Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
perjalanan cinta tuan muda bab 50


__ADS_3

Selesai meeting Rangga langsung mengajak Diana untuk pergi ke butik milik mamahnya untuk membeli pakaian khusus untuk acara pertunangan damar dan Rena


"Rangga ngapain gue ikut ke sini segala kan yang akan datang ke acara pertunangan cuma Lo doang kenapa gue harus ikut memilih gaun ?" Diana masih memilih gaun yang kira kira cocok untuknya


"bawel pilih aja yang kira kira cocok buat Lo lagian besok pasti banyak pembisnis yang mau kerjasama sama gue jadi Lo harus ada di samping gue" Rangga hanya duduk sambil memperhatikan Diana yang sibuk memilih gaun


Saat matanya berkeliling mencari gaun yang kira kira cocok untuk Diana tiba tiba matanya melihat satu gaun yang sangat dia kenali


Rangga langsung menghampiri gaun tersebut dan langsung menelpon mamahnya untuk mencari tahu asal usul gaun tersebut


"halo mah iya Rangga mau nanya gaun yang ada di butik mamah ini keluaran dari Mark apa mah ?"


"......."


"tunggu Rangga kirim dulu fotonya ?"

__ADS_1


"......."


"oh dari negara s kalau bisa tolong cari tau lagi ya mah soalnya disain gaunnya mirip banget dengan punya tania"


Setelah tau kalau gaun itu dari negara s Rangga langsung membeli gaun itu


"udah dapat gaunnya mau gue bayar sekalian"


Diana langsung menyerahkan gaun yang menurutnya cocok untuk dirinya kepada Rangga


Rangga langsung membayar gaun Diana begitu juga dengan gaun yang tadi dia lihat


Selesai belanja Rangga bermaksud untuk mengantar Diana pulang tapi Diana menolak karena motor kesayangannya masih berada di kantor


"terimakasih gaunnya dan untuk besok apa saya harus ke kantor dulu atau langsung ke tempat acara ?" tanya Diana setelah turun dari mobil Rangga

__ADS_1


"besok gue jemput dan besok akan ada orang orang yang bakal make-up Lo jadi Lo jangan usir" Rangga langsung melajukan mobilnya dan meninggalkan Diana di parkiran kantor


Surya yang kebetulan melihat Diana baru saja turun dari mobil bosnya langsung menghampiri Diana


"Hay kita ketemu lagi mau gue temani pulang agar tidak sendiri ?" Surya juga hendak mengambil motor miliknya


"gak perlu gue bisa sendiri makasih atas perhatiannya" Diana langsung mensetater motor metiknya dan melaju meninggalkan Surya yang masih memperhatikannya


"gue pasti bisa manfaatin Lo mungkin mendekati damar sulit tapi kalau Lo pasti gampang" Surya tersenyum sinis dan pergi meninggalkan kantor dengan membawa motornya


Sesampai di rumah Rangga langsung di hampiri oleh mamahnya dan langsung membawa Rangga ke kamar milik anaknya


"sayang mamah sudah dapat kabar soal gaun yang kamu tanyakan tadi kata desainer nya pola gaun itu iya dapatkan dari salah satu mahasiswi jurusan desain di salah satu fakultas di negara s dan mahasiswi itu bernama Tania tapi sekarang mahasiswi itu sudah meninggal mungkin gaun ini memang rancangan Tania sebelum dia meninggal"


sebenarnya Bu Sindi tidak ingin menyebutkan nama Tania kembali takut anaknya kembali sedih tapi karena Rangga ingin tau asal usul gaun itu akhirnya dengan terpaksa Bu Sindi menceritakan apa yang dia tahu

__ADS_1


"aku tau mah ini pasti rancangan Tania aku pernah melihatnya di kamarnya aku senang karena aku yang mendapat gaun ini salah satu janji ku sudah aku penuhi yaitu membeli hasil karya miliknya Rangga senang mah" Rangga memeluk mamahnya dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


ibu Sindi hanya menepuk punggung Rangga mencoba menenangkan agar anaknya jangan terlalu larut dalam kesedihan


__ADS_2