Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
perjalanan cinta tuan muda bab 27


__ADS_3

Kita kembali pada damar dan rena.


Saat rena sudah merasa tenang damar kemudian kembali berbicara dan menceritakan semua yang terjadi saat pertemuannya dengan elsa.


Rena terus mendengarkan semua cerita damar tanpa mau menyela sampai selesai.


"jadi kak reva hilang kontak sampai sekarang adalah ulah elsa kok bisa ?" rena tidak habis pikir ternyata ada orang seperti elsa di dunia ini. Dia menjadi takut sekarang apalagi setelah mendengar cerita damar elsa tidak segan segan untuk menghilangkan seseorang yang dekat dengan damar.


"makannya kakak takut kalau kamu kenapa napa kakak tidak mau kehilangan kamu" damar di buat stress oleh elsa dia benar benar tidak bisa hidup bersama dengan orang yang di cintai hanya karena sebuah ancaman. Dan ancamannya bukanlah main main damar sampai berpikir apakah reva sampai kehilangan nyawa damar tidak tau dan dia tidak bisa mengambil resiko kalau menyangkut rena.


"tapi aku percaya sama kakak aku yakin kakak akan selalu melindungi ku jadi ayo kita jalani waktu bersama" rena menggenggam tangan damar dan menyakinkan dirinya kalau ini sudah menjadi keputusannya dia berani mengambil resiko besar hanya agar bisa hidup bersama dengan orang yang di cintai.


"tentu saja kakak akan melindungi mu tapi apa kamu yakin kakak tidak ingin kamu mengambil resiko hanya untuk bersama dengan kakak" damar memang akan bahagia bisa bersama dengan rena tapi dalam hubungan seharusnya tidak ada bayang bayang orang lain tapi sekarang ada elsa yang siap menghancurkan hubungan mereka.


"aku sangat yakin kita bisa melalui ini bersama" rena sangat teguh dengan pendiriannya dia tidak ingin kehilangan kesempatan toh elsa juga akan pergi jadi nikmati saja waktu yang sudah di berikan oleh elsa untuk menyusun rencana kedepannya.


Damar dan rena akhirnya mencoba memulai hubungan mereka rena sangat senang karena akhirnya cintanya terbalas walaupun dulu pernah di tolak tapi bukan tidak mungkin untuk bersama cinta butuh perjuangan dan kesabaran begitulah prinsip hidup rena.

__ADS_1


Setelah menyelesaikan urusan mereka rena dan damar pun kembali berkumpul bersama yang lain. Suasana semakin ramai saat makin malam karena acha mengusulkan untuk bermain truth or dare tentu saja semua orang antusias tapi para orang tua memutuskan untuk tidak ikut bermain karena sudah mengantuk. Semua yang datang memang akan menginap di rumah rangga karena keesokan harinya mereka akan berlibur ke pulau dewata untuk merayakan hari kelulusan tapi sayangnya malam hari ini dani tidak datang karena dia memiliki urusan keluarga. Jadi dani akan datang di pagi hari untuk ikut merayakan kelulusan mereka.


"karena malam ini ada pasangan baru aku akan mempersilahkan pasangan baru yang memulai" acha memberikan botol yang di pegang nya kepada rena untuk memulai. Rena memutar botol tersebut dan berhenti tepat di depan acha. Rena langsung bertanya pada acha


"truth or dare ?" rena tersenyum jail pada acha


"aku memilih dare senyum kamu membuat ku takut" acha tidak ingin perasaannya di ketahui oleh rangga karena acha yakin rena akan memberikan pertanyaan menyangkut perasaannya


"yah acha gak seru tapi baiklah tantangannya adalah kamu harus makan keju apa kamu berani ?" rena kembali tersenyum jail karena rena tau acha sangat membenci keju


"ah kamu licik kamu kan tau aku gak suka keju ganti yang lain" acha mulai cemberut dan marah pada rena


"siap" damar langsung berdiri hendak pergi ke dapur


"kalau kakak mengambil keju ke dapur acha tidak akan merestui hubungan kalian" acha langsung membuat ancaman kepada damar


"ok ok aku ganti tantangannya kalau begitu kamu harus makan daging yang ada di piring sampai habis" walaupun rena tau itu hanya candaan tapi rena tetap mengganti tantangannya. Acha langsung melaksanakan tantangan itu dan menghabiskan daging yang ada di piring. Lisa yang melihat acha makan daging sebanyak itu merasa jijik tapi berbeda dengan rangga dia merasa salut pada acha karena acha penuh dengan tanggung jawab ya walaupun tantangan yang pertama gagal.

__ADS_1


Setelah acha permainan berhenti di depan damar dan seterusnya. Permainan berjalan dengan lancar tanpa ada yang bertanya soal perasaan karena menurut mereka perasaan tidak bisa di buat permainan.


Setelah cukup malam mereka memutuskan untuk mengakhiri permainan tersebut dan bersiap untuk istirahat.


Keesokan paginya semua sudah bersiap dengan bawaan mereka begitu juga dengan dani dia sudah sampai di rumah rangga dengan barang bawaannya.


Papah rangga sudah menyewa pesawat pribadi untuk kepergian mereka semua para orang tua tidak ikut karena masih harus ada pekerjaan dan yang berangkat hanya para anak muda. Semua langsung berangkat menuju bandara. Lisa yang baru pertama kali melihat pesawat pribadi merasa bahagia dia akhirnya bisa merasakan naik pesawat pribadi


"kalau aku bisa bersama dengan rangga aku bisa menikmati ini semua sepuasnya ya ampun aku benar benar beruntung karena berteman dengan tania dan beruntungnya sekarang tania sudah tidak ada jadi tidak akan ada orang yang mau berebut dengan ku" lisa membatin sambil melihat kedalaman pesawat yang begitu mewah dia terus merasakan betapa nyamannya kursi pesawat pribadi dan mengusapnya tanpa dia ketahui kalau acha terus memperhatikannya


"aku yakin banget lisa ini bukan orang baik aku harus membuat dia menjauh dari rangga" acha tidak keberatan kalau memang ada yang menyukai rangga selain dirinya apalagi kalau ada yang bisa membuat rangga kembali seperti dulu dia akan dengan senang hati mundur untuk mendapatkan rangga.


Tapi kalau seperti lisa yang hanya mencintai kekayaan acha tidak bisa tinggal diam dia harus membuat rangga melihat sikap lisa yang sebenarnya.


Rangga walaupun dia terus diam tapi dia diam diam selalu memperhatikan sikap acha dan lisa karena sepertinya mamahnya mulai menyukai acha dan lisa


"mereka berdua tidak bisa lisa sangat menyukai uang sedangkan acha sudah seperti adikku sendiri maaf mah aku tidak bisa dengan mereka" rangga membatin dan akhirnya menutup mata karena pesawat sudah mulai lepas landas.

__ADS_1


Damar sendiri sedang menikmati masa kasmaran dengan rena sedangan dani mulai memperhatikan acha dia mulai tertarik pada sosoknya yang selalu menunjukan sikap apa adanya.


__ADS_2