
Tapi acha tidak tinggal diam walaupun dirinya di ikat acha sedikit sedikit mengerakan bokongnya menuju ke arah pintu untuk menjatuhkan dirinya karena para penculik sedang fokus pada polisi
acha menyadari kalau para penculik itu mulai panik dan lupa mengkunci pintu mobil acha memanfaatkan situasi dan kondisi itu untuk melarikan diri walaupun sebenarnya dia takut karena bagaimanapun ini jalan raya pasti banyak kendaran yang lewat dia tidak mau mati
tapi karena acha tau rangga ada di belakang jadi dia mengesampingkan hal itu dan percaya kalau rangga akan menyelamatkannya
saat melihat keadaan sudah mulai kacau acha mulai membuka pintu dan acha langsung keluar,melihat acha keluar para penculik hanya bisa pasrah membiarkan kejadian tersebut karena mereka juga tidak mau di tangkap alhasil mereka meninggalkan acha di jalanan
acha berguling di jalanan dan itu terlihat oleh penguna jalan dan langsung mempelankan kecepatan kendaran,rangga dan polisi yang mengejar langsung berhenti dan langsung melihat kondisi acha,sedangkan para penculik itu sudah pergi tanpa ada yang mengejar karena acha sekarang prioritas mereka
rangga langsung mengahampiri acha dan melihat kalau acha sudah pingsan dan banyak luka di seluruh tubuhnya bajunyapun sobek, rangga langsung memangku acha dan membawanya ke dalam mobil untuk di bawa ke rumah sakit sedangkan polisi yang bersama rangga sedang mendalami kasus dan memutuskan untuk tinggal di TKP
__ADS_1
setelah menempuh jarak yang lumayan jauh akhirnya rangga menemukan rumah sakit
"pak tolong teman saya mengalami kecelakan tolong langsung di tangani" kata rangga sambil memangku acha dan para perawat dengan sigap langsung membawa acha ke ruangan icu dan langsung di tangani oleh dokter ahli
rangga langsung menghubungi pak airlangga untuk menyusulnya ke rumah sakit,rangga juga menghubungi damar agar dia juga menyusulnya agar dia mempunyai teman
rangga menunggu di depan ruangan karena dia takut terjadi apa apa pada acha karena bagaimanapun rangga bertanggung jawab untuk menjaganya,beberapa saat kemudian dokterpun keluar
"bagaimana keadaan teman saya dok ?" kata rangga dengan paniknya
mendengar ucapan tersebut rangga menjadi lebih tenang dan terlihat acha tengah tidur dibrangkar saat para suster memindahkannya ke ruang barunya
__ADS_1
saat selesai memindahkan acha tak lama rangga melihat damar,rena dan pak airlangga bersamaan dengan wajah yang panik
"rangga bagaimana keadaan anak saya apa dia baik baik saja" pak airlangga tidak bisa menyembunyikan wajah khawatirnya bagaimanapun acha anak satu satunya
"tenang saja pak acha baik baik saja dan maaf karena rangga tidak bisa menjaga acha dengan baik" rangga begitu menyesal karena acha bisa di culik dalam pengawasannya padahal dia sudah berjanji untuk menjaga acha
"tidak apa apa nak ini bukan salah kamu,kamu sudah menjaga anak saya dengan baik terima kasih" pak airlangga langsung masuk ke dalam ruangan acha
"loe kok bisa bareng sama pak airlangga" rangga begitu penasaran karena setau rangga pak airlangga masih di kota asalnya
"gue tadi ketemu pak airlangga di parkiran jadi bareng" kata damar
__ADS_1
sedangkan rena hanya duduk sambil melihat ke arah rangga dan damar sesekali melihat ke kaca ruangan acha
"ya ampun acha gue lagi seneng loe malah kaya gini tadinya gue mau berbagi kebahagian sama loe,cepat sembuh" kata rena dalam hati sambil melihat ke arah acha yang sedang terbaring