
"apa kamu tau tania aku berani membongkar rahasia ku karena menurut ku kamu bukan orang lain aku ingin memulai hubungan ini dengan kejujuran,lihat aku sebentar aku tidak ingin ada yang kita tutupi" rangga memperlihatkan identitas aslinya pada tania
"rangga ! " tania benar benar terkejut akan identitas asli doni tapi tania juga sekaligus malu karena mengingat bagaimana sikapnya pada rangga yang selalu curhat tentang doni padanya
"kenapa mukamu jadi merah kamu malu ya karena selama ini kamu curhat pada orangnya langsung" tiba tiba suasana menjadi penuh dengan tawa
"kamu itu nyebelin pantes setelah aku curhat sama rangga sifat doni jadi berubah jadi lebih peduli sama aku,ternyata secara tidak langsung aku ngungkapin perasaan ku dong sama kamu kamu benar benar nyebelin" tania langsung memukul dada rangga
"ok maaf kalau kamu gak cerita mungkin aku gak tau kalau ternyata di sikap kamu yang nyebelin dulu kamu menyimpan perasaan pada ku,aku cuma mau bilang kalau aku menyukaimu apa adanya aku mau hubungan kita lebih dari teman aku mau selalu ada untuk mu saat kamu sehat ataupun sakit,jadi maukah kamu jujur padaku ?" kata rangga panjang lebar agar tania bisa terbuka padanya
"maaf rangga aku senang kamu membalas perasaan ku tapi mungkin aku tidak bisa terus berada di sisi mu penyakit ku tidak mudah untuk di sembuhkan mungkin saja aku bisa kehilangan nyawa ku,maaf rangga" tiba tiba tania memeluk rangga dan menangis di pelukan rangga
"seganas apapun penyakit mu aku akan selalu ada untukmu percayalah padaku" rangga membalas pelukan tania
__ADS_1
"terimakasih aku percaya padamu tapi aku yang tidak percaya pada diriku sendiri mamah ku juga meninggal karena penyakit ini,akhirnya aku kehilangan sosok ibu"
"tania selama kamu punya semangat untuk hidup aku yakin kamu pasti sembuh,karena ada banyak orang yang menyayangi mu"
akhirnya rangga dan tania hanya diam dalam kebisuan hanya terdengar sedikit isak tangis yang keluar,setelah lama mereka terdiam akhirnya tania dan rangga memutuskan untuk kembali ke vila
sesampainya di vila ternyata damar dan reva belum tidur mereka masih asik pacaran
"sudah lah loe gak usah tau lebih baik kalian pergi gue sama tania mau makan malam dulu dan lebih baik kalian jangan ganggu"
mereka beruda pun pergi dan meningalkan rangga dan tania di taman,karena mereka memang barbequean di taman dekat vila
"hebat juga si damar manggang dagingnya ini enak loh kamu coba deh apa mau aku suapin" kata rangga sambil sedikit menggoda tania
__ADS_1
"aku bisa makan sendiri"
tania dan rangga menikmati makan malam mereka sambil di bumbui gelak tawa karena rangga terus mencoba mengoda tania yang membuat tania terus tertawa
akhirnya mereka berdua kembali ke kamar masing masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka
pagi hari
lisa reva begitu kaget saat mendengar penjelasan rangga ternyata doni selama ini adalah rangga
"wah hebat juga loe bisa nutupin identitas, kita berdua benar benar gak nyangka ternyata doni si kutu buku mempunyai identitas seorang tuan muda" kata reva yang seperti biasa lebih terlihat antusias
mereka semua pun akhirnya mengobrol bersama dan setelah sarapan mereka berniat untuk bersepeda bersama tapi rencana itu sepertinya akan gagal karena tiba tiba tania mendapat kabar dari sang ayah untuk segera pulang
__ADS_1