berlari agar tidak ketinggalan kejadian seru
dan ternyata benar saja di tempat kejadian sudah banyak yang melihat
flash beck
karena acaranya gagal reva meminta dani untuk memberi tau keberadaan damar dan reva langsung menyusul setelah tau di mana keberadaan damar
"wah jadi ini urusan kamu aku nungguin kamu di tempat janjian kamu malah asyik pacaran sama yang lain" kata reva membentak ke arah damar dan rena
"eh maksud kakak apa aku gak pacaran sama kak damar" kata rena sedikit takut karena baru melihat reva mode galak
"loe gak usah ngomong loe tau kan kalau dia pacar gue dan loe malah nikung gue,kita emang gak deket tapi gue gak nyangka loe kaya gini" kata reva sambil nunjuk nunjuk ke arah rena
__ADS_1
"tapi kak,kakak salah paham..." sebelum rena menyelesaikan bicaranya damar sudah memotong pembicaraan
brakkk damar menggebrak meja
"stop reva kita udah pisah loe harus terima itu kita udah gak ada hubungan apapun,dan gue mau sama siapapun urusan gue dan loe gak usah ikut campur" kata damar sambil melihat ke arah reva
"aku belum setuju sampai kapanpun aku gak mau putus sama kamu" kata reva sambil memegang tangan damar dengen wajah memelas
"gue gak mau kehilangan ikan besar kapan lagi gue punya cowok kaya raya" dalam hati reva
"apa maksud kamu aku gak pernah selingkuh dari kamu" kata reva masih dengan wajah memelas dan mencoba menutupi kegugupannya
"**** dia tau dari mana kalau gue punya cadangan" dalam hati reva
"selama ini gue diam bukan berarti gue gak tau apa apa,loe selingkuh gue gak marah karena mungkin loe cuma lagi bosen sama gue jadi gue biarin tapi kejadian terakhir udah gak bisa gue maafin" kata damar sudah mulai bisa mengontrol emosinya
__ADS_1
mendengar perkataan damar rena menjadi penasaran akan alasan damar memutuskan berpisah dengan reva
"aku akan berubah aku mohon aku gak mau pisah" reva masih mencoba membujuk damar
"maaf tapi gue gak bisa aku udah mulai membuka hati ku buat orang lain" kata damar sambil melirik ke arah rena
karena di lirik oleh damar rena langsung menundukan kepalanya karena malu
"ya ampun kak damar mau buka hatinya buat aku senengnya" rena begitu senang mendengar ucapan damar
tapi saat melihat ke arah reva rena juga merasa kasihan apalagi saat melihat wajah reva yang begitu kasihan
"kak apa gak mau memberikan kesempatan kedua" rena yang melihat reva akhirnya merasa kasihan dan mencoba membujuk damar
"loe gak usah sok peduli gue tau loe sebenarnya senangkan karena akhirnya damar mau buka hatinya buat loe,dari saat loe datang gue udah tau kalau loe suka sama damar dasar cewek kampung,pelakor gak tau balas budi"
__ADS_1
plakkk tiba tiba damar menampar pipi reva karena ucapan reva sudah benar benar kelewatan damar langsung memegang tangan rena dan membawa ke pelukannya