Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Rencana Damar Sukses


__ADS_3

"gue suka loe yang sekarang loe jadi lebih hangat dan mau berbicara sama gue,gue makin suka sama loe" tania berbicara dalam hatinya sambil melirik ke arah doni


sedangkan di uks damar sedang manja manjaan di hadapan reva


"reva kepala aku sakit banget ?" damar merengek seperti bocah karena menyukai raut wajah cemas reva


"ah kamu mah manja banget sih bentar lagi juga dokter sekolah datang,lagian kok bisa sakit kepala sih" reva sedikit memijat kepala damar


"gak tau tadi tiba tiba aja sakit" damar masih dengan sikap manjanya


saat mulai dekat dengan reva damar sudah terbiasa dengan perlakuan reva yang selalu perhatian padanya padahal mereka belum menjadi pasangan kekasih,walaupun damar tau soal perasaan reva padanya tapi dia belum mau menjelaskan status di antara mereka karena masih terlalu awal untuk itu


"terus terus aja mesra mesraan untung gue ke sini kalau nggak bakal bahaya,untung si doni nyuruh gue nyusulin kalian" kata lisa ketus karena merasa jadi obat nyamuk


"loe biarin mereka berduaan kalau nanti dani lihat gimana ?" kata reva panik


"emang kenapa kalau dani lihat ?" perasaan kepo damar muncul dan lupa kalau dia sedang pura pura sakit

__ADS_1


"kamu lagi ngapain bangun bukannya lagi sakit kepalanya" reva mulai curiga pada damar


"ya tadi loe kayanya begitu kesakitan kenapa sekarang malah terlihat baik baik aja" lisa juga itu curiga


"aku masih sakit kok reva cuma aku kepo aja jadi kebangun" damar menunjukan ekspresi serius agar reva percaya padanya


"ya udah tidur lagi jangan bangun dulu sebelum di periksa" tania coba percaya pada damar kalau dia beneran sakit


setalah itu tidak lama dokter sekolah datang dan memeriksa keadaan damar,dokter terkejut kalau ternyata pasien yang di periksanya sehat akhirnya dokter mengerti kalau si pasien sedang mencari alasan agar di perhatikan oleh si pacar


"iya dok terima kasih" reva menjawab sambil menundukan kepalanya


akhirnya mereka bertiga keluar dari uks dan berpapasan dengan rangga dan tania


"loh kok udah keluar bukannya tadi kaya kesakitan banget" tania sedikit heran karena damar sudah di perbolehkan keluar


"gue mau nganter damar pulang katanya dia kelelahan jadi harus istirahat gue nitip absen ya" kata reva sambil berlalu meninggalkan mereka bertiga

__ADS_1


saat pulang sekolah seperti yang di rencanakan tania beneran belum pulang karena lisa juga tidak membawa mobil,akhirnya rangga melancarkan rencananya


"tania mau pulang bareng ?" damar menawarkan tumpangan pada tania


"boleh tapi lisa juga gak bawa mobil boleh sekalian bareng" kata tania sambil melihat doni


"boleh kalau dia mau bareng" kata rangga padahal dalam hatinya sedikit menolak


"gak usah gue mau di jemput kok kamu bareng aja sama doni lagian gue gak mau jadi obat nyamuk" kata lisa yang tidak melihat sama sekali pada doni


"cih emang siapa juga yang mau nganterin loe kalau bukan karena tania yang minta" rangga menggurutu pelan di dalam mobil agar tidak terdengar oleh tania


akhirnya tania masuk ke dalam mobil


"sejak kapan loe bisa bawa mobil apalagi ini mobil sport" tania sedikit keheranan pada doni karena dia sama sekali belum melihat dia membawa mobil


"****** gue,gue lupa selama ini kan gue suka naik angkutan umum apa yang harus gue jawab" rangga sedikit panik dengan pertanyaan tania

__ADS_1


__ADS_2