Tuan Muda Mencari Pacar

Tuan Muda Mencari Pacar
Menjemput rena


__ADS_3

Pagi hari rangga sudah sudah siap akan pergi untuk menjemput rena sekarang rangga sedikit kesepian pasalnya damar juga sudah pindah rumah di tambah orangtua juga sudah sibuk dengan aktifitasnya masing masing,


Rangga akan mulai membiasakan diri kembali dengan tidak adanya damar dan bu halimah di rumah padahal biasanya rangga selesai sarapan akan pergi ke kamar damar hanya untuk mengajaknya mengobrol


"ya ampun makin sepi aja rumah,udah lah langsung berangkat aja" kata rangga sambil pergi ke arah mobilnya yang sudah di bersihkan oleh art, sebelum berangkat rangga sudah memberikan kabar pada damar kalau dia akan menjemput rena hari ini


membutuhkan waktu cukup lama di jalan rangga sampai ke kampung rena pukul 11 siang,


rumah rena


"bu a rangga tos dugi (sudah sampai)" rena begitu antusias saat melihat mobil rangga,rena sudah tau kalau rangga akan menjemputnya hari ini jadi rena sudah menyiapkan barang apa saja yang akan dia bawa saking antusiasnya rena sudah mengepak bajunya dari semalam


ibu renapun keluar dari rumah untuk menyambut kedatangan rangga,

__ADS_1


"assalamualaikum wa bagaimana kabarnya ?" kata rangga sambil menjabat tangan ibu rena


"baik nak rangga silahkan masuk" kata ibu rena sambil menyuruh rangga untuk duduk


"rena pan tos di wartosan manggil na ulah aa tapi dede(rena sudah di kasih tau panggilnya jangan kakak tapi adik)" kata ibu rena sambil menepuk pundak rena


" ibu da a rangga lewih ageung ti rena maenya manggil na dede asa teu pantes ( ibu ka rangga lebih besar dari rena masa harus panggil adik sepertinya kurang cocok )" rena malah menjawab


"karep rena w kan sakudu na ge kitu ( terserah rena kan seharusnya emang begitu )" ibu rena sudah pasrah karena rena tetap pada pendiriannya


"gak apa apa wa rena bisa manggil rangga apa saja yang rena mau mau panggil nama juga boleh" kata rangga sambil bertos ria dengan rena,walaupun rangga tidak bisa bahasa sunda tapi rangga mengerti bahasa sunda


"ya sudah makan dulu terus istirahat sebentar biar gak cape di perjalanan"

__ADS_1


rangga pun makan bareng dengan keluarga rena,sebenarnya dalam hati rena sedikit kecewa karena damar tidak ikut menjemputnya


ya sampai sekarang rena masih menyukai damar menurut rena damar adalah sosok yang baik yang pantas untuk dia cintai tapi apalah daya cinta rena hanya bertepuk sebelah tangan tapi dia akan terus berusaha untuk mendapatakan hati damar.


Setelah jam sudah menunjukan pukul 3.30 sore rangga dan rena pun berpamitan untuk berangkat,rangga cukup senang karena akhirnya rangga gak bakalan sendirian lagi di rumah karena sudah ada rena yang menemaninya.


Mereka akhirnya sampai di rumah pukul 8 malam sesampainya di dalam rumah orang tua rangga sudah pulang dan menyambut kedatangan rena


"ya ampun rena kamu makin cantik saja sini peluk bibi,bibi kangen banget sama kamu" mamah rangga begitu senang dengan kedatangan rena


"mah pah rangga langsung ke kamar saja ya soalnya cape banget udah bau keringat mau mandi terus tidur" kata rangga sambil berlalu meninggalkan orangtuanya


"ya udah kalau nanti lapar kamu angetin makanannya jangan nyuruh bibi kasihan" kata mamah rangga sedikit berteriak karena rangga sudah sedikit jauh,dan hanya di angguki oleh rangga

__ADS_1


rena kembali bersedih karena damar ternyata tidak menyambutnya di rumah akhirnya rena berpamitan untuk istirhat juga karena menempuh perjalanan jauh


__ADS_2