
"tania lihat sepertinya kejadian kemarin ada yang merekam dan mengirimnya ke forum kelas" reva menunjukkan hpnya pada tania
tania semakin panik apalagi saat ini sedang ada seorang cewe di dekat doni tania takut kalau doni merasa di hianati padahal setatusnya kan belum jelas wkwkwk* kata author*
akhirnya tania mencoba menjelaskan langsung tapi terganggu karena guru sudah masuk ke kelas pada akhirnya tania akan menjelaskan saat istirhat
saat istirahat ternyata rena sudah menunggu doni terlebih dahulu itu membuat tania mengurungkan niatnya untuk bicara pada doni sedangkan rangga sendiri memilih untuk pergi ke perpus
"kak damar kakak mau kemana ?" kata rena penasaran
"kak doni mau ke perpus lebih baik kamu tunggu sebentar di sini lagiankan pasti lapar nanti kak damar pesenin makanan" kata damar sambil mengelus kepala rena
"kenapa sih kakak suka sekali mengelus kepala rena" kata rena dengan wajah polosnya
"soalnya kamu imut banget jadi kak damar gemes" kata damar sambil mencubit pipi rena
__ADS_1
"ehem jadi begini kamu di belakang aku mesra mesraan sama cewe lain" reva mulai emosi melihat tingkah damar kepada rena
"siapa sih kakak itu kok kaya mareh sama kak damar jangan jangan pacar kak damar ya ?" kata rena
"iya dia calon pacar kakak jadi harus berteman baik ya" kata damar ternyata perkataan damar membuat reva sedikit senang karena dia sudah tau setidaknya di hatinya sudah ada nama reva tertulis di sana
"boleh gabungkan ?" kata reva
"boleh silahkan duduk" sambil menunjukan kursi kosong di sampingnya
sedangkan tania yang tau kalau doni pergi ke perpus tania langsung menyusul
"maaf aku ngagetin kamu ya aku bantuin ambilin" kata tania
"gak apa apa aku bisa sendiri" kata rangga
__ADS_1
tania merasa kalau sipat doni agak sedikit dingin sekarang apa karena doni sudah melihat vidionya dengan rangga akhirnya tania menyimpulkan seperti itu
"doni aku mau bicara sebentar sama kamu soal vidio itu..." tapi sebelum tania menyelesaikan kalimatnya rangga langsung memotong ucapannya
"gak perlu di jelasin aku udah ngerti kok kamu gak usah gak enak hati gitu apalagi mau ngejelasin kita baru dekat jadi belum terlalu jauh kita bisa mulai jaga jarak" kata rangga mencoba mencari tau sebesar apa perasaan tania padanya
"kamu kok ngomongnya gitu aku sama rangga gak ada hubungan apa apa lagian aku udah bilang kalau aku akan selalu ada di samping kamu aku akan nungguin kamu" kata tania menjelaskan
"kalau begitu terimakasih aku akan percaya sama kamu,ya udah aku udah dapat bukunya kita bisa langsung makan aku udah lapar" kata rangga
"eh udah gitu aja kirain dia bakalan marah cuma segitu aja cemburunya" dalam hati tania, tania sedikit kecewa karena merasa doni masih belum sepenuhnya mencintainya
di kantin reva dan rena mulai akrab begitu juga dengan lisa damar sedikit terkejut karena mereka bisa langsung akrab
"ren kapan kamu pulang sebelum pulang kita bisa jalan jalan dulu buat nyari oleh oleh" kata reva yang di sambut antusias oleh rena
__ADS_1
"wah beneran kak aku pulang nanti hari minggu jadi kapan kita bisa jalan jalannya" kata rena
"berarti hari sabtu kita bisa jalan nanti kita buat rencananya ok" kata reva sambil mengelus kepala rena mengikuti cara damar