Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Keputusan Tania


__ADS_3

di cafe


tania sedang bingung dengan pikirannya sendiri sekarang, apa tania harus langsung cerita dengan rencana nya ke negara s dan apakah tania juga harus cerita tentang penyakitnya


di tengah kebingungannya tiba tiba tania di tepuk bahunya oleh rangga


"apa kamu sedang memikirkan sesuatu tania ?"


semua teman temannya langsung melirik ke arah tania


"sebenarnya gue mau tanya setelah lulus kalian mau kuliah di mana ?"


"kalau gue sih mau tetap kuliah di kota ini aja toh kuliah di sini juga bagus bagus" reva menjawab duluan di susul oleh lisa yang juga mau kuliah di kota yang sama


"kalau kamu damar mau kuliah di mana ?" reva mencoba bertanya pada damar karena damar masih mendiamkannya


"kalau gue sih ikut big bos aja" damar menjawab santai padahal jawabannya langsung mendapat perhatian dari reva dan juga rangga


"aduh gue keceplosan lagi" kata damar dalam hati


"maksud gue gimana nanti kata nyokap"


"kalau kamu gimana don ?" kata tania

__ADS_1


"kalau aku lagi nyari beasiswa dulu di mana dapatnya"


"kalau kamu udah ada rencana mau kemana?" rangga bertanya pada tania


"aku mau ke negara s don,bokap ngajak ke sana karena mau ngurusin perusahaan yang di sana" sebenarnya tania sedikit berbohong padahal dia tidak akan kuliah di sana hanya akan full berobat


"oh ya udah mudahan lancar kuliah di sana" tiba tiba suasana menjadi sedikit dingin akhirnya reva,lisa,dan juga damar pergi ke meja yang lain dan membiarkan tania dan rangga berdua


"maaf don kayanya aku gak bisa nempatin janji aku,jujur aku sebenarnya pengen tetap di sini bareng bareng sama kamu tapi papah kasian kalau harus sendiri maaf" tania memegang tangan doni tania takut kalau doni marah


"gak apa apa kapan kamu berangkat ?"


"mungkin setelah kelulusan aku langsung berangkat,apa kamu bisa ngantar aku ke bandara don ?"


"maaf don aku gak bisa aku harus ikut dengan papah maaf"


akhirnya rangga melepaskan tangan tania walaupun ada sedikit rasa kecewa pada keputusan tania tapi rangga mencoba mengerti


akhirnya acara makan makan selesai walaupun akhirnya tidak seperti yang di bayangkan karena keputusan tania untuk meninggalkan mereka membuat suasana menjadi hening


saat pulang tania di antar oleh rangga menggunakan mobil tania sedangakan reva dan lisa di antar damar


di dalam mobil damar

__ADS_1


"damar apa kamu sedang menghindari ku" reva mencoba bertanya karena dari tadi damar hanya diam saja


"aku anterin lisa dulu ya nanti baru kamu" damar tidak menjawab pertayaan reva setelah lisa sudah sampai rumah damar langsung melajukan mobilnya dan membawa reva ke taman kota


"reva aku tidak sedang menghindarimu sebenarnya aku sedang ada yang di pikirkan apa aku boleh bertanya sesuatu"


"tentu saja boleh"


"kamu akan memilih uang atau cinta"


"pertanyaan apa itu tentu saja aku akan memilih cinta tapi kalau cinta tanpa uang aku juga gak mau,kenapa kamu tiba tiba bertanya begitu?"


"kalau seandainya aku bukan orang kaya apa kamu akan ninggalin aku"


"tentu saja toh kita juga belum ada hubungan tapi kalau aku sudah jadi kekasih kamu baru aku gak bakal ningalin kamu karena bagaimanapun kamu orang yang aku sayang"


"apa kamu mau jadi kekasih ku ?"


pertanyaan damar yang tiba tiba membuat pipi reva bersemu merah


"tentu saja aku mau,aku sudah nunggu pertanyaan ini dari lama tau"


tania langsung memeluk damar karena saking bahagianya

__ADS_1


"maaf reva aku benar benar takut kehilangan mu,aku tidak bisa jujur padamu"


__ADS_2