
damar melihat ke arah reva dan melepaskan tangannya, reva yang melihat penolakan dari damar tentu saja kembali marah "damar walaupun kamu menghindari dan menolak ku seperti ini aku tetap pacar kamu dan satu hal lagi aku tau kamu memutuskan hubungan kita bukan karena hal yang kamu bilang itu tapi kamu ingin berpacaran dengan anak kampung itu kan"
damar tentu saja marah mendengar perkataan itu tapi saat damar akan menampar reva dia di dahului oleh acha
plak
"dasar cewek gak tau diri lo itu harusnya membersihkan mulut lo dan ngaca lo itu gak pantes buat kakak gue walaupun kakak gue gak mutusin lo gue yakin ibu sama ayah gak bakalan setuju sama lo" acha benar benar marah dia bahkan sampai nunjuk nunjuk ke arah wajah reva
"ayo rena kita pulang, biarin aja kak damar kita naik taksi aja" acha pergi membawa rena keluar sambil marah marah
damar yang melihat adiknya pergi membawa rena tentu saja langsung menyusul keluar tapi sebelum keluar dia meminta maaf terlebih dahulu pada teman temannya
"maaf gue gak bisa ikutan gue nyusul adik gue dulu "
damar kemudian melihat ke arah reva
"dan lo jangan ngikutin gue hubungan kita sudah berakhir kita tidak akan pernah bisa kembali" damar langsung keluar menyusul acha dan rena
lisa yang melihat pertengkaran antara damar dan reva malah tersenyum dia suka melihat reva dan damar akhirnya berpisah di depan matanya
sudah lama dia ingin memisahkan mereka berdua karena lisa tidak suka kalau reva lebih mementingkan damar dari pada pertemanannya
tapi berbeda dengan tania lisa malah mendukung kalau tania berpacaran dengan rangga karena lisa bisa saja memanfaatkan pertemanannya dengan tania untuk bisa dekat dengan rangga suatu hari nanti.
Akhirnya acara reunian gagal karena reva juga ikut keluar setelah damar pergi karena reva pergi tentu saja lisa juga ikut pergi
"maaf ya tania padahal kita baru aja bertemu tapi mau bagaimana lagi aku ke sini bareng sama reva kamu tau sendiri kan bagaimana keuangan ku jadi maaf ya aku tinggal" lisa memegang tangan tania
"iya pergi lah oh iya aku lupa bawa ini berikan untuk reva juga bilangin sama reva lebih baik lupakan damar mungkin damar bukan jodohnya"
lisa hanya tersenyum "iya aku pamit ya rangga dani aku pergi dulu" lisa pergi menyusul reva
__ADS_1
karena semua temannya sudah pada pergi akhirnya dani juga memutuskan untuk pulang
"gue juga pulang kalau gitu gue gak mau jadi obat nyamuk gue pamit ya" dani akhirnya pergi meninggalkan rangga dan tania
tania dan rangga memutuskan untuk tetap lanjut tapi sekarang lebih ke acara kencan bukan lagi pertemuan
"ah gak nyangka bakal jadi seperti ini sepertinya masalah damar dan reva sangat rumit tadi kamu lihat sendiri kan bagaimana reva marahnya saat melihat damar malah membawa rena aku juga pasti bakalan marah kalau aku jadi reva"
damar yang mendengar ucapan tania tentu saja tidak terima sahabatnya malah di salahkan rangga tau jelas kenapa damar memutuskan reva
"sayang damar dan reva sudah putus jadi wajar lah kalau damar mencari yang baru"
tania ikutan marah karena rangga tidak setuju dengan ucapannya rangga malah membela damar
"kok kamu malah membela damar sih jelas jelas damar yang salah kamu tidak dengar tadi reva bilang kalau mereka belum resmi putus tapi lihat tadi damar malah membawa cewek lain ke sini"
rangga yang melihat kemarahan tania langsung meminta maaf "iya maaf aku yang salah sudah jangan bahas hubungan damar sama reva lebih baik kita bicarakan soal hubungan kita"
"tadinya aku akan kasih ini secara spesial tapi melihat kamu yang cemberut seperti itu lebih baik aku simpan lagi aja"
rangga kembali menyimpan cincin yang tadinya akan dia berikan untuk tania sebagai hadiah
"kalau memang mau di berikan ya langsung berikan jangan malah di simpan lagi"
rangga yang mendengar itu kembali mengeluarkan kado yang tadi sempat di simpannya kembali
"kalau gitu jangan cemberut senyum dong aku ingin memberikan ini saat kamu senang bukan lagi cemberut seperti sekarang"
tania langsung merubah ekspresinya saat melihat kado kecil di atas meja dia langsung tersenyum karena rangga sangat jarang menunjukan keromantisannya
"apa aku boleh buka kadonya ?"
__ADS_1
rangga mengangguk
tania langsung membuka kado yang di berikan oleh rangga, saat melihat isinya tania benar benar bahagia sekaligus terkejut karena tania sama sekali tidak pernah membayangkan hal ini akan di berikan oleh rangga secepat ini
"sayang kamu serius memberikan ini untuk ku apa kamu tidak salah membeli hadiah"
rangga menggeleng "tidak aku tidak salah memberikan ini untuk mu sini biar aku pakai kan"
rangga langsung melingkarkan cincin itu di jari tangan tania, tania yang menerima cincin dari rangga langsung berdiri dan memeluk tubuh rangga
"terima kasih I LOVE YOU" cup tania mencium bibir rangga walaupun hanya sebentar sebagai ucapan terima kasih.
Setelah memberikan kado rangga dan tania melanjutkan acara mereka dengan makan malam, mereka berdua sangat menikmati waktu karena kafe sudah di pesan oleh rangga untuk acara reunian jadi acara makan malam mereka berdua benar benar tidak ada yang mengganggu
setelah makan malam selesai tiba tiba tania mendapat telpon dari ayahnya
"sebentar dari ayah aku mau angkat dulu" rangga mengangguk
"iya ayah ada apa ?" rangga terus mendengarkan percakapan antara tania dan ayahnya tanpa bermaksud untuk menguping
setelah selesai menelpon tania langsung memberi tahu apa yang di ucapakan oleh ayahnya
"maaf sayang sepertinya besok aku harus kembali soalnya ayah tiba tiba menyuruh ku pulang katanya ada masalah dan aku secepatnya harus pulang"
mendengar itu tentu saja rangga juga ikut khawatir apalagi tania di wajibkan untuk pulang secepatnya
"ya sudah besok aku akan anterin kamu pulang aku akan menelpon orang kepercayaan papah untuk memesankan kita tiket agar besok kita bisa berangkat pagi pagi"
tania hanya mengangguk tanda menyetujui usulan rangga, sebenarnya rangga ingin bertanya kenapa tania di wajibkan untuk pulang secepatnya tapi karena tania juga tidak ingin bercerita akhirnya rangga hanya memendam rasa penasarannya dan menunggu tania untuk bercerita
karena makan malamnya sudah selesai akhirnya rangga dan tania memutuskan untuk pulang dan kembali ke rumah rangga untuk istirahat karena besok mereka berdua akan kembali ke negara S jadi mereka harus istirahat secukupnya
__ADS_1