
Keesokan paginya rangga sudah berencana untuk pergi ke luar kota untuk memperluas usaha kafenya karena kebetulan di kota sendiri selalu begitu rame jadi rangga mencoba di luar kota tentu saja perginya bersama sahabat karibnya
sekitar 2 jam di jalan mereka sudah sampai di tempat yang di tuju rangga berrencana akan membeli tanah dan juga bangunannya dan sesuai rencana akan di jadikan kafe barunya
ternyata pemilik tempat sudah menunggu kedatangan rangga
"maaf pak apa sudah menunggu lama" kata rangga
"tidak nak kami yang terlalu cepat datang,ternyata benar masih muda tapi sudah berwawasan tinggi dalam berbisnis" kata pemilik tempat
"terima kasih pak atas pujiannya" kata rangga tapi tetap dengan perkataan yang sopan
"begini nak kita langsung ke intinya saja saya akan melepas tempat ini 1,5 M"
"pak apa tidak salah harga ini terlalu murah untuk ukuran tempat ini saya sudah melihat daftar harga seharusnya sekitar 3M pak,apa bapak gak salah" rangga begitu terkejut dengan harga yang di tawarkan oleh pemilik tempat yang sangat jauh dari harga pasaran
"tentu saja saya tidak salah nak tapi tentu saja dengan satu syarat"
__ADS_1
"apa boleh saya tau apa syaratnya"
"kamu lihat fhoto ini saya yakin kamu kenal dengannya saya hanya meminta nak rangga untuk menjaganya apa bisa"
rangga langsung melihat fhoto yang di berikan oleh pemilik tempat dan betapa kagetnya rangga saat tau kalau fhoto itu ternyata acha teman dari sepupunya
"ya dia acha putri saya satu satunya saya tau dia tinggal di tempat nak rangga jadi tolong jaga dia baik baik maka imbalannya saya memberikan potongan harga"
"kalau begitu saya terima kerja sama ini terima kasih sudah memberikan tempat ini senang berbisnis dengan anda" kata rangga sambil menjabat tangan pemilik tempat yang bernama pak airlangga dan beliau juga ayah dari acha
mereka berempatpun melanjutkannya dengan makan makan sebelum mereka pulang
rangga dan damar memutuskan setelah selesai urusan di luar kota mereka akan langsung pulang dan menuju rumah damar karena rena sedang ada di rumah damar
mereka sampai juga di rumah damar dan di sana sudah berkumpul 3 wanita 2 gadis kecil dan 1 lagi ibu damar sedang berbincang bincang tanpa ada yang sadar kalau di antara mereka sudah ada rangga dan damar
ehem
__ADS_1
karena mendengar suara dari arah pintu mereka bertiga melirik ke arah pintu
"ya ampun ada den rangga silahkan duduk maaf bibi ke asyikan ngobrol" kata bu halimah
"nggak apa apa bi saya ke sini mau ketemu sama acha,loe sini gue mau ngomong sama loe" kata rangga sambil menunjuk ke arah acha
acha hanya mengikuti rangga dari belakang dan ternyata mereka berdua pergi ke arah belakang rumah karena di sana ada sebuah taman kecil
sedangkan di dalam rumah rena sudah mulai mendekati damar dan bu halimah sudah pergi ke dapur untuk memberikan minum untuk rangga
"kak damar ada apa kok rangga ngajak acha ke belakang rumah?" kata rena sambil mendongakan wajahnya ke arah damar
"tadi kita ketemu papahnya acha dan kamu gadis kecil kenapa gak pernah bilang kalau teman kamu itu sebenarnya kabur dari rumah" kata damar sambil mencubit pipi rena karena gemas
"kak damar sakit tau dan aku bukan gadis kecil lagi aku udah sma sekarang" kata rena sambil mengelus pipinya karena sakit
"ya udah maaf sekarang kamu cerita kenapa kamu gak ngasih tau kalau teman kamu itu kabur dari rumah" damar melihat ke arah rena dan saat itu juga wajah mereka sudah sangat dekat
__ADS_1